Breaking News
light_mode

Pesan Gus Ipong di Harlah IPPNU ke 69

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sen, 4 Mar 2024
  • visibility 1.061
  • comment 0 komentar

Phojentrek, NU Pasuruan

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamkkin bahwasanya momentum Harlah IPPNU kita patut bersyukur karena hati kita digerakkan oleh Allah untuk melakukan sesuatu hal yang baik hal itu adalah suatu kenikmatan yang besar.

Hal itu diungkapkan pada saat Talkshow Ngaji Wanita Milenial di Aula KH Ahmad Jufri PCNU Kabupaten Pasuruan pada Jum’at (01/3/2024).

” Orang hatinya digerakkan untuk melakukan sesuatu kebaikan, itu sudah merupakan suatu kenikmatan,” ujarnya.

Menurutnya ad sesuatu itu bisa dikatakan baik menurut pandangan Ahlussunnah Wal Jamaah itu harus berdasaran tuntunan dari Allah. Artinya akal kita secara murni tidak mampu untuk kita melihat sesuatu, kalaupun ada itu hanya sebatas hukum sosial. Menurut kita baik itu belum tentu baik menurut Allah menurut aturan-aturan yang ditetapkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala.

“Apa yang ditunjukkan baik oleh Allah kadang-kadang akal kita atau budaya masyarakat itu menganggap itu tidak baik dalam konteks keadaan yang seperti ini apa yang harus dimenangkan tetap itu harus kepada Allah,” tambahnya.

Melakukan sesuatu yang baik itu adalah suatu kenikmatan kemudian kita dijadikan menjadi orang yang bisa melaksanakan sesuatu yang baik itu adalah juga suatu kenikmatan yang lain yang keduanya harus bisa kita syukur.

” Suatu kenikmatan yang diberikan oleh Allah merupakan anugerah yang patut kita syukuri,”tendasnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Besuk Pasuruan tersebut mengapresiasi kajian milenial karena berdakwah itu harus ala sesuai dengan audiennya. Kalau mungkin saya suruh ngaji sama sampeyan adik-adik repot generasinya sudah generasi muda sesuai dengan kapasitas saya pengalaman saya jadi cara penyampaiannya jadi agak sulit oleh adik-adik yang milenial.

“Kalau kita berdakwah maka kita harus mengerti terhadap apa yang menjadi kebudayaan dari audiens tersebut sehingga pesan yang kita ingin sampaikan itu lebih mudah untuk bisa di cerna dan bisa diterima,” tambahnya.

Dirinya berharap agar kajian wanita milenial terus dilakukan dengan narasumber narusmber yang ada di Pasuruan khusunya agar kita bisa mengetahui dan memecahkan masalah masalah wanita milenial.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini terus lakukan kajian kajian keperempuanan karena banyak sekali masalah masalah yang di hadapi perempuan,” tutupnya.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hanya Seminggu, Maarif di Pasuruan Kumpulkan Puluhan Juta untuk Korban Erupsi Semeru

    Hanya Seminggu, Maarif di Pasuruan Kumpulkan Puluhan Juta untuk Korban Erupsi Semeru

    • calendar_month Sel, 14 Des 2021
    • visibility 1.053
    • 0Komentar

    Kota Pasuruan, NU PasuruanLembaga Pendidikan (LP) Maarif Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pasuruan menyalurkan bantuan untuk korban erupsi semeru, Sabtu (11/12/2021). Bantuan terdiri dari uang tunai Rp. 37.299.000 dan 1 mobil box berisi barang seperti makanan, susu, pakaian, mukena, sarung, popok bayi, dan alat rumah tangga. Ketua LP Ma’arif NU Kota Pasuruan Ahmad Mudhofir, […]

  • KBIHU An Nahdliyah Berangkatkan Jamaah, Bimbingan Kiai Jadi Pegangan Utama

    KBIHU An Nahdliyah Berangkatkan Jamaah, Bimbingan Kiai Jadi Pegangan Utama

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) An Nahdliyah melepas 319 jamaah haji kloter 6 di Aula KH Ahmad Djufri PCNU Kabupaten Pasuruan, Rabu (22/04/2026). Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menyampaikan terima kasih kepada para jamaah yang telah mempercayakan bimbingan ibadahnya kepada KBIHU An Nahdliyah. “Terima […]

  • Pesan KH Imron Mutamakkin Untuk Guru Madin di Pasuruan

    Pesan KH Imron Mutamakkin Untuk Guru Madin di Pasuruan

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • visibility 666
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin menegaskan bahwa dalam menyusun kurikulum Madrasah Diniyah (Madin), perlu memperhatikan kapasitas anak didik serta pengembangan fungsi otak kanan dan kiri secara seimbang. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Workshop dan Review Kurikulum Madrasah Diniyah Wustha yang digelar di Aula Rumah Inovasi Ma’arif […]

  • Mengurus Masjid, Pengurus Harus Kaljasadil Wahid, Kalbunyanil Wahid

    • calendar_month Ming, 6 Jan 2019
    • visibility 404
    • 0Komentar

    Ustadz. Mundir Muslih, ketua Lembaga Ta’mir Masjid (LTM) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, berharap kepada kepengurusan Masjid dalam menjalankan tugasnya untuk memakmurkan Masjid memiliki sifat kaljasadil Wakhid & Kalbunyanil Wahid, sehingga antara satu pengurus dan yang lainnya saling membantu dan menguatkan serta menjaga kekompakan. “Kepengurusan Masjid yakni Nadzir dan Qoyyim/Ta’mir kaljasadil Wahid, Kalbunyanil […]

  • Jelang Muktamar ke-35 NU, Mari Bermunajat agar NU Melahirkan Keputusan Bermaslahat

    Jelang Muktamar ke-35 NU, Mari Bermunajat agar NU Melahirkan Keputusan Bermaslahat

    • calendar_month Sel, 11 Agu 2026
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Purwosari, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Istighotsah Jum’at Legi di Masjid Al Mahmud, Kecamatan Purwosari, Jumat (7/8/2026). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menjelaskan bahwa istighotsah tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut instruksi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) agar seluruh jajaran NU memperbanyak munajat menjelang muktamar. ” Mari kita niatkan […]

  • Ketua NU Pasuruan Bekali Pelajar Aswaja

    Ketua NU Pasuruan Bekali Pelajar Aswaja

    • calendar_month Sen, 27 Nov 2023
    • visibility 1.079
    • 0Komentar

    Winongan, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamkkin mengatakan, ikutilah ajaran yang diajarkan oleh para guru-guru kita karena mereka adalah perantara kita membimbing menuju jalan yang diridhoi oleh Allah. “Saat ini banyak orang yang menyalahkan ajaran para guru-guru kita khususnya para ulama yang sanadnya sudah jelas sampai Rosulallah SAW,” […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca