Breaking News
light_mode

KH Imron Mutamakkin : Ketahanan Pangan Tanggung Jawab Bersama 

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Jum, 10 Jan 2025
  • visibility 744
  • comment 0 komentar

Kejayan, NU Pasuruan 

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan bahwasanya  ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama, baik dari pemerintah, masyarakat, maupun individu. Pemerintah memiliki tanggung jawab untuk menyediakan pangan yang cukup dan terjangkau bagi masyarakat. Untuk itu manusia memiliki tanggung jawab untuk memanfaatkan sumber daya pangan yang ada secara bijak dan tidak menyia-nyiakan makanan. 

Hal itu diungkapkan pada saat panen padi sehat alami secara orgonik di Desa Patebon, Kecamatan Kejayaan, Kabupaten Pasuruan, Kamis (9/01/2024).

“Kami akan menggandeng pemerintah daerah dan terus berkolaborasi biak pemerintah Kabupaten Pasuruan atau Provinsi Jawa Timur untuk mengembangkan dan mendistribusikan beras sehat,” ujarnya.

Gus Ipong sapaan akrabnya menyebutkan terdapat dua ayat yang berkaitan dengan konsep ketahanan pangan, yaitu:

لِاِيْلٰفِ قُرَيْشٍۙ، اٖلٰفِهِمْ رِحْلَةَ الشِّتَاۤءِ وَالصَّيْفِۚ، فَلْيَعْبُدُوْا رَبَّ هٰذَا الْبَيْتِۙ، الَّذِيْٓ اَطْعَمَهُمْ مِّنْ جُوْعٍ ۙ وَاٰمَنَهُمْ مِّنْ خَوْفٍۖ

Artinya, “Disebabkan oleh kebiasaan orang-orang Quraisy, (yaitu) kebiasaan mereka bepergian pada musim dingin dan musim panas (sehingga mendapatkan banyak keuntungan), maka hendaklah mereka menyembah Tuhan (pemilik) rumah ini (Ka‘bah), yang telah memberi mereka makanan untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari rasa takut.”

“Korelasi ketahanan pangan dalam surat Quraisy di atas secara tekstual didapatkan dari praktik suku tersebut di musim dingin dan panas supaya kecukupan pangan dan finansial dapat terpenuhi,” jelasnya.

Menurutnya selama ini banyak sekali masyarakat yang terkena penyakit gula bahkan hingga anak kecil dan permasalahannya berada di makanan.

” Kalau dulu orang yang mempunyai penyakit gula adalah orang dewasa sedangkan saat ini berkembang  ke anak-anak kecil,” terangnya.

Pupuk yang  perawatan beras sehat LPPNU Kabupaten Pasuruan merupakan produk buatan sendiri yang terbuat dari bahan organik bukan bahan kimia sehingga berdampak pada kesehatan tubuh.

“Jika beras yang kita makan menggunakan pupuk organik tubuh kita juga akan sehat insyaallah tidak gampang sakit,” tambahnya.

Dirinya berharap LPPNU bisa  mengembangan produknya tentu dengan kerjasama bekerja sama dengan pemerintah daerah  sehingga bisa dikonsumsi oleh banyak orang.

“Kami berharap LPPNU bisa memberikan dampak yang positif khususnya dalam hal lumbung pangan di masyarakat,” harapannya.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar Musker, ISNU Pasuruan Bendung Hoax dengan Literasi

    Gelar Musker, ISNU Pasuruan Bendung Hoax dengan Literasi

    • calendar_month Jum, 27 Agu 2021
    • visibility 341
    • 0Komentar

    NU Pasuruan – Bertempat di Aula KH. Zainudin Pondok Pesantren Assholach Kejero , Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Musyawarah Kerja (Musker) pada 17 Agustus 2021 kemarin, dengan menghasilkan berbagai program dan rekomendasi. Acara dibuka langsung oleh ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan Ahmad Adip Muhdi. Dihadiri oleh Sekretaris PCNU Pasuruan KH. Saiful Anam […]

  • LPBINU Pasuruan Komitmen Tingkatkan Kinerja Penanggulangan Bencana

    LPBINU Pasuruan Komitmen Tingkatkan Kinerja Penanggulangan Bencana

    • calendar_month Sen, 29 Agu 2022
    • visibility 940
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan berkomitmen untuk memaksimalkan kinerja dalam pencegahan dan penanganan bencana daerah. Jumat (26/08/2022) kemarin, LPBINU menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan topik ‘Revitalisasi Pengurus dan Relawan LPBINU dalam Membangun Ketangguhan Terhadap Bencana Melalui adaptasi Perubahan Iklim di Kabupaten […]

  • Lakmud IPNU IPPNU MA Ma’arif NU Gondangwetan Bentuk Impementasi Ajaran Aswaja

    Lakmud IPNU IPPNU MA Ma’arif NU Gondangwetan Bentuk Impementasi Ajaran Aswaja

    • calendar_month Jum, 13 Des 2024
    • visibility 1.089
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul  Ulama (IPPNU) MA Ma’arif NU Al-Asyari Gondangwetan menggelar Latihan Kader Muda (Lakmud) di gedung sekolah setempat, Rabu-Sabtu, (11-14/12/2024). Kepala Madrasah Aliyh Maarif Al Asyari Gondangwetan Dieah Dwi Suryawati menyampaikan bahwa Lakmud merupakan salah satu bentuk implementasi dari mata pelajaran Aswaja […]

  • Nanti Malam Final Trofeo Turnamen Futsal Sarungan, Ini Ulasan & Prediksinya

    Nanti Malam Final Trofeo Turnamen Futsal Sarungan, Ini Ulasan & Prediksinya

    • calendar_month Jum, 31 Jan 2025
    • visibility 1.100
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanTurnamen Futsal Sarungan (TFS) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan memasuki babak final. Terdapat tiga tim yang akan bertanding. Yakni Tim Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Winongan, MWCNU Kejayan, dan MWCNU Pohjentrek. Final Trofeo itu digelar di King Futsal, Jalan Raya Warungdowo Nomor 11, Desa Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, Jumat […]

  • Gelar Rakor, ISNU Pasuruan Persiapkan Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal

    Gelar Rakor, ISNU Pasuruan Persiapkan Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal

    • calendar_month Ming, 22 Mei 2022
    • visibility 961
    • 0Komentar

    Gondang Wetan – Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan mulai melakukan Rapat Koordinasi Persiapan Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal (PPH). Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan Ahmad Adip Muhdi mengatakan penyelenggaraan rakor merupakan upaya pihaknya untuk memperlancar penyiapan tenaga pendamping PPH yang diperlukan dalam sertifikasi halal produk usaha mikro dan kecil (UMK). […]

  • Tahun 2022, 462 Santri Ponpes Al-Yasini Terjun ke Masyarakat

    Tahun 2022, 462 Santri Ponpes Al-Yasini Terjun ke Masyarakat

    • calendar_month Sab, 19 Feb 2022
    • visibility 968
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU PasuruanPondok Pesantren Terpadu Al-Yasini (PPTA), Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, memiliki Program Pengabdian Santri (P2S). Kegiatan itu diperuntukkan untuk santri yang lulus jenjang pendidikan menengah atas. Ketua Panitia H Jainuddin menjelaskan, tujuan kegiatan itu untuk memberikan pengalaman dalam mengamalkan ilmu yang telah didapatkan di sekolah dan pesantren. “Tugas pengabdian di masyarakat selama 30 hari,” […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca