Breaking News
light_mode

Peringati Harlah ke-98, PCNU Kabupaten Pasuruan Gelar Vaksinasi untuk Kiai, Ibu Nyai, Pengurus, dan Kader

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sen, 8 Mar 2021
  • visibility 1.074
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Kabupaten Pasuruan
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan bersama Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar vaksinasi untuk Kiai, Ibu Nyai, Pengurus dan Kader NU Kabupaten Pasuruan bertempat di kompleks Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Pohjentrek, Senin (8/3/2021).

Menurut KH. Imron Mutamakkin, selaku Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, selain untuk memperingati Hari Lahir (Harlah) NU ke-98, kegiatan vaksinasi juga merupakan bukti dari komitmen PCNU dalam penanganan Covid-19 selama ini.

“Sekitar 450 Nahdliyin yang akan divaksin pagi ini. Semoga, dengan divaksin, kita bisa segera terbebas dari Covid-19. Selain itu, semoga usaha kita ini diridhai Allah SWT,” ujarnya saat memberikan membuka kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada peserta yang bersedia dan sangat antusias untuk divaksin,” pungkas salah satu pengasuh Pondok Pesantren Besuk Pasuruan tersebut.

Adapun KH. A. Mujib Imron, selaku Wakil Bupati Pasuruan, selain menegaskan terkait komitmen PCNU yang selama ini dalam menangani Covid-19 dengan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten, juga menjelaskan terkait prioritas peserta vaksinasi di kabupaten Pasuruan.

“Usai para Kiai, Ibu Nyai, dan Pengurus NU, selanjutnya yang akan menjadi prioritas vaksinasi adalah pengurus Pondok Pesantren dan Guru-Guru,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada para Dokter dan tenaga kesehatan yang profesional. Memberi vaksin saja sudah berpahala, apalagi memberikan vaksin kepada para Kiai, double pahalanya, pungkas pengasuh Pondok Pesantren Al-Yasini Pasuruan tersebut.

Kaitannya untuk menjaga tidak terjadinya kerumunan, PCNU membagi pelaksanaan vaksinasi dalam dua waktu untuk jajaran pengurus cabang pada pukul 09.00-11.00 WIB dan pukul 11.00-13.00 WIB untuk jajaran pengurus MWCNU. Selain itu, khusus untuk Ibu Nyai dan pengurus Banom Perempuan NU, meskipun dengan waktu yang sama, yakni 09.00-11.00 WIB, namun dilaksanakan di gedung yang berbeda, yakni di Aula Muslimat NU Kabupaten Pasuruan dan dilayani hanya oleh tenaga kesehatan perempuan.

Kontributor: Yeti Yumnatul Atiyah

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PP Darumafatihil Ulum Berduka, Kiai Nur Ismail Djasim yang Istiqamah Membina Warga dan Santri, Wafat

    PP Darumafatihil Ulum Berduka, Kiai Nur Ismail Djasim yang Istiqamah Membina Warga dan Santri, Wafat

    • calendar_month Rab, 16 Sep 2026
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Kabar duka datang dari keluarga besar Pondok Pesantren (PP) Darumafatihil Ulum Podokaton (DMU), Kabupaten Pasuruan, Rabu (16/9/2026). Salah satu pengasuh pesantren, Kiai Nur Ismail Djasim telah wafat. Kepergian Almaghfurlah meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, para santri, alumni, dan masyarakat yang selama ini mengenal sosoknya. Salah seorang alumni, Ustadz Samsul Arifin, mengenang Almaghfurlah […]

  • Mahasiswa UNU Pasuruan Siap Revitalisasi Bank Sampah di Desa Randupitu

    Mahasiswa UNU Pasuruan Siap Revitalisasi Bank Sampah di Desa Randupitu

    • calendar_month Sen, 20 Jul 2026
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Gempol, NU Pasuruan Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan resmi memulai pengabdian di Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Senin (20/7/2026). Ketua PMM Kelompok 2, Umrotun Nasukha, menegaskan bahwa mahasiswa hadir bukan semata menjalankan kewajiban akademik, melainkan belajar bersama masyarakat untuk menghadirkan manfaat nyata. “Kami datang bukan sebagai pihak yang merasa paling […]

  • Di Istighotsah Rutin Ranting, Gus Dayat Ingatkan Penggunaan Koin NU

    Di Istighotsah Rutin Ranting, Gus Dayat Ingatkan Penggunaan Koin NU

    • calendar_month Jum, 16 Jun 2023
    • visibility 439
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU PasuruanPengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Tebas, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Gondangwetan, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan rutin menggelar Istighotsah Rutin, Selasa (13/6/2023). Kali ini bertempat di Balai Desa setempat. Ketua MWCNU, Gus M Baqir Hidayatulloh menyatakan, kinerja PRNU Tebas menjadi contoh model bagi PRNU se Kecamatan Gondangwetan. “Mulai dari […]

  • Wujudkan Keluarga Maslahat, NU Pasuruan Bentuk Satgas dan Kader GKMNU

    Wujudkan Keluarga Maslahat, NU Pasuruan Bentuk Satgas dan Kader GKMNU

    • calendar_month Kam, 6 Jul 2023
    • visibility 453
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menindaklanjuti Program Gerakan Keluarga Maslahah Nahdlatul Ulama (GKMNU) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Hal itu diwujudkan dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pembentukan Satuan Tugas (Satgas) GKMNU dan Kader Kemaslahatan Keluarga di Aula KH Achmad Djufri, Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Jl Raya Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Kamis (6/7/2023). […]

  • Pesan Kiai Imron Pada Istighosah Rutin NU Pasuruan

    Pesan Kiai Imron Pada Istighosah Rutin NU Pasuruan

    • calendar_month Sab, 29 Jun 2024
    • visibility 1.406
    • 0Komentar

    Perwosari, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan orang tua harus terus mengawasi anak anak ketika main smartphone. Terus terang saat ini jika anak tidak di beri smartphone akan nangis dikasih uangpun akan nangis. “Mengontrol anak main smartphone sangat sulit tetapi kita harus terus memantaunya,”ujarnya pada saat Istighosah […]

  • Bikin Logo, Cara Mahasiswa ITSNU Pasuruan Kenalkan Tape Khas Desa Kenduruan

    Bikin Logo, Cara Mahasiswa ITSNU Pasuruan Kenalkan Tape Khas Desa Kenduruan

    • calendar_month Sen, 28 Feb 2022
    • visibility 786
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU PasuruanMahasiswa Institut teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan yang tergabung dalam kelompok Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) membantu warga dalam membranding produk Tape Khas Desa Kenduruan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan. Koordinator Kegiatan Lailatul maulidiyah menjelaskan, mayoritas masyarakat adalah pembuat tape. Sehingga Desa Kenduruan disebut Kampung Tape. Hanya saja, belum ada logo produk […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca