Breaking News
light_mode

Pentingnya Memilih Teman yang Baik

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Ming, 19 Jun 2022
  • visibility 1.660
  • comment 0 komentar

Memilih teman yang sefrekuensi  menjadi semangat tersendiri dalam melakukan berbagai aktifitas. Namun, tidak melulu tentang kecocokan dalam hal merasa nyaman, memilih teman yang bermanfaat juga harus diutamakan. Bermanfaat disini memiliki arti bisa membawa kita dalam kebaikan sebagaimana yang dikatakan Abi Musa Al-Asy’ariy, Nabi Muhammad SAW bersabda

وعن أَبي موسى الأَشعَرِيِّ : أَن النَّبِيَّ ﷺ قَالَ: إِنَّما مثَلُ الجلِيس الصَّالِحِ وَجَلِيسِ السُّوءِ: كَحَامِلِ المِسْكِ، وَنَافِخِ الْكِيرِ، فَحامِلُ المِسْكِ إِمَّا أَنْ يُحْذِيَكَ، وَإِمَّا أَنْ تَبْتَاعَ مِنْهُ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ مِنْهُ ريحًا طيِّبةً، ونَافِخُ الكِيرِ إِمَّا أَن يَحْرِقَ ثِيابَكَ، وإمَّا أَنْ تَجِدَ مِنْهُ رِيحًا مُنْتِنَةً( متفقٌ عَلَيهِ)

Artinya : Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap. (Muttafaq Alaihi)

Hadits diatas menunjukkan teman memiliki pengaruh yang besar dalam kehidupan sehari-hari kita khususnya,dalam tholabul ilmi (mencari ilmu) kita juga diharuskan untuk memilih teman yang dapat menghidupkan himmah kita dalam belajar.

Syekh Az-Zarnuji dalam kitab kitab ta’limul muta’allim berkata :

وأما اختيار الشريك، فينبغى أن يختار المجد والوراع وصاحب الطبع المستقيم المتفهم، ويفر من الكسلان والمعطل
والمكثاروالمفسد والفتان

artinya : Adapun dalam memilih teman, hendaklah memilih yang tekun, waro, bertabiat jujur serta mudah memahami masalah. Menyingkirkan orang pemalas, penganggur, banyak bicara, suka mengacau dan gemar memfitnah.

Dikutip dari kitab yang sama, dalam bahasa persi (sekarang iran), yang berbunyi :

ياربد بدتـر بود ازمـاربد بحـق ذات بـاك الله الصـمـد

Artinya :Teman yang durhaka, lebih berbisa daripada ular yang bahaya Demi Allah Yang Maha Tinggi Nan Maha Suci.

Dari kutipan diatas, dapat disimpulkan bahwa ampuhnya pengaruh teman lebih berbahaya dibandingkan bisa seekor ular. Diperkuat dengan kata ‘Demi Allah’ yang tertulis didalam syi’ir tersebut. Oleh karena itu sikap selektif perlu diterapkan agar kita dapat menyaring pergaulan yang masuk kedalam pikiran dan hati kita.

  • Penulis: Mokh Faisol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar Pelantikan, PK IPNU IPPNU Universitas Yudharta Tekankan  Kerjasama dan Kolaborasi

    Gelar Pelantikan, PK IPNU IPPNU Universitas Yudharta Tekankan  Kerjasama dan Kolaborasi

    • calendar_month Sel, 5 Nov 2024
    • visibility 1.369
    • 0Komentar

    Purwosari, NU Pasuruan Pimpinan Komisarat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas Yudharta menggelar pelantikan dengan tema ‘Sinergi Untuk Perubahan dan Inovasi Untuk Kehidupan’ di Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Purwosari, Ahad (3/10/2024). Dalam pelantikan ini pengurus dan peserta di tekankan siap bekerja sama dan berkolaborasi untuk membuat […]

  • Manfaatkan Limbah Plastik, Fatayat NU Pohjentrek Gelar Pelatihan

    Manfaatkan Limbah Plastik, Fatayat NU Pohjentrek Gelar Pelatihan

    • calendar_month Ming, 21 Mar 2021
    • visibility 692
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Kabupaten PasuruanManfaatkan limbah plastik, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Pohjentrek menggelar kegiatan Pelatihan Pengelolahan Limbah Plastik di Balai Desa Sungi Wetan Kecamatan Pohjentrek Kabupaten Pasuruan, Sabtu (20/3/2021). Kegiatan pelatihan diikuti oleh Pimpinan Ranting (PR) Fatayat NU yang ada di Kecamatan Pohjentrek. Lilik Yulidah, ketua PAC Fatayat NU Pohjentrek, selain menjelaskan bahwa […]

  • Menuju New Normal di Pesantren, Satgas COVID-19 NU Peduli Kabupaten Pasuruan Gelar Safari Edukasi

    Menuju New Normal di Pesantren, Satgas COVID-19 NU Peduli Kabupaten Pasuruan Gelar Safari Edukasi

    • calendar_month Jum, 17 Jul 2020
    • visibility 646
    • 0Komentar

    Sejak ditetapkannya New Normal atau kebiasaan hidup baru di Indonesia, seluruh elemen masyarakat bersama-sama menyesuaikan hal baru tersebut, tak terkecuali para santri Pondok Pesantren di Kabupaten Pasuruan yang telah kembali ke Pondok Pesantrennya masing-masing. Oleh karena itu, dalam rangka memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kebersihan dan penerapan protokol kesehatan untuk pencegahan penyebaran covid 19 di […]

  • Satgas Pencegahan Covid-19 PCNU Kab. Pasuruan, Pemerintah, & Jasa Marga Bersama-sama Desinfeksi Semua Exit Tol

    • calendar_month Sen, 30 Mar 2020
    • visibility 1.004
    • 0Komentar

    Setelah sebelumnya melakukan desinfeksi di beberapa Exit Tol dan Stasion, Satgas Pencegahan Covid-19 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, kembali melakukan penyemprotan disinfektan bersama-sama dengan satgas pencegahan covid-19 Pemerintah Daerah dan pihak Jasa Marga, Senin (30/3/2020). “Berbeda dengan kemarin, desinfeksi bagi pengendara roda 4 yang keluar dari pintu tol dan hendak memasuki kabupaten Pasuruan […]

  • KH Ma’sum Hasyim Ceritkan Mbah Wahab Bikin Nama ISHARI, Lempar Terbang di Ka’bah

    KH Ma’sum Hasyim Ceritkan Mbah Wahab Bikin Nama ISHARI, Lempar Terbang di Ka’bah

    • calendar_month Jum, 17 Jan 2025
    • visibility 1.321
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Rois Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Ma’sum Hasyim mengatakan, mengatakan bahwa kesenian hadrah yang didirikan oleh KH Abdurrahim dari Pasuruan. Dahulu, jamaah ini beranggotakan ribuan orang bernama Jamaah Terbang Abdurrohim. Dulu namanya bukan Ishari tetapi jama’ah terbang Abdurrohim,” ujarnya pada acara Lailatul Hadroh Ikatan Seni Hadrah Republik Indonesia […]

  • Wasiat Kiai Kholil Sukorejo, Mari Menjadi Teladan dalam Menegakkan Akhlakul Karimah

    Wasiat Kiai Kholil Sukorejo, Mari Menjadi Teladan dalam Menegakkan Akhlakul Karimah

    • calendar_month Kam, 23 Jun 2022
    • visibility 1.394
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Darul Muttaqin KH Abdullah Kholil Imam berwasiat, untuk selalu meneruskan perjuangan Rasulullah. Dengan menjadi teladan dalam menegakkan perilaku akhlakul karimah. “Abah berpesan, agar ‘Berjuang dengan berakhlakul karimah. Tidak harus dengan kekuasaan dan harta. Sebab, khidmah pada manusia dengan harta saja, kamu tidak akan membuat mereka puas’ (Menirukan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca