Breaking News
light_mode

Ketua NU Pasuruan Jelaskan Makna Santri

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 24 Okt 2023
  • visibility 1.847
  • comment 0 komentar

Phojentrek, NU Pasuruan

Istilah santri biasanya dinisbatkan kepada mereka yang tengah menimba ilmu agama Islam di sebuah tempat bernama pesantren. Santri juga bisa diartikan sebagai orang yang beribadat dengan sungguh-sungguh

Mennggapi hal tersebut Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamkkin menjelaskan tiga makna santri menurut ulama Pasuruan. Hal itu disampaikan pada Acara Semarak Heroik Hari Santri 2023 di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, (Ahad 22/10/2023).

Pertama Menurut Kiai Hasani Sidogiri santri merupakan orang yang berpegang teguh kepada syariat, menjalankan sunnah Rosulallah dan dia bisa bergaul dengan baik kepada sesama.

“Santri merupakan orang yang berpegang teguh kepada Habluminallah dan Habluminannas,” ujarnya.

Jadi tidak hanya alumni pondok dan orang yang mondok yang dianggap santri. Siapapun bisa asalkan mereka berpegang teguh kepada Habluminallah dan Habluminannas.

Lebih lanjut Gus Ipong sapaan akrabnya mengatakan, NU adalah pondok besar sedangkan pondok itu NU kecil artinya NU bisa menjadikan orang yang tidak mondok menjadi santri.

“Adanya LP Ma’arif NU yakni memperbaiki hubungan antara kita dengan Allah dan kita dapat manusia, sehingga ketika keluar bisa menyandang khas kesantrian,” ujarnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Besuk mengatakan, makna santri menurut Kiai Nawawi santri adalah orang yang bisa menjaga baik hubungannya dengan Allah dengan baik sehingga tidak perlu mondok.

“Untuk menjadi santri kita tidak perlu mondok namun perlu taat kepada Allah,” imbuhnya.

Sedangkan menurut Kiai Abdurahman santri harus bisa bela diri dan harus berhadapan dengan orang abangan. Karena pandangan orang ketika anak pulang mondok pasti bisa bela diri.

“Karena pada waktu itu momentumnya Indonesia dijajah sehingga stemen yang dikeluarkan,” tutupnya.

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inisiasi Mading Madin, Mahasiswa STAI Salahuddin Pasuruan Dukung Wak Muqidin

    Inisiasi Mading Madin, Mahasiswa STAI Salahuddin Pasuruan Dukung Wak Muqidin

    • calendar_month Ming, 11 Sep 2022
    • visibility 519
    • 0Komentar

    Purwosari, NU PasuruanMahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan yang tergabung dalam kelompok 4 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) menginisiasi pembuatan Majalah Dinding (Mading) di Madrasah Diniyah (Madin) Miftahul Ulum Pager, Kecamatan Purwosari. Koordinator Program Mading Madin, Siti Wanuro menjelaskan, pembuatan mading itu bertujuan untuk meningkatkan literasi baca dan tulis sekaligus menumbuhkan kreatifitas para […]

  • Perkuat Koordinasi Mitigasi Bencana, LPBI NU Pasuruan Bentuk LPBI MWCNU

    • calendar_month Ming, 30 Jun 2019
    • visibility 845
    • 0Komentar

    Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan gelar sosialisasi dan pembentukan LPBI di tingkat MWCNU. Setelah sebelumnya dilakukan pembentukan di MWCNU Sidogiri, kali ini dilakukan pembentukan di MWCNU Puspo, Tosari, dan Tutur. “Peran NU itu tidak hanya tanggap darurat bencana, tapi lebih penting sebelum terjadinya bencana ini harus […]

  • KH Abdul Ghofur Cholil: Teguh pada Syariat, Teliti Administrasi

    KH Abdul Ghofur Cholil: Teguh pada Syariat, Teliti Administrasi

    • calendar_month Jum, 11 Sep 2026
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan  Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengenang  KH Abdul Ghofur Cholil sebagai sosok yang sangat teguh dalam memegang hukum, baik dalam persoalan syariat maupun tertib administrasi organisasi. “Beliau Rais Syuriah PCNU Kabupaten Pasuruan tahun 1980- 2001,” ujarnya saat menghadiri Haul KH Abdul Ghofur ke 26 di Kota […]

  • Jaga Tradisi, MI Al Maarif 2 Palang Sukorejo Gelar Gebyar Rojabiyah

    Jaga Tradisi, MI Al Maarif 2 Palang Sukorejo Gelar Gebyar Rojabiyah

    • calendar_month Rab, 1 Mar 2023
    • visibility 1.337
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU PasuruanMadrasah Ibtidaiyah (MI) Al Maarif 02, Dusun Palang, Desa Lemahbang, Kecamatan Sukorejo menggelar Gebyar Rojabiyah 1444 Hijriyah, Sabtu (25/2/2023). Kepala MI Al Maarif 02 Palang, Eko Wihanto menyebutkan, tujuan kegiatan untuk melestarikan nilai-nilai dan tradisi Islam pada Bulan Rajab. “Madrasah Al Maarif 02 Palang selalu menjaga nilai nilai budaya Islam kepada anak-anak generasi […]

  • Di Lakmud, Kader Muda NU Gondangwetan Dilatih Literasi Dakwah Digital

    Di Lakmud, Kader Muda NU Gondangwetan Dilatih Literasi Dakwah Digital

    • calendar_month Kam, 3 Nov 2022
    • visibility 458
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan menggelar Latihan Kader Muda (Lakmud) di Balai Desa Lajuk, Kecamatan Gondangwetan, Jum’at-Ahad (28-30/10/2022) Ketua PAC IPNU Gondangwetan Saiful Akbar mengungkapkan, Lakmud kali ini memiliki tujuan khusus untuk mempersiapkan para kader IPNU-IPPNU dalam berdakwah […]

  • Inovatif, LTM NU Pasuruan Gelar Pelatihan Wirausaha bagi Pemuda Masjid

    • calendar_month Rab, 10 Okt 2018
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (PC. LTM NU) Kabupaten Pasuruan kerjasama dengan Pengurus Besar Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (PB LTM NU) selenggarakan Pelatihan Wirausaha Pemuda Masjid, Kamis (4/10) di Graha KH. Achmad Jufri PCNU kabupaten Pasuruan. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh ketua PB LTM NU didampingi oleh ketua PW LTM NU […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca