Breaking News
light_mode

Nyai Sinta Nuriyah : Persatuan dan Kesatuan Merupakan Pilar Indonesia

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 2 Apr 2024
  • visibility 747
  • comment 0 komentar

Prigen, NU Pasuruan

Nyai Hj Sinta Nuriyah istri KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur mengingatkan bahwa persatuan dan kesatuan merupakan pilar utama tegaknya Republik Indonesia. Menurutnya dengan hidup rukun dan saling menghargai bangsa kita tidak akan terpecah belah.

“Kunci dari persatuan adalah saling menghargai dan tolong-menolong di antara sesama bangsa,” ujarnya dalam acara buka bersama Gusdurian Pasuruan, Jum’at (29/04/2024).

Menurutnya keberagaman suku dan agama di satukan oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang di rangkum dengan semboyan bhinneka tunggal Ika.

“Cakar cakaran tidak boleh namun berebut kursi boleh asalkan tidak memecah belah bangsa Indonesia,” tendasnya.

Salah satu cara yang dilakukan untuk membantu saudara seiman adalah sahur bersama. Karena didalamnya terdapat nilai-nilai kemanusiaan diantaranya tolong menolong dan saling membantu.

“Saya akan mengajak komponen untuk menyelenggarakan sahur bersama agar orang Islam khusunya anak anak jalanan agar bisa melaksanakan ibadah puasanya,” jelasnya.

Menurutnya seluruh rakyat indonesia yang tidak mampu layak mendapatkan bantuan namun ada golongan yang sering di lupakan yakni waria padahal tidak ada bedanya semuanya saudara.

“Marilah kita ajak dan arahkan suadara kita agar menuju jalan yang benar karena banyak orang yang berpuasa tidak mendapatkan pahala puasa,”tendasnya.

Ia juga menyampaikan pesan jika setiap warga adalah bangsa Indonesia yang diberikan keistimewaan dengan perbedaan dan keanekaragaman adat dan budaya.

“Jadi aneka perbedaan harus tetap dijaga kerukunan dan persatuannya agar bangsa Indonesia tidak terpecah belah,” ungkap Ibu negara bergelar Honoris Cousa itu.

Termasuk juga, warga yang memiliki keterbatasan fisik maupun keterbatasan ekonomi. Kondisi demikian mengharuskan setiap warga negara Indonesia untuk mengedepankan toleransi.

“Kita adalah satu nusa, satu bangsa, satu bahasa. Sebab, kaum disabilitas juga memiliki hak yang sama untuk mendapat perhatian dari negara,” tutupnya.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belajar dari Para Wisudawan Berprestasi STAI Salahuddin dan UNU Pasuruan

    Belajar dari Para Wisudawan Berprestasi STAI Salahuddin dan UNU Pasuruan

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • visibility 546
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Momentum wisuda menjadi tanda berakhirnya sebuah perjuangan dalam jenjang pendidikan tertentu. Di prosesnya, ada bentuk-bentuk perjuangan yang beragam. Namun terdapat garis merah atas perjuangan itu; kerja keras dan pantang menyerah. Bagi seorang pejuang, tentu berharap setiap akhirnya adalah happy ending. Bagi Akhmad Saifulloh Azzamzuri yang tumbuh dari keluarga petani di Dusun Sumbersari, […]

  • Dorong Ekonomi Kreatif, Mahasiswa  STAI Al-Yasini Bekali Warga Pekangkungan Strategi Digital

    Dorong Ekonomi Kreatif, Mahasiswa STAI Al-Yasini Bekali Warga Pekangkungan Strategi Digital

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAI Al-Yasini menggelar seminar ekonomi kreatif sebagai upaya memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa Pekangkungan, di Balai Desa Pekangkungan, beberapa hari yang lalu. Kegiatan yang melibatkan warga dari empat dusun tersebut bertujuan membangun ekosistem usaha desa yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan era digital. Nur Shofa Ulfiyati selaku […]

  • Bahtsul Masail : Hewan Terjangkit PMK, Haram Sebagai Qurban

    Bahtsul Masail : Hewan Terjangkit PMK, Haram Sebagai Qurban

    • calendar_month Sab, 25 Jun 2022
    • visibility 992
    • 0Komentar

    Dikutip dari laman resmi MUI, mui.or.id, Komisi Fatwa MUI menetapkan bahwa hewan yang terkena Foot and Mouth Disease atau Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) gejala klinis kategori berat tidak sah untuk dijadikan hewan kurban. Hal itu disampaikan Ketua MUI Bidang Fatwa, KH Asrorun Niam Sholeh, saat memberikan paparan dalam konferensi pers Fatwa Nomor 32 Tahun […]

  • Fokus Pengelolaan Sampah, ITSNU Pasuruan Bersama DLH dan Fordas Jalin Kerja Sama

    Fokus Pengelolaan Sampah, ITSNU Pasuruan Bersama DLH dan Fordas Jalin Kerja Sama

    • calendar_month Jum, 14 Jul 2023
    • visibility 974
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan bersama Forum Daerah Aliran Sungai (Fordas) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat berupaya melakukan percepatan dalam pengelolaan sampah. Hal itu ditegaskan dalam Focus Group Discussion (FGD) Penyelarasan Program/Kegiatan Fordas, DLH, dan Perguruan Tinggi (PT) dalam Pengelolaan Sampah di Aula Rektorat Lantai 3, ITSNU Pasuruan, […]

  • PCNU Pasuruan Gelorakan Kepedulian Alam di Istighosah Jum’at Legi

    PCNU Pasuruan Gelorakan Kepedulian Alam di Istighosah Jum’at Legi

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • visibility 361
    • 0Komentar

    Lumbang, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Istighosah Jum’at Legi di Masjid Baiturrahmah, Desa Cukur Guling, Kecamatan Lumbang, pada Jum’at (5/12/2025). Dalam tausiyahnya, Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin menegaskan bahwa berbagai kerusakan alam, baik di darat maupun di laut, pada hakikatnya merupakan akibat dari ulah manusia sendiri. “Allah menimpakan […]

  • UAS di Bulan Ramadhan, Mahasiswa STAIS Pasuruan Tetap Semangat

    • calendar_month Rab, 30 Mei 2018
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) Sekolah tinggi Agama Islam Shalahuddin (STAIS) Pasuruan di Bulan Ramadhan, Mahasiswa tetap semangat dan serius dalam mengerjakan soal ujian tersebut. “Puasa tak pernah menghentikan semangat juang dan niat menuntut ilmu. Begitu juga saat menyelesaikan Ujian Akhir Semester ini”, ujar M. Nur Holis selaku Mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) usai […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca