Breaking News
light_mode

Lahan Pertanian Kritis, Mahasiswa UNU Pasuruan Ajari Petani Bikin Pestisida dan Pupuk Organik

  • account_circle Makhfud Syawaludin
  • calendar_month Kam, 5 Okt 2023
  • visibility 877
  • comment 0 komentar

Tosari, NU Pasuruan

Menghadapi lahan kritis di Desa Kandangan, Mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Biologi Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan memberi peningkatan kapasitas petani dalam pembenahan kualitas tanah melalui pembuatan pupuk organik.

Kegiatan itu sebagai bagian dari pelaksanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Tahun 2023 di Desa Kandangan, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan.

Koordinator Program Novita Safitri menyatakan, kondisi tanah kritis menjadi salah satu penyebab yang menghambat perkembangan pertanian di Desa Kandangan.

“Dalam riset kami, Ph tanah mencapai 6,9 dan Fosfatnya lebih dari 0,006. Sedangkan untuk hama yang kami temukan diladang berupa Nematoda, Ulat, Lalat Buah, dan Antraknosa,” imbuhnya kepada NU Pasuruan, Kamis (5/10/2023).

Untuk itu, Tim PPK Ormawa bersama Dosen Pembimbing Lapang Endik Deni Nugroho memutuskan menggelar Pelatihan Benah Tanah dan Pembuatan Pupuk dan Pestisida Organik di Balai Desa Kandangan, Senin (11/9/2023).

“Usai sosialisasi dilakukan pendampingan. Alhamdulillah sosialisasi dihadiri para petani dari 3 kelompok tani di Desa Kandangan,” tandasnya.

Senada dengan itu, Narasumber Pelatihan Handik Hendratama menyatakan, kondisi tanah sangat kritis di Desa Kandangan disebabkan adanya pemberian pupuk berbahan kimia secara berkala dan terus menerus.

“Tanah di desa ini harus diperbaiki dengan cara pembuatan dan penggunaan pupuk organik ramah lingkungan. Dengan menggunakan bahan yang mudah didapat. Dari limbah pertanian,” kata Kepala Prodi (Kaprodi) Teknik Kimia UNU Pasuruan itu.

Sementara itu, Narasumber Pelatihan Kedua Reza Ardiansyah menjelaskan, cara pembuatan pestisida organik untuk mengatasi hama tanaman kentang. Yakni dengan membuat  larutan  dasar pestisida dari limbah batang Tembakau Virginia.

“Komposisinya 4  konsentrasi  yang berbeda  yaitu 100, 200, 300 dan 400 gram bahan  batang  tembakau  yang  telah  dicacah per liter air. Bahan perekat yang digunakan adalah detergen sebayak 1 sendok. Kemudian larutan yang diperoleh disimpan dalam botol aqua selama paling sedikit 1-2 malam sebelum digunakan,” imbuhnya.

Ia juga mengingatkan, optimalisasi penggunaan pestisida organik perlu memperhatikan jenis hama yang dihadapi. Beda hama beda bahan baku.

“Untuk hama Kubis bisa menggunakan Tanaman Daun Kersen atau Serai Wangi. Bisa juga pakai Daun Kecubung,” tutup Dosen Pendidikan Biologi UNU Pasuruan itu.

Atas upaya itu, Ketua Kelompok Tani 3 Desa Kandangan Rudy mengucapkan terima kasih. Menurutnya, materi pelatihan dapat menjadi modal utama petani dalam melakukan perbaikan dan perkembangan pertanian di desa.

Untuk diketahui, Untuk diketahui, berdasar Surat Keputusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek RI) Nomor 694/E/O/2023 tertanggal 28 Agustus 2023. Institut Teknologi & Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan resmi menjadi Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan.

Penulis: Fingko Ade Renata

Editor: Abi Alissa

  • Penulis: Makhfud Syawaludin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LTM NU Pasuruan Beri Bekal Takmir Tentang Tradisi Kurban di Masjid

    • calendar_month Jum, 2 Agu 2019
    • visibility 826
    • 0Komentar

    Lembaga Takmir Masjid (LTM) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan gelar Halaqoh Diniyah dengan tema “Menata Pelaksanaan Penyembelihan Hewan Kurban di Masjid Secara Fiqih” bertempat di Aula Gedung Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Kamis (1/08/2019). Adapun pembicaranya adalah KH. Muhib Aman Aly, katib syuriyah PCNU Kabupaten Pasuruan dan KH. Sya’roni dari MUI Kabupaten Pasuruan. Menurut […]

  • Ada Dua Hukum Fikih untuk Bagi Hasil Ternak Kambing, Ketika…

    Ada Dua Hukum Fikih untuk Bagi Hasil Ternak Kambing, Ketika…

    • calendar_month Sab, 13 Mar 2021
    • visibility 3.900
    • 0Komentar

    Berikut hasil bahtsul masail Lembaga Bahtsul Masail (LBM) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Wonorejo Periode 2019-2024, yang disepakati pada hari Ahad, 20/11/2020. Adapun Tim Perumus meliputi KH. Sobih Asrory, KH. Ma’mun Munir, dan KH. Abdul Halim. Sedangkan Mushohih meliputi KH. Muhibbul Aman Aly dan KH. Nur Hasan. Deskripsi masalah Pak Qomar membeli 2 […]

  • Cegah Banjir, Banser, Santri & Warga Kecamatan Winongan Bersihkan Sungai

    Cegah Banjir, Banser, Santri & Warga Kecamatan Winongan Bersihkan Sungai

    • calendar_month Jum, 19 Mar 2021
    • visibility 928
    • 0Komentar

    Winongan, NU Kabupaten PasuruanAntisipasi sungai meluap, Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kecamatan Winongan bersama warga dan santri Pondok Pesantren Ar-Roudloh Desa Tambak Rejo Kecamatan Pasrepan membersihkan sungai utama yang berada di wilayahnya. Kegiatan dimulai pukul tujuh pagi hingga empat sore dan diikuti lebih dari 100 orang. “Kegiatan bersih-bersih sungai ini untuk meminimalisir […]

  • Ulas Sumber Daya Strategis di SMK Se Jatim, Wakil Rektor UNU Pasuruan Raih Gelar Doktor

    Ulas Sumber Daya Strategis di SMK Se Jatim, Wakil Rektor UNU Pasuruan Raih Gelar Doktor

    • calendar_month Sel, 14 Mei 2024
    • visibility 1.030
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Wakil Rektor 3 Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan Amidatus Sholihat Jamil berhasil menyelesaikan gelar doktor di Universitas Negeri Malang (UM). Dirinya mengikuti Prosesi Wisuda UM ke-124 di Graha Cakrawala, kompleks kampus setempat, Sabtu (11/05/2024). “Alhamdulillah. 4 tahun kuliah S3 sambil hamil, melahirkan dan menyusui anak,” ujarnya kepada NU Pasuruan, Selasa (14/05/2024). Mantan […]

  • Meriahnya Peringatan Hari Santri 2024 MWCNU Sukorejo

    Meriahnya Peringatan Hari Santri 2024 MWCNU Sukorejo

    • calendar_month Rab, 23 Okt 2024
    • visibility 1.200
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sukorejo menggelar peringatan Hari Santri 2024 di Halaman Perkantoran MWCNU Sukorejo, Senin-Selasa (21-22/10/2024). Ketua MWCNU Sukoejo H. Anjumil Azhari Ubaidillah mengatakan, seorang santri harus memperbaiki kualitas agar mampu meneruskan tongkat estafet para masyayikh yang berjuang dalam resolusi jihad. “Tugas kita sekarang tidak memanggul bambu runcing, tetapi […]

  • KH Abdul Ghofur Cholil: Teguh pada Syariat, Teliti Administrasi

    KH Abdul Ghofur Cholil: Teguh pada Syariat, Teliti Administrasi

    • calendar_month Jum, 11 Sep 2026
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan  Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengenang  KH Abdul Ghofur Cholil sebagai sosok yang sangat teguh dalam memegang hukum, baik dalam persoalan syariat maupun tertib administrasi organisasi. “Beliau Rais Syuriah PCNU Kabupaten Pasuruan tahun 1980- 2001,” ujarnya saat menghadiri Haul KH Abdul Ghofur ke 26 di Kota […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca