Breaking News
light_mode

Pesan Gus Ipong di Harlah IPPNU ke 69

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sen, 4 Mar 2024
  • visibility 979
  • comment 0 komentar

Phojentrek, NU Pasuruan

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamkkin bahwasanya momentum Harlah IPPNU kita patut bersyukur karena hati kita digerakkan oleh Allah untuk melakukan sesuatu hal yang baik hal itu adalah suatu kenikmatan yang besar.

Hal itu diungkapkan pada saat Talkshow Ngaji Wanita Milenial di Aula KH Ahmad Jufri PCNU Kabupaten Pasuruan pada Jum’at (01/3/2024).

” Orang hatinya digerakkan untuk melakukan sesuatu kebaikan, itu sudah merupakan suatu kenikmatan,” ujarnya.

Menurutnya ad sesuatu itu bisa dikatakan baik menurut pandangan Ahlussunnah Wal Jamaah itu harus berdasaran tuntunan dari Allah. Artinya akal kita secara murni tidak mampu untuk kita melihat sesuatu, kalaupun ada itu hanya sebatas hukum sosial. Menurut kita baik itu belum tentu baik menurut Allah menurut aturan-aturan yang ditetapkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala.

“Apa yang ditunjukkan baik oleh Allah kadang-kadang akal kita atau budaya masyarakat itu menganggap itu tidak baik dalam konteks keadaan yang seperti ini apa yang harus dimenangkan tetap itu harus kepada Allah,” tambahnya.

Melakukan sesuatu yang baik itu adalah suatu kenikmatan kemudian kita dijadikan menjadi orang yang bisa melaksanakan sesuatu yang baik itu adalah juga suatu kenikmatan yang lain yang keduanya harus bisa kita syukur.

” Suatu kenikmatan yang diberikan oleh Allah merupakan anugerah yang patut kita syukuri,”tendasnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Besuk Pasuruan tersebut mengapresiasi kajian milenial karena berdakwah itu harus ala sesuai dengan audiennya. Kalau mungkin saya suruh ngaji sama sampeyan adik-adik repot generasinya sudah generasi muda sesuai dengan kapasitas saya pengalaman saya jadi cara penyampaiannya jadi agak sulit oleh adik-adik yang milenial.

“Kalau kita berdakwah maka kita harus mengerti terhadap apa yang menjadi kebudayaan dari audiens tersebut sehingga pesan yang kita ingin sampaikan itu lebih mudah untuk bisa di cerna dan bisa diterima,” tambahnya.

Dirinya berharap agar kajian wanita milenial terus dilakukan dengan narasumber narusmber yang ada di Pasuruan khusunya agar kita bisa mengetahui dan memecahkan masalah masalah wanita milenial.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini terus lakukan kajian kajian keperempuanan karena banyak sekali masalah masalah yang di hadapi perempuan,” tutupnya.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Begini Cara PC LP Maarif Kenalkan Kiai Pasuruan Penjaga Aswaja An-Nahdliyah

    Begini Cara PC LP Maarif Kenalkan Kiai Pasuruan Penjaga Aswaja An-Nahdliyah

    • calendar_month Rab, 7 Sep 2022
    • visibility 1.090
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan Maarif Nahdlatul Ulama (LP Maarif NU) Kabupaten Pasuruan menggelar ‘Pelatihan Penguatan Kompetensi Guru Aswaja An Nahdliyah’, Senin-Selasa (05-06/09/2022). Kegiatan dipusatkan di Aula Lantai II, Rumah Inovasi PC LP Maarif NU, Kompleks Perkantoran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Desa Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek. Ketua PC LP Maarif NU, […]

  • Halalbihalal Santri Sidogiri, Pesan Gus Labib: Rendah Hati Adalah Kunci Mencari Ilmu

    • calendar_month Sab, 29 Jun 2019
    • visibility 1.210
    • 0Komentar

    Pondok Pesantren Sidogiri Syaikhona Kholil sukses gelar Halalbihalal Asatidz dan Para Santri, Sabtu (29/6/2019) di Pondok Pesantren Sidogiri Syaikhona Kholil. Dalam sambutannya, Ustadz Mahmud Syah yang mewakili para guru menyampaikan mohon maaf kepada para santri. Beliau juga mengatakan bahwa semua santri itu pintar, tidak ada yang bodoh. “Tidak ada santri yang bodoh, yang ada hanya […]

  • Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan, Sosialisakan Pengolahan Sampah Organik dan Non Organik

    Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan, Sosialisakan Pengolahan Sampah Organik dan Non Organik

    • calendar_month Sel, 16 Jul 2024
    • visibility 837
    • 0Komentar

    Lekok, NU Pasuruan Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan menggelar sosialisai pengolahan sampah di Kecamatan Lekok, Kecamatan Gempol dan Kecamatan Kraton. Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan Dofir mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengubah sampah organik menjadi kompos, pupuk cair, dan maggot. “Kami melihat banyak sampah organik yang tidak di […]

  • Pelantikan, PCNU Kab. Pasuruan Galang Dana Korban Semeru

    Pelantikan, PCNU Kab. Pasuruan Galang Dana Korban Semeru

    • calendar_month Sen, 6 Des 2021
    • visibility 842
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten melakukan galang dana untuk korban erupsi gunung semeru dalam kegiatan Pelantikan di Graha PCNU, Desa Warung Dowo, Kecamatan Pohjentrek, Ahad (05/12/2021). Sekretaris PCNU Kabupaten Pasuruan KH Saiful Anam Chalim, mengucapkan syukur atas kekompakan pengurus yang dilantik tadi malam. Lantaran donasi dalam waktu singkat bisa terkumpul […]

  • Terus Tingkatkan Kualitas Akademik, ITSNU Pasuruan Bangun System e-Campus

    • calendar_month Ming, 11 Nov 2018
    • visibility 788
    • 0Komentar

    Kamis, 1 Nopember 2018 Para petinggi ITSNU Pasuruan mengadakan pertemuan yang dihadiri oleh BP3TNU, Rektor, Wakil Rektor dan bidang akademik membahas peningkatan kualitas akademik Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pasuruan alias ITSNU Pasuruan dengan menggandeng perusahaan besar untuk merencanakan pembangunan system berbasis aplikasi e-Campus. Rektor ITSNU Pasuruan, AA. Bustomi menjelaskan bahwa menindaklanjuti MOU dengan […]

  • Innalillahi, KH Muzayyin Zahri Mustasyar MWCNU Purwosari Wafat

    Innalillahi, KH Muzayyin Zahri Mustasyar MWCNU Purwosari Wafat

    • calendar_month Sel, 21 Mei 2024
    • visibility 1.379
    • 0Komentar

    Purwosari, NU PasuruanInnalillahi wa inna ilaihi rajiun. Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Purwosari, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan berduka. Pasalnya, KH Muzayyin Zahri selaku Mustasyar MWCNU Purwosari wafat, Selasa (21/05/2024). Kabar wafatnya Gus Yin, Pengasuh Pondok Pesantren Roudlotul Mustarsyidin, Dusun Tegalan, Desa Bakalan, Kecamatan Purwosari itu tersebar luas di media sosial. Dari flayer […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca