Breaking News
light_mode

Manfaat Qoilullah Menurut Sunnah Nabi

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Kam, 3 Jun 2021
  • visibility 2.748
  • comment 1 komentar

Agama Islam itu indah semua di atur mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi. Maka dari itu ada waktu yang mana tidur itu membawa berkah tersendiri bagi yang tidur, salah satunya adalah Tidur Qoilullah. Qailulah adalah tidur pada pertengahan siang. Menurut para ulama tidur qoulullah hukumnya Sunnah berdasarkan hadits-hadits yang menganjurkannya, diantaranya :

قِيْلُوْا فَإِنَّ الشَّيَاطِيْنَ لاَ تَقِيْلُ

Tidurlah qailulah (tidur siang) karena setan tidaklah mengambil tidur siang. (HR. Abu Nu’aim)

Demikian juga atas dari para shahabat menyebutkan :

رُبَّمَا قَعَدَ عَلَى بَابِ ابْنِ مَسْعُوْدٍ رِجَالٌ مِنْ قُرَيْشٍ، فَإِذَا فَاءَ الْفَيْءُ قَالَ: قُوْمُوا فَمَا بَقِيَ فَهُوَ لِلشَّيْطَانِ. ثُمَّ لاَ يَمُرُّ عَلَى أَحَدٍ إِلاَّ أَقَامَهُ

Pernah suatu ketika ada orang-orang Quraisy yang duduk di depan pintu Ibnu Mas’ud. Ketika tengah hari, Ibnu Mas’ud mengatakan, “Bangkitlah kalian (untuk istirahat siang), Yang tertinggal hanyalah bagian untuk setan.” Kemudian tidaklah Umar melewati seorang pun kecuali menyuruhnya bangkit. (HR. Bukhari)

Didalam kitab Ihya Ulumuddin Rasulullah bersabda

القيلولة وهي سنة يستعان بها على قيام الليل كما أن التسحر سنة يستعان به على صيام النهار

Tidurlah di siang hari supaya dapat membantumu solat malam makanlah sahur untuk membantumu puasa di siang hari

Kapan waktu tidur Qailulah ?

Ada perbedaan pendapat yakni setelah masuk waktu duhur / atau setelah melaksanakan sholat dhuhur. Sebagaimana di jelaskan oleh sahabat Sahl bin Sa’ad radhiyallahu’anhu,

ما كنا نقيل ولا نتغذى إلا بعد الجمعة في عهد النبي صلى الله عليه وسلم

Dahulu kami di zaman Nabi tidaklah ber- Qailulah atau makan siang kecuali bsetelah jumatan. (Riwayat Bukhori dan Muslim)

Sedangkan umumnya ulama menguatkan Qailulah setelah waktu dzuhur. Dalilnya adalah sebuah riwayat dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu ia berkata :

كَانُوا يُجَمِّعُوْنَ ثُمَّ يَقِيْلُوْنَ

Mereka (para sahabat) dahulu biasa melaksanakan shalat Jum’at, kemudian tidur Siang.(HR. Bukhari)

Berapa lama tidur siang hari yang tepat.

Menurut hasil penelitian di City University of New York, pada tahun 2010, menemukan, orang yang biasa tidur siang dengan waktu 10 – 30 menit, memiliki daya ingat yang lebih tajam dibandingkan orang-orang yang tidak melakukannya, namun jika tidurnya terlalu lama, justru bisa menimbulkan masalah.

Durasi tidur 10 menit, mengurangi kelelahan dan meningkatkan ketajaman otak selama 2,5 jamDurasi tidur 20 menit, meningkatkan reaksi dan performa otak pada kegiatan yang melibatkan angka. Durasi tidur 30 menit, membuat mengantuk selama 5 menit pertama setelah bangun, tapi kemudian segar selama 90 menit berikutnya.

Berpedoman kepada hadist di atas dapat disimpulkan bahwasanya tidur disiang hari adalah kebiasaan Rasulullah dan orang-orang shaleh selain itu tidur disiang hari dapat membantu kita untuk melaksanakan shalat tahajud dan bisa menambah energi saat beraktivitas. Hal ini telah terbukti dengan penelitian City University of New York, pada tahun 2010. Oleh karena itu marilah kita manfaatkan waktu di siang hari untuk beristirahat sejenak.

Penulis: M. Faisol, Mahasiswa STAI Salahuddin Pasuruan

Editor: Muhajirin Yusuf

  • Penulis: Mokh Faisol

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Program Studi Teknologi Hasil Pertanian ITSNU Pasuruan Komitmen Kembangkan Kopi Pasuruan

      Program Studi Teknologi Hasil Pertanian ITSNU Pasuruan Komitmen Kembangkan Kopi Pasuruan

      • calendar_month Sel, 30 Jun 2020
      • visibility 861
      • 0Komentar

      Kabupaten Pasuruan memliki potensi kopi yang luar biasa. Tahun 2019, produksi kopi mencapai 1.365,43 ton. Terlebih, perhatian pemerintah daerah kabupaten Pasuruan luar biasa terhadap kopi, mulai dari rebranding kopi hingga adanya hari wajib minum kopi pun ada. Menyadari itu, program studi Teknologi Hasil Pertanian (Prodi THP) Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan meneguhkan […]

    • Inovatif, Neem Oil Daun Mimba dan Stik Ikan Jenggelek oleh Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan

      Inovatif, Neem Oil Daun Mimba dan Stik Ikan Jenggelek oleh Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan

      • calendar_month Ming, 17 Sep 2023
      • visibility 1.080
      • 0Komentar

      Lekok, NU PasuruanMahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin dengan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan membuat inovasi Neem Oil dari Daun Mimba dan Stik Ikan Jenggelek. Hal itu dilakukan dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi yang tergabung dalam kelompok 15 di Desa Jatirejo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan. Penanggungjawab Kegiatan Karomatul Iqliyah menyebutkan, ekstrak Daun Mimba […]

    • Ingin Menyiarkan Kegiatan Hingga Gagasan Pesantren & Kampus, PMII Al-Yasini Gelar Pelatihan Jurnalistik

      Ingin Menyiarkan Kegiatan Hingga Gagasan Pesantren & Kampus, PMII Al-Yasini Gelar Pelatihan Jurnalistik

      • calendar_month Ming, 2 Jan 2022
      • visibility 980
      • 0Komentar

      Kraton, NU PasuruanPengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Al-Yasini kembali menggelar Program Sabtu Melingkar di Ruang Kelas Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Yasini, Sabtu (01/01/2022). Kali ini, kegiatannya berbentuk Pelatihan Jurnalistik. Ketua Komisariat PMII Al-Yasini Aji Fakhruri, menjelaskan latar belakang memilih kegiatan pelatihan jurnalistik itu. Yakni menfasilitasi kader-kader yang ingin menyiarkan kegiatan hingga […]

    • Kiai Imron Mutamakkin : Keshalehan Perilaku Harus Berlanjut Luar Bulan Ramadhan

      Kiai Imron Mutamakkin : Keshalehan Perilaku Harus Berlanjut Luar Bulan Ramadhan

      • calendar_month Ming, 28 Apr 2024
      • visibility 677
      • 0Komentar

      Rejoso, NU Pasuruan Puasa sesungguhnya mengajarkan kebersambungan kesalehan antara bulan Ramadlan dan luar bulan Ramadlan. Karena itu, janganlah kesalehan yang luar biasa di bulan Ramadlan berhenti menyusul lebaran tiba. Qiyamul lail, tadarus, sedekah dan pengendalian hawa nafsu juga harus dilanjutkan di luar bulan Ramadlan. Hal tersebut diungkapkan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PCNU Kabupaten Pasuruan KH […]

    • Ratusan Siswa RA Muslimat NU Pasuruan Semangat Ikut Parade Manasik Haji

      Ratusan Siswa RA Muslimat NU Pasuruan Semangat Ikut Parade Manasik Haji

      • calendar_month Ming, 11 Jun 2023
      • visibility 1.004
      • 0Komentar

      Ratusan siswa Raudhotul Athfal (RA) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pasuruan mengikuti Parade Manasik Haji di Lapangan Kolatmar, Kecamatan Grati, Sabtu (10/06/2023). Siswa itu berasal dari RA Muslimat NU di wilayah pasuruan timur. Yakni di Kecamatan Nguling, Kecamatan Grati, Kecamatan Lekok, Kecamatan Rejoso, Kecamatan Winongan dan Kecamatan Lumbang. Wakil Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU, […]

    • PCNU Pasuruan Ziarah ke Makam Mbah Wahab Hasbullah Sebelum Muktamar ke 35

      PCNU Pasuruan Ziarah ke Makam Mbah Wahab Hasbullah Sebelum Muktamar ke 35

      • calendar_month Jum, 28 Agu 2026
      • visibility 154
      • 0Komentar

      Jombang, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menghadiri pembukaan Muktamar NU ke-35 yang digelar di Jombang, Kamis (27/8/2026). Rombongan PCNU Kabupaten Pasuruan dipimpin Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin. Sebelum menuju lokasi Muktamar, rombongan terlebih dahulu melakukan ziarah ke makam salah satu pendiri Nahdlatul Ulama, KH Abdul Wahab Hasbullah. Setelah ziarah, […]

    expand_less

    Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

    Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

    Lanjutkan membaca