Breaking News
light_mode

Kiai Imron Mutamakkin : Keshalehan Perilaku Harus Berlanjut Luar Bulan Ramadhan

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Ming, 28 Apr 2024
  • visibility 670
  • comment 0 komentar

Rejoso, NU Pasuruan

Puasa sesungguhnya mengajarkan kebersambungan kesalehan antara bulan Ramadlan dan luar bulan Ramadlan. Karena itu, janganlah kesalehan yang luar biasa di bulan Ramadlan berhenti menyusul lebaran tiba. Qiyamul lail, tadarus, sedekah dan pengendalian hawa nafsu juga harus dilanjutkan di luar bulan Ramadlan.

Hal tersebut diungkapkan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin pada saat acara istighosah rutin Jum’at Legi PCNU Kabupaten Pasuruan, di Masjid Nurur Rokhmah, Kecamatan Rejoso, Jum’at (19/04/2024).

Menurutnya, kebersambungan kesalehan tersebut bahkan menjadi tolak ukur keberhasilan ibadah puasa Ramadhan. “Kalau puasa diibaratkan latihan, maka pasca Ramadhan, tentu hasil latihan itu bisa diterapkan bahkan ditingkatkan,” ucapnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan bahwasanya Bulan syawal merupakan ajang kita untuk mempertahankan menjaga hawa nafsu.

“Selama kita menjalankan ibadah puasa di Bulan Ramadhan kita sudah diajarkan mengendalikan hawa nafsu,” ujarnya

Gus Ipong sapaan akrabnya mengatakan, secara tidak langsung bulan puasa mengajarkan orang yang berpuasa mengendalikan nafsu.

“Kita melihat air es di siang hari nafsu kita menyuruh minum namun karena puasa kita tidak jadi minum,” tambahnya.

Menurutnya jika kita merasa terbelenggu di Bulan Ramadhan maka semakin cepat ingin berpisah dengan Bulan Ramadhan namun jika di niatkan untuk belajar melatih hawa nafsu hasilnya akan terlihat setelah Bulan Ramadhan usai.

“Jika kita puasa merasa terbelykita akan cepat cepat ingin di lepaskan namun jika kita ibaratkan latihan kita bisa melihat hasilnya pasca ramadhan usai,” tendasnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Besuk Pasuruan tersebut berpesan kepada nahdiyin untuk tetap mempertahankan kebiasaan di Bulan Ramadhan seperti halnya shalat witir dan shalat malam.

“Mempertahankan kebiasaan di Bulan Ramdhan karena itu merupakan buah dari latihan kita di Bulan Ramadhan,” paparnya.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU Peduli Kab. Pasuruan Bantu Warga Terdampak Banjir

    NU Peduli Kab. Pasuruan Bantu Warga Terdampak Banjir

    • calendar_month Kam, 13 Jan 2022
    • visibility 756
    • 0Komentar

    Rejoso, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menyalurkan bantuan untuk masyarakat terdampak banjir di Desa Toyaning dan Desa Rejoso Lor, Kecamatan Rejoso. Koordinator NU Peduli Kabupaten Pasuruan H Muhammad Nawawi, menyebutkan bahwa saat ini terdapat 15 Desa di 3 Kecamatan masih tergenang banjir. “Alhamdulillah, tadi sudah bisa menyalurkan bantuan,” ujarnya kepada NU Pasuruan, […]

  • Rukyatul Hilal 1 Syawal Digelar di Pesantren Dalwah, Ini Prediksi LFNU Pasuruan

    Rukyatul Hilal 1 Syawal Digelar di Pesantren Dalwah, Ini Prediksi LFNU Pasuruan

    • calendar_month Kam, 19 Mar 2026
    • visibility 612
    • 2Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Kabupaten Pasuruan menjelaskan hasil analisis awal penentuan 1 Syawal 1447 H yang menunjukkan posisi hilal diperkirakan belum memenuhi kriteria imkanur rukyat. Meski demikian, rukyatul hilal tetap dilaksanakan di rooftop lantai 10 Gedung Mabna Abuya Habib Hasan Baharun, kompleks Pondok Pesantren Darullughah Waddawah (Dalwah), Desa Raci, […]

  • Lawan Ahlul Fitnah Waljamaah, LTM NU Deklarasi Anti Hoax & Radikalisasi

    • calendar_month Sen, 18 Feb 2019
    • visibility 792
    • 0Komentar

    Lembaga Takmir Masjid (LTM) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menutup Rakor Kemasjidan & singkronisasi program tahun 2019 dengan deklarasi anti hoax dan radikalisasi, Minggu (17/2/2019) bertempat di rumah makan Pring Kuning, Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Ust. Mundir Muslih berharap agar masyarakat selektif dalam menerima informasi yang beredar, mengingat maraknya berita hoax hingga massifnya penyebaran […]

  • Yuk Semangat Tarawih! Fadilahnya Dosa Diampuni Hingga Dibangunkan Rumah di Surga

    Yuk Semangat Tarawih! Fadilahnya Dosa Diampuni Hingga Dibangunkan Rumah di Surga

    • calendar_month Sab, 25 Mar 2023
    • visibility 425
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Keberkahan Bulan Ramadhan telah kita rasakan bersama. Sudah tiga hari kita berpuasa, menahan nafsu lahir dan nafsu batin. Berkumpul bersama keluarga, berbuka dan bersahur bersama. Setiap malamnya, kita sholat tarawih berjamaah dan bertadarrus di Musholla dan Masjid. Meskipun, ada beberapa saudara kita yang tidak dapat merasakan Bulan Ramadhan sebagaimana pernyataan di atas. […]

  • Agar Anak Gemar Makan Ikan, Ini Cara Mahasiswa KKN ITSNU-STAI Salahuddin Pasuruan

    Agar Anak Gemar Makan Ikan, Ini Cara Mahasiswa KKN ITSNU-STAI Salahuddin Pasuruan

    • calendar_month Ming, 30 Jul 2023
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Gempol, NU PasuruanMahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan dengan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan yang tergabung dalam kelompok 11, menggelar Sosialisasi Gemar Makan Ikan. Kegiatan dipusatkan di Ruang Kelas Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) Legok, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Kamis (27/7/2023). “Terima kasih adek-adek KKN. […]

  • Sekretaris LPBI NU: Santri Ngalah Pasuruan Berhasil Menerapkan Sistem Aquaponik

    • calendar_month Ming, 11 Nov 2018
    • visibility 642
    • 1Komentar

    Oktober 2018 lalu, para santri pondok pesantren Ngalah Purwosari mendapat bimbingan berupa pelatihan dari Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama untuk melakukan pembiakan tanaman dengan ikan menggunakan cara hidroponik. “Kami mendapat pelatihan selama dua hari. Pelatihan ini merupakan bagian dari pengetahuan alam, ” salah seorang santri pondok Ngalah Purwosari, sebagaimana dikutip oleh Aris Felani, […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca