Breaking News
light_mode

Melalui Rutinan Lailatul Ijtima’, MWC NU Sidogiri Jelaskan Dalil Istighosah

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Jum, 8 Feb 2019
  • visibility 793
  • comment 0 komentar

Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Sidogiri PCNU Kabupaten Pasuruan, sukses gelar rutinan Lailatul Ijtima’ pada hari Kamis malam (7/2/2019), yang kali ini bertempat di Masjid Al-Muttaqin Karangnongko Desa Ngabar Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan.

Kegiatan tersebut dimeriahkan oleh group Sholawat Al-Banjari dari Ikatan pemuda muslim (IPM) Ngabar Kraton. Adapun acara seperti biasanya, dimulai dengan Istighosah, Sholat Gho’ib berjama’ah, pembacaan Tahlil, dan ditutup dengan sambutan dan Mauidhotul Hasanah.

Menurut Ust. H. Abdulloh Rohman, PCNU menilai rutinan Lailatul Ijtima’ MWC NU Sidogiri yang paling Istiqomah. Lebih lanjut, Ia juga mengajak masyarakat agar membiasakan diri untuk ikut ketika mensholatkan orang yang meninggal.

“Lek ngaku dulur onok dolor mati gelem nyolati, tahlil, macakno Yasin. Kegiatan ini adalah tabungan kita semua.
Barang siapa yang biasa nyolati mayyit, maka banyak yang menyolati,” pungkas Wakil Rais MWC NU Sidogiri tersebut saat memberikan sambutannya.

Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh ketua Ranting NU Ngabar. Ust Saikhu, berharap semoga dengan adanya Lailatul Ijtima’ di desa Ngabar menjadi sarana selametan desa. Sehingga menjadi desa yang baldatun toyyibatun wa robbun ghofur.

Sambutan terakhir, disampaikan oleh Ust. Muntahal Hadi selaku ketua V MWC NU Sidogiri. Beliau memberikan penjelasan terkait kekeliruan kelompok Wahabi yang menganggap Istighosah itu adalah perbuatan syirik.

“Mereka menyalahkan kegiatan kita. Istighosah itu adalah minta tolong. Menurut wahabi syirik. Saya jawab. Iyya kanakbudu waiyya kanasta’in. Kamu (Wahabi) keliru. Kanjeng Nabi mengajarkan istighosah. Berdo’a: Ya Allah saya minta ke Panjenengan lewat Nabi Muhammad. Wahai Muhammad saya tawassul karena kamu dekat terhadap Allah. Ini di anggap haram oleh orang Wahabi. Keliru,” jelasnya saat memberikan Mauidhotul Hasanah dalam acara tersebut. (Dayat/Makhfud).

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KH Imron Mutamakkin: Ilmu Falak Penting untuk Menentukan Arah Kiblat dan Waktu Shalat

    KH Imron Mutamakkin: Ilmu Falak Penting untuk Menentukan Arah Kiblat dan Waktu Shalat

    • calendar_month Ming, 16 Mar 2025
    • visibility 1.072
    • 1Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menekankan pentingnya ilmu falak dalam menentukan arah kiblat dan waktu shalat, terutama ketika seseorang berada di tempat yang sulit, seperti hutan atau laut. “Dengan mempelajari ilmu falak, kita akan lebih mudah mengetahui arah kiblat dan waktu salat,” ujarnya pada saat ngaji […]

  • Ada Peningkatan Pasien Covid-19, Satgas NU Kab. Pasuruan Gelar ToT untuk Komunitas

    Ada Peningkatan Pasien Covid-19, Satgas NU Kab. Pasuruan Gelar ToT untuk Komunitas

    • calendar_month Rab, 30 Des 2020
    • visibility 846
    • 0Komentar

    Adanya peningkatan jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Pasuruan, membuat Tim Satuan Petugas (Satgas) Covid-19 semakin aktif dalam mensosialisasikan pentingnya mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19. Salah satunya dengan kembali mengadakan Training of Trainer Satgas Covid-19 untuk komunitas. Selasa Siang (29/12/2020). Sebanyak 15 peserta yang mewakili komunitasnya masing-masing mengikuti pelatihan yang bertempat di Aula Rapat Graha […]

  • Innalillahi, Kiai Abdullah Mannan Rais Syuriyah MWCNU Lekok Meninggal

    Innalillahi, Kiai Abdullah Mannan Rais Syuriyah MWCNU Lekok Meninggal

    • calendar_month Sab, 8 Jan 2022
    • visibility 686
    • 0Komentar

    Lekok, NU PasuruanPengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Lekok berduka. Musabbabnya, Kiai Abdullah Mannan, Rais Syuriyah MWCNU Lekok dan Pengasuh Pondok Pesantren Manarul Ulum, wafat pada Jumat (07/01/2022) sore. Sekretaris MWCNU Lekok Ustadz Asy’ari, membenarkan kabar itu. Kiai Abdullah Mannan meninggal pada pukul 16.15 WIB di Pondok Pesantren, Jl. Menara Air, Dusun Lampean, […]

  • Gus Taufiq Minta MWC dan Ranting Mengisi Waktu dan Tempat di Masyarakat dengan Program NU

    Gus Taufiq Minta MWC dan Ranting Mengisi Waktu dan Tempat di Masyarakat dengan Program NU

    • calendar_month Sen, 18 Mar 2024
    • visibility 978
    • 0Komentar

    Sidogiri, NU PasuruanWakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan Gus Ahmad Taufiq berpesan, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) dan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) serta perangkat organisasi menjalankan amanah Rais Syuriyah Almaghfurlah KH Ad Rahman Syakur. Hal itu diungkapkan pada Safari Ramadhan PCNU Kabupaten Pasuruan di Masjid Sabilillah, Dusun Jetis, Wilayah MWCNU […]

  • Momentum HUT RI ke-74, Rijalul Ansor Rejoso Baca Doa & Tahlil Untuk Pahlawan

    • calendar_month Rab, 21 Agu 2019
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Kegiatan rutin rijalul Ansor kecamatan Rejoso, dalam momentum HUT RI ke-74 di buka dengan pembacaan maulid dan tahlil kepada para pahlawan kemerdekaan, Jumat (20/8/2019). Acara yang diadakan di rumah Kasatkoryon Rejoso tersebut, di akhiri dengan tausiah oleh ketua lembaga dakwah NU MWC NU Rejoso. Gus Hasyim Asyari berpesan kepada sahabat-sahabat Ansor di PAC rejoso ini […]

  • Safari Ramadhan ke-6: KH. Imron Mutamakkin Ajak Ranting & MWC NU Lawan Radikalisme

    Safari Ramadhan ke-6: KH. Imron Mutamakkin Ajak Ranting & MWC NU Lawan Radikalisme

    • calendar_month Sel, 29 Mei 2018
    • visibility 1.021
    • 0Komentar

    Maraknya penyebaran faham Radikalisme, khususnya Radikalisme Agama yang merusak citra Islam, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan mengajak masyarakat, Pengurus Ranting, dan Pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) NU untuk mempersempit dan melawan penyebarannya dengan istiqomah menggadakan kegiatan-kegiatan Tradisi yang dimiliki oleh Nahdlatul Ulama.

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca