Breaking News
light_mode

Nyai Sinta Nuriyah : Persatuan dan Kesatuan Merupakan Pilar Indonesia

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 2 Apr 2024
  • visibility 770
  • comment 0 komentar

Prigen, NU Pasuruan

Nyai Hj Sinta Nuriyah istri KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur mengingatkan bahwa persatuan dan kesatuan merupakan pilar utama tegaknya Republik Indonesia. Menurutnya dengan hidup rukun dan saling menghargai bangsa kita tidak akan terpecah belah.

“Kunci dari persatuan adalah saling menghargai dan tolong-menolong di antara sesama bangsa,” ujarnya dalam acara buka bersama Gusdurian Pasuruan, Jum’at (29/04/2024).

Menurutnya keberagaman suku dan agama di satukan oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang di rangkum dengan semboyan bhinneka tunggal Ika.

“Cakar cakaran tidak boleh namun berebut kursi boleh asalkan tidak memecah belah bangsa Indonesia,” tendasnya.

Salah satu cara yang dilakukan untuk membantu saudara seiman adalah sahur bersama. Karena didalamnya terdapat nilai-nilai kemanusiaan diantaranya tolong menolong dan saling membantu.

“Saya akan mengajak komponen untuk menyelenggarakan sahur bersama agar orang Islam khusunya anak anak jalanan agar bisa melaksanakan ibadah puasanya,” jelasnya.

Menurutnya seluruh rakyat indonesia yang tidak mampu layak mendapatkan bantuan namun ada golongan yang sering di lupakan yakni waria padahal tidak ada bedanya semuanya saudara.

“Marilah kita ajak dan arahkan suadara kita agar menuju jalan yang benar karena banyak orang yang berpuasa tidak mendapatkan pahala puasa,”tendasnya.

Ia juga menyampaikan pesan jika setiap warga adalah bangsa Indonesia yang diberikan keistimewaan dengan perbedaan dan keanekaragaman adat dan budaya.

“Jadi aneka perbedaan harus tetap dijaga kerukunan dan persatuannya agar bangsa Indonesia tidak terpecah belah,” ungkap Ibu negara bergelar Honoris Cousa itu.

Termasuk juga, warga yang memiliki keterbatasan fisik maupun keterbatasan ekonomi. Kondisi demikian mengharuskan setiap warga negara Indonesia untuk mengedepankan toleransi.

“Kita adalah satu nusa, satu bangsa, satu bahasa. Sebab, kaum disabilitas juga memiliki hak yang sama untuk mendapat perhatian dari negara,” tutupnya.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ansor-Banser di Lumbang Perbaiki Pipa Sumber Air Warga

    Ansor-Banser di Lumbang Perbaiki Pipa Sumber Air Warga

    • calendar_month Kam, 18 Mar 2021
    • visibility 736
    • 0Komentar

    Lumbang, NU Kabupaten PasuruanGerak cepat dilakukan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan satu regu Pimpinan Ranting (PR) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Desa Watulumbung, Kecamatan Lumbang Kabupaten Pasuruan. Mereka bersama pemerintah desa setempat memperbaiki pipanisasi air yang bersumber dari Air Terjun Madakaripura, Sabtu (13/03/2021). Menurut Purnawirawan, inisiatif memperbaiki pipa aliran air tersebut dilakukan […]

  • Kolaborasi Publikasi Ilmiah, UNU Pasuruan & UB Gelar Workshop Peningkatan Kapasitas Dosen

    Kolaborasi Publikasi Ilmiah, UNU Pasuruan & UB Gelar Workshop Peningkatan Kapasitas Dosen

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • visibility 429
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan bersama Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Universitas Brawijaya (UB) menjalin kerjasama di bidang riset, pengabdian masyarakat, dan publikasi ilmiah dosen. Upaya itu dibuktikan dengan menggelar Workshop Peningkatan Kapasitas Dosen dalam Penulisan Karya Ilmiah Terpublikasi di Jurnal Internasional Bereputasi, Senin […]

  • Wujud Lingkungan Bersih, Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan Launcing Bank Sampah

    Wujud Lingkungan Bersih, Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan Launcing Bank Sampah

    • calendar_month Sen, 5 Agu 2024
    • visibility 898
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama UNU Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan berkolaborasi dengan Lembaga Pengembangan Teknologi Pedesaan (LPTP) luncurkan progam bank samah di Desa Kalirejo, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Kamis (1/08/2024). Siti Ayuni mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan mengatakan, bank sampah merupakan bagian dari upaya untuk mengatasi masalah sampah di desa […]

  • Kisah Ketua NU Pasuruan Ketika Menjadi Ketua Ishari NU Kejayan

    Kisah Ketua NU Pasuruan Ketika Menjadi Ketua Ishari NU Kejayan

    • calendar_month Kam, 23 Nov 2023
    • visibility 905
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Setiap orang pasti memiliki kisah tersendiri ketika diamanahi menjadi seororang pemimin diantranya adalah Ketua Pengurus Cabang Nahti dlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamkkin mengatakan, sebelum saya menjadi ketua PCNU saya pernah menjadi ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Seni Hadrah Republik Indonesia (Ishari) NU Kejayan. Hal itu diungkapkan pada saat […]

  • Melalui Konferancab, IPPNU Pasrepan Menuju Lebih Baik

    Melalui Konferancab, IPPNU Pasrepan Menuju Lebih Baik

    • calendar_month Sen, 6 Des 2021
    • visibility 945
    • 0Komentar

    Pasrepan, NU PasuruanPimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Paserpan menggelar Konferensi Anak Cabang (Konfrancab) di Gedung Serbaguna Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, Ahad (05/12/2021). Ketua PAC IPPNU Pasrepan Rahma Puspita Sari mengatakan bahwa tujuan diadakannya kegiatan itu adalah untuk regenerasi kepengurusan. Merupakan bagian dari proses kaderisasi. “Konfrancab secara berkala diadakan 2 tahun […]

  • Gus Ipong Ajak Masyarakat Jadikan Ramadhan Momentum Perkuat Kepedulian Sosial dan Moralitas

    Gus Ipong Ajak Masyarakat Jadikan Ramadhan Momentum Perkuat Kepedulian Sosial dan Moralitas

    • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
    • visibility 346
    • 0Komentar

    Nguling, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, mengajak masyarakat menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial, menjaga moralitas, serta memperkuat tanggung jawab bersama dalam membangun kehidupan yang lebih baik. Pesan tersebut disampaikannya saat memberikan tausiyah dalam kegiatan Istighosah Jum’at legi rutin PCNU Kabupaten Pasuruan di […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca