Breaking News
light_mode

LPPNU Pasuruan Panen Udang Vanamei  Siap Ekspor Luar Negeri

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 17 Okt 2023
  • visibility 739
  • comment 0 komentar

Kraton, NU Pasuruan

Imbas dari kemarau panjang maupun iklim yang kurang mendukung menyebabkan banyak petani yang sulit mendapatkan pemasukan namun hal ini tidak dirasakan oleh para petani udang. Dimusim panas kali ini mereka berhasil memanen udang vanamei 27 kwintal hasilnya banyak pengepul yang sudah menunggu hasil panen udang tersebut.

Siapa sangka peteni udang venamei organik merupakan binaan dari Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU)  Kabupaten Pasuruan

“Hasil panen udang vanamie organik akan di ekspor ke Jepang dan Amerika melalui jaringan yang sudah di miliki LPPNU Kabupaten Pasuruan,” ujar Samsul Ma’arif selaku ketua LPPNU Kabupaten Pasuruan kepada NU Pasuruan, Ahad (15/10/2023).

Lebih lanjut dirinya mengatakan, panen udang venamei dilakukan selama dua – tiga bulan sekali. Pertama udang yang berumur  60 hari dan kedua udang yang berumur 90 hari.

“Berdasarkan analisis kami waktu budidaya udang venamei adalah 90-100 hari,” imbuh pengurus ISNU Kabupaten Pasuruan tersebut.

Sementara Muhammad Lutfi  penanggung jawab udang venamei tersebut mengatakan, panen udang yang dilakukan bukan panen total melainkan persial dan hasilnya 1,5 kwintal perpetaknya.

“Luas satu kolam  20 x 20 m /400m² total yang aktif ada 18,”ujarnya.

Menurutnya masa panen udang vanamie ada tiga tahap  parsial 1 umur 60 hari sedangkan parsial 2 umur 75 hari

dan panen total umur 90-100 hari.

“Panen hari ini adalah itu parsial 1  per kolamnya 1,5 kwintal total ada 18 kolam yang kami panen jadi total 27 kwintal,” ujarnya.

Sementara Wakil Sekertaris LPPNU Faris Hidayat mengatakan kelebihan udang venamei adalah udang dapat dikonsumsi oleh penderita alergi udang.

“Pakan udang venamei yang kami berikan bukan pakan sebagai mana yang ada dipabrik karena pakan udang akan mempengaruhi daging udang,” ujarnya

Apapun ukuran udang venamei lebih besar dua kali lipat dari pada udang pada umumnya karena pakan yang kami berikan adalah pakan organik bukan pakan pabrikan.

“Udang venamei milik kami merupakan jenis udang organik yang bisa dikonsumsi oleh siapa saja,”imbuhnya.

Tak hanya itu udang venamei jenis organik rasanya berbeda dengan udang pada umumnya diantaranya tidak menyebabkan gatal gatal pada kulit karena kandunganya tidak terdapat bahan kimia.

“Tidak perlu cemas ketika mengkonsumsi udang venamei jenis ini,” tutupnya.

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UNU Pasuruan Gandeng Uniti.Asia Kembangkan Bisnis Keuangan Sosial Islam

    UNU Pasuruan Gandeng Uniti.Asia Kembangkan Bisnis Keuangan Sosial Islam

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • visibility 378
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan berkomitmen untuk melakukan pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan. Hal itu dibuktikan melalui kerja sama internasional dengan lembaga Uniti.Asia Business Group Companies. Rektor UNU Pasuruan Abu Amar Bustomi menerangkan, Uniti.Asia Group merupakan lembaga bisnis berbasis keuangan sosial Islam. Lembaga ini membuka bisnis di sektor pendidikan, pengembangan properti, layanan Teknologi […]

  • Tingkatkan Mutu dan Daya Saing Lulusan, Prodi TI UNU Pasuruan Aktif Berperan di BKSTI

    Tingkatkan Mutu dan Daya Saing Lulusan, Prodi TI UNU Pasuruan Aktif Berperan di BKSTI

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • visibility 445
    • 0Komentar

    Iis Riyana dan Enik Sulistyowati (Dari kiri) Bersama peserta workshop berfoto di depan Gedung KH Mas Mansur UII.

  • Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Kelola 1,2 Ton Limbah Sapi Jadi Pot Bunga dan Batu Paras

    Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Kelola 1,2 Ton Limbah Sapi Jadi Pot Bunga dan Batu Paras

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • visibility 717
    • 0Komentar

    Lekok, NU Pasuruan Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan dan STAI Salahuddin Pasuruan berhasil mengelola limbah kotoran sapi menjadi produk ramah lingkungan di Kecamatan Lekok. Camat Lekok, Sulhi mengatakan wilayah Kecamatan Lekok memiliki potensi ternak sapi cukup tinggi dengan populasi mencapai 23.762 ekor. Kondisi ini berpotensi menimbulkan limbah ternak sekitar 460 ton per hari yang […]

  • Mahasiswa STAI Salahuddin Pasuruan Dampingi Pemasaran Olahan Kupang Desa Sungi Kulon

    Mahasiswa STAI Salahuddin Pasuruan Dampingi Pemasaran Olahan Kupang Desa Sungi Kulon

    • calendar_month Jum, 16 Sep 2022
    • visibility 1.235
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan yang tergabung dalam kelompok 10 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) mendampingi warga Desa Sungi Kulon, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan mengoptimalkan branding dan pemasaran produk lokal desa. Koordinator kegiatan, Muhammad Ma’sum menyampaikan, pihaknya menggelar kegiatan ‘Seminar Pemasaran Online dan Branding Produk’ bekerja sama dengan Himpunan […]

  • Di Turba, BKNU Pasuruan Bersama Pemerintah Daerah Fasilitasi Usaha Sektor Perikanan

    Di Turba, BKNU Pasuruan Bersama Pemerintah Daerah Fasilitasi Usaha Sektor Perikanan

    • calendar_month Kam, 25 Agu 2022
    • visibility 746
    • 0Komentar

    Lekok, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Badan Kemaritiman Nahdlatul Ulama (BKNU) Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan ‘Turun Ke Bawah (Turba) dan Konsolidasi’ di Pondok Pesantren Fadhlul Ulum, Dusun Lampean, Desa Jatirejo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Rabu (24/08/2022). Kegiatan itu mengundang Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) yang memiliki daerah pesisir di wilayah kerja Pengurus Cabang Nahdlatul […]

  • Perkuat Masyarakat Tanggap Bencana, LPBI NU Pasuruan Fasilitasi Pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana Desa Klampisrejo

    • calendar_month Kam, 13 Sep 2018
    • visibility 866
    • 1Komentar

    Pengurus Cabang Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nadhlatul Ulama (PC LPBI NU) kabupaten Pasuruan, Fasilitasi Pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana dalam kegiatan Pelatihan Tanggap Darurat Bencana Desa Klaspisrejo , Rabu-Jum’at, 12-14 september 2019 di Balai Desa Klampisrejo kecamatan Kraton. Narasumber dalam kegiatan tersebut adalah Aris Felani, S.Sos., selaku sekretaris LPBI NU kabupaten Pasuruan. Adapun […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca