Breaking News
light_mode

LTMNU Pasuruan Bekali Takmir Kelola Perpustakaan Masjid

  • account_circle Mokh Fasiol
  • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
  • visibility 380
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Pengurus Cabang Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (PC LTMNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Diklat Perpustakaan Masjid di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Ahad (28/06/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan mendorong masjid tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat literasi dan pengembangan ilmu pengetahuan bagi masyarakat.

Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten PasuruanGus Abdul Ghofur mengatakan bahwa tradisi keilmuan di masjid telah dicontohkan sejak lama oleh masjid-masjid besar di dunia Islam.

“Mari kita niatkan menghidupkan masjid untuk berdakwah sekaligus menghidupkan kembali literatur-literatur di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keberadaan perpustakaan di lingkungan masjid merupakan bagian dari tradisi keilmuan Islam. Menurutnya, perpustakaan di Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi hingga kini tetap menjadi pusat kajian dan penyimpanan berbagai literatur keislaman.

“Di kawasan Masjidil Haram, perpustakaan dan majelis ilmu tetap berjalan hingga saat ini. Itulah salah satu warisan Rasulullah SAW yang masih bisa kita saksikan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua PC LTMNU Kabupaten Pasuruan, M. Munzir, menegaskan bahwa masjid harus mampu menjadi ruang belajar yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat, baik untuk literatur keislaman maupun ilmu pengetahuan umum.

“Masjid harus menjadi tempat membaca. Bentuknya bisa bermacam-macam, seperti perpustakaan masjid, taman baca masjid, pojok baca masjid, hingga teras baca masjid,” terangnya.

Menurutnya, pembentukan perpustakaan masjid memerlukan pengelolaan yang baik. Karena itu, melalui diklat ini para peserta dibekali pengetahuan mengenai tata kelola perpustakaan, mulai dari pembentukan organisasi, pengadaan koleksi, pengelolaan, hingga pelayanan kepada masyarakat.

Munzir menyebutkan, di Kabupaten Pasuruan terdapat sekitar 500 masjid yang mengikuti program pelatihan tersebut.

“Target kami, sepulang dari kegiatan ini semakin banyak masjid di Kabupaten Pasuruan yang memiliki perpustakaan sebagai pusat literasi umat,” katanya.

Ia menambahkan, setiap perpustakaan masjid nantinya diharapkan memiliki struktur kepengurusan tersendiri, seperti kepala perpustakaan, bidang pengadaan koleksi, bidang pengelolaan, dan bidang pelayanan.

Adapun kebutuhan sarana pendukung, seperti buku dan rak perpustakaan, dapat dipenuhi melalui berbagai sumber pembiayaan yang sah, di antaranya dana hibah, dana sosial, dana muti’ah, maupun dana maslahah.

“Yang terpenting adalah komitmen bersama untuk menghadirkan budaya membaca di lingkungan masjid sehingga masjid benar-benar menjadi pusat ibadah, dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat,” pungkasnya.

  • Penulis: Mokh Fasiol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati Muharroman & Kemerdekaan, Banser Rejoso Gelar Gedruk Bumi Hubbul Wathan Minal Iman

    Peringati Muharroman & Kemerdekaan, Banser Rejoso Gelar Gedruk Bumi Hubbul Wathan Minal Iman

    • calendar_month Ming, 23 Agu 2020
    • visibility 1.010
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati tahun baru Islam dan Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-75, Satkoryon Banser Kecamatan Rejoso Kabupaten Pasuruan gelar Gedruk Bumi, Tasyakuran dalam semangat Hubbulwaton Minal Iman, bertempat di Desa Kawisrejo Kecamatan Rejoso Kabuapten Pasuruan, Minggu Malam (22/08/20). Acara yang digelar dalam nuansa bersholawat bersama tersebut, juga dalam rangka bermunajat dan memohon agar pandemi segera […]

  • Awal Muharram, Rutinan Rijalul Ansor Rejoso Santuni Anak Yatim

    Awal Muharram, Rutinan Rijalul Ansor Rejoso Santuni Anak Yatim

    • calendar_month Sen, 8 Agu 2022
    • visibility 1.104
    • 0Komentar

    Rejoso, NU PasuruanPimpinan Anak Cabang (PAC) Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor Rejoso menyelenggarakan rutinan sekaligus menyantuni anak yatim di Musala Al-Hidayah, Dusun Ngopak Wetan, Desa Arjosari, Jumat (05/08/2022). Ketua Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Arjosari Ustadz Zainuri menyampaikan, terima kasih dan apresiasi kepada PAC Ansor Rejoso. “Telah menghidupkan ranting-rantingnya dengan kegiatan rutinan dan […]

  • Begini Cara PC LP Maarif Kenalkan Kiai Pasuruan Penjaga Aswaja An-Nahdliyah

    Begini Cara PC LP Maarif Kenalkan Kiai Pasuruan Penjaga Aswaja An-Nahdliyah

    • calendar_month Rab, 7 Sep 2022
    • visibility 1.108
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan Maarif Nahdlatul Ulama (LP Maarif NU) Kabupaten Pasuruan menggelar ‘Pelatihan Penguatan Kompetensi Guru Aswaja An Nahdliyah’, Senin-Selasa (05-06/09/2022). Kegiatan dipusatkan di Aula Lantai II, Rumah Inovasi PC LP Maarif NU, Kompleks Perkantoran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Desa Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek. Ketua PC LP Maarif NU, […]

  • 3 Kecamatan Kembali Banjir, NU Peduli Pasuruan Salurkan Bantuan Logistik

    3 Kecamatan Kembali Banjir, NU Peduli Pasuruan Salurkan Bantuan Logistik

    • calendar_month Ming, 10 Mar 2024
    • visibility 420
    • 0Komentar

    Winongan, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan melalui Satuan Tugas (Satgas) NU Peduli Pasuruan menyalurkan bantuan tahap pertama untuk korban terdampak bencana banjir di Kecamatan Winongan, Kecamatan Rejoso, dan Kecamatan Grati, Sabtu (09/03/2024). Koordinator NU Peduli Pasuruan Gus Muhammad Nawawi menyampaikan, NU Peduli telah menyalurkan kebutuhan logistik. Berupa telur 6 peti, mie instan 30 […]

  • Azan dengan Hayya Alal Jihad itu Bid’ah Sayyi’ah & Melecehkan Islam

    Azan dengan Hayya Alal Jihad itu Bid’ah Sayyi’ah & Melecehkan Islam

    • calendar_month Sel, 1 Des 2020
    • visibility 487
    • 0Komentar

    Merespon viralnya sebuah video azan yang menyelipkan lafaz ‘hayya alal jihad’, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menyatakan bahwa hal tersebut tidak dibenarkan dalam hukum agama Islam. “Rasulullah berkali-kali berjihad. Tidak pernah sekalipun ada riwayat, yang (menunjukkan Rasulullah) merubah hayya alas sholah menjadi hayya alal jihad,” tegas KH. Muhib Aman Aly, selaku Katib Syuriah, […]

  • Momentum HUT RI ke-74, Rijalul Ansor Rejoso Baca Doa & Tahlil Untuk Pahlawan

    • calendar_month Rab, 21 Agu 2019
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Kegiatan rutin rijalul Ansor kecamatan Rejoso, dalam momentum HUT RI ke-74 di buka dengan pembacaan maulid dan tahlil kepada para pahlawan kemerdekaan, Jumat (20/8/2019). Acara yang diadakan di rumah Kasatkoryon Rejoso tersebut, di akhiri dengan tausiah oleh ketua lembaga dakwah NU MWC NU Rejoso. Gus Hasyim Asyari berpesan kepada sahabat-sahabat Ansor di PAC rejoso ini […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca