Breaking News
light_mode

Lahan Pertanian Kritis, Mahasiswa UNU Pasuruan Ajari Petani Bikin Pestisida dan Pupuk Organik

  • account_circle Makhfud Syawaludin
  • calendar_month Kam, 5 Okt 2023
  • visibility 928
  • comment 0 komentar

Tosari, NU Pasuruan

Menghadapi lahan kritis di Desa Kandangan, Mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Biologi Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan memberi peningkatan kapasitas petani dalam pembenahan kualitas tanah melalui pembuatan pupuk organik.

Kegiatan itu sebagai bagian dari pelaksanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Tahun 2023 di Desa Kandangan, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan.

Koordinator Program Novita Safitri menyatakan, kondisi tanah kritis menjadi salah satu penyebab yang menghambat perkembangan pertanian di Desa Kandangan.

“Dalam riset kami, Ph tanah mencapai 6,9 dan Fosfatnya lebih dari 0,006. Sedangkan untuk hama yang kami temukan diladang berupa Nematoda, Ulat, Lalat Buah, dan Antraknosa,” imbuhnya kepada NU Pasuruan, Kamis (5/10/2023).

Untuk itu, Tim PPK Ormawa bersama Dosen Pembimbing Lapang Endik Deni Nugroho memutuskan menggelar Pelatihan Benah Tanah dan Pembuatan Pupuk dan Pestisida Organik di Balai Desa Kandangan, Senin (11/9/2023).

“Usai sosialisasi dilakukan pendampingan. Alhamdulillah sosialisasi dihadiri para petani dari 3 kelompok tani di Desa Kandangan,” tandasnya.

Senada dengan itu, Narasumber Pelatihan Handik Hendratama menyatakan, kondisi tanah sangat kritis di Desa Kandangan disebabkan adanya pemberian pupuk berbahan kimia secara berkala dan terus menerus.

“Tanah di desa ini harus diperbaiki dengan cara pembuatan dan penggunaan pupuk organik ramah lingkungan. Dengan menggunakan bahan yang mudah didapat. Dari limbah pertanian,” kata Kepala Prodi (Kaprodi) Teknik Kimia UNU Pasuruan itu.

Sementara itu, Narasumber Pelatihan Kedua Reza Ardiansyah menjelaskan, cara pembuatan pestisida organik untuk mengatasi hama tanaman kentang. Yakni dengan membuat  larutan  dasar pestisida dari limbah batang Tembakau Virginia.

“Komposisinya 4  konsentrasi  yang berbeda  yaitu 100, 200, 300 dan 400 gram bahan  batang  tembakau  yang  telah  dicacah per liter air. Bahan perekat yang digunakan adalah detergen sebayak 1 sendok. Kemudian larutan yang diperoleh disimpan dalam botol aqua selama paling sedikit 1-2 malam sebelum digunakan,” imbuhnya.

Ia juga mengingatkan, optimalisasi penggunaan pestisida organik perlu memperhatikan jenis hama yang dihadapi. Beda hama beda bahan baku.

“Untuk hama Kubis bisa menggunakan Tanaman Daun Kersen atau Serai Wangi. Bisa juga pakai Daun Kecubung,” tutup Dosen Pendidikan Biologi UNU Pasuruan itu.

Atas upaya itu, Ketua Kelompok Tani 3 Desa Kandangan Rudy mengucapkan terima kasih. Menurutnya, materi pelatihan dapat menjadi modal utama petani dalam melakukan perbaikan dan perkembangan pertanian di desa.

Untuk diketahui, Untuk diketahui, berdasar Surat Keputusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek RI) Nomor 694/E/O/2023 tertanggal 28 Agustus 2023. Institut Teknologi & Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan resmi menjadi Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan.

Penulis: Fingko Ade Renata

Editor: Abi Alissa

  • Penulis: Makhfud Syawaludin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Download E-Buletin An-Nahdliyah Edisi 3 Tahun 2022

    Download E-Buletin An-Nahdliyah Edisi 3 Tahun 2022

    • calendar_month Rab, 29 Jun 2022
    • visibility 372
    • 3Komentar

    E-Buletin An-Nahdliyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan edisi 3 tahun 2022 mengambil tema “Pancasila, Mbah Hasyim Asyári dan Kiai Ahmad Shiddiq”. Daftar isi e-buletin edisi 3 tahun 2022: Rubrik Judul Penulis/Sumber Dawuh Kiai Pasuruan KH A Nawawi Abdul Djalil IG: ulama.nusantara Keislaman Hukum, Makna, dan Keutamaan Berkurban M Fajar Sodiq Dawuh Mazhab Empat […]

  • Konfercab IPNU Di Masa Pandemi, Bupati Pasuruan Himbau Kader Tetap Bersinergi dan Kreatif

    Konfercab IPNU Di Masa Pandemi, Bupati Pasuruan Himbau Kader Tetap Bersinergi dan Kreatif

    • calendar_month Sen, 16 Nov 2020
    • visibility 1.095
    • 0Komentar

    Ajang 2 (dua) tahunan, yaitu Konferensi Cabang (Konfercab) ke-18 Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Pasuruan digelar secara meriah dalam sehari penuh di Aula KH. A. JUFRI Graha PCNU Kabupaten Pasuruan. Minggu (15/11/2020). Pada kegiatan tersebut tidak hanya dihadiri oleh pengurus Anak Cabang (Ancab) dan ranting se-Kabupaten Pasuruan saja. Namun, kader IPNU dari berbagai daerah, […]

  • Anggota Banser Rejoso Korban Kecelakaan saat Bertugas dapat Santunan Lazisnu

    Anggota Banser Rejoso Korban Kecelakaan saat Bertugas dapat Santunan Lazisnu

    • calendar_month Rab, 19 Mei 2021
    • visibility 1.198
    • 0Komentar

    Rejoso, NU PasuruanPimpinan Cabang (PC) Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Pasuruan memberikan santunan kepada anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang mengalami kecelakaan ketika bertugas mengamankan jalan saat lebaran, Sabtu (15/5/2021). Ketua PC LAZISNU Kabupaten Pasuruan Muhammad Nawawi, segera bergerak ketika mengetahui kabar duka itu untuk segera memberikan santunan. “Alhamdulillah, senin […]

  • KH Imron Mutamakkin: Muktamar NU Jangan Terjebak pada Perebutan Kursi Ketua Umum

    KH Imron Mutamakkin: Muktamar NU Jangan Terjebak pada Perebutan Kursi Ketua Umum

    • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengingatkan agar Muktamar Nahdlatul Ulama tidak direduksi menjadi arena memilih ketua umum.  Pandangan tersebut disampaikan saat membuka Majelis Muhasabah di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Sabtu (1/8/2026). “Forum permusyawaratan tertinggi NU justru harus menjadi ruang untuk merumuskan arah organisasi,” ujarnya. Gus Ipong […]

  • Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan, Sosialisakan Pengolahan Sampah Organik dan Non Organik

    Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan, Sosialisakan Pengolahan Sampah Organik dan Non Organik

    • calendar_month Sel, 16 Jul 2024
    • visibility 920
    • 0Komentar

    Lekok, NU Pasuruan Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan menggelar sosialisai pengolahan sampah di Kecamatan Lekok, Kecamatan Gempol dan Kecamatan Kraton. Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan Dofir mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengubah sampah organik menjadi kompos, pupuk cair, dan maggot. “Kami melihat banyak sampah organik yang tidak di […]

  • PCNU Pasuruan Gelorakan Kepedulian Alam di Istighosah Jum’at Legi

    PCNU Pasuruan Gelorakan Kepedulian Alam di Istighosah Jum’at Legi

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • visibility 388
    • 0Komentar

    Lumbang, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Istighosah Jum’at Legi di Masjid Baiturrahmah, Desa Cukur Guling, Kecamatan Lumbang, pada Jum’at (5/12/2025). Dalam tausiyahnya, Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin menegaskan bahwa berbagai kerusakan alam, baik di darat maupun di laut, pada hakikatnya merupakan akibat dari ulah manusia sendiri. “Allah menimpakan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca