Breaking News
light_mode

Konflik Masjid Hidayatulloh Usai, LPBHNU Kab. Pasuruan Gelar Tasyakuran & Buka Bersama

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sab, 18 Mei 2019
  • visibility 771
  • comment 0 komentar

Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBH NU) kabupaten Pasuruan gelar Tasyakuran di Masjid Hidayatulloh Kota Pasuruan, Jum’at (17/5).

Diungkapkan oleh Ta’mir Masjid, bahwa tasyakuran ini merupakan ungkapan syukur atas selesainya permasalahan sengketa Masjid Hidayatulloh Pasuruan.

Dan diketahui, beberapa hari yang lalu masjid tersebut sempat memicu konflik antara kelompok Salafi Wahabi dengan kelompok NU. Karena ketidakjelasan secara hukum status kepemilikan masjid tersebut.

Dalam sambutannya ketua takmir masjid juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang membantu penyelesaian masalah dan sengketa masjid Hidayatulloh.

“Mulai dari PCNU hingga LPBH NU yang telah memberikan pendampingan hukum secara gratis beserta tasyakurannya” ujar H. Abdullah Nasar.

Sementara itu, Penasehat LPBH NU H. Muzammil Syafi’i, SH., M.Si menuturkan bahwa penyelesaian sengketa masjid Hidayatulloh ini sangat cepat daripada lainnya.

“Sengketa masjid ini paling cepat se Indonesia. Hal ini disebabkan warga NU yang tidak kurang dalam memakmurkan, sehingga ketika ada peluang mereka menguasai,” tutur Pak Muzammil sapaan akrabnya.

Selain itu, Dr. Khoirul Huda, selaku Ketua LPBHNU Kabupaten Pasuruan, menegaskan komitmen dan konsistensinya dalam membantu persoalan hukum di masyarakat, khususnya warga nahdliyin.

“LPBHNU berkomitnen dan konsisten membantu dalam persoalan hukum bagi masyarakat hingga para pelaku curang,” pungkas mantan aktifis PC IPNU Pasuruan tersebut.

Acara ini dihadiri Oleh PCNU kabupaten Pasuruan, MWCNU se Kota Pasuruan, Ranting NU se Kota Pasuruan, PC PMII Pasuruan, PC GP Ansor kabupaten Pasuruan, PC IPNU kabupaten Pasuruan, Banser dan Ta’mir serta Nadhir Masjid Hidayatulloh.

Adapun setelah sertifikat diserahkan ta’mir langsung bergerak untuk merombak susunan Nadhir baru berdasarkan SK BWI Perwakilan Kota Pasuruan yakni H. Abdullah Nasar, SH (Ketua), Dr. Munif MA (sekretaris), Ust Masykur Faqih (bendahara), Abdul Halim Basyaiban dan Habib Ahmad Al habsyi (anggota). (Yaqin/Makhfud).

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Kapasitas, LPBI NU Kab. Pasuruan Ikuti Temu Relawan Se-Jawa Timur Tahun 2020

    Tingkatkan Kapasitas, LPBI NU Kab. Pasuruan Ikuti Temu Relawan Se-Jawa Timur Tahun 2020

    • calendar_month Sen, 30 Nov 2020
    • visibility 394
    • 0Komentar

    Demi meningkatkan kapasitas dan menjalin hubungan tali silaturahmi antar sesama relawan di Jawa Timur, Lembaga Penanggulangan Bencana dan Iklim Nahdhotul Ulama (LPBI NU) Jawa Timur menyelenggarakan Temu Relawan Jawa timur Tahun 2020 yang dilaksankan di Bumi Perkemahan Watu Jejer Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto. Jumat (27/11/2020). Kegitan tersebut diselanggarakan selama 3 (tiga) hari mulai tanggal 27 […]

  • Resmi Dilantik: Pengurus Pusat Himpunan Alumni Pondok Pesantren Kramat (HIMMAT) Masa Khidmat 2018-2023

    • calendar_month Ming, 8 Jul 2018
    • visibility 461
    • 0Komentar

    Alumni Pondok Pesantren Kramat Pasuruan gelar acara Halal Bihalal Akbar dan Pelantikan Pengurus Pusat Himpunan Alumni Pondok Pesantren Kramat (HIMMAT) masa khidmat 2018-2023, minggu (8/7) di Pondok Pesantren Roudlotul Qodiriyah Manikrejo, Rejoso Pasuruan. Dalam pelantikan tersebut, nampak ratusan alumni dari berbagai kota hadir. Menurut Syaiful Bahri, selaku ketua panitia, lebih dari 300 alumni pondok pesantren […]

  • Gus Mujib Minta Ma’arif NU Pasuruan Tingkatkan SDM di Pesantren

    Gus Mujib Minta Ma’arif NU Pasuruan Tingkatkan SDM di Pesantren

    • calendar_month Sen, 29 Jul 2024
    • visibility 998
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Mustaysar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Mujib Imron mengatakan,  LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan harus berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Pondok Pesantren yang baru yang memiliki lembaga formal. “Banyak guru di pondok pesantren yang membutuhkan pengetahuan khususnya pengelolaan lembaga pendidikan,” ujarnya pada saat  Rapat Kerja (Raker) PC […]

  • Rakor NU Award, PCNU: Ajang Memperkuat Manajemen dan Program Organisasi

    Rakor NU Award, PCNU: Ajang Memperkuat Manajemen dan Program Organisasi

    • calendar_month Jum, 12 Agu 2022
    • visibility 955
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) ‘Pelaksanaan NU Award Jawa Timur (Jatim) Tahun 2022’ di Aula KH Ahmad Djufri, Graha PCNU, Kecamatan Pohjentrek, Kamis (11/08/2022). Ketua PCNU KH Imron Mutamakkin menyampaikan, agar seluruh perangkat PCNU untuk mengikuti NU Award Jatim dengan sungguh-sungguh. “Kita harus bersinergi satu sama lain. […]

  • Haul Ke-2 KH Abdullah Muhsin, Jamaah Diajak Meneladani Keistiqamahan

    Haul Ke-2 KH Abdullah Muhsin, Jamaah Diajak Meneladani Keistiqamahan

    • calendar_month Rab, 22 Jul 2026
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Pondok Pesantren Al Hasyimi menggelar Haul ke-2 Almaghfurlah KH Abdullah Muhsin di halaman pondok pesantren, Selasa (21/7/2026). Ratusan jamaah, para ulama, masyayikh, santri, serta masyarakat menghadiri kegiatan tersebut untuk mendoakan almarhum sekaligus mengenang keteladanan beliau semasa hidup. Almaghfurlah KH Abdullah Muhsin merupakan Wakil Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Pasuruan masa khidmat 2021–2026. Semasa […]

  • Harlah Ke 40 Pagar Nusa, KH Imron Mutamakkin Tegaskan Kesenian Bela Diri Untuk Syiar

    Harlah Ke 40 Pagar Nusa, KH Imron Mutamakkin Tegaskan Kesenian Bela Diri Untuk Syiar

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
    • visibility 510
    • 0Komentar

    Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menegaskan bahwa kesenian bela diri memiliki peran strategis dalam membentengi Nahdlatul Ulama. Menurutnya, bela diri tidak sekadar tontonan, melainkan bagian dari ikhtiar menjaga dan memperkuat agama. Hal itu diungkapkan pada saat Kenduri Kesenian Pengurus Cabang (PC) Pagar Nusa Kabupaten Pasuruan  di Halaman Universitas Nahdlatul […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca