Breaking News
light_mode

LPPNU Pasuruan Panen Udang Vanamei  Siap Ekspor Luar Negeri

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 17 Okt 2023
  • visibility 765
  • comment 0 komentar

Kraton, NU Pasuruan

Imbas dari kemarau panjang maupun iklim yang kurang mendukung menyebabkan banyak petani yang sulit mendapatkan pemasukan namun hal ini tidak dirasakan oleh para petani udang. Dimusim panas kali ini mereka berhasil memanen udang vanamei 27 kwintal hasilnya banyak pengepul yang sudah menunggu hasil panen udang tersebut.

Siapa sangka peteni udang venamei organik merupakan binaan dari Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU)  Kabupaten Pasuruan

“Hasil panen udang vanamie organik akan di ekspor ke Jepang dan Amerika melalui jaringan yang sudah di miliki LPPNU Kabupaten Pasuruan,” ujar Samsul Ma’arif selaku ketua LPPNU Kabupaten Pasuruan kepada NU Pasuruan, Ahad (15/10/2023).

Lebih lanjut dirinya mengatakan, panen udang venamei dilakukan selama dua – tiga bulan sekali. Pertama udang yang berumur  60 hari dan kedua udang yang berumur 90 hari.

“Berdasarkan analisis kami waktu budidaya udang venamei adalah 90-100 hari,” imbuh pengurus ISNU Kabupaten Pasuruan tersebut.

Sementara Muhammad Lutfi  penanggung jawab udang venamei tersebut mengatakan, panen udang yang dilakukan bukan panen total melainkan persial dan hasilnya 1,5 kwintal perpetaknya.

“Luas satu kolam  20 x 20 m /400m² total yang aktif ada 18,”ujarnya.

Menurutnya masa panen udang vanamie ada tiga tahap  parsial 1 umur 60 hari sedangkan parsial 2 umur 75 hari

dan panen total umur 90-100 hari.

“Panen hari ini adalah itu parsial 1  per kolamnya 1,5 kwintal total ada 18 kolam yang kami panen jadi total 27 kwintal,” ujarnya.

Sementara Wakil Sekertaris LPPNU Faris Hidayat mengatakan kelebihan udang venamei adalah udang dapat dikonsumsi oleh penderita alergi udang.

“Pakan udang venamei yang kami berikan bukan pakan sebagai mana yang ada dipabrik karena pakan udang akan mempengaruhi daging udang,” ujarnya

Apapun ukuran udang venamei lebih besar dua kali lipat dari pada udang pada umumnya karena pakan yang kami berikan adalah pakan organik bukan pakan pabrikan.

“Udang venamei milik kami merupakan jenis udang organik yang bisa dikonsumsi oleh siapa saja,”imbuhnya.

Tak hanya itu udang venamei jenis organik rasanya berbeda dengan udang pada umumnya diantaranya tidak menyebabkan gatal gatal pada kulit karena kandunganya tidak terdapat bahan kimia.

“Tidak perlu cemas ketika mengkonsumsi udang venamei jenis ini,” tutupnya.

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terpilih sebagai Ketua, Nur Ali Farchan Usung IPNU Wajah Baru

    Terpilih sebagai Ketua, Nur Ali Farchan Usung IPNU Wajah Baru

    • calendar_month Sel, 29 Nov 2022
    • visibility 595
    • 0Komentar

    Pasuruan, NU PasuruanNur Ali Farchan, Ketua terpilih Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Pasuruan periode 2022-2024 memfokuskan perubahan dan inovasi dalam visi misi kepemimpinannya. “Dua fokus tersebut kami rangkum dalam satu grand desain ‘IPNU Wajah Baru’. Jadi, pembaharuan tersebut tidak terbatas hanya pada kepengurusannya, tetapi juga dalam beberapa bidang, khususnya digital,” jelasnya […]

  • Pabrik Miras dan Penjelasan Fatwa Mbah KH. Ahmad Djufri

    Pabrik Miras dan Penjelasan Fatwa Mbah KH. Ahmad Djufri

    • calendar_month Jum, 12 Mar 2021
    • visibility 1.018
    • 0Komentar

    Perbincangan tentang pendirian dan/atau investasi terhadap Pabrik Minuman Keras (Miras) yang beberapa hari ramai dibicarakan, jauh sebelumnya, KH. Ahmad Djufri, Rais Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten tahun 1965 hingga 1974, yang saat itu masih menjabat sebagai Rais Syuriyah, telah melarang masuknya pabrik miras di Pasuruan. Hal itu Beliau lakukan karena tidak ingin bahaya […]

  • Meriahkan Tradisi Tahun Baru Islam, TPQ Al-Karamah Nguling Gelar Pengajian Umum

    • calendar_month Sen, 17 Sep 2018
    • visibility 1.010
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1440 Hijriyah dan Khotmil Qur’an yang kedua, lembaga Taman Pendidikan al-Qur’an Al- Kharomah selenggarakan Pengajian Umum, Sabtu, (15/9) desa Sedarum kecamatan Nguling. Kegiatan tersebut, dihadiri oleh KH. Musthofa Hasan Azkiya dari Probolinggo, KH. Nahdhor Sanai dari Pasuruan, dan Habib Ahmad bin Abu Bakar al-Muhdlor dari Probolinggo. Dalam ceramahnya, KH. […]

  • Dipercaya Pemda, NU Pasuruan Kirim Pemateri Pesantren Ramadhan di SDN Hingga SMAN

    Dipercaya Pemda, NU Pasuruan Kirim Pemateri Pesantren Ramadhan di SDN Hingga SMAN

    • calendar_month Ming, 10 Mar 2024
    • visibility 436
    • 0Komentar

    Bangil, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan kembali dipercaya Dinas Pendidikan setempat untuk membekali Sekolah Dasar Negeri (SDN) dalam penyelenggaran Pesantren Ramadhan 1445 Hijriah/2024 Masehi. Kegiatan Pembekalan Pemateri Pesantren Ramadhan dipusatkan di Gedung Pertemuan Lantai 2 Dinas Pendidikan, Kompleks Perkantoran Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pasuruan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan, Jalan Raya […]

  • PAC IPNU-IPPNU Winongan Gelar 3 Matra di MA Ma’arif An-Nur

    PAC IPNU-IPPNU Winongan Gelar 3 Matra di MA Ma’arif An-Nur

    • calendar_month Sen, 20 Jul 2026
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Winongan, NU Pasuruan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Winongan bersinergi dengan Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) serta Gugus Depan Pramuka MA Ma’arif An-Nur Winongan menyelenggarakan kegiatan 3 Matra pada Jum’at – Ahad (18–20/07/2026). Kegiatan yang menggabungkan Masa Ta’aruf Madrasah (Matamuda), Masa Kesetiaan Anggota (Makesta), […]

  • Tidurnya Orang Berpuasa adalah Ibadah, Ah Masak?

    Tidurnya Orang Berpuasa adalah Ibadah, Ah Masak?

    • calendar_month Rab, 21 Apr 2021
    • visibility 609
    • 1Komentar

    Kadang kita keliru dalam memaknai kebiasaan yang sering melanda umat ini ketika menjalankan ibadah puasa. Misalnya begadang hingga larut malam. Lalu tidur panjang di siang hari. Mereka lebih senang menghabiskan jam-jam produktifnya untuk tidur siang yang panjang. Seolah hal ini menjadi legalitas ketika menjalankan ibadah puasa. Memang benar Nabi sering qailulah, yaitu tidur siang sejenak. […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca