Breaking News
light_mode

LPPNU Pasuruan Panen Udang Vanamei  Siap Ekspor Luar Negeri

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 17 Okt 2023
  • visibility 852
  • comment 0 komentar

Kraton, NU Pasuruan

Imbas dari kemarau panjang maupun iklim yang kurang mendukung menyebabkan banyak petani yang sulit mendapatkan pemasukan namun hal ini tidak dirasakan oleh para petani udang. Dimusim panas kali ini mereka berhasil memanen udang vanamei 27 kwintal hasilnya banyak pengepul yang sudah menunggu hasil panen udang tersebut.

Siapa sangka peteni udang venamei organik merupakan binaan dari Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU)  Kabupaten Pasuruan

“Hasil panen udang vanamie organik akan di ekspor ke Jepang dan Amerika melalui jaringan yang sudah di miliki LPPNU Kabupaten Pasuruan,” ujar Samsul Ma’arif selaku ketua LPPNU Kabupaten Pasuruan kepada NU Pasuruan, Ahad (15/10/2023).

Lebih lanjut dirinya mengatakan, panen udang venamei dilakukan selama dua – tiga bulan sekali. Pertama udang yang berumur  60 hari dan kedua udang yang berumur 90 hari.

“Berdasarkan analisis kami waktu budidaya udang venamei adalah 90-100 hari,” imbuh pengurus ISNU Kabupaten Pasuruan tersebut.

Sementara Muhammad Lutfi  penanggung jawab udang venamei tersebut mengatakan, panen udang yang dilakukan bukan panen total melainkan persial dan hasilnya 1,5 kwintal perpetaknya.

“Luas satu kolam  20 x 20 m /400m² total yang aktif ada 18,”ujarnya.

Menurutnya masa panen udang vanamie ada tiga tahap  parsial 1 umur 60 hari sedangkan parsial 2 umur 75 hari

dan panen total umur 90-100 hari.

“Panen hari ini adalah itu parsial 1  per kolamnya 1,5 kwintal total ada 18 kolam yang kami panen jadi total 27 kwintal,” ujarnya.

Sementara Wakil Sekertaris LPPNU Faris Hidayat mengatakan kelebihan udang venamei adalah udang dapat dikonsumsi oleh penderita alergi udang.

“Pakan udang venamei yang kami berikan bukan pakan sebagai mana yang ada dipabrik karena pakan udang akan mempengaruhi daging udang,” ujarnya

Apapun ukuran udang venamei lebih besar dua kali lipat dari pada udang pada umumnya karena pakan yang kami berikan adalah pakan organik bukan pakan pabrikan.

“Udang venamei milik kami merupakan jenis udang organik yang bisa dikonsumsi oleh siapa saja,”imbuhnya.

Tak hanya itu udang venamei jenis organik rasanya berbeda dengan udang pada umumnya diantaranya tidak menyebabkan gatal gatal pada kulit karena kandunganya tidak terdapat bahan kimia.

“Tidak perlu cemas ketika mengkonsumsi udang venamei jenis ini,” tutupnya.

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rangkaian Kegiatan Peringatan Harlah NU ke-96 PCNU Kabupaten Pasuruan

    • calendar_month Ming, 10 Mar 2019
    • visibility 527
    • 0Komentar

    Rangkaian Kegiatan Peringatan Harlah NU ke-96 Tahun 2019 PCNU Kabupaten Pasuruan   1. Nama Kegiatan: Penyuluhan Kesehatan bagi Komunitas Pesantren. Pelaksanaan: a. 9 Maret 2019 di Ponpes Darul Ulum Sumur Nguling. b. 24 Maret 2019 di Ponpes Darun Nur Pohjentrek. Pelaksana: LKNU. 2. Nama Kegiatan: Pengobatan Massal. Pelaksanaan: 22 Maret 2019 di Masjid Ketegan Rejoso. […]

  • NU Pasuruan Gelar Refleksi Hari Santri, Kenang Perjuangan Ulama dan Pejuang Hizbullah

    NU Pasuruan Gelar Refleksi Hari Santri, Kenang Perjuangan Ulama dan Pejuang Hizbullah

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • visibility 457
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan dan Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Refleksi Hari Santri Nasional 2025 di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Kabupaten Pasuruan, Kamis (23/10/2025). Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, Gus Abdullah Nasih Nashor, dalam sambutannya menjelaskan bahwa penetapan Hari Santri oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2015 merupakan bentuk […]

  • Ansor Ponjentrek Santuni 200 Duafa dan Janda

    Ansor Ponjentrek Santuni 200 Duafa dan Janda

    • calendar_month Sen, 10 Mei 2021
    • visibility 1.004
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Pohjentrek menyalurkan sedekah kepada 200 Duafa dan Janda di Masjid Nduyo Desa Sukorejo Kecamatan Pohjentrek Kabupaten Pasuruan, Sabtu (8/5/2021). Kegiatan yang bertepatan dengan malam 27 Ramadlan itu menjadi puncak kegiatan rutin Khotmil Qur’an setiap malam minggu yang dilaksanakan secara bergilir di beberapa Masjid wilayah Pohjentrek. […]

  • Peduli Kesehatan, Rijalul Ansor Pasuruan Gelar Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan

    • calendar_month Sel, 7 Agu 2018
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Pengurus Rijalul Ansor Kabupaten Pasuruan, gelar Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan dalam rangkaian kegiatan Rutin Hotmil Qur’an bertempat di Kantor Koperasi Sahabat Maslahat Kejayan, Senin (6/8/2018) Menurut Muhamad Farid Sauqi, Rijalul Ansor tidak hanya menjadi tempat kader untuk melestarikan dan mengaplikasikan ajaran Ahlussunnah An-Nahdliyah, seperti Hotmil Qur’an, Sholawatan dan Istighosah. Dalam kegiatan kali ini diadakan pula sosialisasi […]

  • Wujudkan Koherensi Jenjang Kaderisasi Banom, NU Pasuruan Gelar ToT

    Wujudkan Koherensi Jenjang Kaderisasi Banom, NU Pasuruan Gelar ToT

    • calendar_month Sen, 28 Agu 2023
    • visibility 1.239
    • 1Komentar

    Purwosari, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan berkomitmen untuk membangun koherensi jenjang kaderisasi dari Badan Otonom (Banom). Hal itu dibuktikan dengan digelar Training of Trainer (ToT) Aswaja dan Ke-NU-an di di Arjuno Agro Technopark, Dusun Kucur, Desa Sumberrejo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Jumat -Ahad (25-27/08/2023). “Materi Aswaja dan Ke-NU-an dari IPNU, IPPNU, GP […]

  • Kisah Hebat Imam Bukhari Lepas dari Fitnah ‘Seribu Dinar’

    Kisah Hebat Imam Bukhari Lepas dari Fitnah ‘Seribu Dinar’

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2017
    • visibility 1.879
    • 4Komentar

    “Sebelum menyimak kisah ini, ada baiknya kita hitung dulu berapa banyak 1000 dinar itu. Kalau 1 dinar setara dengan 4,25 gram emas murni, maka, 1000 dinar berarti 4.250 gram atau 4.25 kg. Jika 1 gram emas murni seharga Rp500.000, maka, seribu dinar senilai Rp2,125 miliar. Angka yang tidak kecil.” Oleh: Aboe Khidir SEKARANG, mari kita […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca