Breaking News
light_mode

Perkuat Konsolidasi Organisasi, Ansor Kab. Pasuruan Ikuti Gowes Sorban Sehat di Winongan

  • account_circle BAM Yusuf
  • calendar_month Sen, 7 Sep 2020
  • visibility 719
  • comment 0 komentar

Rijalul Ansor adalah lembaga semi otonom dari Gerakan Pemuda ANSOR (GP ANSOR) pada setiap tingkatan yang memiliki tugas utama yaitu menghidupkan kembali tradisi-tradisi ke-NU-an, seperti yasinan, tahlilal, istigasah dan berbagai Peringatan Hari Besar Islam (PHBI). Di Pasuruan, salah satu kegiatan rijalul ansor adalah Gowes Sorban Sehat.

Melalui Gowes Sorban Sehat, kali ini dilaksanakan oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Winongan, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda ANSOR (PC GP ANSOR) Kabupaten Pasuruan melaksanakan kegiatan Turun Kebawah (Turba), salah satu agenda turba tersebut adalah dalam rangka penguatan kapasitas kader dan program organisasi, Minggu (6/9/2020).


Untuk manual kegiatan, diawali dengan pembacaan tahlil dan istigasah di makam Mbah Soleh Semendi Winongan, diikuti oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan seluruh peserta yang hadir pada pukul 06.00 WIB. Kemudian, acara dilanjutkan dengan Gowes dari SMKN 1 Winongan sebagai titik start dan berakhir di Kantor Kecamatan Winongan.


Diantara peserta yang turut hadir dalam kegiatan tersebut ialah KH. A. Mujib Imron, Wakil Bupati Pasuruan, KH. Imron Mutamakkin, Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, serta beberapa dari Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Pasuruan dan Forkompimda kabupaten Pasuruan.


Berkenaan dengan rute perjalanan yang ditempuh, Redi Martedam, selaku Sekretaris GP Ansor Winongan, menjelaskan bahwa rute yang dilalui oleh peserta Gowes Sorban Sehat kali ini merupakan rute yang sudah biasa dilakukan oleh sahabat-sahabat Ansor dan Banser Winongan.


“Sebetulnya ada lagi yang lebih ekstrim. Namun, karena dihadiri oleh para Kiai dan Wakil Bupati maka kami carikan rute yang sedikit tanjakannya,” ungkap Redi, pemuda yang sekaligus menjadi Ketua Karang Taruna Winongan tersebut.


Sedangkan Sahabat Abdul Karim, selaku Ketua PC GP ANSOR Kabupaten Pasuruan, menyatakan bahwa pemilihan rute kali ini sudah cukup baik. Terkait dengan kegiatan berikutnya, beliau juga memberikan masukan kepada Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Panitia supaya memperhatikan para tamu dan kiai yang ikut serta dalam kegiatan.


“Rute kali ini lumayan baik. Namun, yang penting para Kiai tidak terlalu berat dalam menempuh rutenya,” ujar sahabat Karim, Pria yang sekaligus anggota DPRD Kabupaten Pasuruan ini.

Kontributor: BAM Yusuf

Editor: Nuryanto

  • Penulis: BAM Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ansor Purwosari & Karang Taruna Bima Sakti Bagi 1000 Takjil

    Ansor Purwosari & Karang Taruna Bima Sakti Bagi 1000 Takjil

    • calendar_month Sel, 11 Mei 2021
    • visibility 697
    • 0Komentar

    Purwosari, NU PasuruanPimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Purwosari bersama Karang Taruna Bima Sakti melaksanakan kegiatan Berbagi 1000 Takjil Gratis untuk pengguna jalan di area Kelurahan, Senin (10/5/21). Kegiatan yang tepat di perempatan Area PT. Trisakti Purwosari Makmur itu, diikuti oleh 200 Anggota dari PR GP ANSOR dan Karang Taruna dengan tetap menerapkan protokol […]

  • Bahtsul Masail Tanda Tradisi Diskusi NU Tetap Hidup

    Bahtsul Masail Tanda Tradisi Diskusi NU Tetap Hidup

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • visibility 634
    • 0Komentar

    Grati, NU Pasuruan Pengurus Cabang Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (PC LBMNU) Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan Bahtsul Masail di Desa Plososari, Kecamatan Grati, Ahad (21/12/2025). Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Grati, Ahmad Baihaqi, menegaskan bahwa Bahtsul Masail bukanlah tanda NU sedang menghadapi masalah. Menurutnya, forum ini justru menjadi bukti bahwa tradisi intelektual NU […]

  • Langit Berawan, Hilal Tidak Terlihat di Pasuruan Hari Ini

    Langit Berawan, Hilal Tidak Terlihat di Pasuruan Hari Ini

    • calendar_month Kam, 19 Mar 2026
    • visibility 410
    • 0Komentar

    Bangil, NU Pasuruan Pengurus Cabang PC Lembaga Falaqiah Nahdlatul Ulama LFNU Kabupaten Pasuruan menggelar Rukyatul Hilal di Pondok Pesantren Dalwa Kabupaten Pasuruan Kamis (19/03/2026). Hilal di Pasuruan di pastikan tidak terlihat. Sekretaris PC LFNU Kabupaten Pasuruan, M. Rusdi, Dirinya menjelaskan bahwa analisis dilakukan menggunakan metode hisab ad-durur al-aniq untuk mengetahui posisi hilal saat matahari terbenam. […]

  • Agar Puasa Tidak Batal, Begini Cara dan Bersuci saat Buang Air

    Agar Puasa Tidak Batal, Begini Cara dan Bersuci saat Buang Air

    • calendar_month Sel, 5 Apr 2022
    • visibility 3.727
    • 1Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin menjelaskan, beberapa hal yang harus diperhatikan saat melakukan buang air besar atau berak dalam kondisi berpuasa. Musabbabnya, memasukkan jari ke dalam dubur dapat membatalkan puasa. “Kecuali terpaksa. Karena kotoran (tinja) sulit keluar. Tidak bisa keluar tanpa memasukkan jari ke dalam dubur,” […]

  • KBIHU NU An-Nahdliyah Lepas 38 Jamaah Haji, Gus Ipong : Semoga Jadi Haji Mabrur

    KBIHU NU An-Nahdliyah Lepas 38 Jamaah Haji, Gus Ipong : Semoga Jadi Haji Mabrur

    • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
    • visibility 682
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) NU An-Nahdliyah, Kabupaten Pasuruan memberangkatan 38 jamaah haji di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Ahad (18/05/2025). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan bahwasanya tugas kita adalah merencanakan dan berikhtiar tetapi takdir berkata lain yang aslinya kita berangkat bersama sekarang kita berangkat terpisah. “Semoga perjalanan […]

  • Kisah Ummu al-Idzam dan Syair Yang Mendatangkan Hujan

    Kisah Ummu al-Idzam dan Syair Yang Mendatangkan Hujan

    • calendar_month Sel, 2 Mar 2021
    • visibility 751
    • 0Komentar

    Pada tahun 973 H, di sebuah wilayah yang disebut Mikhlâf as-Sulaymâni, saat ini merupakan daerah di Provinsi Jazan, Arab Saudi, telah mengalami kekeringan dan kegersangan yang begitu dahsyat. Masyarakatnya semakin kesulitan untuk mendapatkan air dan makanan. Saking sulitnya, akhirnya masyarakat mikhlaf as-Sulaymani membakar tulang-tulang binatang yang tersisa untuk dimakan sehingga bisa mempertahankan hidup. Berdasarkan itu, […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca