Breaking News
light_mode

Mahasiswa PMM UNU STAI Salahudin Pasuruan Dampingi UMKM Jatirejo Urus Sertifikasi Halal dan NIB

  • account_circle Ahmad Sangaji Maulana
  • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
  • visibility 479
  • comment 0 komentar

Lekok, NU Pasuruan

Upaya mendorong UMKM naik kelas terus dilakukan oleh mahasiswa Program Mahasiswa Mengabdi PMM UNU STAI Salahudin Pasuruan menggelar sosialisasi dan pendampingan sertifikasi halal serta pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) di Balai Desa Jatirejo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.

Koordinator PMM UNU STAI Salahudin Pasuruan, M. Ubaidillah Abdi, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap rendahnya tingkat legalitas dan sertifikasi halal di kalangan pelaku UMKM pedesaan. Padahal, menurutnya, masyarakat Jatirejo hidup dalam nuansa keislaman yang kuat.

“Kami merasa bahwa sebagai mahasiswa, tanggung jawab kita adalah membantu pengawalan proses sertifikasi halal, terutama di lingkungan yang religius seperti Jatirejo,” ungkapnya kepada NU Pasuruan Kamis (7/08/2025).

Ia juga menekankan pentingnya legalitas usaha agar produk lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Kualitas produk akan makin berdaya saing jika dilengkapi dengan jaminan kehalalan melalui sertifikat halal,” tegasnya.

Dirinya berharap UMKM di Desa Jatirejo semakin sadar pentingnya legalitas dan siap menghadapi tantangan pasar yang kompetitif.

“Kolaborasi antara mahasiswa dan pemerintah desa ini menjadi contoh nyata bahwa sinergi berbagai pihak dapat mendorong kemajuan ekonomi berbasis desa,” ujarnya.

Sementara itu, narasumber kegiatan, M. Rofik, menyoroti pentingnya literasi hukum dan administrasi usaha di kalangan pelaku UMKM.

“Kalau UMKM sudah memiliki NIB dan sertifikasi halal, maka usaha mereka siap naik level. Legalitas bukan penghalang, justru jadi pintu masuk untuk bantuan, pembinaan, dan akses pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Ia juga mendorong pelaku UMKM agar tidak takut menghadapi proses administratif tersebut.

“Asal ada kemauan, semua bisa dipelajari dan dijalankan. Pemerintah sudah menyediakan fasilitas, tinggal dimanfaatkan,” imbuhnya.

Menurutnya, label halal bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk jaminan bagi konsumen Muslim.Meskipun kita tahu produk kita halal, kalau tidak ada label halal bertuliskan Arab, tetap akan diragukan.

“Meskipun kita tahu produk kita halal, kalau tidak ada label halal bertuliskan Arab, tetap akan diragukan. Prosesnya memang panjang, tapi sangat penting,” tegasnya

Ia juga mengingatkan pentingnya kehalalan secara menyeluruh, tidak hanya pada produk, tapi juga dalam proses bisnisnya.

“Kalau produknya halal tapi caranya tidak halal, ya tetap bisa jadi haram. Maka cara produksinya juga harus halal,” tegasnya.

  • Penulis: Ahmad Sangaji Maulana
  • Editor: Mokh Faisol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kisah Hebat Imam Bukhari Lepas dari Fitnah ‘Seribu Dinar’

    Kisah Hebat Imam Bukhari Lepas dari Fitnah ‘Seribu Dinar’

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2017
    • visibility 1.128
    • 4Komentar

    “Sebelum menyimak kisah ini, ada baiknya kita hitung dulu berapa banyak 1000 dinar itu. Kalau 1 dinar setara dengan 4,25 gram emas murni, maka, 1000 dinar berarti 4.250 gram atau 4.25 kg. Jika 1 gram emas murni seharga Rp500.000, maka, seribu dinar senilai Rp2,125 miliar. Angka yang tidak kecil.” Oleh: Aboe Khidir SEKARANG, mari kita […]

  • Tiga Tahapan dalam Membaca Al-Quran

    Tiga Tahapan dalam Membaca Al-Quran

    • calendar_month Jum, 30 Apr 2021
    • visibility 581
    • 1Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanRais Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Muzakki Birrul Alim, mengucapkan syukur sebab PCNU secara istiqomah memperingati Nuzulul Qur’an. “Untuk membangga-banggakan al-Quran. Untuk memuliakan al-Quran. Untuk memanja-manjakan al-Quran,” ujarnya saat memberikan Mauizah Hasanah dalam kegiatan Peringatan Nuzulul Quran di Aula KH Ahmad Jufri, Graha PCNU, Kecamatan Ponjetrek, (28/4/2021). Ia juga […]

  • Innalillahi, Mantan Bendahara IPPNU Kabupaten Pasuruan Tutup Usia

    Innalillahi, Mantan Bendahara IPPNU Kabupaten Pasuruan Tutup Usia

    • calendar_month Sen, 14 Nov 2022
    • visibility 709
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Segenap aktifis Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) di Kabupaten Pasuruan berduka. Pasalnya, Mutmainnah, Bendahara Pimpinan Cabang (PC) IPPNU Kabupaten Pasuruan masa khidmat 2019-2021 tutup usia, Ahad (13/11/2022). “Lihat di stori WhatsApp kakak almarhumah. Kaget dan sangat merasa kehilangan sosoknya,” kata Dina Madaniah selaku Ketua PC […]

  • Dampak gempa malang di pasuruan

    NU Tutur Pasuruan Bantu Data Bangunan Rusak karena Gempa

    • calendar_month Ming, 11 Apr 2021
    • visibility 486
    • 0Komentar

    Nu Pasuruan – Dampak gempa 6,1 skala richter yang berpusat di Kabupaten Malang merambat ke daerah lain. di Kabupaten Pasuruan, sejumlah bangunan rusak karena getaran gempa. Salah satunya di Kecamatan Tutur. Sekretaris Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Tutur Sholekan menyebutkan ada kerusakan bangunan di daerahnya. Misalnya […]

  • PMM UNU-STAIS Pasuruan Edukasi Anak-anak Soal Etika Hormat kepada Orang Tua dan Guru

    PMM UNU-STAIS Pasuruan Edukasi Anak-anak Soal Etika Hormat kepada Orang Tua dan Guru

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • visibility 401
    • 0Komentar

    Kraton, NU Pasuruan Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) Universitas Nahdlatul Ulama – STAI Salahuddin Pasuruan menggelar kegiatan edukasi bertajuk “Bijak Beretika: Dampak Positif Hormat kepada Orang Tua dan Guru” , di Dusun Kebonsawah dan Dusun Kisik, Sabtu (19/07/2025). Ketua Kelompok PMM UNU STAI Salahuddin Pasuruan Dinda Trisnani, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menanamkan kesadaran sejak dini […]

  • Aswaja NU Center Pasuruan Gelar Seminar dan Launcing Buku Benteng Aswaja Jilid II

    Aswaja NU Center Pasuruan Gelar Seminar dan Launcing Buku Benteng Aswaja Jilid II

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • visibility 558
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Aswaja NU Center (Asnuter) Kabupaten Pasuruan menggelar seminar Aswaja ‘kupas tuntas ayat ayat mutasyabihat’ di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Ahad (27/10/2024).Dalam acara tersebut Asnuter NU Kabupaten Pasuruan juga meluncing buku Benteng Aswaja Jilid II. Ketua Panitia Ainul Yakin mengatakan bahwasnnya tujuan dari kegitan ini adalah untuk menguatkan pemahaman ajaran […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca