Breaking News
light_mode

LTNNU Diminta Melacak Jejaring dan Khazanah Intelektual Kiai Pasuruan

  • account_circle Fahrizal Yusuf
  • calendar_month Sen, 22 Nov 2021
  • visibility 866
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan
Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan diminta untuk melacak jejaring Kiai-kiai di Pasuruan. Musabbanya, NU dapat menjadi organisasi yang besar berkat jejaring itu.

“Jamiyyah ini dibangun dengan jejaring ulama, jejaring pesantren, jejaring santri. Ini harus kita ungkap,” ujar H. Ahmad Taufiq selaku Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan saat memberikan pengarahan dalam Rapat Kerja (Raker) LTNNU di Aula Gerakan Pemuda (GP) Ansor NU, Desa Warungdowo Kecamatan Ponjentrek, Minggu (21/11/2021).

Ia juga berharap agar LTNNU dapat menemukan cara yang efektif dalam mensyiarkan kegiatan dan tradisi Nahdlatul Ulama (NU), kebijakan jamiyyah serta pesan para Kiai kepada warga nahdliyyin dan masyarakat umum.

“Informasinya sudah ada. Yang perlu dilakukan improvisasi adalah caranya,” pungkas Ketua Yayasan Bayt al-Hikmah itu.

Sementara itu, Penasehat LTNNU Gus H Ahmad Hakim Jayli, berharap agar LTNNU melanjutkan upaya PCNU dalam mengenalkan khazanah intelektual Kiai-kiai di Pasuruan.

“Misalnya kitabnya Mbah Hamid, Kiai Asy’ari Ranggeh, Kiai Jakfar Shodiq Sladi, dan lain-lain,” ujar Direktur TV9 Nusantara itu.

Sedangkan Penasehat LTNNU Gus Ahmad Najib, mengungkapkan betapa pentingnya fungsi LTNNU sejak pertama kali NU itu dibentuk. Hal ini untuk memotivasi para pengurus yang baru itu.

“Tidak lama setelah NU berdiri, Mbah Wahab mendirikan media NU, Swara Nahdlatoel Oelama,” kata Ketua LTNNU Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur itu.

Mesrespon itu, Ketua LTNNU PCNU Kabupaten Pasuruan Makhfud Syawaludin, menyatakan siap dan berterima kasih atas arahan yang telah diberikan.

“Siap melaksanakan arahan-arahan. Kami juga menyusun kegiatan berdasarkan detail Batasan Operasional Program sesuai hasil Konfercab NU kemarin,” pungkas pria yang juga Dosen ITSNU Pasuruan tersebut.

Penulis: M Fahrizal Yusuf

  • Penulis: Fahrizal Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konflik Masjid Hidayatulloh Usai, LPBHNU Kab. Pasuruan Gelar Tasyakuran & Buka Bersama

    • calendar_month Sab, 18 Mei 2019
    • visibility 784
    • 0Komentar

    Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBH NU) kabupaten Pasuruan gelar Tasyakuran di Masjid Hidayatulloh Kota Pasuruan, Jum’at (17/5). Diungkapkan oleh Ta’mir Masjid, bahwa tasyakuran ini merupakan ungkapan syukur atas selesainya permasalahan sengketa Masjid Hidayatulloh Pasuruan. Dan diketahui, beberapa hari yang lalu masjid tersebut sempat memicu konflik antara kelompok Salafi Wahabi dengan kelompok NU. […]

  • KH Imron Mutamakkin: Bahtsul Masail Merupakan Ciri Khas NU yang Harus Dipertahankan

    KH Imron Mutamakkin: Bahtsul Masail Merupakan Ciri Khas NU yang Harus Dipertahankan

    • calendar_month Ming, 6 Sep 2026
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Kejayaan, NU Pasuruan   Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin menegaskan bahwa Bahtsul Masail merupakan salah satu ciri khas Nahdlatul Ulama (NU) yang harus terus dipertahankan dan dikembangkan. Hal tersebut disampaikan KH Imron Mutamakkin saat menghadiri kegiatan Bahtsul Masail di Masjid Sentono, Kecamatan Kejayaan, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (5/9/2026). Menurutnya, Bahtsul Masail […]

  • Siap Mengabdi di 100 Desa, Peserta KKN TAHAN COVID-19 STAIS Pasuruan Resmi Dilepaskan Kemendes

    Siap Mengabdi di 100 Desa, Peserta KKN TAHAN COVID-19 STAIS Pasuruan Resmi Dilepaskan Kemendes

    • calendar_month Sel, 28 Jul 2020
    • visibility 679
    • 0Komentar

    Dalam situasi pandemi, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (STAIS) Pasuruan telah mendesain konsep Kuliah Kerja Nyata Kuat dan Handal Hadapi Pandemi COVID-19, disingkat menjadi KKN TAHAN COVID-19. Senin (27/7/2020), sebanyak 124 peserta KKN yang tersebar di 100 Desa, resmi dilepaskan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi Republik […]

  • Bikin Logo, Cara Mahasiswa ITSNU Pasuruan Kenalkan Tape Khas Desa Kenduruan

    Bikin Logo, Cara Mahasiswa ITSNU Pasuruan Kenalkan Tape Khas Desa Kenduruan

    • calendar_month Sen, 28 Feb 2022
    • visibility 788
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU PasuruanMahasiswa Institut teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan yang tergabung dalam kelompok Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) membantu warga dalam membranding produk Tape Khas Desa Kenduruan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan. Koordinator Kegiatan Lailatul maulidiyah menjelaskan, mayoritas masyarakat adalah pembuat tape. Sehingga Desa Kenduruan disebut Kampung Tape. Hanya saja, belum ada logo produk […]

  • Jelang Muktamar Ke-35 PCNU se-Pasuruan Raya Rumuskan Gagasan Transformasi Gerakan NU Menuju Abad Kedua

    Jelang Muktamar Ke-35 PCNU se-Pasuruan Raya Rumuskan Gagasan Transformasi Gerakan NU Menuju Abad Kedua

    • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Pasuruan Raya menggelar Diskusi Transformasi Gerakan Keagamaan dan Kemasyarakatan NU Abad Kedua di Gedung ITC Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan, Jumat-Sabtu (31/7–1/8/2026). Forum ini menjadi ruang konsolidasi gagasan menjelang Muktamar Nahdlatul Ulama sekaligus merumuskan arah gerakan NU pada abad kedua. Mustasyar PCNU Kabupaten Pasuruan, Buya Muzammil Syafi’i, […]

  • Dina Madaniah, Nahkoda Baru PC IPPNU Kabupaten Pasuruan

    • calendar_month Sen, 18 Feb 2019
    • visibility 858
    • 0Komentar

    Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XVII Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PC IPPNU) Kabupaten Pasuruan sukses digelar pada hari Sabtu-Minggu,16-17 Februari 2019 di Pendopo Nyaweji Ngesti Wenganing Gusti kabupaten Pasuruan. Dengan tema “Optimalisasi Nilai Keteladanan Santri guna Menyongsong Indonesia Emas 2045”, forum musyawarah tersebut memiliki catatan menarik. Pasalnya dalam Konfercab ke-XVII, kandidat calon Ketua berkesempatan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca