Breaking News
light_mode

Lahan Pertanian Kritis, Mahasiswa UNU Pasuruan Ajari Petani Bikin Pestisida dan Pupuk Organik

  • account_circle Makhfud Syawaludin
  • calendar_month Kam, 5 Okt 2023
  • visibility 934
  • comment 0 komentar

Tosari, NU Pasuruan

Menghadapi lahan kritis di Desa Kandangan, Mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Biologi Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan memberi peningkatan kapasitas petani dalam pembenahan kualitas tanah melalui pembuatan pupuk organik.

Kegiatan itu sebagai bagian dari pelaksanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Tahun 2023 di Desa Kandangan, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan.

Koordinator Program Novita Safitri menyatakan, kondisi tanah kritis menjadi salah satu penyebab yang menghambat perkembangan pertanian di Desa Kandangan.

“Dalam riset kami, Ph tanah mencapai 6,9 dan Fosfatnya lebih dari 0,006. Sedangkan untuk hama yang kami temukan diladang berupa Nematoda, Ulat, Lalat Buah, dan Antraknosa,” imbuhnya kepada NU Pasuruan, Kamis (5/10/2023).

Untuk itu, Tim PPK Ormawa bersama Dosen Pembimbing Lapang Endik Deni Nugroho memutuskan menggelar Pelatihan Benah Tanah dan Pembuatan Pupuk dan Pestisida Organik di Balai Desa Kandangan, Senin (11/9/2023).

“Usai sosialisasi dilakukan pendampingan. Alhamdulillah sosialisasi dihadiri para petani dari 3 kelompok tani di Desa Kandangan,” tandasnya.

Senada dengan itu, Narasumber Pelatihan Handik Hendratama menyatakan, kondisi tanah sangat kritis di Desa Kandangan disebabkan adanya pemberian pupuk berbahan kimia secara berkala dan terus menerus.

“Tanah di desa ini harus diperbaiki dengan cara pembuatan dan penggunaan pupuk organik ramah lingkungan. Dengan menggunakan bahan yang mudah didapat. Dari limbah pertanian,” kata Kepala Prodi (Kaprodi) Teknik Kimia UNU Pasuruan itu.

Sementara itu, Narasumber Pelatihan Kedua Reza Ardiansyah menjelaskan, cara pembuatan pestisida organik untuk mengatasi hama tanaman kentang. Yakni dengan membuat  larutan  dasar pestisida dari limbah batang Tembakau Virginia.

“Komposisinya 4  konsentrasi  yang berbeda  yaitu 100, 200, 300 dan 400 gram bahan  batang  tembakau  yang  telah  dicacah per liter air. Bahan perekat yang digunakan adalah detergen sebayak 1 sendok. Kemudian larutan yang diperoleh disimpan dalam botol aqua selama paling sedikit 1-2 malam sebelum digunakan,” imbuhnya.

Ia juga mengingatkan, optimalisasi penggunaan pestisida organik perlu memperhatikan jenis hama yang dihadapi. Beda hama beda bahan baku.

“Untuk hama Kubis bisa menggunakan Tanaman Daun Kersen atau Serai Wangi. Bisa juga pakai Daun Kecubung,” tutup Dosen Pendidikan Biologi UNU Pasuruan itu.

Atas upaya itu, Ketua Kelompok Tani 3 Desa Kandangan Rudy mengucapkan terima kasih. Menurutnya, materi pelatihan dapat menjadi modal utama petani dalam melakukan perbaikan dan perkembangan pertanian di desa.

Untuk diketahui, Untuk diketahui, berdasar Surat Keputusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek RI) Nomor 694/E/O/2023 tertanggal 28 Agustus 2023. Institut Teknologi & Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan resmi menjadi Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan.

Penulis: Fingko Ade Renata

Editor: Abi Alissa

  • Penulis: Makhfud Syawaludin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Kualitas & Kuantitas Pengusaha Tempe, LPNU Pasuruan Gelar Ngaos Bisnis

    • calendar_month Sen, 3 Sep 2018
    • visibility 1.088
    • 1Komentar

    Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Kabupaten Pasuruan sukses gelar Ngaos Bisnis tentang Pelatihan Pembuatan Tempe dan Succes Story Pengusaha Tempe, Jum’at (31/8) di SDIC Al-Yasini Kraton Pasuruan. Kegiatan yang dilaksanakan siang hari tersebut, dihadiri oleh 63 peserta dan juga 2 (dua) narasumber Ibu Fadhilah dan H. Munif yang merupakan pengusaha tempe berpengalaman asal Pacar Keling […]

  • ISNU Pasuruan Tutup Rutinan Manaqib Syah Abdul Qodir Al Jaelani Sekaligus Resmikan Musolla Gus Dur

    ISNU Pasuruan Tutup Rutinan Manaqib Syah Abdul Qodir Al Jaelani Sekaligus Resmikan Musolla Gus Dur

    • calendar_month Sel, 27 Feb 2024
    • visibility 1.251
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar penutupan manaqib rutin syekh Abdul Qadir Al Jailani di mushola Gus Dur, Desa Wonojati, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Selasa (20/2/2024). Ketua ISNU Kabupaten Pasuruan Ahmad Adip Muhdi mengatakan bahwasanya tugas ISNU bukan hanya memperhatikan persoalan kesarjanaan dan cendikiawan tetapi memperhatikan jama’ah […]

  • Terpilih Secara Aklamasi, Ini Visi Misi Saiful Akbar Sebagai Ketua PC IPNU Pasuruan

    Terpilih Secara Aklamasi, Ini Visi Misi Saiful Akbar Sebagai Ketua PC IPNU Pasuruan

    • calendar_month Jum, 25 Okt 2024
    • visibility 1.704
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Saiful Akbar terpilih sebagai Ketua Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Pasuruan masa khidmat 2024-2026. ia terpilih secara aklamasi pada saat Konferensi Cabang (Konfercab) ke XX di Aula KH Ahmad Djufri, PCNU Kabupaten Pasuruan (23-24/10/2024). Alumni Institut Teknologi Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan tersebut memiliki visi mendigdayakan IPNU Kabupaten […]

  • Keren, Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan Manfaat Limbah Popok Bekas Jadi Media Tanam

    Keren, Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan Manfaat Limbah Popok Bekas Jadi Media Tanam

    • calendar_month Ming, 18 Agu 2024
    • visibility 1.380
    • 0Komentar

    Grati, NU Pasuruan  Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI)  Salahuddin Gelar Inovasi ramah lingkungan dengan mengolah sampah popok sekali pakai (diapers), di Dusun Bebekan lor kecamatan Grati, Selasa (13/08/2024).  Ketua KKN Dani mengatakan, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk mengurangi dampak buruk sampah diapers terhadap lingkungan.  “Kami […]

  • Giliran Majelis Mubahatsah Dorong Gagasan Pelembagaan AHWA ke Forum Muktamar Mendatang

    Giliran Majelis Mubahatsah Dorong Gagasan Pelembagaan AHWA ke Forum Muktamar Mendatang

    • calendar_month Ming, 2 Agu 2026
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan – Menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di PP Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Majelis Mubahatsah yang digelar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten dan Kota Pasuruan menghasilkan satu gagasan strategis yang akan diusulkan ke forum Muktamar. Forum tersebut menegaskan bahwa Muktamar NU tidak semata menjadi arena memilih Rais Aam dan Ketua Umum, […]

  • ISNU Award 2023, Rekognisi Mantan Ketua PAC, Penulis, hingga MWCNU Terbaik Pasuruan

    ISNU Award 2023, Rekognisi Mantan Ketua PAC, Penulis, hingga MWCNU Terbaik Pasuruan

    • calendar_month Kam, 21 Sep 2023
    • visibility 963
    • 0Komentar

    Purworejo, NU PasuruanPimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar ISNU Award 2023 di Pendopo Nyawiji Ngesthi Wenganing Gusthi, Kota Pasuruan, Ahad (17/9/2023). Ketua PC ISNU Ahmad Adip Muhdi mengatakan, ISNU Award bertujuan mendokumentasikan prestasi. Sekaligus memberi apresiasi atas khidmat kader dan lembaga-lembaga mitra ISNU. “Setelah kami himpun, prestasi yang ditorehkan kader […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca