Breaking News
light_mode

Ketua NU Pasuruan Jelaskan Makna Santri

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 24 Okt 2023
  • visibility 1.812
  • comment 0 komentar

Phojentrek, NU Pasuruan

Istilah santri biasanya dinisbatkan kepada mereka yang tengah menimba ilmu agama Islam di sebuah tempat bernama pesantren. Santri juga bisa diartikan sebagai orang yang beribadat dengan sungguh-sungguh

Mennggapi hal tersebut Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamkkin menjelaskan tiga makna santri menurut ulama Pasuruan. Hal itu disampaikan pada Acara Semarak Heroik Hari Santri 2023 di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, (Ahad 22/10/2023).

Pertama Menurut Kiai Hasani Sidogiri santri merupakan orang yang berpegang teguh kepada syariat, menjalankan sunnah Rosulallah dan dia bisa bergaul dengan baik kepada sesama.

“Santri merupakan orang yang berpegang teguh kepada Habluminallah dan Habluminannas,” ujarnya.

Jadi tidak hanya alumni pondok dan orang yang mondok yang dianggap santri. Siapapun bisa asalkan mereka berpegang teguh kepada Habluminallah dan Habluminannas.

Lebih lanjut Gus Ipong sapaan akrabnya mengatakan, NU adalah pondok besar sedangkan pondok itu NU kecil artinya NU bisa menjadikan orang yang tidak mondok menjadi santri.

“Adanya LP Ma’arif NU yakni memperbaiki hubungan antara kita dengan Allah dan kita dapat manusia, sehingga ketika keluar bisa menyandang khas kesantrian,” ujarnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Besuk mengatakan, makna santri menurut Kiai Nawawi santri adalah orang yang bisa menjaga baik hubungannya dengan Allah dengan baik sehingga tidak perlu mondok.

“Untuk menjadi santri kita tidak perlu mondok namun perlu taat kepada Allah,” imbuhnya.

Sedangkan menurut Kiai Abdurahman santri harus bisa bela diri dan harus berhadapan dengan orang abangan. Karena pandangan orang ketika anak pulang mondok pasti bisa bela diri.

“Karena pada waktu itu momentumnya Indonesia dijajah sehingga stemen yang dikeluarkan,” tutupnya.

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Akses Kesehatan, LAZISNU Pasuruan Adakan Bakti Sosial

    Tingkatkan Akses Kesehatan, LAZISNU Pasuruan Adakan Bakti Sosial

    • calendar_month Sel, 20 Mei 2025
    • visibility 581
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC )Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Bakti Sosial NU Peduli Pasuruan di Gedung Muslimat NU Kabupaten Pasuruan, Senin (19/05/2025). Ketua PC LAZISNU Kabupaten Pasuruan Nur Kholis Majid mengatakan kegiatan ini menunjukkan kepedulian di bidang kesehatan melalui program pengobatan gratis bagi masyarakat. ” Program […]

  • Ansor Banser NU Pasuruan Gelar Bhakti Sosial Relokasi Rumah Pasca Terbakar

    • calendar_month Sel, 4 Sep 2018
    • visibility 862
    • 0Komentar

    Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP ANSOR) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pasuruan bersama PAC GP Ansor Kecamatan Tutur, gelar Kegiatan Bhakti Sosial Relokasi Rumah Korban Bencana Kebakaran, di Dusun Andong Timur RT 07 RW 01 Desa Ngembal Kecamatan Tutur, Minggu (2/9/2018). Menurut Muhamad Farid Sauqi, kebakaran rumah Bapak Saidi terjadi pada tanggal 12 Agustus […]

  • Download E-Buletin An-Nahdliyah Edisi 2 Tahun 2022

    Download E-Buletin An-Nahdliyah Edisi 2 Tahun 2022

    • calendar_month Sel, 31 Mei 2022
    • visibility 856
    • 0Komentar

    E-Buletin An-Nahdliyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan edisi 2 tahun 2022 mengambil tema “3 Pesan Ketua PBNU Saat Halal Bihalal di Pasuruan”. Daftar isi e-buletin edisi 2 tahun 2022 Rubrik Judul Penulis/Sumber Redaksi & Informasi Media NU Pasuruan Daftar Isi Redaksi  Dawuh Kiai Pasuruan Kiai Abdullah Mannan www.nupasuruan.or.id Liputan Khusus: 3 Pesan Gus […]

  • KH Imron Mutamakkin: Shalat Tidak Boleh Ditinggalkan,Dalam Kondisi Apapun.

    KH Imron Mutamakkin: Shalat Tidak Boleh Ditinggalkan,Dalam Kondisi Apapun.

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
    • visibility 391
    • 0Komentar

    Kejayan, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menegaskan bahwa shalat merupakan sarana utama seorang hamba berinteraksi dengan Allah SWT, sekaligus menjadi pengingat agar manusia senantiasa bergantung dan memohon pertolongan kepadanya. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Ngaji Tafsir Ayatul Ahkam Minal Qur’an di Pondok Pesantren Besuk, Kabupaten Pasuruan, Rabu […]

  • Harlah NU, JQHNU Rejoso Gelar Khotmil Qur’an

    Harlah NU, JQHNU Rejoso Gelar Khotmil Qur’an

    • calendar_month Kam, 16 Jan 2025
    • visibility 712
    • 0Komentar

    Rejoso, NU Pasuruan Peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama Pimpinan Anak Cabang (PAC) Jam’iyah Qurro’ Wal Huffadh NU (JQHNU) Kecamatan Rejoso menggelar Khotmil Quran, di MWCNU Kecamatan Rejoso, Rabu (15/01/2025). Ketua PAC JQHNU Rejoso, Ustad Zainuddin, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan swadaya guru guru TPQ yang ingin ikut memeriahkan harlah NU yang ke 102 dan […]

  • Istighotsah Jumat Legi, Gus Ipong Ungkap Hubungan Berjamiyyah dengan Doa Sapu Jagat

    Istighotsah Jumat Legi, Gus Ipong Ungkap Hubungan Berjamiyyah dengan Doa Sapu Jagat

    • calendar_month Sab, 1 Jan 2022
    • visibility 880
    • 0Komentar

    Lekok, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan kembali menggelar Istighotsah Rutin Jumat Legi, Jumat (31/12/2021). Kali ini, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Lekok menjadi tuan rumah. Kegiatan itu bertempat di Masjid An-Nur Dusun Krajan Utara, Desa Rowogempol. Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin, menceritakan perihal pelaksanaan Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca