Breaking News
light_mode

Manfaat Qoilullah Menurut Sunnah Nabi

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Kam, 3 Jun 2021
  • visibility 2.844
  • comment 1 komentar

Agama Islam itu indah semua di atur mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi. Maka dari itu ada waktu yang mana tidur itu membawa berkah tersendiri bagi yang tidur, salah satunya adalah Tidur Qoilullah. Qailulah adalah tidur pada pertengahan siang. Menurut para ulama tidur qoulullah hukumnya Sunnah berdasarkan hadits-hadits yang menganjurkannya, diantaranya :

قِيْلُوْا فَإِنَّ الشَّيَاطِيْنَ لاَ تَقِيْلُ

Tidurlah qailulah (tidur siang) karena setan tidaklah mengambil tidur siang. (HR. Abu Nu’aim)

Demikian juga atas dari para shahabat menyebutkan :

رُبَّمَا قَعَدَ عَلَى بَابِ ابْنِ مَسْعُوْدٍ رِجَالٌ مِنْ قُرَيْشٍ، فَإِذَا فَاءَ الْفَيْءُ قَالَ: قُوْمُوا فَمَا بَقِيَ فَهُوَ لِلشَّيْطَانِ. ثُمَّ لاَ يَمُرُّ عَلَى أَحَدٍ إِلاَّ أَقَامَهُ

Pernah suatu ketika ada orang-orang Quraisy yang duduk di depan pintu Ibnu Mas’ud. Ketika tengah hari, Ibnu Mas’ud mengatakan, “Bangkitlah kalian (untuk istirahat siang), Yang tertinggal hanyalah bagian untuk setan.” Kemudian tidaklah Umar melewati seorang pun kecuali menyuruhnya bangkit. (HR. Bukhari)

Didalam kitab Ihya Ulumuddin Rasulullah bersabda

القيلولة وهي سنة يستعان بها على قيام الليل كما أن التسحر سنة يستعان به على صيام النهار

Tidurlah di siang hari supaya dapat membantumu solat malam makanlah sahur untuk membantumu puasa di siang hari

Kapan waktu tidur Qailulah ?

Ada perbedaan pendapat yakni setelah masuk waktu duhur / atau setelah melaksanakan sholat dhuhur. Sebagaimana di jelaskan oleh sahabat Sahl bin Sa’ad radhiyallahu’anhu,

ما كنا نقيل ولا نتغذى إلا بعد الجمعة في عهد النبي صلى الله عليه وسلم

Dahulu kami di zaman Nabi tidaklah ber- Qailulah atau makan siang kecuali bsetelah jumatan. (Riwayat Bukhori dan Muslim)

Sedangkan umumnya ulama menguatkan Qailulah setelah waktu dzuhur. Dalilnya adalah sebuah riwayat dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu ia berkata :

كَانُوا يُجَمِّعُوْنَ ثُمَّ يَقِيْلُوْنَ

Mereka (para sahabat) dahulu biasa melaksanakan shalat Jum’at, kemudian tidur Siang.(HR. Bukhari)

Berapa lama tidur siang hari yang tepat.

Menurut hasil penelitian di City University of New York, pada tahun 2010, menemukan, orang yang biasa tidur siang dengan waktu 10 – 30 menit, memiliki daya ingat yang lebih tajam dibandingkan orang-orang yang tidak melakukannya, namun jika tidurnya terlalu lama, justru bisa menimbulkan masalah.

Durasi tidur 10 menit, mengurangi kelelahan dan meningkatkan ketajaman otak selama 2,5 jamDurasi tidur 20 menit, meningkatkan reaksi dan performa otak pada kegiatan yang melibatkan angka. Durasi tidur 30 menit, membuat mengantuk selama 5 menit pertama setelah bangun, tapi kemudian segar selama 90 menit berikutnya.

Berpedoman kepada hadist di atas dapat disimpulkan bahwasanya tidur disiang hari adalah kebiasaan Rasulullah dan orang-orang shaleh selain itu tidur disiang hari dapat membantu kita untuk melaksanakan shalat tahajud dan bisa menambah energi saat beraktivitas. Hal ini telah terbukti dengan penelitian City University of New York, pada tahun 2010. Oleh karena itu marilah kita manfaatkan waktu di siang hari untuk beristirahat sejenak.

Penulis: M. Faisol, Mahasiswa STAI Salahuddin Pasuruan

Editor: Muhajirin Yusuf

  • Penulis: Mokh Faisol

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Nisfu sya'ban

      Nisfu Sya’ban dan Dua Rakaat Setara 400 Tahun Beribadah

      • calendar_month Ming, 28 Mar 2021
      • visibility 1.237
      • 0Komentar

      Rejoso, NU Kabupaten PasuruanKH. Ishomuddin Ma’shum, selaku pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Karangpandan, mengungkapkan beberapa kisah, amalan dan keutamaan bulan Sya’ban. “Guru-guru kita terdahulu, pada tanggal lima belas Sya’ban, atau disebut Nisfu Sya’ban, membaca surat Yasin 3 kali,” ujarnya saat mengisi pengajian rutin kitab Safinatun Najah, di Musholla Baitul Mukhlisin, Selasa Malam (23/3/2021). “Bulan Sya’ban […]

    • Makesta III PKPT IPNU-IPPNU Universitas Yudharta usung tema “Kader Bestari, Untuk NU Masa Depan”

      Makesta III PKPT IPNU-IPPNU Universitas Yudharta usung tema “Kader Bestari, Untuk NU Masa Depan”

      • calendar_month Sel, 1 Des 2020
      • visibility 973
      • 0Komentar

      Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) merupakan tahap kaderisasi tingkat pertama dalam organisasi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama-Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU). Artinya, untuk menjadi kader dari organisasi ini harus mengikuti kegiatan Makesta yang diadakan oleh pengurus IPNU-IPPNU. Dalam perjalanannya, pada tahun 2020 ini. PKPT IPNU IPPNU Universitas Yudharta Pasuruan, mengadakan kegiatan Makesta ke-3. Kegiatan tersebut berlangsung […]

    • Siap Mengabdi di 100 Desa, Peserta KKN TAHAN COVID-19 STAIS Pasuruan Resmi Dilepaskan Kemendes

      Siap Mengabdi di 100 Desa, Peserta KKN TAHAN COVID-19 STAIS Pasuruan Resmi Dilepaskan Kemendes

      • calendar_month Sel, 28 Jul 2020
      • visibility 669
      • 0Komentar

      Dalam situasi pandemi, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (STAIS) Pasuruan telah mendesain konsep Kuliah Kerja Nyata Kuat dan Handal Hadapi Pandemi COVID-19, disingkat menjadi KKN TAHAN COVID-19. Senin (27/7/2020), sebanyak 124 peserta KKN yang tersebar di 100 Desa, resmi dilepaskan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi Republik […]

    • Mohon Doa & Dukungan Kiai, Kapolresta Pasuruan Silaturahmi ke PCNU

      Mohon Doa & Dukungan Kiai, Kapolresta Pasuruan Silaturahmi ke PCNU

      • calendar_month Jum, 3 Des 2021
      • visibility 817
      • 0Komentar

      Pohjentrek, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Pasuruan di Ruang Rapat PCNU, Desa Warung Dowo, Kecamatan Pohjentrek, Kamis (2/12/21). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengucapkan selamat datang dan berkhidmat di Pasuruan. NU siap bersama-sama menjaga masyarakat. “Banser, Pagar Nusa, siap dilibatkan dalam pengamanan. […]

    • KH Imron Mutamakkin Dorong Guru Tingkatkan Kompetensi dan Pahami Karakter Murid

      KH Imron Mutamakkin Dorong Guru Tingkatkan Kompetensi dan Pahami Karakter Murid

      • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
      • visibility 574
      • 0Komentar

      Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembelajaran Matematika dengan Metode Gasing (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) di Aula Rumah Inovasi LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan, Sabtu–Ahad (9–10/08/2025). Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menegaskan bahwa setiap guru wajib meningkatkan kualitas […]

    • PCNU Kabupaten Pasuruan Gelar Khotmil Qur’an dan Buka Bersama, Perkuat Sinergi dengan Pemda

      PCNU Kabupaten Pasuruan Gelar Khotmil Qur’an dan Buka Bersama, Perkuat Sinergi dengan Pemda

      • calendar_month Kam, 27 Mar 2025
      • visibility 997
      • 0Komentar

      Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar khotmil Qur’an dan buka bersama di Aula KH Ahmad Djufri pada Kamis (27/03/2025). Acara ini dihadiri pengurus NU, tokoh masyarakat, serta perwakilan pemerintah daerah. Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menegaskan bahwa pengurus NU harus berkhidmah kepada agama dan negara. Mereka bertanggung jawab […]

    expand_less

    Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

    Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

    Lanjutkan membaca