Breaking News
light_mode

Meriah, Ratusan Peserta Ramaikan Goes Santri Sarungan NU Pasuruan

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sen, 21 Okt 2024
  • visibility 1.003
  • comment 0 komentar

Pohjentek, NU Pasuruan

Dalam rangka memperingati Hari Santri 2024, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan mengelar gowes santri sarungan 2024 di halaman perkantoran PCNU Kabupaten Pasuruan, Ahad (20/10/2024).

Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan Gus Nasih Nashor mengatakan bahwasanya jarak gowes santri sarungan 2024 tidak terlalu jauh sekitar 12 kilometer untuk mencapai garis finish.

“Alhamdulillah goes santri berjalan dengan lancar dan tidak ada yang cidera,” ujarnya.

Gus Nasih sapaan akrabnya mengatakan, gowes bareng ini merupakan bentuk sinergi antara PCNU Kabupaten Pasuruan dengan Pemkab Pasuruan. “Dengan mempererat jalinan silaturahim lewat gowes ini jiwa kita akan sehat,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan Gowes santri sarungan 2024 terdapat festival jajanan tradisional sehingga pasca gowes para peserta dapat menikmati makanan tradisional yang kini jarang diminati oleh kaum milenial khususnya.

“Festival jajanan tradisional merupakan bagian dari rangkaian acara hari santri 2024 PCNU Pasuruan,” tambahnya.

Menurutnya banyak sekali anak anak kecil yang menderita sakit yang seharusnya tidak dialami. Oleh karena itu mengenalkan jajanan tradisional merupakan salah satu bentuk kepedulia kepada anak anak.

“Hampir seluruh jajanan tradisional dijual oleh lembaga dan badan otonom (Banom) NU mulai dari klepon, ghodo kinco, lemet dan lain sebaginya,” terangnya.

Ketua panitia tersebut mengarahkan setelah menikmati jajanan tradisional para peserta diarahkan untuk mengikuti donor darah di aula PCNU Kabupaten Pasuruan.

“Matur nuwon kepada PMI Kabupaten Pasuruan yang telah memfasilitasi donor darah melalui perangkat dan alat-alatnya maupun petugas. Dan antusiasmenya cukup banyak,” terangnya.

Sementara itu, Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis menegaskan, dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2024, Pemkab Pasuruan akan menggelar Upacara, Selasa (22/10/2024) esok.

Bedanya, para pejabat Pemkab Pasuruan akan mengikuti upacara dengan memakai baju muslim dari kain sarung.

“Kalau di Pondok biasanya sarung dibuat kemol atau selimut. Tetapi telah tanggal 22 Oktober mendatang, semua pejabat mengenakan baju dari sarung. Jadi harkat dan martabat sarung semakin meningkat,” tutupnya.

Dalam Kegiatan ini PCNU Bekerja Sama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Kementrian Agama Kabupaten Pasuruan dan para donatur yang sudah berpartisipasi dalam mensukseskan acara ini.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perdalam Ilmu Ubudiyah, Ranting NU di Beji Gelar Pengajian Rutin

    Perdalam Ilmu Ubudiyah, Ranting NU di Beji Gelar Pengajian Rutin

    • calendar_month Kam, 1 Apr 2021
    • visibility 394
    • 0Komentar

    Beji, NU Pasuruan Pimpinan Ranting (PR) Nahdlatul Ulama (NU) Desa Kenep 1 Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan menyelenggarakan kegiaatan rutin Pengajian Kitab Kuning. Yakni Kitab Sullamut Taufiq. Kali ini, bertempat di Masjid Al-Hidayah Kenep Krajan, Rabu (31/3/2021). KH. Slamet Jufri selaku Pembina Asnuter PCNU Bangil, sebagai pengampu dalam pengajian tersebut. Pelaksanaan kegiatan seanjutnya bergantian di Musholla […]

  • GP Ansor NU Kabupaten Pasuruan Lestarikan Tradisi Sowan Kiai Saat Idul Fitri

    • calendar_month Jum, 14 Jun 2019
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kabupaten Pasuruan, lestarikan tradisi berkeliling untuk sowan untuk ngalap barakah kepada kiai-kiai sepuh dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan di bulan idul fitri, Jum’at (14/06/2019). Sekitar 8 mobil yang membawa rombongan ansor dan belasan lainnya menaiki motor. “Kita keliling agenda rutin setiap tahun dalam rangka […]

  • H Fausi, Teladan Bagi Kader dan Anak Muda NU

    H Fausi, Teladan Bagi Kader dan Anak Muda NU

    • calendar_month Jum, 15 Mar 2024
    • visibility 1.029
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU PasuruanBerpulangnya H Fausi pada Jumat (15/03/2024) dini hari, meninggalkan banyak kenangan serta warisan inspirasi bagi banyak kalangan. Mengingat almarhum tercatat aktif di beberapa organisasi, khususnya di Nahdlatul Ulama (NU). Diantaranya pernah menjadi Ketua Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) Kabupaten Pasuruan dan Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan. Saat ini, almarhum […]

  • Lebaran, Ranting NU Jarangan Jaga Penyeberangan di Lintasan Kereta Api Tanpa Palang Pintu

    Lebaran, Ranting NU Jarangan Jaga Penyeberangan di Lintasan Kereta Api Tanpa Palang Pintu

    • calendar_month Sen, 24 Apr 2023
    • visibility 1.164
    • 0Komentar

    Rejoso, NU PasuruanBersilaturahmi kepada keluarga, tetangga, saudara, guru, kiai ibu nyai, dan teman menjadi salah satu tradisi dan agenda utama di hari raya Idul Fitri. Salah satu agenda utama lainnya mudik, yakni pulang kampung. Sehingga wajar, lalu lintas jalan raya menjadi padat. Merespon itu, Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Jarangan, Mejelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama […]

  • Ketua PW Ishari Jatim : Ceritakan Berdirinya Ishari NU di Indonesia

    Ketua PW Ishari Jatim : Ceritakan Berdirinya Ishari NU di Indonesia

    • calendar_month Rab, 22 Nov 2023
    • visibility 1.385
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Ikatan Seni Hadrah Republik Indonesia (Ishari) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pasuruan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Ahad (19/11/2023). Ketua Wilayah (PW) Ikatan Seni Hadrah Republik Indonesia (Ishari) KH. Muhammad Nuruddin mengatakan, berbicara Ishari maka harus bicara Pasuruan karena Ishari lahir, dibesarkan dan disebarkan oleh ulama […]

  • LPBH NU Kab. Pasuruan Beri Bantuan Hukum Konflik Masjid Hidayatullah

    • calendar_month Sab, 11 Mei 2019
    • visibility 1.007
    • 0Komentar

    Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama’ (LPBHNU) Kabupaten Pasuruan diminta bantuan oleh PCNU Kota Pasuruan terkait konflik di Masjid Hidayatullah Kota Pasuruan. “Konflik bermula dari kejadian meninggalnya dr. Hendra Romadlon yang disholatkan jenazahnya di masjid hidayatullah, pun pihak keluarga meminta di bacakan yasin dan tahlil. Tetapi di tolak oleh kelompok wahabi salafi yang sudah […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca