Breaking News
light_mode

Peringati Harlah ke-98, PCNU Kabupaten Pasuruan Gelar Vaksinasi untuk Kiai, Ibu Nyai, Pengurus, dan Kader

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sen, 8 Mar 2021
  • visibility 1.047
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Kabupaten Pasuruan
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan bersama Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar vaksinasi untuk Kiai, Ibu Nyai, Pengurus dan Kader NU Kabupaten Pasuruan bertempat di kompleks Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Pohjentrek, Senin (8/3/2021).

Menurut KH. Imron Mutamakkin, selaku Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, selain untuk memperingati Hari Lahir (Harlah) NU ke-98, kegiatan vaksinasi juga merupakan bukti dari komitmen PCNU dalam penanganan Covid-19 selama ini.

“Sekitar 450 Nahdliyin yang akan divaksin pagi ini. Semoga, dengan divaksin, kita bisa segera terbebas dari Covid-19. Selain itu, semoga usaha kita ini diridhai Allah SWT,” ujarnya saat memberikan membuka kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada peserta yang bersedia dan sangat antusias untuk divaksin,” pungkas salah satu pengasuh Pondok Pesantren Besuk Pasuruan tersebut.

Adapun KH. A. Mujib Imron, selaku Wakil Bupati Pasuruan, selain menegaskan terkait komitmen PCNU yang selama ini dalam menangani Covid-19 dengan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten, juga menjelaskan terkait prioritas peserta vaksinasi di kabupaten Pasuruan.

“Usai para Kiai, Ibu Nyai, dan Pengurus NU, selanjutnya yang akan menjadi prioritas vaksinasi adalah pengurus Pondok Pesantren dan Guru-Guru,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada para Dokter dan tenaga kesehatan yang profesional. Memberi vaksin saja sudah berpahala, apalagi memberikan vaksin kepada para Kiai, double pahalanya, pungkas pengasuh Pondok Pesantren Al-Yasini Pasuruan tersebut.

Kaitannya untuk menjaga tidak terjadinya kerumunan, PCNU membagi pelaksanaan vaksinasi dalam dua waktu untuk jajaran pengurus cabang pada pukul 09.00-11.00 WIB dan pukul 11.00-13.00 WIB untuk jajaran pengurus MWCNU. Selain itu, khusus untuk Ibu Nyai dan pengurus Banom Perempuan NU, meskipun dengan waktu yang sama, yakni 09.00-11.00 WIB, namun dilaksanakan di gedung yang berbeda, yakni di Aula Muslimat NU Kabupaten Pasuruan dan dilayani hanya oleh tenaga kesehatan perempuan.

Kontributor: Yeti Yumnatul Atiyah

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU Kab. Pasuruan Turunkan Bantuan Tahap I Gerakan 50.000 Masker Melalui 19 MWCNU

    PCNU Kab. Pasuruan Turunkan Bantuan Tahap I Gerakan 50.000 Masker Melalui 19 MWCNU

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2020
    • visibility 420
    • 0Komentar

    Gerakan 50.000 Masker Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menyalurkan bantuan tahap pertama melalui 19 MWCNU. “19 MWCNU, meliputi Rejoso, Lekok, Nguling, Grati, Lumbang, Winongan, Gondangwetan, Pasrepan, Puspo, dan Tosari,” ujar Sugeng Hariyadi selaku Komandan Satgas Tanggap Covid-19 PCNU Kabupaten Pasuruan tersebut usai koordinasi di posko satgas PCNU, Sabtu (18/4/2020). “Tahal awal ini, dibagikan […]

  • LPBINU Kabupaten Pasuruan Gelar Sarasehan Mitigasi Bencana Gempa Megathrust

    LPBINU Kabupaten Pasuruan Gelar Sarasehan Mitigasi Bencana Gempa Megathrust

    • calendar_month Sab, 19 Okt 2024
    • visibility 401
    • 0Komentar

    Kraton, NU Pasuruan Momentum Hari Santri 2024, Pengurus Cabang (PC) Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Kabupaten Pasuruan menggelar Sarasehan Mitigasi Bencana Gempa Megathrust di Aula Kantor BPBD Kabupaten Pasuruan, Kamis (17/10/2024). Ketua PC LPBINU Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi mengatakan, tujuan dari kegiatan untuk mengurangi tingkat kerentanan yang tinggi di banyak daerah […]

  • Asnuter Pasuruan Perkuat Pemahaman Aswaja Pelajar Lewat Lomba Cerdas Cermat

    Asnuter Pasuruan Perkuat Pemahaman Aswaja Pelajar Lewat Lomba Cerdas Cermat

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • visibility 606
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Aswaja NU Center (Asnuter) Kabupaten Pasuruan menggelar Lomba Cerdas Cermat Ahlussunnah wal Jamaah di Pondok Pesantren Assholach, Kejeron, Kecamatan Gondangwetan, Ahad (19/10/2025). Kegiatan ini diikuti oleh pelajar dan santri se-Pasuruan Raya dengan semangat memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai Aswaja An-Nahdliyah di kalangan generasi muda. Ketua PC Aswaja NU Center Kabupaten […]

  • KH. M. Sholeh Bahruddin: NU Tidak Punya Sejarah Benturan dengan Pemerintah

    • calendar_month Ming, 3 Feb 2019
    • visibility 902
    • 0Komentar

    KH. M. Sholeh Bahruddin, pengasuh Pondok Pesantren Ngalah Purwosari Pasuruan Jawa Timur, menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama (NU) tidak punya sejarah berbenturan dengan Pemerintah NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). “NU tidak pernah benturan dengan pemerintah NKRI, mulai berdiri sampai sakniki (sekarang). Siapapun presidennya,” jelasnya saat memberikan Mauidhotul Hasanah dalam acara rutin minggu pagi Manaqib dan Dzikrul […]

  • KH Ma’shum Hasyim Jelaskan Makna Tiga Huruf  Lambang NU

    KH Ma’shum Hasyim Jelaskan Makna Tiga Huruf Lambang NU

    • calendar_month Sel, 5 Des 2023
    • visibility 1.138
    • 0Komentar

    Kraton, NU Pasuruan Lambang Nahdlatul Ulama terdiri dari susunan gambar bola dunia yang dilingkari tali tersimpul, dikitari oleh sembilan bintang, dengan tulisan Nahdlatul Ulama dalam huruf Arab yang melintang dari sebelah kanan bola dunia ke sebelah kiri. Dalam acara Haul KH Abdurahman Syakur di Halaman pondok setempat, Ahad (3/12/2023). Pejabat (PJ) Rais Syuriyah Pengurus Cabang […]

  • Rais PBNU KH Azizi Hasbulloh: Peraturan Pemerintah tentang Tembakau Terlalu Berlebihan

    Rais PBNU KH Azizi Hasbulloh: Peraturan Pemerintah tentang Tembakau Terlalu Berlebihan

    • calendar_month Rab, 8 Feb 2023
    • visibility 524
    • 0Komentar

    Bangil, NU Pasuruan Rais Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Azizi Hasbulloh menilai, Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan Yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan, terlalu berlebihan. “Peraturan terkait rokok ini sudah berlebihan. Rokok seakan-akan dianggap sebagai (satu-satunya) pembunuh,” ujarnya disela-sela Bahtsul Masail di Pondok Pesantren Canga’an, Kecamatan Bangil, […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca