Breaking News
light_mode

Mengenal KH Abdurrahman Rais Syuriah NU Pasuruan Ke II

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Jum, 17 Jan 2025
  • visibility 2.072
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar ziarah muasis NU Pasuruan, Kamis (16/1/2024).

Adapun Rute ziarah dimulai dari maqbarah Pondok Pesantren Sidogiri  dan Pondokkaton selanjutnya ke Kota Pasuruan, yakni ke makam KH Abdurrahman di Kecamatan Bugul Kidul dan Mbah Hamid di belakang Masjid Al-Anwar.Dari beberapa makam tersebut banyak orang yang tidak mengenal sosok KH Abdurrahman Bugul Kota Pasuruan, padahal beliau merupakan Rais Syuriah Pasuruan ke II.

“Tidak banyak orang yang tau tentang KH Abdurrahman karena silsilahnya dibakar agar tidak dimanfaatkan oleh anak cucunya nanti,” ujar Gus Ridwan Kholil selaku perwakilan keluarga.

Cucu KH Abdurrahman tersebut mengatakan, khidmah mengurus PCNU Pasuruan KH Abdurrahman dimulai karena kedekatannya dengan KH Wahab Hasbullah ketika ada di Makkah kurang lebih lima belas tahun.

“Sebelum berangkat ke Makkah beliau mondok di Panjen asuhan KH Abdul Latif  kemudian menikah dengan nyai Khodijah bin Yasin Kebonsari,” tambahnya.

Semasa hidupnya KH Abdurrahman juga pernah menjadi  Mahkamah Islam Tinggi di Jakarta yang di utus oleh KH Hasyim Asy’ari.

“Selain menjadi Mahkamah Islam Tinggi beliau pernah menjadi anggota Majelis Islam A’la Indonesia (MIAI) yang terbentuk pada 21 September 1937,” jelasnya.

KH Abdurrahman wafat  11 Robiul Akhir 1364 H.Beliau wafat dalam perjalanan naik kereta api dari Jakarta menuju Pasuruan namun takdir berkata lain, beliau menghembuskan nafasnya di Solo.

“Wafatnya KH Abdurrahman hanya diketahui oleh Nyai Khodijah dan cruw kereta api,” terangnya.

Namun Cruw Kereta api melarang untuk memberi tahu orang orang karena jika diketahui oleh tentara jepang maka akan di turunkan di stasiun selanjutnya .

“Jika ada yang bertanya katakan tidur. Karena kalau diketahui meninggal, akan diturunkan paksa oleh Pasukan Jepang,” tutupnya 

Pada waktu KH Abdurrahman wafat itu gejolak perang masih terjadi Surabaya sehingga kereta api yang di tunggangi oleh nyai Khodijah mengambil arah ke Malang sehingga turun di malang dan di makamkan di Pasuruan.

Penulis : Mokh Faisol 

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Kembangkan Potensi Lokal Lewat Kerajinan Kerang

    Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Kembangkan Potensi Lokal Lewat Kerajinan Kerang

    • calendar_month Sab, 26 Jul 2025
    • visibility 397
    • 0Komentar

    Kraton, NU Pasuruan  Untuk menggali potensi dan menumbuhkan kreativitas anak-anak desa, Mahasiswa Program Mahasiswa PMM UNU STAI Salahudin Pasuruan  menyelenggarakan kegiatan kerajinan kerang, di Kecamatan Kraton, Jumat (25/07/2025). Program ini bertujuan memberdayakan anak-anak melalui aktivitas seni sederhana namun bermakna, yaitu melukis kerang menjadi gantungan kunci. Mahasiswa hadir sebagai fasilitator dan pendamping dalam setiap proses pembuatan […]

  • Belajar dari Para Wisudawan Berprestasi STAI Salahuddin dan UNU Pasuruan

    Belajar dari Para Wisudawan Berprestasi STAI Salahuddin dan UNU Pasuruan

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • visibility 528
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Momentum wisuda menjadi tanda berakhirnya sebuah perjuangan dalam jenjang pendidikan tertentu. Di prosesnya, ada bentuk-bentuk perjuangan yang beragam. Namun terdapat garis merah atas perjuangan itu; kerja keras dan pantang menyerah. Bagi seorang pejuang, tentu berharap setiap akhirnya adalah happy ending. Bagi Akhmad Saifulloh Azzamzuri yang tumbuh dari keluarga petani di Dusun Sumbersari, […]

  • Hikam Perdana, Kiai Imron Ingatkan tentang Imsak Hingga Waktu Niat Puasa Ramadhan

    Hikam Perdana, Kiai Imron Ingatkan tentang Imsak Hingga Waktu Niat Puasa Ramadhan

    • calendar_month Ming, 3 Apr 2022
    • visibility 1.347
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengingatkan, tentang imsak, kondisi yang mewajibkan orang tua memerintahkan anaknya berpuasa, dan waktu niat puasa ramadhan. Ia menjelaskan, bahwa berpuasa itu menahan diri dari segala perkara yang membatalkan puasa. Mulai terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari. Untuk berjaga-jaga, menahan diri sejak waktu […]

  • Mengurus Masjid, Pengurus Harus Kaljasadil Wahid, Kalbunyanil Wahid

    • calendar_month Ming, 6 Jan 2019
    • visibility 392
    • 0Komentar

    Ustadz. Mundir Muslih, ketua Lembaga Ta’mir Masjid (LTM) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, berharap kepada kepengurusan Masjid dalam menjalankan tugasnya untuk memakmurkan Masjid memiliki sifat kaljasadil Wakhid & Kalbunyanil Wahid, sehingga antara satu pengurus dan yang lainnya saling membantu dan menguatkan serta menjaga kekompakan. “Kepengurusan Masjid yakni Nadzir dan Qoyyim/Ta’mir kaljasadil Wahid, Kalbunyanil […]

  • Makesta IPNU IPPNU Gondangwetan Perkuat Kaderisasi, Siapkan Generasi

    Makesta IPNU IPPNU Gondangwetan Perkuat Kaderisasi, Siapkan Generasi

    • calendar_month Kam, 2 Jul 2026
    • visibility 342
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Kecamatan Gondangwetan menggelar Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) Raya sebagai tindak lanjut Rapat Anggota Raya di SDN Tenggilisrejo, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Senin-Selasa (29-30/06/2026). Mengusung tema Satu Langkah Kaderisasi, Sejuta Harapan Organisasi kegiatan tersebut menjadi ikhtiar memperkuat kaderisasi di tingkat ranting sekaligus menyiapkan generasi penerus IPNU dan IPPNU […]

  • Gelar Rakor, ISNU Pasuruan Persiapkan Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal

    Gelar Rakor, ISNU Pasuruan Persiapkan Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal

    • calendar_month Ming, 22 Mei 2022
    • visibility 933
    • 0Komentar

    Gondang Wetan – Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan mulai melakukan Rapat Koordinasi Persiapan Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal (PPH). Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan Ahmad Adip Muhdi mengatakan penyelenggaraan rakor merupakan upaya pihaknya untuk memperlancar penyiapan tenaga pendamping PPH yang diperlukan dalam sertifikasi halal produk usaha mikro dan kecil (UMK). […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca