Breaking News
light_mode

Pentingnya Memilih Teman yang Baik

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Ming, 19 Jun 2022
  • visibility 1.571
  • comment 0 komentar

Memilih teman yang sefrekuensi  menjadi semangat tersendiri dalam melakukan berbagai aktifitas. Namun, tidak melulu tentang kecocokan dalam hal merasa nyaman, memilih teman yang bermanfaat juga harus diutamakan. Bermanfaat disini memiliki arti bisa membawa kita dalam kebaikan sebagaimana yang dikatakan Abi Musa Al-Asy’ariy, Nabi Muhammad SAW bersabda

وعن أَبي موسى الأَشعَرِيِّ : أَن النَّبِيَّ ﷺ قَالَ: إِنَّما مثَلُ الجلِيس الصَّالِحِ وَجَلِيسِ السُّوءِ: كَحَامِلِ المِسْكِ، وَنَافِخِ الْكِيرِ، فَحامِلُ المِسْكِ إِمَّا أَنْ يُحْذِيَكَ، وَإِمَّا أَنْ تَبْتَاعَ مِنْهُ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ مِنْهُ ريحًا طيِّبةً، ونَافِخُ الكِيرِ إِمَّا أَن يَحْرِقَ ثِيابَكَ، وإمَّا أَنْ تَجِدَ مِنْهُ رِيحًا مُنْتِنَةً( متفقٌ عَلَيهِ)

Artinya : Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap. (Muttafaq Alaihi)

Hadits diatas menunjukkan teman memiliki pengaruh yang besar dalam kehidupan sehari-hari kita khususnya,dalam tholabul ilmi (mencari ilmu) kita juga diharuskan untuk memilih teman yang dapat menghidupkan himmah kita dalam belajar.

Syekh Az-Zarnuji dalam kitab kitab ta’limul muta’allim berkata :

وأما اختيار الشريك، فينبغى أن يختار المجد والوراع وصاحب الطبع المستقيم المتفهم، ويفر من الكسلان والمعطل
والمكثاروالمفسد والفتان

artinya : Adapun dalam memilih teman, hendaklah memilih yang tekun, waro, bertabiat jujur serta mudah memahami masalah. Menyingkirkan orang pemalas, penganggur, banyak bicara, suka mengacau dan gemar memfitnah.

Dikutip dari kitab yang sama, dalam bahasa persi (sekarang iran), yang berbunyi :

ياربد بدتـر بود ازمـاربد بحـق ذات بـاك الله الصـمـد

Artinya :Teman yang durhaka, lebih berbisa daripada ular yang bahaya Demi Allah Yang Maha Tinggi Nan Maha Suci.

Dari kutipan diatas, dapat disimpulkan bahwa ampuhnya pengaruh teman lebih berbahaya dibandingkan bisa seekor ular. Diperkuat dengan kata ‘Demi Allah’ yang tertulis didalam syi’ir tersebut. Oleh karena itu sikap selektif perlu diterapkan agar kita dapat menyaring pergaulan yang masuk kedalam pikiran dan hati kita.

  • Penulis: Mokh Faisol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dorong Mahasiswa Berkarya, PKPT IPNU-IPPNU STAIS-ITSNU Pasuruan Gelar NGIDAM

    Dorong Mahasiswa Berkarya, PKPT IPNU-IPPNU STAIS-ITSNU Pasuruan Gelar NGIDAM

    • calendar_month Sen, 12 Okt 2020
    • visibility 440
    • 0Komentar

    Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) selalu memberikan pengabdian pada lingkungannya, tidak hanya pengabdian dalam bidang keilmuan dan keagamaan saja, namun juga melingkupi bidang sosial. Begitu pula Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama – Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) yang berada di lingkungan kampus, khususnya Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi Ikatan […]

  • Islam “Sawah” Bukan Ahlus Sunnah Wal Jamaah

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2017
    • visibility 748
    • 6Komentar

    Judul Buku : Bekal Pembela Ahlus Sunnah Wal Jamaah Menghadapi Radikalisme Salafi-Wahabi Penulis : Muhammad Idrus Ramli Penerbit : Surabaya, Aswaja NU CENTER Jawa Timur ISBN : 978-602-17206-3-9 Tahun : I, 2013 Tebal : 210 Halaman Peresensi : Syarif Hidayat Santoso SERANGAN kembali dilakukan kalangan Islam “Sawah” (Salafi-Wahabi) terhadap Ahlus Sunnah Wal Jamaah melalui buku […]

  • Cetak Kader Pemimpin, IPPNU Kabupaten Pasuruan Gelar Lakut

    Cetak Kader Pemimpin, IPPNU Kabupaten Pasuruan Gelar Lakut

    • calendar_month Rab, 19 Feb 2025
    • visibility 595
    • 0Komentar

    Purwosari, NU Pasuruan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Latihan Kader Utama (Lakut), di Arjuno Agro Techno Park Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan, pada hari Kamis-Ahad (13-15/02/2025). Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan Gus Nasih Nasir mengatakan, berkhidmat dan berproses di organisasi yang pendiriannya bukan sembarang orang […]

  • Hukum Berkurban Sekaligus Niat Aqiqah

    Hukum Berkurban Sekaligus Niat Aqiqah

    • calendar_month Rab, 28 Jun 2023
    • visibility 1.208
    • 0Komentar

    Praktik berkurban sekaligus aqiqah begitu banyak ditemui di masyarakat. Yang sebenarnya dalam permasalahan ini, terdapat perbedaan pendapat di antara ulama Madzhab Syafi’i. Menurut Imam Ibnu Hajar dan mayoritas ulama berpendapat tidak cukup. Bahkan apabila tetap dilakukan, maka kurban sekaligus aqiqahnya tidak sah. Dalam salah satu karyanya, Imam Ibnu Hajar menjelaskan: لَوْ نَوَى بِشَاةِ الْأَضْحِيَّةَ وَالْعَقِيقَةَ […]

  • LP Ma’arif NU  Pasuruan Gelar Raker 2026, Tekankan Program Berkelanjutan

    LP Ma’arif NU Pasuruan Gelar Raker 2026, Tekankan Program Berkelanjutan

    • calendar_month Sel, 14 Apr 2026
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Kerja (Raker) 2026 di Pondok Pesantren Singa Putih, Kabupaten Pasuruan, Sabtu–Ahad (10–11/05/2026). Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, Gus Taufiq Abdurahman, menegaskan bahwa program kerja LP Ma’arif harus dirancang secara berkesinambungan agar mampu menghasilkan capaian yang nyata. “Jangan sampai program LP […]

  • Begini pesan KH. Imron Mutamakkin saat Istighosah Rutin PCNU Kabupaten Pasuruan

    • calendar_month Sen, 1 Okt 2018
    • visibility 979
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Istiqomah menggelar Istighosah Rutin. Pada hari Jum’at, 18 Muharram 1440 H/28 September 2018, Istighosah bertempat di Masjid al-Ikhsan, wilayah kerja Pengurus ranting NU Karang Tengah MWC NU Winongan. Dalam tausiyahnya, KH. M. Imron Mutamakkin berharap masyarakat untuk mensukseskan Program Matikan TV saat Maghrib hingga Isya’. Selain itu, Gus […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca