Breaking News
light_mode

Pentingnya Pendidikan tentang Cinta

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Ming, 6 Des 2020
  • visibility 1.092
  • comment 1 komentar

Cinta itu minnah, anugerah dari Allah, yang datangnya โ€œMin Haitsu La Yahtasib,โ€ tanpa diduga-duga. Bisa di detik ini, satu jam kemudian, esok ataupun lusa, bahkan tidak dalam hitungan apapun. Dalam hal ini, pepatah jawa โ€œWiting trisno jalaran soko kulino,โ€ tak berlaku.

Meskipun, dalam realitanya, sangat sering terjadi, bahwa ketika kita sering berinteraksi dengan seseorang, akan timbul perasaan cinta. Tapi, sekali lagi, tumbuhnya rasa cinta hanya Allah yang menentukan, karena Allah adalah Dzat yang Maha membolak-balikkan hati.

Sehingga, bukan suatu kesalahan ketika kita memiliki rasa cinta, khususnya kepada lawan jenis. Namun, secara idealis penulis berani berujar, bahwa dengan mencintai makhluk terlebih dahulu sebelum mencintai Sang Pencipta dan memahami ajaran-Nya tentang cinta kepada makhluk-Nya, akan melahirkan kekecewaan, patah hati, dan hal-hal yang lebih mengerikan, namun semoga tidak sampai terjadi, seperti bunuh diri dan/atau menteror, terjadinya kekerasan seksual, hingga pembunuhan terhadap sang kekasih.

Tahun 2020 saja, dari Januari hingga Juli, Deputi Bidang Perlindungan Anak Kementerian Pemberdayaan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mencatat sudah terjadi 4.116 kasus kekerasan pada anak di Indonesia. 3.296 korban berjenis kelamin perempuan dan 1.319 korban berjenis kelamin laki-laki.

Oleh karenanya, menjadi penting bagi kita untuk belajar mencintai Sang Pencipta terlebih dahulu dan mengerti bagaimana ajaran-Nya tentang Cinta. Minimal, kita bisa memahami ajaran-Nya tentang cinta. Dengan begitu, hati kita akan mendapatkan jaminan garansi dari Sang Pencipta, yakni menjadi biasa-biasa saja ketika mencintai makhluknya. Sehingga, patah hati dan seterusnya di atas akan dapat diminimalisir.

Berbicara tentang ajaran Islam tentang cinta, terdapat salah satu prinsip yang terkait, yakni โ€œ”ุฎูŠุฑุงู„ุงู…ูˆุฑ ุงูˆุณุทู‡ุง (paling baiknya suatu perkara adalah yang tengah-tengah). Maka, dalam mencintai kita agar selalu biasa-biasa saja dan menghindari mubhalaghoh atau ekstrem terhadap sesuatu dan dalam hal apapun. Hemat penulis, Islam tidak ingin hambanya merasakan kekecewaan sebab cinta yang berlebihan terhadap sesuatu, termasuk mencintai seseorang (Baca: dia, โ€œdโ€ kecil).

Salah satu yang lainnya, seperti dalam kitab Mukhtarul Ahaditsin Nabawiyah, karangan Syaikh Sayyid Ahmad Al-Hasyimi Rahimahullah, menerangkan sebuah hadits:

ุงุญุจุจ ุญุจูŠุจูƒ ู‡ูˆู†ุงู…ุงุŒ ุนุณู‰ ุงู† ูŠูƒูˆู† ุจุบูŠุถูƒ ูŠูˆู…ุงู…ุง.

ูˆุงุจุบุถ ุจุบูŠุถูƒ ู‡ูˆู†ุงู…ุงุŒ ุนุณู‰ ุงู† ูŠูƒูˆู† ุญุจูŠุจูƒ ูŠูˆู…ุงู…ุง. ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุชุฑู…ุฐู‰

โ€œCintailah Kekasihmu sedang-sedang Saja, karena bukan tidak mungkin kau Akan membencinya. Bencilah musuhmu sedang-sedang saja, karena bukan tidak mungkin kau akan mencintainya.โ€

(Hadits riwayat Imam At-Tirmidzi)

So, jangan lebay dalam mencintai sesuatu, pun dalam hal membenci. Oleh karenanya, mencintailah dengan kritis. Sedangkan ketika harus membenci, arahkan kepada perilakunya, bukan pada orangnya.

Penulis: Alisa Setyawati, Aktivis PMII dan Mahasiswa STAI Salahuddin Pasuruan

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Memperingati Nuzulul Quran, Muslimat NU Banyak Putih Santuni Anak Yatim

      • calendar_month Rab, 6 Jun 2018
      • visibility 278
      • 0Komentar

      Memperingati Nuzulul Qur’an, Pengurus Anak Ranting Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Dusun Banyak Putih Desa Lecari menggelar Santunan Anak Yatim dan Pengajian Umum di Masjid Babul Makruf Desa Lecari Kecamatan Sukorejo, Selasa malam (5/6/2018). โ€œHarapannya, semoga warga bisa tetap kompak dalam acara apapun dan selalu memperhatikan dan peduli pada anak anak yatim terutama yang ada di […]

    • Mati Syahid dan Pikiran Nakal Jaka Tarub

      Mati Syahid dan Pikiran Nakal Jaka Tarub

      • calendar_month Jum, 9 Apr 2021
      • visibility 754
      • 0Komentar

      Beberapa tahun yang lalu. Seorang terorisme, yang mengantar nyawa puluhan orang, dieksekusi oleh petugas. Tak lama kemudian, viral video jenazahnya yang tersenyum. Pembuat video memberikan caption bahwa beliau wafat dengan amat tenang. Bahkan, para netizen tergiring opininya bahwa almarhum merupakan seorang syahid karena wafat di tangan petugas atas hukuman aksi terornya. Wallahu aโ€™lam, konon Gus […]

    • Khutbah Jumat : Nafi’un li ghairihi

      Khutbah Jumat : Nafi’un li ghairihi

      • calendar_month Sel, 8 Feb 2022
      • visibility 1.950
      • 0Komentar

      ุงู„ู’ุญูŽู…ู’ุฏู ูู„ู„ู‡ู ุงู„ูŽู‘ุฐููŠ ุฃูŽุญู’ุณูŽู†ูŽ ุฎูŽู„ู’ู‚ูŽ ุงู’ู„ุฅูู†ู’ุณูŽุงู†ู ูˆูŽุนูŽุฏูŽู‘ู„ูŽู‡ูุŒ ูˆูŽุฃูŽุนู’ุทู‰ูŽู‡ู ู†ููˆู’ุฑูŽ ุงู’ู„ุฅููŠู’ู…ูŽุงู†ู ููŽุฒูŽูŠูŽู‘ู†ูŽู‡ูุŒ ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‘ู…ูŽู‡ู ุงู„ู’ุจูŽูŠูŽุงู†ูŽ ููŽู‚ูŽุฏูŽู‘ู…ูŽู‡ู ุจูู‡ู ูˆูŽููŽุถูŽู‘ู„ูŽู‡ูุŒ ูˆูŽุฃูŽูุงูŽุถูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ู‚ูŽู„ู’ุจูู‡ู ุฎูŽุฒูŽุงุฆูู†ูŽ ุงู„ู’ุนูู„ููˆู’ู…ู ููŽุฃูŽูƒู’ู…ูŽู„ูŽู‡ูุŒ  ุฃูŽุดู’ู‡ูŽุฏู  ุฃูŽู†ู’ ู„ุงูŽ ุฅูู„ู‡ูŽ  ุงูู„ุงูŽู‘ ุงู„ู„ู‡ู  ูˆูŽุญู’ุฏูŽู‡ู  ู„ุงูŽุดูŽุฑููŠู’ูƒูŽ  ู„ูŽู‡ูุŒ ูˆูŽุฃูŽุดู’ู‡ูŽุฏู ุฃูŽู†ูŽู‘ ู…ูุญูŽู…ูŽู‘ุฏุงู‹ ุนูŽุจู’ุฏูู‡ู ูˆูŽุฑูŽุณููˆู’ู„ูู‡ูุŒ ุงูŽู…ูŽู‘ุง ุจูŽุนู’ุฏูุŒ ูŠูŽุง ุฃูŽูŠูู‘ู‡ูŽุง ุงู„ู†ูŽู‘ุงุณู ุฃููˆู’ุตููŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽุฅููŠูŽู‘ุงูŠูŽ ุจูุชูŽู‚ู’ูˆูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ููŽู‚ูŽุฏู’ ููŽุงุฒูŽ ุงู„ู’ู…ูุชูŽู‘ู‚ููˆู’ู†ูŽุŒ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰: ูŠูŽุง ุฃูŽูŠูู‘ู‡ูŽุง ุงู„ู†ูŽู‘ุงุณู ุงุชูŽู‘ู‚ููˆู’ุง ุฑูŽุจูŽู‘ูƒูู…ู […]

    • Belum Ada Peta Desa, Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan Bantu Membuat

      Belum Ada Peta Desa, Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan Bantu Membuat

      • calendar_month Rab, 20 Sep 2023
      • visibility 406
      • 0Komentar

      Kejayan, NU PasuruanMahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin dan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi kelompok 14, membantu Pemerintah Desa (Pemdes) Randugong membuat peta desa setempat. Penanggung jawab kegiatan Nur Amalia menyebutkan, alur pelaksanaan Pembuatan Peta Administrasi Desa Randugong. Pembuatan peta dilakukan selama 5 hari (14-18/8/2023) bertempat […]

    • Dimulai Ahad Besok, Ikut Ngaos Ramadhan Hingga Bakti Sosial Fatayat NU Pasuruan Ya!

      Dimulai Ahad Besok, Ikut Ngaos Ramadhan Hingga Bakti Sosial Fatayat NU Pasuruan Ya!

      • calendar_month Sab, 16 Mar 2024
      • visibility 836
      • 0Komentar

      Wonorejo, NU PasuruanPimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pasuruan mengisi Bulan Ramadhan dengan sejumlah program kegiatan. Yakni Ngaos Ramadhan, Peringatan Nuzulul Quran, dan Bakti Sosial. โ€œProgram kegiatan itu bertujuan menambah ilmu dengan mengikuti kajian yang disampaikan Kiai-kiai NU dan mengisi Bulan Ramadhan dengan kegiatan positif,โ€ kata Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Pasuruan Ning […]

    • Lakukan Edukasi Hadapi Covid-19 Saat Ramadhan, IPNU-IPPNU Rejoso Gelar Gerakan REBAHAN (Ramadhan Enjoy Berbagi Keberkahan)

      Lakukan Edukasi Hadapi Covid-19 Saat Ramadhan, IPNU-IPPNU Rejoso Gelar Gerakan REBAHAN (Ramadhan Enjoy Berbagi Keberkahan)

      • calendar_month Sen, 18 Mei 2020
      • visibility 908
      • 0Komentar

      Meski pandemi covid-19 telah dan terus menampakkan dampak dalam kehidupan Masyarakat, kesadaran masyarakat dalam rangka mengurangi penyebaran wabah masih kurang. Seperti pemakaian masker yang masih jarang di laksanakan oleh pengguna jalan. Oleh karena itu, PAC IPNU-IPPNU Rejoso mengadakan kegiatan REBAHAN, Ramadhan Enjoy Berbagi Keberkahan. Minggu (17/5), 350 Masker dan Paket Takjil dibagikan oleh Pelajar NU […]

    expand_less

    Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

    Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

    Lanjutkan membaca