Breaking News
light_mode

Berikut Tradisi Lebaran Ketujuh di Pasuruan

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Jum, 19 Apr 2024
  • visibility 1.334
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Hari Raya Idul Fitri merupakan momentum bahagia bagi umat Islam di berbagai penjuru dunia khususnya di Indonesia. Tak hanya religius, Lebaran juga menyimpan budaya dan tradisi unik di seluruh Indonesia. Kearifan lokal ini diwariskan secara turun temurun sebagai ciri khas masing-masing

Berbagai tradisi unik dan penuh makna muncul untuk menandai dan menambah semarak lebaran di berbagai daerah di Indonesia diantaranya di Pasuruan.

Wakil Ketua Pengurus Cabang (PC) Lembaga Budayaman dan Seniman Muslim Nahdlatul Ulama (Lesbumi NU) Kabupaten Pasuruan Gus Haidar Hafidz mengatakan, tradisi hari raya ketujuh di Pasuruan adalah berbondong bondong ke tengah kelautan bersama keluarga, kedua pergi ke kolam renang dan ketiga Ski Lot.

“Nenek moyang kita dahulu ketika harus raya ke tujuh budaya pergi ke pemandian suci dan berbondong bondong kelaut,” ujarnya , Kamis (18/04/2024)

Lebih lanjut dirinya mengatakan seiring berkembangnya zaman budaya tersebut menjadi destinasi wisata sehingga, banyak yang tidak menyadari bahwa ini adalah budaya.

“Budaya masyarakat pasuruan ketika hari raya ketujuh sejak dulu adalah pergi ke laut dan ke pemandian saya pernah diajak waktu kecil,” tambahnya.

Menurutnya masyarakat Pasuruan ketika hari raya Idul Fitri ketujuh sangat suka makan makan di tengah laut diatas perahu.

“Ketika memasuki hari raya ke tujuh pasti pemandian dan laut di Pasuruan ramai dikunjungi oleh masyarakat,” tendasnya.

Diantara yang dipadati warga Pasuruan lusa depan adalah lautan Kota Pasuruan tepatnya di Pelabuhan Kota Pasuruan. Hal itu guna untuk menikmati suasana laut dengan menaiki perahu milik para nelayan yang berada di Pelabuhan Kota Pasuruan.

“Jika ingin menikmati suasana lau bisa menaiki perahu para nelayan di sana,” paparnya.

Adapun budaya masyarakat Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan yang di kenal dunia adalah Ski Lot. Tradisi ini merupakan tradisi bermain ski di atas lumpur dengan menggunakan papan kayu, saat perayaan Lebaran Ketupat dan ini merupakan tradisi turun.

“Cara memainkannya dengan berpegangan pada papan seluncur itu. Salah satu kaki pemain ski dalam posisi menumpu pada papan seluncur. Sedangkan kaki yang satunya menjejakkan kaki pada lumpur sebagai tenaga penggerak yang berpadu dengan kekuatan tangan untuk meluncurkan papan ski,” imbuhnya.

Dirinya berpesan jika ingin menikmati suasana hari raya ketujuh Idul Fitri bisa mendatangi Pelabuhan Kota Pasuruan, Pantai Lekok, Kabupaten Pasuruan dan pemandian yang berbeda di Pasuruan.

“Bagi anda yang ingin melihat budaya Pasuruan bisa melihat di lokasi tersebut,” tutupnya.

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melalui PKL Masa Pandemi, KH. Imron Mutamakkin Ajak Kader Ansor Kuasai Medsos

    Melalui PKL Masa Pandemi, KH. Imron Mutamakkin Ajak Kader Ansor Kuasai Medsos

    • calendar_month Jum, 6 Nov 2020
    • visibility 662
    • 0Komentar

    Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda ANSOR (PC GP ANSOR) Kabupaten Pasuruan mengawali giat pelatihan kader dengan Pelatihan Kader Lanjutan (PKL) yang diadakan di Aula Gedung Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Ternak Desa Kucur Kecamatan Purwosari, Kamis (5/11/2020). Kegiatan Pelatihan Kader Lanjutan (PKL) tersebut direncanakan berlangsung selama 3 (tiga) hari, yaitu Kamis s.d Minggu, tanggal 5 […]

  • MWC LTM NU Kejayan, Sukses Gelar Pembinaan Ketakmiran di Masjid Al-Mubarok Klangrong

    • calendar_month Sel, 12 Feb 2019
    • visibility 1.067
    • 1Komentar

    Minggu, 10 Februari 2019 Majelis Wakil Cabang Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (MWC LTM NU) Kecamatan Kejayan sukses selenggarakan Pembinaan Keta’miran di Masjid Al-Mubarok Klangrong Kejayan kabupaten Pasuruan. Kegiatan tersebut diikuti oleh pengurus masjid se-kecamatan Kejayan. Diharapkan seusai kegiatan tersebut Pengurus Masjid mampu lebih baik dalam mengelola masjid. Dalam kesempatan itu, Ustadz Mundir Muslih selaku […]

  • KH Imron Mutamakkin Ulas Amalan Pembuka Keberkahan Rezeki

    KH Imron Mutamakkin Ulas Amalan Pembuka Keberkahan Rezeki

    • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Kejayan, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menyampaikan bahwa salah satu keutamaan dalam ajaran Islam adalah membaca Surat Al-Waqi’ah yang diyakini dapat membantu seseorang terhindar dari kefakiran dan kesulitan ekonomi. Hal tersebut disampaikan saat kegiatan Ngaji Tafsir Ayatul Ahkam di Pondok Pesantren Besuk, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (21/2/2025). Menurutnya, […]

  • Bantu Penanganan Pandemi, Pemerintah Dukung KKN STAI Al-Yasini

    Bantu Penanganan Pandemi, Pemerintah Dukung KKN STAI Al-Yasini

    • calendar_month Rab, 5 Mei 2021
    • visibility 981
    • 0Komentar

    Tutur, NU Pasuruan Mahasiswa memiliki kewajiban melaksanakan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN). KKN menggunakan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu di Indonesia. Dalam situasi pandemi Covid-19, KKN STAI (Sekolah Tinggi Agama Islam) Al-Yasini dilaksanakan pada bulan April-Mei 2021. KKN juga dalam rangka mendukung usaha pencegahan penyebaran covid-19 […]

  • Peduli Korban Banjir, Ranting NU Toyaning Rejoso Bantu 1500 Kepala Keluarga

    Peduli Korban Banjir, Ranting NU Toyaning Rejoso Bantu 1500 Kepala Keluarga

    • calendar_month Ming, 1 Nov 2020
    • visibility 854
    • 0Komentar

    Seharian di guyur hujan sejak Sabtu (31/10/2020), membuat beberapa desa di Kecamatan Rejoso Kabupaten Pasuruan terendam Banjir. Dari 16 desa di Kecamatan Rejoso, 5 desa terdampak musibah banjir yang bersifat dadakan tersebut. Menyadari itu, Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PR NU) Desa Toyaning Kecamatan Rejoso menyalurkan bantuan dari Gerakan Koin NU Peduli untuk membantu desa yang […]

  • Peringatan Harlah ke 99 di MWCNU Sidogiri, dari Latih Tani Modern Hingga Santunan Yatim

    Peringatan Harlah ke 99 di MWCNU Sidogiri, dari Latih Tani Modern Hingga Santunan Yatim

    • calendar_month Sen, 21 Feb 2022
    • visibility 374
    • 2Komentar

    Kraton, NU PasuruanMajelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sidogiri memperingati Hari Lahir (Harlah) ke 99 NU dengan berbagai kegiatan. Mulai dari ‘Pengibaran 99 Bendera NU’ hingga santunan anak yatim, Senin-Rabu (14-16/02/2022). Ketua MWCNU Sidogiri KH A Saifulloh Naji menjelaskan, rangkaian acara dimulai dengan kegiatan ‘Pengibaran 99 Bendera NU’, Pelatihan Pertanian Modern, Bahsul Masail, dan Santunan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca