Breaking News
light_mode

NU Pasuruan Gelar Refleksi Hari Santri, Kenang Perjuangan Ulama dan Pejuang Hizbullah

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
  • visibility 280
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan dan Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Refleksi Hari Santri Nasional 2025 di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Kabupaten Pasuruan, Kamis (23/10/2025).

Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, Gus Abdullah Nasih Nashor, dalam sambutannya menjelaskan bahwa penetapan Hari Santri oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2015 merupakan bentuk penghormatan terhadap perjuangan para ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Presiden Joko Widodo pada tahun 2015 menetapkan Hari Santri sebagai penghormatan atas perjuangan para ulama dan santri, terutama di Surabaya, yang berkorban dalam peristiwa 10 November yang kemudian dikenal sebagai Hari Pahlawan,” ujarnya

Ia menambahkan, refleksi Hari Santri tahun ini menjadi momen penting untuk mengenang semangat resolusi jihad yang dikobarkan oleh para ulama dan santri pada masa penjajahan. Resolusi itu, menurutnya, menjadi bukti nyata bahwa perjuangan kemerdekaan tidak hanya dilakukan oleh tentara, tetapi juga oleh para santri yang siap mengorbankan jiwa dan raga demi tegaknya NKRI.

“Kita merefleksikan bagaimana para alim ulama, kiai, dan santri berjuang dengan keberanian luar biasa. Bahkan, banyak kisah yang diakui tokoh-tokoh Belanda tentang keberanian para santri dalam medan jihad mempertahankan tanah air,” tambahnya.

Gus Nasih sapaan akrabnya juga menyampaikan bahwa tema Hari Santri Nasional 2025, “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban,” mengandung pesan agar santri masa kini tidak hanya mengenang perjuangan masa lalu, tetapi juga berperan aktif dalam mengisi kemerdekaan dengan ilmu, akhlak, dan kontribusi nyata bagi bangsa.

“Jika dulu santri memperjuangkan kemerdekaan dengan darah dan nyawa, maka santri hari ini harus mengisi kemerdekaan dengan ilmu dan akhlak. Santri harus siap mengawal Indonesia menuju peradaban yang berkeadilan dan bermartabat,” tegasnya.

Sebagai Ketua Panitia Hari Santri Nasional 2025, dirinya menyampaikan bahwa dalam kegiatan refleksi tersebut, PCNU Kabupaten Pasuruan bersama Pemerintah Kabupaten Pasuruan memberikan penghargaan kepada keluarga para pejuang Hizbullah dari wilayah Pasuruan. Dua di antaranya adalah pejuang asal Pondok Pesantren Besuk, yakni Muhammad Ali dan seorang pejuang lainnya yang turut berjuang mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

“Kami berharap penghargaan ini menjadi bentuk penghormatan kepada para pejuang Hizbullah yang telah berjuang dengan ikhlas demi tegaknya kemerdekaan Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya semangat juang para santri terdahulu dapat terus diwariskan kepada generasi muda, sehingga santri masa kini mampu menjaga keutuhan bangsa dan memperkuat peradaban Indonesia yang berlandaskan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah.

“Refleksi Hari Santri ini bukan sekadar mengenang, tapi juga menguatkan tekad kita semua agar santri siap mengawal kemerdekaan dan berkontribusi menuju peradaban yang lebih baik,” pungkasnya.

  • Penulis: Mokh Faisol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lulusan Pesantren Punya Soft Skill dan Ketahanan Hidup yang Kuat

    Lulusan Pesantren Punya Soft Skill dan Ketahanan Hidup yang Kuat

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Kejayan, NU Pasuruan Ketua Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LD PBNU), KH Abdullah Syamsul Arifin (Gus Aab) menyebut bahwa sistem pendidikan pesantren telah lama menanamkan apa yang kini disebut soft skill education, jauh sebelum istilah itu populer di dunia akademik modern. Hal tersebut ia sampaikan dalam Silaturahmi Pengasuh Pondok Pesantren se-Kabupaten Pasuruan di RSNU […]

  • Perkuat Program Tahun 2019, LTM NU Kab. Pasuruan Gelar Raker

    • calendar_month Sen, 21 Jan 2019
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Lembaga Takmir Masjid (LTM) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, gelar Rapat Kerja (Raker) untuk memperkuat pelaksanaan program kerja selama tahun 2019 bertempat di Warung Lesehan Pring Kuning Purwosari Pasuruan, Ahad (20/1/2019). Ust. Mundir Muslih berharap, dengan dilaksanakannya Raker tersebut, seluruh pengurus mengetahui dan memahami seluruh kegiatan serta visi misi di tahun 2019 tersebut. […]

  • Di Makesta, Pelajar Diberitahu Alasan Masyarakat Semangat Melawan Penjajah di Surabaya

    Di Makesta, Pelajar Diberitahu Alasan Masyarakat Semangat Melawan Penjajah di Surabaya

    • calendar_month Jum, 30 Jun 2023
    • visibility 461
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Maarif NU) Kabupaten Pasuruan Ahmad Farid mengungkapkan, alasan masyarakat bersemangat dalam pertempuran melawan Pasukan Sekutu di Surabaya pada tahun 1945. Yakni mengikuti Fatwa Resolusi Jihad dari Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari. Hal itu ditegaskan saat menjadi pemateri di acara Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) Pimpinan Anak Cabang […]

  • Kurangi Sampah, Mahasiswa UNU-STAI Salahuddin Pasuruan Buat Ecobrick “TEBAS”

    Kurangi Sampah, Mahasiswa UNU-STAI Salahuddin Pasuruan Buat Ecobrick “TEBAS”

    • calendar_month Ming, 17 Sep 2023
    • visibility 497
    • 0Komentar

    Gondang Wetan, NU PasuruanMahasiswa Kuliah Kerja Nyata Kolaborasi (KKN-K) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan mengelolah sampah plastik menjadi ecobrick di Balai Desa Tebas, Kecamatan Gondang Wetan, Rabu (30/8/2023). Salah ssatu peserta kelompok KKN UNU STAI Salahuddin Lailatul Nuzulah mengatakan, sampah plastik adalah salah satu jenis sampah yang sulit untuk […]

  • Download E-Buletin An-Nahdliyah Edisi 2 Tahun 2022

    Download E-Buletin An-Nahdliyah Edisi 2 Tahun 2022

    • calendar_month Sel, 31 Mei 2022
    • visibility 244
    • 0Komentar

    E-Buletin An-Nahdliyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan edisi 2 tahun 2022 mengambil tema “3 Pesan Ketua PBNU Saat Halal Bihalal di Pasuruan”. Daftar isi e-buletin edisi 2 tahun 2022 Rubrik Judul Penulis/Sumber Redaksi & Informasi Media NU Pasuruan Daftar Isi Redaksi  Dawuh Kiai Pasuruan Kiai Abdullah Mannan www.nupasuruan.or.id Liputan Khusus: 3 Pesan Gus […]

  • Cegah Kekerasan Seksual Via Internet, PMII Pasuruan Gelar Seminar Literasi Digital

    Cegah Kekerasan Seksual Via Internet, PMII Pasuruan Gelar Seminar Literasi Digital

    • calendar_month Jum, 8 Sep 2023
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Purworejo, NU PasuruanKetua Pengurus Cabang Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) Pasuruan Fatimatuz Zahro mengungkapkan, Generasi Alpha menjadi kelompok rentan yang mendapatkan kekerasan seksual di dunia digital. Hal itu ditegaskan di Seminar Literasi Digital oleh KOPRI Pasuruan bersama Kementrian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca