Breaking News
light_mode

LPPNU Pasuruan Panen Udang Vanamei  Siap Ekspor Luar Negeri

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 17 Okt 2023
  • visibility 755
  • comment 0 komentar

Kraton, NU Pasuruan

Imbas dari kemarau panjang maupun iklim yang kurang mendukung menyebabkan banyak petani yang sulit mendapatkan pemasukan namun hal ini tidak dirasakan oleh para petani udang. Dimusim panas kali ini mereka berhasil memanen udang vanamei 27 kwintal hasilnya banyak pengepul yang sudah menunggu hasil panen udang tersebut.

Siapa sangka peteni udang venamei organik merupakan binaan dari Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU)  Kabupaten Pasuruan

“Hasil panen udang vanamie organik akan di ekspor ke Jepang dan Amerika melalui jaringan yang sudah di miliki LPPNU Kabupaten Pasuruan,” ujar Samsul Ma’arif selaku ketua LPPNU Kabupaten Pasuruan kepada NU Pasuruan, Ahad (15/10/2023).

Lebih lanjut dirinya mengatakan, panen udang venamei dilakukan selama dua – tiga bulan sekali. Pertama udang yang berumur  60 hari dan kedua udang yang berumur 90 hari.

“Berdasarkan analisis kami waktu budidaya udang venamei adalah 90-100 hari,” imbuh pengurus ISNU Kabupaten Pasuruan tersebut.

Sementara Muhammad Lutfi  penanggung jawab udang venamei tersebut mengatakan, panen udang yang dilakukan bukan panen total melainkan persial dan hasilnya 1,5 kwintal perpetaknya.

“Luas satu kolam  20 x 20 m /400m² total yang aktif ada 18,”ujarnya.

Menurutnya masa panen udang vanamie ada tiga tahap  parsial 1 umur 60 hari sedangkan parsial 2 umur 75 hari

dan panen total umur 90-100 hari.

“Panen hari ini adalah itu parsial 1  per kolamnya 1,5 kwintal total ada 18 kolam yang kami panen jadi total 27 kwintal,” ujarnya.

Sementara Wakil Sekertaris LPPNU Faris Hidayat mengatakan kelebihan udang venamei adalah udang dapat dikonsumsi oleh penderita alergi udang.

“Pakan udang venamei yang kami berikan bukan pakan sebagai mana yang ada dipabrik karena pakan udang akan mempengaruhi daging udang,” ujarnya

Apapun ukuran udang venamei lebih besar dua kali lipat dari pada udang pada umumnya karena pakan yang kami berikan adalah pakan organik bukan pakan pabrikan.

“Udang venamei milik kami merupakan jenis udang organik yang bisa dikonsumsi oleh siapa saja,”imbuhnya.

Tak hanya itu udang venamei jenis organik rasanya berbeda dengan udang pada umumnya diantaranya tidak menyebabkan gatal gatal pada kulit karena kandunganya tidak terdapat bahan kimia.

“Tidak perlu cemas ketika mengkonsumsi udang venamei jenis ini,” tutupnya.

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU Peduli Pasuruan Distribusikan Ribuan Nasi Bungkus Kepada Warga Terdampak Banjir

    NU Peduli Pasuruan Distribusikan Ribuan Nasi Bungkus Kepada Warga Terdampak Banjir

    • calendar_month Ming, 2 Feb 2025
    • visibility 840
    • 0Komentar

    Rejoso, NU Pasuruan NU Peduli Kabupaten Pasuruan relawan bagikan ribuan nasi bungkus kepada warga yang terdampak banjir, Jum’at (31/01/2024). Kordinator NU Peduli Kabupaten Pasuruan M Nawawi mengatakan bahawasannya dari hasil assesmen yang di dapatkan masih ada beberapa desa di Kecamatan Rejoso yang tergenang banjir hingga satu meter. “Dari data yang diperoleh sekitar 600 Kepala Keluarga […]

  • Sukses, MWC NU Purwosari Gelar Safari Ramadhan di Ponpes Al-Inayah

    • calendar_month Sen, 4 Jun 2018
    • visibility 891
    • 1Komentar

    Safari Ramadhan ke-9 Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Purwosari, sukses di gelar di Pondok Pesantren Al-Inayah Desa Kemantren Kecamatan Purwosari, kemarin malam (4/6/2018).

  • Di Akhir Ramadhan, Lesbumi NU Pasuruan Menetapkan 2 Program Prioritas

    Di Akhir Ramadhan, Lesbumi NU Pasuruan Menetapkan 2 Program Prioritas

    • calendar_month Sab, 6 Apr 2024
    • visibility 890
    • 0Komentar

    Kejayan, NU PasuruanPengurus Cabang (PC) Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia Nahdlatul Ulama (Lesbumi NU) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Koordinasi dan Buka Bersama (Bukber) di Rumah Makan Marinda, Kecamatan Kejayan, Rabu (03/04/2024). Ketua PC Lesbumi Kabupaten Pasuruan Gus Yazid Tamim menjelaskan, tujuan kegiatan untuk membahas, menetapkan, dan persiapan program-program prioritas yang akan dilaksanakan pada tahun 2024. […]

  • Terwujudnya Mimpi 25 Tahun Silam Miliki Graha Pergerakan, Kader & Alumni PMII Pasuruan Gelar Tasyakuran

    Terwujudnya Mimpi 25 Tahun Silam Miliki Graha Pergerakan, Kader & Alumni PMII Pasuruan Gelar Tasyakuran

    • calendar_month Sen, 30 Mei 2022
    • visibility 1.162
    • 0Komentar

    Rembang, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) bersama Ikatan Alumni PMII (IKA-PMII) Pasuruan menggelar Halal Bihalal dan Tasyakuran untuk menempati Graha Pergerakan PMII Pasuruan, Dusun Pekebo, Desa Oro-oro Ombo Kulon, Kecamatan Rembang, Jum’at (17/05/2022). “Alhamdulillah. Acara bisa terlaksana dengan lancar dan dihadiri ratusan alumni dan kader PMII se- Pasuruan Raya. Acara […]

  • KKN di Pesantren, Ini Cerita Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan

    KKN di Pesantren, Ini Cerita Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan

    • calendar_month Ming, 24 Sep 2023
    • visibility 969
    • 0Komentar

    Rembang, NU PasuruanKuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi antara Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan dengan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan juga berlokasi di Pondok Pesantren (Ponpes). Yakni di Ponpes Al Ikhlas Kecamatan Rembang, Ponpes Miftahul Ulum Kecamatan Gondangwetan, dan Ponpes Bayt al Hikmah Kota Pasuruan. Perwakilan Kelompok 23 di Ponpes Al-Ikhlas Nur Aida Fitriana […]

  • Ilustrasi. Sumber: wellytania22blogspot.com

    Wak Abah – Puisi Gus Haidar Hafeez

    • calendar_month Kam, 25 Mar 2021
    • visibility 722
    • 0Komentar

    WAK ABAH Karya Haidar Hafeez Masih seperti tadi siang, cerita itu aku simak.Dia bercerita saat aku kelas satu tsanawiyahBila dia sebenarnya Hizbullah.Milisi separatis versi Belanda Tidak akon-akon, tetapi dia katakan dengan bukti punggung terkilir.Dengan sisa luka memar yang terlihat menjelang wafat.Dia patah tulang pahaBekas aniaya Belanda saat dia pasukan Hizbullah TidakDia tidak ngibul.Dia Ma’shum sang […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca