Breaking News
light_mode

Berikut Tradisi Lebaran Ketujuh di Pasuruan

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Jum, 19 Apr 2024
  • visibility 1.348
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Hari Raya Idul Fitri merupakan momentum bahagia bagi umat Islam di berbagai penjuru dunia khususnya di Indonesia. Tak hanya religius, Lebaran juga menyimpan budaya dan tradisi unik di seluruh Indonesia. Kearifan lokal ini diwariskan secara turun temurun sebagai ciri khas masing-masing

Berbagai tradisi unik dan penuh makna muncul untuk menandai dan menambah semarak lebaran di berbagai daerah di Indonesia diantaranya di Pasuruan.

Wakil Ketua Pengurus Cabang (PC) Lembaga Budayaman dan Seniman Muslim Nahdlatul Ulama (Lesbumi NU) Kabupaten Pasuruan Gus Haidar Hafidz mengatakan, tradisi hari raya ketujuh di Pasuruan adalah berbondong bondong ke tengah kelautan bersama keluarga, kedua pergi ke kolam renang dan ketiga Ski Lot.

“Nenek moyang kita dahulu ketika harus raya ke tujuh budaya pergi ke pemandian suci dan berbondong bondong kelaut,” ujarnya , Kamis (18/04/2024)

Lebih lanjut dirinya mengatakan seiring berkembangnya zaman budaya tersebut menjadi destinasi wisata sehingga, banyak yang tidak menyadari bahwa ini adalah budaya.

“Budaya masyarakat pasuruan ketika hari raya ketujuh sejak dulu adalah pergi ke laut dan ke pemandian saya pernah diajak waktu kecil,” tambahnya.

Menurutnya masyarakat Pasuruan ketika hari raya Idul Fitri ketujuh sangat suka makan makan di tengah laut diatas perahu.

“Ketika memasuki hari raya ke tujuh pasti pemandian dan laut di Pasuruan ramai dikunjungi oleh masyarakat,” tendasnya.

Diantara yang dipadati warga Pasuruan lusa depan adalah lautan Kota Pasuruan tepatnya di Pelabuhan Kota Pasuruan. Hal itu guna untuk menikmati suasana laut dengan menaiki perahu milik para nelayan yang berada di Pelabuhan Kota Pasuruan.

“Jika ingin menikmati suasana lau bisa menaiki perahu para nelayan di sana,” paparnya.

Adapun budaya masyarakat Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan yang di kenal dunia adalah Ski Lot. Tradisi ini merupakan tradisi bermain ski di atas lumpur dengan menggunakan papan kayu, saat perayaan Lebaran Ketupat dan ini merupakan tradisi turun.

“Cara memainkannya dengan berpegangan pada papan seluncur itu. Salah satu kaki pemain ski dalam posisi menumpu pada papan seluncur. Sedangkan kaki yang satunya menjejakkan kaki pada lumpur sebagai tenaga penggerak yang berpadu dengan kekuatan tangan untuk meluncurkan papan ski,” imbuhnya.

Dirinya berpesan jika ingin menikmati suasana hari raya ketujuh Idul Fitri bisa mendatangi Pelabuhan Kota Pasuruan, Pantai Lekok, Kabupaten Pasuruan dan pemandian yang berbeda di Pasuruan.

“Bagi anda yang ingin melihat budaya Pasuruan bisa melihat di lokasi tersebut,” tutupnya.

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kembali Berbagi, PC LAZISNU Kabupaten Pasuruan Santuni Keluarga Hafidz Al-Quran

    • calendar_month Sel, 12 Jun 2018
    • visibility 837
    • 0Komentar

    Kembali berbagi, Pengurus Cabang Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqoh Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Pasuruan santuni keluarga almarhum seorang Hafidz Al-Quran, Dusun Ngebras Pandansari Pandanrejo Rejoso, Senin (11/6/2018).

  • Mahasiswa UNU Pasuruan Edukasi Siswa tentang Pengelolaan Sampah

    Mahasiswa UNU Pasuruan Edukasi Siswa tentang Pengelolaan Sampah

    • calendar_month Ming, 16 Agu 2026
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan  Mahasiswa Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan memberikan edukasi mengenai pengelolaan sampah kepada siswa-siswi SD Sukorejo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. Mahasiswa UNU Pasuruan Nabilatus Sholichah menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan mengenalkan jenis-jenis sampah sekaligus cara pengelolaannya kepada siswa sejak usia dini. “Kami melakukan sosialisasi tentang sampah dengan sasaran siswa […]

  • PCNU Kab. Pas Lakukan Disinfeksi Rumah Ibadah di Desa Warungdowo

    PCNU Kab. Pas Lakukan Disinfeksi Rumah Ibadah di Desa Warungdowo

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2020
    • visibility 1.040
    • 0Komentar

    Satgas Pencegahan Covid-19 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan kembali melalukan disifeksi, kali ini dilakukan di 23 Musholla, 5 Masjid, TPQ dan Madrasah, Ahad (5/4/2020). “Disinfeksi dilakukan di rumah ibadah, khususnya musholla dan masjid, sebagai upaya pencegahan,” ujar Sugeng Hariyadi selaku Komandan Satgas Tanggap Covid-19 PCNU Kabupaten Pasuruan tersebut. Selain melakukan penyemprotan disinfektan dan […]

  • LTMNU Pasuruan Bekali Takmir Kelola Perpustakaan Masjid

    LTMNU Pasuruan Bekali Takmir Kelola Perpustakaan Masjid

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • visibility 381
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (PC LTMNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Diklat Perpustakaan Masjid di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Ahad (28/06/2026). Kegiatan tersebut bertujuan mendorong masjid tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat literasi dan pengembangan ilmu pengetahuan bagi masyarakat. Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten PasuruanGus […]

  • KH. Imron Mutamakkin: Bentengi Aswaja NU dengan Anfa’uhum Linnas

    • calendar_month Sab, 12 Jan 2019
    • visibility 837
    • 0Komentar

    KH. Imron Mutamkkin, Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, memberikan instruksi kepada pengurus NU, untuk melakukan pembentengan Aswaja An-Nahdliyah (sebutan untuk Aswaja NU), baik dikepengurusan lembaga maupun banom, dengan semaksimal mungkin memberikan kemanfaatan kepada masyarakat. “Khoirunnas Anfa’uhum Linnas. Gerakkan lewat banom atau lembaga dalam membentengi yang merusak tatanan masyarakat. Lakukan sesuai kapasitas […]

  • NU Peduli Pasuruan Distribusikan Ribuan Nasi Bungkus Kepada Warga Terdampak Banjir

    NU Peduli Pasuruan Distribusikan Ribuan Nasi Bungkus Kepada Warga Terdampak Banjir

    • calendar_month Ming, 2 Feb 2025
    • visibility 879
    • 0Komentar

    Rejoso, NU Pasuruan NU Peduli Kabupaten Pasuruan relawan bagikan ribuan nasi bungkus kepada warga yang terdampak banjir, Jum’at (31/01/2024). Kordinator NU Peduli Kabupaten Pasuruan M Nawawi mengatakan bahawasannya dari hasil assesmen yang di dapatkan masih ada beberapa desa di Kecamatan Rejoso yang tergenang banjir hingga satu meter. “Dari data yang diperoleh sekitar 600 Kepala Keluarga […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca