Breaking News
light_mode

Kembangkan Produk Berbasis Potensi Desa, Mahasiswa ITSNU Pasuruan Buat Jamu Daun Mimba

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sen, 7 Feb 2022
  • visibility 1.208
  • comment 0 komentar

Kelompok 6 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan berhasil mengembangkan inovasi produk berbasis potensi desa di Desa Jatirejo Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan. Yakni membuat ‘Jamu Instan Intaran’ yang terbuat dari Daun Mimba.

Koordinator Tim Pembuatan Jamu Hasanah menyampaikan, potensi Pohon Mimba di Desa Jatirejo belum secara maksimal dimanfaatkan. Beberapa masyarakat memang mengolahnya menjadi jamu. Namun rasanya masih pahit.

“Akhirnya kami ingin membuatnya dengan rasa yang lebih nikmat. Sehingga bisa diterima oleh anak-anak hingga orang dewasa”, imbuh mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi itu kepada NU Pasuruan, Senin (07/02/2022).

Ia juga menceritakan kegiatan Tim yang telah beberapa kali melakukan percobaan sebelum akhirnya membuahkan hasil. Pada hari Kamis (07/02/2022) telah dilaunching di Balai Desa Jatirejo.

“Manfaat dari jamu itu diantaranya sebagai antiseptik, antioksidan, meredakan sakit perut, mengatasi jerawat dan gatal-gatal, serta menambah nafsu makan dan mengatasi gejala maag,” tutur perempuan asal Kecamatan Gondangwetan itu.

Kepala Desa Jatirejo Ainul Yaqin, mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa ITSNU Pasuruan atas upayanya dalam mengembangkan produk inovasi dari potensi Desa Jatirejo. “Kalau ini ada rasa manisnya. Baunya juga hilang. Rasanya mirip dengan teh,” imbuhnya.

Dirinya bersama Pemerintah Desa juga berkeinginan akan melanjutkan hasil inovasi itu menjadi produk unggulan desa dan dapat menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat Jatirejo. “Saya sangat kagum dengan hasil inovasi kalian. Mudah-mudahan ini bisa kami kembangkan,” pungkasnya.

Di tempat terpisah, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Zainullah Zuhri menyampaikan, merasa bangga atas keberhasilannya membuat produk itu. Ia juga menceritakan bagaimana saat berdiskusi dan kerja bersama selama hampir sebulan.


“Nantinya produk yang digagas dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat terkhusus warga Desa Jatirejo Kecamatan Lekok,” pungkasnya.

Penulis: Eka Oktaviana Sari

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dimulai Ahad Besok, Ikut Ngaos Ramadhan Hingga Bakti Sosial Fatayat NU Pasuruan Ya!

    Dimulai Ahad Besok, Ikut Ngaos Ramadhan Hingga Bakti Sosial Fatayat NU Pasuruan Ya!

    • calendar_month Sab, 16 Mar 2024
    • visibility 935
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU PasuruanPimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pasuruan mengisi Bulan Ramadhan dengan sejumlah program kegiatan. Yakni Ngaos Ramadhan, Peringatan Nuzulul Quran, dan Bakti Sosial. “Program kegiatan itu bertujuan menambah ilmu dengan mengikuti kajian yang disampaikan Kiai-kiai NU dan mengisi Bulan Ramadhan dengan kegiatan positif,” kata Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Pasuruan Ning […]

  • Bersama Hadapi Covid-19, LAZISNU Kab. Pasuruan Bantu Pekerja Loundry Sekitar Pondok Pesantren

    Bersama Hadapi Covid-19, LAZISNU Kab. Pasuruan Bantu Pekerja Loundry Sekitar Pondok Pesantren

    • calendar_month Kam, 21 Mei 2020
    • visibility 790
    • 0Komentar

    Masa pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai, membuat dampak yang signifikan dalam segala sektor kehidupan. Bukan hanya dampak pendidikan dan sosial, dalam segi ekonomi pun sangat terdampak. Hal ini juga yang dialami para pekerja laudry yang berada di sekitar Pondok Pesantren yang berada di Kabupaten Pasuruan. Tepatnya sudah hampir 3 bulan sejak para santri dipulangkan […]

  • Syaikh Nawawi Banten, Gurunya Ulama Pesantren

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2017
    • visibility 947
    • 0Komentar

    Pada penghujung abad ke-18 lahir seorang yang bernama Nawawi di Banten, Jawa Barat. Setelah dia menuntut ilmu yang sangat banyak, mensyarah kitab-kitab klasik bahasa Arab dalam pelbagai disiplin ilmu. Sungguhpun Syeikh Nawawi al-Bantani diakui alim dalam semua bidang ilmu keislaman, namun dalam dunia at-thariqah ash-shufiyah, gurunya Syeikh Ahmad Khathib Sambas tidak melantik beliau sebagai seorang […]

  • Sukses dibentuk

    Sukses Dibentuk, Ahmad Zakariyah & Niayatul Hasanah Pimpin IPNU-IPPNU Kejayan

    • calendar_month Sab, 27 Mar 2021
    • visibility 953
    • 1Komentar

    Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlaltul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pasuruan Sukses menfasilitasi pembentukan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kejayan di rumah Ahmad Zakariayah, Desa Patebon Kecamatan Kejayan, Kamis (25/3/2021). Saiful Rijal, selaku ketua pelaksana, selain merasa bersyukur suksesnya pembentukan PAC IPNU IPPNU Kejayan, juga berharap kepada Pimpinan IPNU dan […]

  • LP Ma’arif PCNU Kab. Pasuruan Berangkatkan Kontingen Pergamanas II

    • calendar_month Sen, 18 Feb 2019
    • visibility 1.130
    • 0Komentar

    Lembaga Pendidikan Ma’arif (LP Ma’arif) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, sukses gelar pelepasan Kontingen Perkemahan Regu Penggalang Pramuka Maarif Nasional (PERGAMANAS) II, di Pendopo Kabupaten Pasuruan pada hari Senin tanggal 18 Februari 2019. Peserta Pergamanas II diberangkatkan langsung oleh Wakil Bupati Pasuruan, KH. Abd. Mujib Imron. Adapun kegiatan Pergamanas tersebut, akan diselenggarakan pada […]

  • Cegah Banjir, Banser, Santri & Warga Kecamatan Winongan Bersihkan Sungai

    Cegah Banjir, Banser, Santri & Warga Kecamatan Winongan Bersihkan Sungai

    • calendar_month Jum, 19 Mar 2021
    • visibility 941
    • 0Komentar

    Winongan, NU Kabupaten PasuruanAntisipasi sungai meluap, Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kecamatan Winongan bersama warga dan santri Pondok Pesantren Ar-Roudloh Desa Tambak Rejo Kecamatan Pasrepan membersihkan sungai utama yang berada di wilayahnya. Kegiatan dimulai pukul tujuh pagi hingga empat sore dan diikuti lebih dari 100 orang. “Kegiatan bersih-bersih sungai ini untuk meminimalisir […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca