Breaking News
light_mode

Nyai Sinta Nuriyah : Persatuan dan Kesatuan Merupakan Pilar Indonesia

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 2 Apr 2024
  • visibility 809
  • comment 0 komentar

Prigen, NU Pasuruan

Nyai Hj Sinta Nuriyah istri KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur mengingatkan bahwa persatuan dan kesatuan merupakan pilar utama tegaknya Republik Indonesia. Menurutnya dengan hidup rukun dan saling menghargai bangsa kita tidak akan terpecah belah.

“Kunci dari persatuan adalah saling menghargai dan tolong-menolong di antara sesama bangsa,” ujarnya dalam acara buka bersama Gusdurian Pasuruan, Jum’at (29/04/2024).

Menurutnya keberagaman suku dan agama di satukan oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang di rangkum dengan semboyan bhinneka tunggal Ika.

“Cakar cakaran tidak boleh namun berebut kursi boleh asalkan tidak memecah belah bangsa Indonesia,” tendasnya.

Salah satu cara yang dilakukan untuk membantu saudara seiman adalah sahur bersama. Karena didalamnya terdapat nilai-nilai kemanusiaan diantaranya tolong menolong dan saling membantu.

“Saya akan mengajak komponen untuk menyelenggarakan sahur bersama agar orang Islam khusunya anak anak jalanan agar bisa melaksanakan ibadah puasanya,” jelasnya.

Menurutnya seluruh rakyat indonesia yang tidak mampu layak mendapatkan bantuan namun ada golongan yang sering di lupakan yakni waria padahal tidak ada bedanya semuanya saudara.

“Marilah kita ajak dan arahkan suadara kita agar menuju jalan yang benar karena banyak orang yang berpuasa tidak mendapatkan pahala puasa,”tendasnya.

Ia juga menyampaikan pesan jika setiap warga adalah bangsa Indonesia yang diberikan keistimewaan dengan perbedaan dan keanekaragaman adat dan budaya.

“Jadi aneka perbedaan harus tetap dijaga kerukunan dan persatuannya agar bangsa Indonesia tidak terpecah belah,” ungkap Ibu negara bergelar Honoris Cousa itu.

Termasuk juga, warga yang memiliki keterbatasan fisik maupun keterbatasan ekonomi. Kondisi demikian mengharuskan setiap warga negara Indonesia untuk mengedepankan toleransi.

“Kita adalah satu nusa, satu bangsa, satu bahasa. Sebab, kaum disabilitas juga memiliki hak yang sama untuk mendapat perhatian dari negara,” tutupnya.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lagi, NU Peduli Pasuruan Salurkan Air Bersih di Kecamatan Lumbang

    Lagi, NU Peduli Pasuruan Salurkan Air Bersih di Kecamatan Lumbang

    • calendar_month Sab, 19 Okt 2024
    • visibility 1.473
    • 0Komentar

    Lumbang, NU Pasuruan NU Peduli Kabupaten Pasuruan distribusikan air bersih di desa Bulu Kandang dan Karang Jati, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, Kamis (17/10/2024). Kordinator NU Peduli Kabupaten Pasuruan Gus M Nawawi mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan sosial untuk kemaslahatan umat yang terdampak kekeringan khusus di daerah Kecamatan Lumbang. “Alhamdulillah banyak masyarakat yang menerima bantuan air […]

  • Optimalkan Taman, Mahasiswa STAI Salahuddin & UNU Pasuruan Tanam Toga

    Optimalkan Taman, Mahasiswa STAI Salahuddin & UNU Pasuruan Tanam Toga

    • calendar_month Sel, 19 Sep 2023
    • visibility 1.237
    • 0Komentar

    Kejayan, NU PasuruanMahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan yang tergabung kelompok 12, optimalkan fungsi taman di sepanjang jalan depan Balai Desa Sladi, Kecamatan Kejayan, dengan menanam Tanaman Obat Keluarga (Toga). Penanggungjawab Program Hikmatul Jannah menjelaskan, tujuan penanaman Toga. Yakni membuat wahana pembelajaran dalam […]

  • NU Pasuruan Gelar Meet and Great Instruktur Aswaja ke NU an

    NU Pasuruan Gelar Meet and Great Instruktur Aswaja ke NU an

    • calendar_month Rab, 28 Feb 2024
    • visibility 962
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan mengelar meet and great instruktur Aswaja ke NU an di Aula KH Ahmad Djufri PCNU Kabupaten Pasuruan, Ahad (25/02/2024). Dalam acara tersebut instruktur diharapkan untuk konsisten dan satu komando dalam mengawal materi ke NU an dan Aswaja. ” Kehadiran dalam acara ini merupakan bentuk keseriusan […]

  • Eks Kantor PBNU  Jadi Perhatian PCNU Pasuruan  saat Ziarah Muassis

    Eks Kantor PBNU Jadi Perhatian PCNU Pasuruan saat Ziarah Muassis

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • visibility 592
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pasuruan Raya yang tergabung dalam Zona 6 menggelar ziarah muasis NU Pasuruan, Sabtu (24/1/2026).Hal yang membedakan ziarah kali ini adalah kunjungan ke eks kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) atau Hoofd Bestuur Nahdlatoel Oelama yang berada di Kota Pasuruan. Bangunan tersebut merupakan rumah Ketua PBNU pada masanya, […]

  • Terus Berinovasi untuk Madrasah, PC LP Maarif NU Pasuruan Luncurkan ASIK NU

    Terus Berinovasi untuk Madrasah, PC LP Maarif NU Pasuruan Luncurkan ASIK NU

    • calendar_month Sen, 5 Sep 2022
    • visibility 493
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan Maarif Nahdlatul Ulama (LP Maarif NU) Kabupaten Pasuruan sukses melaunching Aplikasi Sistem Informasi Kemaarifan NU (ASIK NU), Sabtu (03/09/2022) kemarin. Kegiatan itu dipusatkan di Aula KH Achmad Djufri, Graha Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Desa Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek. Ketua PC LP Maarif NU, Akhmad Farid menyampaikan, […]

  • Safari Ramadhan ke-6: KH. Imron Mutamakkin Ajak Ranting & MWC NU Lawan Radikalisme

    Safari Ramadhan ke-6: KH. Imron Mutamakkin Ajak Ranting & MWC NU Lawan Radikalisme

    • calendar_month Sel, 29 Mei 2018
    • visibility 1.117
    • 0Komentar

    Maraknya penyebaran faham Radikalisme, khususnya Radikalisme Agama yang merusak citra Islam, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan mengajak masyarakat, Pengurus Ranting, dan Pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) NU untuk mempersempit dan melawan penyebarannya dengan istiqomah menggadakan kegiatan-kegiatan Tradisi yang dimiliki oleh Nahdlatul Ulama.

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca