Breaking News
light_mode

Berikut Tradisi Lebaran Ketujuh di Pasuruan

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Jum, 19 Apr 2024
  • visibility 1.358
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Hari Raya Idul Fitri merupakan momentum bahagia bagi umat Islam di berbagai penjuru dunia khususnya di Indonesia. Tak hanya religius, Lebaran juga menyimpan budaya dan tradisi unik di seluruh Indonesia. Kearifan lokal ini diwariskan secara turun temurun sebagai ciri khas masing-masing

Berbagai tradisi unik dan penuh makna muncul untuk menandai dan menambah semarak lebaran di berbagai daerah di Indonesia diantaranya di Pasuruan.

Wakil Ketua Pengurus Cabang (PC) Lembaga Budayaman dan Seniman Muslim Nahdlatul Ulama (Lesbumi NU) Kabupaten Pasuruan Gus Haidar Hafidz mengatakan, tradisi hari raya ketujuh di Pasuruan adalah berbondong bondong ke tengah kelautan bersama keluarga, kedua pergi ke kolam renang dan ketiga Ski Lot.

“Nenek moyang kita dahulu ketika harus raya ke tujuh budaya pergi ke pemandian suci dan berbondong bondong kelaut,” ujarnya , Kamis (18/04/2024)

Lebih lanjut dirinya mengatakan seiring berkembangnya zaman budaya tersebut menjadi destinasi wisata sehingga, banyak yang tidak menyadari bahwa ini adalah budaya.

“Budaya masyarakat pasuruan ketika hari raya ketujuh sejak dulu adalah pergi ke laut dan ke pemandian saya pernah diajak waktu kecil,” tambahnya.

Menurutnya masyarakat Pasuruan ketika hari raya Idul Fitri ketujuh sangat suka makan makan di tengah laut diatas perahu.

“Ketika memasuki hari raya ke tujuh pasti pemandian dan laut di Pasuruan ramai dikunjungi oleh masyarakat,” tendasnya.

Diantara yang dipadati warga Pasuruan lusa depan adalah lautan Kota Pasuruan tepatnya di Pelabuhan Kota Pasuruan. Hal itu guna untuk menikmati suasana laut dengan menaiki perahu milik para nelayan yang berada di Pelabuhan Kota Pasuruan.

“Jika ingin menikmati suasana lau bisa menaiki perahu para nelayan di sana,” paparnya.

Adapun budaya masyarakat Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan yang di kenal dunia adalah Ski Lot. Tradisi ini merupakan tradisi bermain ski di atas lumpur dengan menggunakan papan kayu, saat perayaan Lebaran Ketupat dan ini merupakan tradisi turun.

“Cara memainkannya dengan berpegangan pada papan seluncur itu. Salah satu kaki pemain ski dalam posisi menumpu pada papan seluncur. Sedangkan kaki yang satunya menjejakkan kaki pada lumpur sebagai tenaga penggerak yang berpadu dengan kekuatan tangan untuk meluncurkan papan ski,” imbuhnya.

Dirinya berpesan jika ingin menikmati suasana hari raya ketujuh Idul Fitri bisa mendatangi Pelabuhan Kota Pasuruan, Pantai Lekok, Kabupaten Pasuruan dan pemandian yang berbeda di Pasuruan.

“Bagi anda yang ingin melihat budaya Pasuruan bisa melihat di lokasi tersebut,” tutupnya.

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KH. Muzakki Birrul Alim: Dua Cara Menuju Surga Ala NU

    • calendar_month Kam, 3 Jan 2019
    • visibility 384
    • 0Komentar

    KH. Muzakki Birrul Alim, Pengasuh Pondok Pesantren Hidayatulloh Tampung Desa Kalirejo Kecamatan Gondangwetan Kabupaten Pasuruan, menjelaskan dua cara Nahdlatul Ulama (NU) dalam mengajak Jam’iyyah & Jamaahnya serta masyarakat pada umumnya menuju Surga. “Kita digiring oleh NU untuk melebu surga, caranya, pertama, amal ibadah, yang namanya surga bisa di dapatkan dengan ibadah, dhohir, seperti para Ulama,” […]

  • LBINU Pasuruan Dirikan Dapur Umum Untuk Warga Terdampak Banjir

    LBINU Pasuruan Dirikan Dapur Umum Untuk Warga Terdampak Banjir

    • calendar_month Rab, 28 Feb 2024
    • visibility 847
    • 0Komentar

    Winongan, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Kabupaten Pasuruan mendirikan dapur umum untuk warga yang terdampak banjir akibat hujan deras di Pasuruan, Senin (26/02/2023). Wakil Ketua LPBINU Kabupaten Pasuruan Aris Felani mengatakan, dapur umum menjadi salah satu penyuplai makanan siap konsumsi bagi warga yang terdampak banjir di […]

  • Jelang Penetapan Pemilu 2019, KH. Imron Mutamakkin Himbau Warga Menerima Hasilnya

    • calendar_month Ming, 19 Mei 2019
    • visibility 857
    • 0Komentar

    KH. Imron Mutamakkin, Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, mengharap kepada masyarakat untuk menerima apapun hasil dari rekapitulasi KPU terkait pemilu 2019 pada 22 Mei mendatang. “Siapapun yang menjadi Presiden, semoga terpilih Presiden dan Wakil Presiden yang terbaik untuk Agama, Bangsa dan Negara,” ujarnya saat memberikan sambutan penutupan kegiatan Safari Ramadhan 2019 […]

  • Katib Syuriyah NU Pasuruan Minta Sekolah Memiliki Mentor Bidang Aswaja

    Katib Syuriyah NU Pasuruan Minta Sekolah Memiliki Mentor Bidang Aswaja

    • calendar_month Sab, 15 Jul 2023
    • visibility 850
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Katib Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Muhib Aman Ali meminta kepada sekolah dan madrasah dinaungan Lembaga Pendidikan Maarif Nahdlatul Ulama (LP Maarif NU) untuk memiliki mentor bidang Ahlussunah wal Jamaah (Aswaja) An-Nahdliyah. Hal itu ditegaskan dalam kegiatan Workshop Reaktualisasi Kurikulum Aswaja yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang (PC) LP […]

  • Menengok Kemeriahan Futsal Sarungan Pengurus NU Pasuruan

    Menengok Kemeriahan Futsal Sarungan Pengurus NU Pasuruan

    • calendar_month Sen, 20 Jan 2025
    • visibility 1.010
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Dalam rangka memeriahkan Harlah ke – 102 NU Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Turnamen Futsal Sarungan di Futsal King Warungdowo, Jumat-Ahad (17-19/01/2025). Acara futsal sarungan tersebut berlangsung meriah karena banyak suporter dari Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) membawa suporter, drumband bahkan istri dan saudara saudaranya. Wakil Ketua PCNU […]

  • Santri Bucin Menurut Gus Sirajjuddin Sidogiri

    Santri Bucin Menurut Gus Sirajjuddin Sidogiri

    • calendar_month Sab, 4 Nov 2023
    • visibility 880
    • 0Komentar

    Perwosari, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Pasuruan menggelar kajian milenial dengan tema ‘Santri Bucin Gak Bahaya Ta’ di caffe K-Naya Kamis (2/10/2023). Pendakwah Milenial Pasuruan Gus M Sirajjuddin mengatakan, mengatakan santri merupakan orang yang berpegang teguh kepada syariat, menjalankan sunah Rasulullah dan bisa bergaul dengan baik kepada sesama. “Santri […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca