Breaking News
light_mode

Lestarikan Tradisi Seni Shalawat Khas Indonesia, PCNU Kab. Pasuruan Gelar Hadrah Ishari Kolosal

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Rab, 11 Mar 2020
  • visibility 685
  • comment 0 komentar

Momentum Harlah NU Ke-97, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan kebudayaan, khususnya tradisi seni shalawat Ishari, yakni kegiatan Tahlil Akbar & Hadrah Ishari Kolosal, Selasa malam Rabu, 10 Maret 2020. Selain kegiatan tersebut, sebelumnya PCNU melaksanakan kegiatan Ziarah Muassis NU (5/3) dan Gerak Jalan NU Tempoe Doloe (8/3). Informasi lebih lanjut, lihat https://www.nupasuruan.or.id/2020/03/05/rangkaian-acara-harlah-nu-ke-97-pcnu-kabupaten-pasuruan/.

Menurut H. M. Nasih Nashor, selaku ketua Panitia Harlah NU Ke-97 PCNU Kabupaten Pasuruan, khusus dalam momentum Harlah NU, Hadrah Ishari Kolasal akan dibagi menjadi tiga muhud (sesi), yakni Muhud ibtida’ bisyahri dan Muhud Badat Lana, masing-masing akan diikuti oleh 2000 perodad ISHARI.Puncaknya adalah Muhud Maqam atau Mahallul Qiyam yang akan diikuti 5000 an perodad secara bersamaan dengan menyajikan konfigurasi gerak, lagu, dan tepuk tangan yang indah dan menggetarkan hati.

Lebih lanjut, KH. Imron Mutamakkin, ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, mangajak kepada para peserta dan undangan untuk mensukseskan Gerakan KOIN NU untuk MUKTAMAR NU.

“Koin bukan berarti uang 500 rupiah tetapi koin adalah kotak infak untuk sukses muktamar maka yang dimasukkannya jangan uang receh tetapi puluhan ribu bahkan ratusan ribu. Hal itu sebagai bentuk partisipasi kita untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan muktamar NU yang akan datang di Lampung,” pungkasnya saat memberikan sambutan dalam pembukaan kegiatan Hadrah Ishari Kolasal tersebut yang bertempat di halaman Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan.

Sedangkan KH. A. Mujib Imron, Wakil Bupati Pasuruan, memberikan penguatan betapa pentingnya wawasan kebangsaan bagi semua elemen masyarakat untuk menjaga keutuhan NKRI. Ia juga bercerita tentang tujuh kata dalam kalimat sila pertama Pancasila yang dihapus, sehingga menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa, sehingga NKRI tetap utuh hingga saat ini.

Untuk pembacaan Tahlil dipimpin oleh KH. Muzakki Birrul Alim selaku Rois Syuriyah PCNU Kabupaten Pasuruan dan Doa oleh KH. Fuad Nurhasan Sidogiri. Adapun peserta yang hadir, meliputi jajaran Rois dan Tanfidziyah PCNU, Forkompimda (Wakil Bupati Pasuruan, Pimpinan Polres, Kodim, Kejaksaan, Kemenag) serta seluruh MWCNU, Ranting, Banom dan Lembaga NU, serta masyarakat umum.

Kontibutor: Akhmad Farid

Editor: Makhfud Syawaludin

Galeri Tahlil Akbar & Hadrah Ishari Kolosal:

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muslimat dan Fatayat NU Rejoso Adakan Pengajian Kitab Kifayatul Akhyar Selama Ramadhan

    Muslimat dan Fatayat NU Rejoso Adakan Pengajian Kitab Kifayatul Akhyar Selama Ramadhan

    • calendar_month Sen, 24 Mar 2025
    • visibility 1.224
    • 0Komentar

    Rejoso, NU Pasuruan Muslimat dan Fatayat NU Rejoso menggelar pengajian kitab Kifayatul Akhyar di kantor MWCNU Kecamatan Rejoso. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang menghadirkan pemateri dan tema yang berbeda setiap tahunnya. Ketua Fatayat NU Rejoso, Hj. Dewi Alfiah, menjelaskan bahwa pengajian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman keagamaan serta melestarikan tradisi pesantren di lingkungan Banom […]

  • Sowan NU Pasuruan, Kapolres Diminta Serius Memberantas Narkoba

    Sowan NU Pasuruan, Kapolres Diminta Serius Memberantas Narkoba

    • calendar_month Jum, 26 Mei 2023
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan meminta Kepolisian Resor (Polres) Kota Pasuruan secara serius dalam mencegah dan memberantas narkoba. NU Pasuruan juga siap bersinergi. Hal itu ditegaskan saat menerima kunjungan Kepala Polres (Kapolres) Pasuruan Kota di Ruang Tanfidziyah Lantai 2, Graha NU Kabupaten Pasuruan, Jl. Raya Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek. Selasa (23/05/2023). Wakil […]

  • Melalui Istighosah Jum’at Legi,  Gus Nawawi Ajak Wujudkan Digdaya NU

    Melalui Istighosah Jum’at Legi, Gus Nawawi Ajak Wujudkan Digdaya NU

    • calendar_month Sab, 4 Jul 2026
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar rutinan Istighosah Jum’at Legi di Masjid Al Mukhlisin, Kecamatan Sukorejo, Jumat (03/07/2026). Kegiatan yang menjadi agenda rutin bulanan itu dihadiri jajaran pengurus PCNU, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), badan otonom, serta ratusan warga Nahdliyin. Dalam sambutannya, Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, Gus M. […]

  • Peduli Pendidikan Santri Dhuafa Berprestasi, Lazisnu Kab. Pasuruan Punya Beasiswa Sabila

    Peduli Pendidikan Santri Dhuafa Berprestasi, Lazisnu Kab. Pasuruan Punya Beasiswa Sabila

    • calendar_month Rab, 16 Des 2020
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Lembaga Amil Zakat Infak Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Kabupaten Pasuruan memiliki Program Khusus kaitannya dengan Pendidikan. Yakni, Program Beasiswa Sabila (Santri Binaan Lazisnu). Program NU peduli pendidikan tersebut masih diprioritaskan bagi para santri dhuafa yang berprestasi dan sedang menempuh pendidikan di lembaga pendidikan dalam Pondok Pesantren. Selain itu, Beasiswa Sabila ini merupakan bagian dari sinergitas […]

  • Begini Cara Melawan Bahaya Konsumerisme Ala Gus Syarif

    Begini Cara Melawan Bahaya Konsumerisme Ala Gus Syarif

    • calendar_month Kam, 6 Mar 2025
    • visibility 1.494
    • 1Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Wakil Sekretaris Pengurus Cabang (PC) Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pasuruan Gus Syarif Hidayatullah menerangkan metode agar tidak terjerumus kepada perilaku konsumerisme. Yakni kebiasaan seseorang dalam membeli sesuatu yang bertujuan untuk mencapai kepuasan dan status sosial. Bukan untuk tujuan memenuhi kebutuhan. “Kita sekarang berada di era yang mana gaya hidup menjadi tujuan […]

  • Cabang Pasuruan: Generasi Awal Kepengurusan NU di Daerah

    Cabang Pasuruan: Generasi Awal Kepengurusan NU di Daerah

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • visibility 1.201
    • 0Komentar

    Mungkin tak banyak yang tahu, jika awal mula berdirinya Nahdlatul Ulama, tak serta merta langsung mendirikan kepengurusan Cabang di berbagai daerah. Meski pada proses pendiriannya dihadiri oleh segenap ulama dari Jawa-Madura, akan tetapi butuh waktu dua tahun bagi Hadratusysyekh KH. Hasyim Asy’ari, Rais Akbar NU, untuk merestui berdirinya Cabang NU di berbagai daerah. Sebagaimana dikabarkan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca