Breaking News
light_mode

Pentingnya Pendidikan tentang Cinta

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Ming, 6 Des 2020
  • visibility 1.211
  • comment 1 komentar

Cinta itu minnah, anugerah dari Allah, yang datangnya “Min Haitsu La Yahtasib,” tanpa diduga-duga. Bisa di detik ini, satu jam kemudian, esok ataupun lusa, bahkan tidak dalam hitungan apapun. Dalam hal ini, pepatah jawa “Witing trisno jalaran soko kulino,” tak berlaku.

Meskipun, dalam realitanya, sangat sering terjadi, bahwa ketika kita sering berinteraksi dengan seseorang, akan timbul perasaan cinta. Tapi, sekali lagi, tumbuhnya rasa cinta hanya Allah yang menentukan, karena Allah adalah Dzat yang Maha membolak-balikkan hati.

Sehingga, bukan suatu kesalahan ketika kita memiliki rasa cinta, khususnya kepada lawan jenis. Namun, secara idealis penulis berani berujar, bahwa dengan mencintai makhluk terlebih dahulu sebelum mencintai Sang Pencipta dan memahami ajaran-Nya tentang cinta kepada makhluk-Nya, akan melahirkan kekecewaan, patah hati, dan hal-hal yang lebih mengerikan, namun semoga tidak sampai terjadi, seperti bunuh diri dan/atau menteror, terjadinya kekerasan seksual, hingga pembunuhan terhadap sang kekasih.

Tahun 2020 saja, dari Januari hingga Juli, Deputi Bidang Perlindungan Anak Kementerian Pemberdayaan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mencatat sudah terjadi 4.116 kasus kekerasan pada anak di Indonesia. 3.296 korban berjenis kelamin perempuan dan 1.319 korban berjenis kelamin laki-laki.

Oleh karenanya, menjadi penting bagi kita untuk belajar mencintai Sang Pencipta terlebih dahulu dan mengerti bagaimana ajaran-Nya tentang Cinta. Minimal, kita bisa memahami ajaran-Nya tentang cinta. Dengan begitu, hati kita akan mendapatkan jaminan garansi dari Sang Pencipta, yakni menjadi biasa-biasa saja ketika mencintai makhluknya. Sehingga, patah hati dan seterusnya di atas akan dapat diminimalisir.

Berbicara tentang ajaran Islam tentang cinta, terdapat salah satu prinsip yang terkait, yakni “”خيرالامور اوسطها (paling baiknya suatu perkara adalah yang tengah-tengah). Maka, dalam mencintai kita agar selalu biasa-biasa saja dan menghindari mubhalaghoh atau ekstrem terhadap sesuatu dan dalam hal apapun. Hemat penulis, Islam tidak ingin hambanya merasakan kekecewaan sebab cinta yang berlebihan terhadap sesuatu, termasuk mencintai seseorang (Baca: dia, “d” kecil).

Salah satu yang lainnya, seperti dalam kitab Mukhtarul Ahaditsin Nabawiyah, karangan Syaikh Sayyid Ahmad Al-Hasyimi Rahimahullah, menerangkan sebuah hadits:

احبب حبيبك هوناما، عسى ان يكون بغيضك يوماما.

وابغض بغيضك هوناما، عسى ان يكون حبيبك يوماما. رواه الترمذى

“Cintailah Kekasihmu sedang-sedang Saja, karena bukan tidak mungkin kau Akan membencinya. Bencilah musuhmu sedang-sedang saja, karena bukan tidak mungkin kau akan mencintainya.”

(Hadits riwayat Imam At-Tirmidzi)

So, jangan lebay dalam mencintai sesuatu, pun dalam hal membenci. Oleh karenanya, mencintailah dengan kritis. Sedangkan ketika harus membenci, arahkan kepada perilakunya, bukan pada orangnya.

Penulis: Alisa Setyawati, Aktivis PMII dan Mahasiswa STAI Salahuddin Pasuruan

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • KH Ma’shum Hasyim Jelaskan Makna Tiga Huruf  Lambang NU

      KH Ma’shum Hasyim Jelaskan Makna Tiga Huruf Lambang NU

      • calendar_month Sel, 5 Des 2023
      • visibility 1.136
      • 0Komentar

      Kraton, NU Pasuruan Lambang Nahdlatul Ulama terdiri dari susunan gambar bola dunia yang dilingkari tali tersimpul, dikitari oleh sembilan bintang, dengan tulisan Nahdlatul Ulama dalam huruf Arab yang melintang dari sebelah kanan bola dunia ke sebelah kiri. Dalam acara Haul KH Abdurahman Syakur di Halaman pondok setempat, Ahad (3/12/2023). Pejabat (PJ) Rais Syuriyah Pengurus Cabang […]

    • ISNU Pasuruan Siapkan 110 Pendamping Proses Produk Halal UMK

      ISNU Pasuruan Siapkan 110 Pendamping Proses Produk Halal UMK

      • calendar_month Ming, 6 Mar 2022
      • visibility 789
      • 0Komentar

      Gondangwetan, NU PasuruanPimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar sosialisasi, verifikasi dan validasi berkas calon pendamping Proses Produk Halal (PPH) di Aula KH. Zainuddin Pondok Pesantren Assholach Kejeron Gondangwetan, Ahad (6/03/2022). Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama dan merupakan sinergi dengan Lembaga Solusi […]

    • Milad Ke 25, ISNU Pasuruan Tasyakuran dengan Potong Tumpeng

      Milad Ke 25, ISNU Pasuruan Tasyakuran dengan Potong Tumpeng

      • calendar_month Rab, 20 Nov 2024
      • visibility 874
      • 0Komentar

      Kraton, NU Pasuruan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar tasyakuran Milad ISNU ke 25 dengan tumpeng di Masjid Gus Dur, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Selasa(19/11/2024). Milad ke 25 di tandai dengan pemotongan tumpeng dan penyerahan sertifikat halal oleh pengurus ISNU Kabupaten Pasuruan kepada pelaku UMKM. Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan […]

    • Melalui LAZISNU Jatim, NU Peduli Pasuruan Salurkan Bantuan 81 Juta untuk Korban Bencana Sumatera – Aceh

      Melalui LAZISNU Jatim, NU Peduli Pasuruan Salurkan Bantuan 81 Juta untuk Korban Bencana Sumatera – Aceh

      • calendar_month Sen, 29 Des 2025
      • visibility 466
      • 0Komentar

      Sidogiri, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang (PC) Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Pasuruan, Nur Kholis Majid, menegaskan komitmen NU untuk senantiasa hadir membantu masyarakat yang terdampak bencana, baik di tingkat nasional maupun daerah. Hal tersebut disampaikannya dalam penyaluran bantuan kemanusiaan oleh NU Peduli Kabupaten Pasuruan sebesar 81 juta rupiah kepada […]

    • Rakor ISNU Pasuruan Bahas Persiapan Hari Santri 2024

      Rakor ISNU Pasuruan Bahas Persiapan Hari Santri 2024

      • calendar_month Sen, 14 Okt 2024
      • visibility 590
      • 0Komentar

      Gondangwetan, NU Pasuruan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan PAC ISNU kecamatan di aula Pondok Pesantren Assolcah, Kejeron, Desa bayeman kecamatan Gondangwetan, Ahad (13/10/2024). Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan Ahmad Adib Muhdi mengatakan, Dalam rakor tersebut ISNU Kabupaten Pasuruan akan mempersiapkan hari santri 2024 yakni menyiapkan […]

    • Ngabuburit Lebih Bermakna, Yuk Tonton Hikayat Ramadhan NU Pasuruan Play Button

      Ngabuburit Lebih Bermakna, Yuk Tonton Hikayat Ramadhan NU Pasuruan

      • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
      • visibility 325
      • 0Komentar

      Pohjentrek, NU Pasuruan Memasuki bulan Ramadhan 1447 hijriyah Pengurus Cabang PC Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama LDNU Kabupaten Pasuruan kembali eksis lewat program Hikam (Hikayat Ramadhan). Wakil Sekretaris PCNU Kabupaten Pasuruan Ahmad Subhani mengatakan progam Hikam akan tayang setiap menjelang berbuka puasa melalui paltform media digital NU Pasuruan (tiktok, Instagram, YouTube). “Perkiraan pukul 17.30 WIB akan […]

    expand_less

    Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

    Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

    Lanjutkan membaca