Breaking News
light_mode

Mahasiswa PMM UNU STAI Salahudin Pasuruan Dampingi UMKM Jatirejo Urus Sertifikasi Halal dan NIB

  • account_circle Ahmad Sangaji Maulana
  • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
  • visibility 452
  • comment 0 komentar

Lekok, NU Pasuruan

Upaya mendorong UMKM naik kelas terus dilakukan oleh mahasiswa Program Mahasiswa Mengabdi PMM UNU STAI Salahudin Pasuruan menggelar sosialisasi dan pendampingan sertifikasi halal serta pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) di Balai Desa Jatirejo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.

Koordinator PMM UNU STAI Salahudin Pasuruan, M. Ubaidillah Abdi, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap rendahnya tingkat legalitas dan sertifikasi halal di kalangan pelaku UMKM pedesaan. Padahal, menurutnya, masyarakat Jatirejo hidup dalam nuansa keislaman yang kuat.

“Kami merasa bahwa sebagai mahasiswa, tanggung jawab kita adalah membantu pengawalan proses sertifikasi halal, terutama di lingkungan yang religius seperti Jatirejo,” ungkapnya kepada NU Pasuruan Kamis (7/08/2025).

Ia juga menekankan pentingnya legalitas usaha agar produk lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Kualitas produk akan makin berdaya saing jika dilengkapi dengan jaminan kehalalan melalui sertifikat halal,” tegasnya.

Dirinya berharap UMKM di Desa Jatirejo semakin sadar pentingnya legalitas dan siap menghadapi tantangan pasar yang kompetitif.

“Kolaborasi antara mahasiswa dan pemerintah desa ini menjadi contoh nyata bahwa sinergi berbagai pihak dapat mendorong kemajuan ekonomi berbasis desa,” ujarnya.

Sementara itu, narasumber kegiatan, M. Rofik, menyoroti pentingnya literasi hukum dan administrasi usaha di kalangan pelaku UMKM.

“Kalau UMKM sudah memiliki NIB dan sertifikasi halal, maka usaha mereka siap naik level. Legalitas bukan penghalang, justru jadi pintu masuk untuk bantuan, pembinaan, dan akses pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Ia juga mendorong pelaku UMKM agar tidak takut menghadapi proses administratif tersebut.

“Asal ada kemauan, semua bisa dipelajari dan dijalankan. Pemerintah sudah menyediakan fasilitas, tinggal dimanfaatkan,” imbuhnya.

Menurutnya, label halal bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk jaminan bagi konsumen Muslim.Meskipun kita tahu produk kita halal, kalau tidak ada label halal bertuliskan Arab, tetap akan diragukan.

“Meskipun kita tahu produk kita halal, kalau tidak ada label halal bertuliskan Arab, tetap akan diragukan. Prosesnya memang panjang, tapi sangat penting,” tegasnya

Ia juga mengingatkan pentingnya kehalalan secara menyeluruh, tidak hanya pada produk, tapi juga dalam proses bisnisnya.

“Kalau produknya halal tapi caranya tidak halal, ya tetap bisa jadi haram. Maka cara produksinya juga harus halal,” tegasnya.

  • Penulis: Ahmad Sangaji Maulana
  • Editor: Mokh Faisol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Covid-19, PCNU Kab. Pasuruan Keluarkan Ijazah dari KH. Nawawi Abd. Jalil Sidogiri

    Cegah Covid-19, PCNU Kab. Pasuruan Keluarkan Ijazah dari KH. Nawawi Abd. Jalil Sidogiri

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2020
    • visibility 464
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, selain terus melakukan ikhtiar lahir dan ikhtiar batin dalam pencegahan covid-19, kali ini PCNU menebitkan surat edaran resmi bernomor 1650/PC/A.I/L.27/IV/2020 yang dikeluarkan pada 1 April 2020 terkait Ijazah KH. Nawawi Abd. Jalil, Mustasyar PCNU Kabupaten Pasuruan, terkait menolak tho’un dan bala’, seperti covid-19 tersebut. Surat tersebut ditujukan kepada […]

  • Menolak Lupa Khazanah Intelektual Ulama & Pesantren

    Menolak Lupa Khazanah Intelektual Ulama & Pesantren

    • calendar_month Sel, 31 Okt 2017
    • visibility 515
    • 2Komentar

    Pasuruan,- Menandai Hari Santri Nasional 2017, PCNU Kabupaten Pasuruan menggelar Expo Khazanah Intelektual Ulama dan Pesantren yang berlangsung di Museum Muhammad Chenghoo Pandaan, 30-31 Nofember ini. Digelar di posisi strategis jalur Surabaya-Malang, Expo menampilkan beberapa event unik dan menarik sebagaimana sarasehan karya Ulama Nusantara yang menghadirkan fiolog santri Rijal Mumazziq, pameran manuskrip kitab kuning kuno […]

  • Visitasi ITSNU Jadi UNU, Ketua PCNU Pasuruan Ungkap Landasan Berdirinya Kampus

    Visitasi ITSNU Jadi UNU, Ketua PCNU Pasuruan Ungkap Landasan Berdirinya Kampus

    • calendar_month Rab, 19 Jul 2023
    • visibility 480
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengungkapkan, landasan PCNU mendirikan Perguruan Tinggi (PT). Tak lain upaya menjalan perintah para muasis Jam’iyah NU setempat. Hal itu ditegaskan dalam Visitasi usul Perubahan Institut Teknologi Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan menjadi Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan di Ruang Rapat Gedung […]

  • H Fausi, Teladan Bagi Kader dan Anak Muda NU

    H Fausi, Teladan Bagi Kader dan Anak Muda NU

    • calendar_month Jum, 15 Mar 2024
    • visibility 543
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU PasuruanBerpulangnya H Fausi pada Jumat (15/03/2024) dini hari, meninggalkan banyak kenangan serta warisan inspirasi bagi banyak kalangan. Mengingat almarhum tercatat aktif di beberapa organisasi, khususnya di Nahdlatul Ulama (NU). Diantaranya pernah menjadi Ketua Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) Kabupaten Pasuruan dan Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan. Saat ini, almarhum […]

  • Lebaran, Ranting NU Jarangan Jaga Penyeberangan di Lintasan Kereta Api Tanpa Palang Pintu

    Lebaran, Ranting NU Jarangan Jaga Penyeberangan di Lintasan Kereta Api Tanpa Palang Pintu

    • calendar_month Sen, 24 Apr 2023
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Rejoso, NU PasuruanBersilaturahmi kepada keluarga, tetangga, saudara, guru, kiai ibu nyai, dan teman menjadi salah satu tradisi dan agenda utama di hari raya Idul Fitri. Salah satu agenda utama lainnya mudik, yakni pulang kampung. Sehingga wajar, lalu lintas jalan raya menjadi padat. Merespon itu, Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Jarangan, Mejelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama […]

  • Penutupan Safari Ramadhan: KH. Imron Mutamakkin Jelaskan Makna & Konteks Berjihad

    • calendar_month Ming, 3 Jun 2018
    • visibility 326
    • 1Komentar

    Merespon terjadinya kesalahan dalam memaknai Jihad yang dilakukan oleh kelompok Radikal, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan mengajak warga Nahdliyin untuk kembali memahami makna dan bagaimana konteks dalam berjihad di dalam agama Islam.

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca