Breaking News
light_mode

Melalui Rutinan Lailatul Ijtima’, MWC NU Sidogiri Jelaskan Dalil Istighosah

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Jum, 8 Feb 2019
  • visibility 849
  • comment 0 komentar

Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Sidogiri PCNU Kabupaten Pasuruan, sukses gelar rutinan Lailatul Ijtima’ pada hari Kamis malam (7/2/2019), yang kali ini bertempat di Masjid Al-Muttaqin Karangnongko Desa Ngabar Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan.

Kegiatan tersebut dimeriahkan oleh group Sholawat Al-Banjari dari Ikatan pemuda muslim (IPM) Ngabar Kraton. Adapun acara seperti biasanya, dimulai dengan Istighosah, Sholat Gho’ib berjama’ah, pembacaan Tahlil, dan ditutup dengan sambutan dan Mauidhotul Hasanah.

Menurut Ust. H. Abdulloh Rohman, PCNU menilai rutinan Lailatul Ijtima’ MWC NU Sidogiri yang paling Istiqomah. Lebih lanjut, Ia juga mengajak masyarakat agar membiasakan diri untuk ikut ketika mensholatkan orang yang meninggal.

“Lek ngaku dulur onok dolor mati gelem nyolati, tahlil, macakno Yasin. Kegiatan ini adalah tabungan kita semua.
Barang siapa yang biasa nyolati mayyit, maka banyak yang menyolati,” pungkas Wakil Rais MWC NU Sidogiri tersebut saat memberikan sambutannya.

Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh ketua Ranting NU Ngabar. Ust Saikhu, berharap semoga dengan adanya Lailatul Ijtima’ di desa Ngabar menjadi sarana selametan desa. Sehingga menjadi desa yang baldatun toyyibatun wa robbun ghofur.

Sambutan terakhir, disampaikan oleh Ust. Muntahal Hadi selaku ketua V MWC NU Sidogiri. Beliau memberikan penjelasan terkait kekeliruan kelompok Wahabi yang menganggap Istighosah itu adalah perbuatan syirik.

“Mereka menyalahkan kegiatan kita. Istighosah itu adalah minta tolong. Menurut wahabi syirik. Saya jawab. Iyya kanakbudu waiyya kanasta’in. Kamu (Wahabi) keliru. Kanjeng Nabi mengajarkan istighosah. Berdo’a: Ya Allah saya minta ke Panjenengan lewat Nabi Muhammad. Wahai Muhammad saya tawassul karena kamu dekat terhadap Allah. Ini di anggap haram oleh orang Wahabi. Keliru,” jelasnya saat memberikan Mauidhotul Hasanah dalam acara tersebut. (Dayat/Makhfud).

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berikut Susunan Acara Halalbihalal PCNU Pasuruan

    Berikut Susunan Acara Halalbihalal PCNU Pasuruan

    • calendar_month Sab, 11 Mei 2024
    • visibility 1.562
    • 0Komentar

    Kejayan, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan akan menggelar Halalbihalal di Kompleks Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Pasuruan, Jalan Raya Kejayan, Sabtu (11/05/2024) pagi. Sekertaris PCNU Kabupaten Pasuruan Gus Saiful Anam Chalim mengatakan, dalam acara halalbihalal kali ini akan dihadiri oleh Rais Syuriyah (PBNU) Prof H Mohammad Nuh dan PJ Ketua Pengurus […]

  • Puncak Satu Abad NU Pasuruan, KH Imron Mutamakkin Ajak Warga NU Jaga Kekompakan dan Warisan Perjuangan

    Puncak Satu Abad NU Pasuruan, KH Imron Mutamakkin Ajak Warga NU Jaga Kekompakan dan Warisan Perjuangan

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Puncak peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) Pasuruan berlangsung khidmat di area Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan, Kamis (30/10/2025). Kegiatan ini digelar oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan bersama Majelis Syubanul Muslimin, dan dihadiri ribuan warga nahdliyin dari berbagai wilayah. Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, dalam sambutannya menegaskan […]

  • Sambut Mudik Lebaran, PC GP. Ansor Kabupaten Pasuruan Siapkan 8 Pos Pantau

    • calendar_month Rab, 13 Jun 2018
    • visibility 498
    • 0Komentar

    Sambut Mudik Lebaran, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Pasuruan mendirikan 8 Pos Pantau Mudik 2018 yang tersebar di wilayah PCNU Kabupaten Pasuruan.

  • Hukum Menetapkan Status Anak Yatim Berdasarkan KK, Bagaimana Ketentuannya?

    Hukum Menetapkan Status Anak Yatim Berdasarkan KK, Bagaimana Ketentuannya?

    • calendar_month Rab, 8 Jul 2026
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Penetapan status anak yatim berdasarkan data Kartu Keluarga (KK) atau akta kelahiran yang menggunakan kalender Masehi tidak dapat dijadikan patokan secara langsung. Dalam ketentuan fikih, batas usia anak yatim berakhir ketika anak telah baligh, sedangkan ukuran usia baligh 15 tahun mengacu pada kalender Hijriah, bukan kalender Masehi. Selain berdasarkan usia, baligh juga dapat diketahui melalui […]

  • ISNU Pasuruan Hibahkan Buku ke Kampus se-Pulau Jawa

    ISNU Pasuruan Hibahkan Buku ke Kampus se-Pulau Jawa

    • calendar_month Ming, 17 Apr 2022
    • visibility 412
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Sebagai sumbangsih sarjana Nahdliyin kepada umat, Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasururan menghibahkan buku terbitannya ke berbagai perpustakaan kampus UIN, IAIN, dan UNU se pulau Jawa. Hibah buku ini diserahkan secara simbolis kepada beberapa pengelola perpustakaan kampus dan Pengurus Wilayah (PW) ISNU Jawa Timur pada momentum buka bersama […]

  • Silatnas Admin Digdaya Jadi Ruang Evaluasi Transformasi Digital NU

    Silatnas Admin Digdaya Jadi Ruang Evaluasi Transformasi Digital NU

    • calendar_month Sab, 29 Agu 2026
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Jombang, NU Pasuruan Forum Silaturahmi Nasional (Silatnas) Admin Digdaya digelar di Aula MAN 3 Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jumat (28/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di sela-sela rangkaian Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) tersebut menjadi ruang silaturahmi, evaluasi, sekaligus berbagi pengalaman bagi para admin Digdaya dari berbagai cabang. Ketua Tim Transformasi Digital Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca