Breaking News
light_mode

Mengenal KH Abdurrahman Rais Syuriah NU Pasuruan Ke II

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Jum, 17 Jan 2025
  • visibility 2.097
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar ziarah muasis NU Pasuruan, Kamis (16/1/2024).

Adapun Rute ziarah dimulai dari maqbarah Pondok Pesantren Sidogiri  dan Pondokkaton selanjutnya ke Kota Pasuruan, yakni ke makam KH Abdurrahman di Kecamatan Bugul Kidul dan Mbah Hamid di belakang Masjid Al-Anwar.Dari beberapa makam tersebut banyak orang yang tidak mengenal sosok KH Abdurrahman Bugul Kota Pasuruan, padahal beliau merupakan Rais Syuriah Pasuruan ke II.

“Tidak banyak orang yang tau tentang KH Abdurrahman karena silsilahnya dibakar agar tidak dimanfaatkan oleh anak cucunya nanti,” ujar Gus Ridwan Kholil selaku perwakilan keluarga.

Cucu KH Abdurrahman tersebut mengatakan, khidmah mengurus PCNU Pasuruan KH Abdurrahman dimulai karena kedekatannya dengan KH Wahab Hasbullah ketika ada di Makkah kurang lebih lima belas tahun.

“Sebelum berangkat ke Makkah beliau mondok di Panjen asuhan KH Abdul Latif  kemudian menikah dengan nyai Khodijah bin Yasin Kebonsari,” tambahnya.

Semasa hidupnya KH Abdurrahman juga pernah menjadi  Mahkamah Islam Tinggi di Jakarta yang di utus oleh KH Hasyim Asy’ari.

“Selain menjadi Mahkamah Islam Tinggi beliau pernah menjadi anggota Majelis Islam A’la Indonesia (MIAI) yang terbentuk pada 21 September 1937,” jelasnya.

KH Abdurrahman wafat  11 Robiul Akhir 1364 H.Beliau wafat dalam perjalanan naik kereta api dari Jakarta menuju Pasuruan namun takdir berkata lain, beliau menghembuskan nafasnya di Solo.

“Wafatnya KH Abdurrahman hanya diketahui oleh Nyai Khodijah dan cruw kereta api,” terangnya.

Namun Cruw Kereta api melarang untuk memberi tahu orang orang karena jika diketahui oleh tentara jepang maka akan di turunkan di stasiun selanjutnya .

“Jika ada yang bertanya katakan tidur. Karena kalau diketahui meninggal, akan diturunkan paksa oleh Pasukan Jepang,” tutupnya 

Pada waktu KH Abdurrahman wafat itu gejolak perang masih terjadi Surabaya sehingga kereta api yang di tunggangi oleh nyai Khodijah mengambil arah ke Malang sehingga turun di malang dan di makamkan di Pasuruan.

Penulis : Mokh Faisol 

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Cara Dosen Pendidikan Biologi ITSNU Pasuruan Meningkatkan Mutu Pembelajaran di Sekolah

    Ini Cara Dosen Pendidikan Biologi ITSNU Pasuruan Meningkatkan Mutu Pembelajaran di Sekolah

    • calendar_month Sel, 21 Feb 2023
    • visibility 724
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU PasuruanDosen Program Studi (Prodi) Pendidikan Biologi Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan mendampingi penyusunan karya ilmiah bagi guru di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Gondangwetan. Pendampingan dimulai dengan sosialisasi di Gedung Laboratorium Fisika, SMAN 1 Gondangwetan, Selasa (20/12/2022). Adapun penutupan pendampingan akan dilakukan pada Selasa mendatang […]

  • Perkuat Satgas Covid-19 Pesantren, PCNU Kab. Pasuruan Gelar Training of Trainer

    Perkuat Satgas Covid-19 Pesantren, PCNU Kab. Pasuruan Gelar Training of Trainer

    • calendar_month Sab, 28 Nov 2020
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Tim Satgas Covid-19 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Training of Trainer (ToT) bagi Satgas Covid-19 Pondok Pesantren, Jumat (27/11/2020), bertempat di Ruang Rapat Graha PCNU, Kecamatan Ponjentrek, Kabupaten Pasuruan Peserta ToT adalah perwakilan 7 Pondok Pesantren yang telah membentuk dan memiliki Tim Satgas Covid-19 di Pondok Pesantren. Menurut Gus H. Saiful Anam […]

  • 33 Pesantren Se-Pasuruan Raya Ikuti Lomba Panahan Santri 2020

    33 Pesantren Se-Pasuruan Raya Ikuti Lomba Panahan Santri 2020

    • calendar_month Kam, 22 Okt 2020
    • visibility 983
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Santri 2020, yang dalam masa pandemi Covid-19, Robithoh Ma’had Islamiyah (RMI) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Lomba Panahan Santri 2020. Rabu (21/10/2020). Lomba ini sukses di gelar di Lapangan Pondok pesantren Alyasini Kab. Pasuruan. Lomba ini bekerja sama dengan Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) dan Dinas Pemuda dan Olahraga […]

  • Takut Sahur Kebablasan? Yuk Download Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1444 H / 2023 M Wilayah Pasuruan

    Takut Sahur Kebablasan? Yuk Download Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1444 H / 2023 M Wilayah Pasuruan

    • calendar_month Sel, 21 Mar 2023
    • visibility 635
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanInstitut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama dan Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (ITSNU-STAIS) Pasuruan menerbitkan Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1444 H/2023 M. Jadwal Imsakiyah itu dirumuskan oleh Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan. Sebagaimana telah diingatkan oleh Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin, untuk berhenti melakukan hal-hal […]

  • Dilantik, JQHNU Pasuruan Diminta Kawal Standarisasi Kompetensi Guru TPQ

    Dilantik, JQHNU Pasuruan Diminta Kawal Standarisasi Kompetensi Guru TPQ

    • calendar_month Sel, 19 Apr 2022
    • visibility 422
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPimpinan Cabang (PC) Jam’iyyatul Qurra’ Wal Huffadz Nahdlatul Ulama (JQHNU) Kabupaten Pasuruan dilantik di Aula KH Ahmad Djufri, Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Kecamatan Pohjentrek, Senin (18/04/2022). Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin menjelaskan, agar JQHNU mampu melaksanakan 3 M. Yakni menyampaikan, mengembangkan dan mengamalkan Al-Qur’an. “JQHNU harus mampu […]

  • IPNU IPPNU Pasrepan Bersama SMK Queen Zam-Zam Gelar Makesta Untuk Siswa Baru

    IPNU IPPNU Pasrepan Bersama SMK Queen Zam-Zam Gelar Makesta Untuk Siswa Baru

    • calendar_month Sel, 26 Jul 2022
    • visibility 1.026
    • 0Komentar

    Pasrepan, NU Pasuruan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Pasrepan, Kabupaten Pasuruan bersama Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Queen Zam-Zam menggelar Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) bersamaan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Jumat-Sabtu (22-23/07/2022). Kegiatan dengan tema “Mencetak Kader Militan untuk Menghadapi Masa Depan” itu dilaksanakan di […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca