Breaking News
light_mode

Menuju Mahasiswa Santri, IPNU-IPPNU ITSNU-STAIS Pasuruan Ngaji Bareng Gus Haidar Hafeez

  • account_circle Nuryanto
  • calendar_month Jum, 23 Okt 2020
  • visibility 516
  • comment 0 komentar

Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama-Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (ITSNU-STAIS) Pasuruan merupakan Kampus yang beda dari kampus lain yang hanya menginginkan mahasiswanya memiliki kecerdasan, intelektual dan skill yang baik. Namun, ITSNU-STAIS Pasuruan merupakan kampus yang memadukan antara kehidupan mahasiswa dan pesantren. Sehingga, bukan hanya dituntut untuk memiliki kecerdasan tinggi dan keahlian tertentu yang mumpuni sebagaimana mahasiswa biasa, namun juga dituntut untuk memiliki akhlak yang baik sebagaimana seorang santri di Pondok Pesantren.

Oleh karena itu, Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama – Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama – Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (PKPT IPNU-IPPNU ITSNU-STAIS) Pasuruan mengadakan acara maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Santri Nasional (HSN) 2020 sebagai upaya menumbuhkan jiwa santri pada mahasiswa ITSNU-STAIS Pasuruan, Kamis (22/10/2020).

Acara tersebut diadakan di Aula KH. Ahmad Jufri, kompleks Perkantoran PCNU Kabupaten Pasuruan, Desa Warung Dowo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan dan dihadiri oleh ratusan mahasiswa dari Internal kampus ITSNU-STAIS Pasuruan serta mahasiswa se-Pasuruan Raya dengan mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Selain itu, acara tersebut dihadiri oleh Jajaran pimpinan kampus ITSNU-STAIS Pasuruan serta Gus Haidar Hafidz Al Munjidi sebagai pembicara utama.

Dalam sambutannya Abu Amar Bustomi, M.Si., Rektor ITSNU-STAIS Pasuruan menyampaikan harapannya terhadap mahasiswa-mahasiswi di Pasuruan khususnya kader PKPT IPNU-IPPNU ITSNU-STAIS Pasuruan supaya kedepannya selalu dapat memberi manfaat terhadap lingkungan di sekitarnya terutama bagi kampusnya masing-masing.


“Saya berharap IPNU-IPPNU ITSNU-STAIS Pasuruan semoga tetap menjadi pembawa berkah bagi kampus yang selalu ditunggu-tunggu aksinya.”

Sementara itu, Gus Haidar Hafidz Al Munjidi, Pembicara Utama dalam kegiatan tersebut mengungkap dan menerangkan puisi Resolusi jihad 22 Oktober NKRI Harga mati, NU sampai Mati, dari KH. Hasyim Asy’ari yang diorasikan oleh Bung Tomo untuk membakar semangat juang para Santri dan Arek-arek Surabaya dalam mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Resolusi jihad 22 Oktober NKRI Harga mati, NU sampai Mati, dari KH Hasyim Asy’ari yang dikumandangkan oleh Bung Tomo membakar semangat para santri hingga masyarakat dalam memperjuankan Indonesia, hingga membuat Jendral Mallaby tewas pada pertempuran 10 November oleh arek-arek Surabaya. Andai Resolusi Jihad 22 oktober tidak ada, maka mungkin saja Hari Pahlawan 10 November tidak akan terjadi,” ungkap gus haidar, panggilan akrabnya.

Adapun tujuan diadakannya kegiatan tersebut tidak lain merupakan wujud pengawalan PKPT IPNU-IPPNU ITSNU-STAIS Pasuruan. Yaitu, untuk mewujudkan mahasiswa berjiwa santri dan meneladani Nabi Muhammad.

“Kami PKPT ITSNU-STAIS PASURUAN siap menjadi garda terdepan dalam mewujudkan cita-cita kampus, yaitu menjadi Mahasiswa yang Berjiwa Santri,” Kata Saiful Akbar, Ketua PKPT IPNU ITSNU-STAIS Pasuruan.

Kontributor: Arief Dzulkifli

Editor: Nuryanto

  • Penulis: Nuryanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesantren Al-Yasini Pasuruan Membagikan Ribuan Paket Daging Kurban Kepada Warga Sekitar

    Pesantren Al-Yasini Pasuruan Membagikan Ribuan Paket Daging Kurban Kepada Warga Sekitar

    • calendar_month Ming, 2 Jul 2023
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU PasuruanPondok Pesantren Terpadu Al-Yasini (PPTA), Desa Sambisirah, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, kembali menyembelih dan membagikan hewan kurban. Untuk tahun ini menyembelih 6 ekor Sapi dan 19 ekor Kambing. Penyembelihan dilaksanakan dua hari berturut-turut dari hari Kamis setalah sholat Idul Adha (29/6/2023). Yakni sebanyak 1 ekor Sapi dan 10 ekor Kambing. Sedangkan di hari […]

  • Bahtsul Masail Bulanan PCNU Kabupaten Pasuruan Bahas Hukum Peminjaman Al-Qur’an di Masjid

    • calendar_month Sen, 28 Jan 2019
    • visibility 652
    • 0Komentar

    Lembaga Bahtsul Masail (LBM) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, kembali menggelar Bahtsul Masail Bulanan. Kali ini dilakasanakan pada hari Ahad, 27 Desember 2019 bertempat di Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Desa Branang, Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan. Kegiatan yang diasuh oleh KH. Muslim tersebut, terlaksana berkat kerjasama dengan pengurus MWC NU Lekok. Sekitar 80 orang […]

  • Melalui Istighosah Rutin Jum’at Legi, KH. Imron Mutamakkin Berpesan Agar Menggunakan Akhlak Ketika Mengkritik

    • calendar_month Ming, 9 Des 2018
    • visibility 416
    • 0Komentar

    Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH. Imron Mutamakkin, berharap agar masyarakat dalam menyampaikan kritik yang bersifat membangun dan dalam menyampaikan kritik tersebut disertai dengan Akhlak. Mengkritik boleh, tapi kritik yang membangun. Dan disampaikan dengan Akhlakul Karimah”, disampaikan dalam Istighotsah Rutin Jum’at Legi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, dilaksanakan di Masjid Baitul Muttaqin MWC NU […]

  • Gali Potensi, IPNU Pasuruan Gelar Futsal Sarungan

    Gali Potensi, IPNU Pasuruan Gelar Futsal Sarungan

    • calendar_month Sen, 6 Nov 2023
    • visibility 503
    • 0Komentar

    Perwosari, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Pasuruan mengelar lomba futsal sarungan di Lapangan Bumdes Pucungsari, Kecamatan Perwosari Sabtu-Ahad (4-5/11/2023). Sekertaris PC IPNU Kabupaten Pasuruan Mokhamad Murthado mengatakan, lomba futsal sarungan digelar dalam rangka untuk meriahkan Hari Santri 2023 dan menggali potensi kader keder IPNU di setiap Pimpinan Anak Cabang […]

  • Ketua Ranting NU Jetis Pernah Jadi Pasukan Berani Mati Gus Dur, Ini Ceritanya

    Ketua Ranting NU Jetis Pernah Jadi Pasukan Berani Mati Gus Dur, Ini Ceritanya

    • calendar_month Ming, 22 Mei 2022
    • visibility 582
    • 0Komentar

    Sidogiri, NU PasuruanUstadz M Samian selaku Ketua Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Jetis, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sidogiri, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, rupanya pernah menjadi Pasukan Berani Mati mendukung KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Dirinya berangkat ke Jakarta untuk melawan persekongkolan politik dalam upaya menjatuhkan Gus Dur sebagai Presiden […]

  • Sukses, 3500 Siswa TK/RA Binaan Muslimat NU Pasuruan Ikuti Parade Manasik Haji

    • calendar_month Sel, 11 Sep 2018
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Ikatan Guru RA/TK Muslimat NU (IGRAMNU/IGTKMNU) Kecamatan Tutur, Purwodadi, Purwosari dan Sukorejo, berikan pembelajaran Rukun Islam yang Kelima kepada peserta didik melalui Parade Manasik Haji kelas kanak-kanak, Senin (10/9) di Kebon Raya Purwodadi. Kegiatan yang diikuti oleh 3500 siswa-siswi dari 90 TK/RA binaan Muslimat NU ini, dibuka langsung oleh ketua Pimpinan Cabang Muslimat NU kabupaten […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca