Breaking News
light_mode

Meriah, Ratusan Peserta Ramaikan Goes Santri Sarungan NU Pasuruan

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sen, 21 Okt 2024
  • visibility 479
  • comment 0 komentar

Pohjentek, NU Pasuruan

Dalam rangka memperingati Hari Santri 2024, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan mengelar gowes santri sarungan 2024 di halaman perkantoran PCNU Kabupaten Pasuruan, Ahad (20/10/2024).

Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan Gus Nasih Nashor mengatakan bahwasanya jarak gowes santri sarungan 2024 tidak terlalu jauh sekitar 12 kilometer untuk mencapai garis finish.

“Alhamdulillah goes santri berjalan dengan lancar dan tidak ada yang cidera,” ujarnya.

Gus Nasih sapaan akrabnya mengatakan, gowes bareng ini merupakan bentuk sinergi antara PCNU Kabupaten Pasuruan dengan Pemkab Pasuruan. “Dengan mempererat jalinan silaturahim lewat gowes ini jiwa kita akan sehat,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan Gowes santri sarungan 2024 terdapat festival jajanan tradisional sehingga pasca gowes para peserta dapat menikmati makanan tradisional yang kini jarang diminati oleh kaum milenial khususnya.

“Festival jajanan tradisional merupakan bagian dari rangkaian acara hari santri 2024 PCNU Pasuruan,” tambahnya.

Menurutnya banyak sekali anak anak kecil yang menderita sakit yang seharusnya tidak dialami. Oleh karena itu mengenalkan jajanan tradisional merupakan salah satu bentuk kepedulia kepada anak anak.

“Hampir seluruh jajanan tradisional dijual oleh lembaga dan badan otonom (Banom) NU mulai dari klepon, ghodo kinco, lemet dan lain sebaginya,” terangnya.

Ketua panitia tersebut mengarahkan setelah menikmati jajanan tradisional para peserta diarahkan untuk mengikuti donor darah di aula PCNU Kabupaten Pasuruan.

“Matur nuwon kepada PMI Kabupaten Pasuruan yang telah memfasilitasi donor darah melalui perangkat dan alat-alatnya maupun petugas. Dan antusiasmenya cukup banyak,” terangnya.

Sementara itu, Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis menegaskan, dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2024, Pemkab Pasuruan akan menggelar Upacara, Selasa (22/10/2024) esok.

Bedanya, para pejabat Pemkab Pasuruan akan mengikuti upacara dengan memakai baju muslim dari kain sarung.

“Kalau di Pondok biasanya sarung dibuat kemol atau selimut. Tetapi telah tanggal 22 Oktober mendatang, semua pejabat mengenakan baju dari sarung. Jadi harkat dan martabat sarung semakin meningkat,” tutupnya.

Dalam Kegiatan ini PCNU Bekerja Sama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Kementrian Agama Kabupaten Pasuruan dan para donatur yang sudah berpartisipasi dalam mensukseskan acara ini.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • RUU Pesantren Dapat Dimanfaatkan Kelompok Islam Radikal! Harus Direvisi!

    • calendar_month Ming, 2 Des 2018
    • visibility 206
    • 0Komentar

    PCNU Kabupaten Pasuruan, melalui Lakpesdam (Lembaga Kajian & Pengembangan Sumber Daya Manusia) dan RMI (Rabithah Ma’ahid Islamiyah), gelar FGD RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan di Gedung Segoropuro Kompleks Pendopo Kabupaten Pasuruan, Rabu (28/11/2018). Kegiatan FGD tersebut didukung pula oleh Pemerintah Daerah melalui Dewan Riset Daerah Kabupaten Pasuruan. Dalam kegiatan tersebut, KH. Imron Mutamakkin berharap, RUU […]

  • Azan dengan Hayya Alal Jihad itu Bid’ah Sayyi’ah & Melecehkan Islam

    Azan dengan Hayya Alal Jihad itu Bid’ah Sayyi’ah & Melecehkan Islam

    • calendar_month Sel, 1 Des 2020
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Merespon viralnya sebuah video azan yang menyelipkan lafaz ‘hayya alal jihad’, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menyatakan bahwa hal tersebut tidak dibenarkan dalam hukum agama Islam. “Rasulullah berkali-kali berjihad. Tidak pernah sekalipun ada riwayat, yang (menunjukkan Rasulullah) merubah hayya alas sholah menjadi hayya alal jihad,” tegas KH. Muhib Aman Aly, selaku Katib Syuriah, […]

  • KH Imron Mutamakkin : Narkoba Dapat Merusak Moral Anak Muda

    KH Imron Mutamakkin : Narkoba Dapat Merusak Moral Anak Muda

    • calendar_month Ming, 3 Des 2023
    • visibility 497
    • 0Komentar

    Grati, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamkkin mengatakan bahwasanya dampak pengunaan narkoba dapat merusak moral anak anak muda. Hal itu diungkapkan pada saat acara istighosah kubro di Balai Desa Kedawung Kulon Jum’at (1/11/2023). “Tantangan kita saat ini adalah mengawasi pergaulan anak anak kita agar tidak terjerumus penyalahgunaan obat […]

  • LBINU Pasuruan Dirikan Dapur Umum Untuk Warga Terdampak Banjir

    LBINU Pasuruan Dirikan Dapur Umum Untuk Warga Terdampak Banjir

    • calendar_month Rab, 28 Feb 2024
    • visibility 367
    • 0Komentar

    Winongan, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Kabupaten Pasuruan mendirikan dapur umum untuk warga yang terdampak banjir akibat hujan deras di Pasuruan, Senin (26/02/2023). Wakil Ketua LPBINU Kabupaten Pasuruan Aris Felani mengatakan, dapur umum menjadi salah satu penyuplai makanan siap konsumsi bagi warga yang terdampak banjir di […]

  • Mengurus Masjid, Pengurus Harus Kaljasadil Wahid, Kalbunyanil Wahid

    • calendar_month Ming, 6 Jan 2019
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Ustadz. Mundir Muslih, ketua Lembaga Ta’mir Masjid (LTM) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, berharap kepada kepengurusan Masjid dalam menjalankan tugasnya untuk memakmurkan Masjid memiliki sifat kaljasadil Wakhid & Kalbunyanil Wahid, sehingga antara satu pengurus dan yang lainnya saling membantu dan menguatkan serta menjaga kekompakan. “Kepengurusan Masjid yakni Nadzir dan Qoyyim/Ta’mir kaljasadil Wahid, Kalbunyanil […]

  • Mempertahankan Negara adalah Ajaran Agama Islam

    Mempertahankan Negara adalah Ajaran Agama Islam

    • calendar_month Sab, 21 Mei 2022
    • visibility 531
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Katib Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Muhib Aman Aly menjelaskan, tentang misi Islam dan alasan dalam menjaga keutuhan Negara. Khususnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Karena Islam menginginkan perdamaian. Islam itu sedikitpun tidak akan mendorong pada pertikaian. Maka bangsa-bangsa ini harus duduk berdampingan dengan baik,” imbuhnya saat mengampu […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca