Breaking News
light_mode

Puluhan Pelajar NU Lumbang Ikuti Seminar Jurnalisme Digital

  • account_circle BAM Yusuf
  • calendar_month Sab, 26 Feb 2022
  • visibility 874
  • comment 0 komentar

Pimpinan Anak Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PAC ISNU) Kecamatan Lumbang menggelar seminar Jurnalisme Digital, di Aula SMA Maarif Nahdlatul Ulama Miftahul Ulum Cukurguling Lumbang, Sabtu siang (26 Februari 2022)

Seminar ini diikuti 40 Pelajar Ma’arif NU yang terdiri dari kelas 10, 11 dan tingkat 12. Selain dalam rangka memperingati hari lahir Nahdlatul Ulama yang ke-99, seminar tersebut bertujuan mengajak kader NU milenial paham jurnalisme digital.

Ketua PAC ISNU Lumbang Purnawirawan mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk membekali dan mewadahi minat pelajar NU dalam bidang jurnalistik. Mengingat, ilmu jurnalistik juga sebagai jawaban atas tantangan perkembangan di era digital saat ini.

“Dengan bekal ilmu jurnalistik, para kader diharapkan mampu menyebarkan aura dan kegiatan positif melalui berbagai media,” katanya.

Sejumlah materi seputar jurnalisme digital diberikan kepada peserta seminar. Diantaranya pengetahuan dasar berita online yang disampaikan oleh jurnalis Jawa Pos, Muhajirin Yusuf.

Di seminar ini, peserta juga diajak untuk memanfaatkan media sosial guna menangkal gerakan pihak-pihak yang berupaya menjatuhkan NU melalui dunia maya.

“Minimal kita punya akun media sosial Tiktok, Instagram dan Youtube, untuk memastikan kita siap menangkal konten negatif dan siap membanjiri medsos dengan konten kita,” terang pria yang juga aktif menulis berita online di nupasuruan.or.id

Muhajirin menambahkan, kader-kader NU harus aktif di media sosial guna menghadapi tantangan zaman. Hal itu berkaitan dengan literasi ke-Nu-an guna menghadapi tantangan zaman yang serba milenial seperti sekarang ini.

“Kegiatan-kegiatan di lingkungan NU seperti sekolah Maarif ini juga harus sering di publikasikan sebagai sarana syi’ar melalui media digital,” jelasnya.

Selain itu, Kepala SMA Maarif NU Miftahul Ulum Cukurguling Ustadz Zaenal, mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi positif dan berharap dengan adanya seminar yang digagas oleh PAC ISNU Lumbang itu. Karena para siswanya dapat memahami dan dapat mengaplikasikan hasil dari pelatihan tersebut.

“Tidak menutup kemungkinan, kalian semua bisa menjadi jurnalis handal dimasa yang akan datang. Oleh karenanya, jangan berputus asa, meski kalian berasal dari desa,” katanya kepada peserta seminar saat pembukaan.

Ketua Pimpinan Cabang ISNU Kabupaten Pasuruan Ahmad Adip Muhdi yang turut hadir dalam seminar mengungkapkan pentingnya jurnalistik di era sekarang khususnya bagi pelajar NU. “Para pelajar NU sekarang harus paham digital khususnya dalam dunia jurnalistik sebagai salah satu cara mensyiarkan NU kepada masyarakat luas,” ucapnya.

Peserta seminar juga mendapatkan suntikan motivasi dari Ustadz Munir selaku Ketua Tanfidziyah MWC NU Lumbang, untuk belajar menulis buku.

  • Penulis: BAM Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Pembentukan Destana, LPBINU Pasuruan Gelar Pelatihan Fasilitator dan Community Organizer

    Dukung Pembentukan Destana, LPBINU Pasuruan Gelar Pelatihan Fasilitator dan Community Organizer

    • calendar_month Jum, 23 Jun 2023
    • visibility 395
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPengurus Cabang (PC) Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Kabupaten Pasuruan menggelar Pelatihan Fasilitator dan Community Organizer (CO) Desa Tangguh Bencana (Desatana), Sabtu-Ahad (17-18/6/2023). Kegiatan dipusatkan di Lantai 3, Gedung Rektorat Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan, Jl Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek. Pelatihan diikuti 40 relawan delegasi dari seluruh […]

  • Bagana Kabupaten Pasuruan & Bangil Bantu Cari Korban Hanyut di Sungai

    Bagana Kabupaten Pasuruan & Bangil Bantu Cari Korban Hanyut di Sungai

    • calendar_month Sab, 27 Nov 2021
    • visibility 1.187
    • 0Komentar

    Pasrepan, NU PasuruanSatuan Khusus Banser Tanggap Bencana (Bagana) Kabupaten Pasuruan dan Bangil ikut serta sebagai relawan pencarian warga Kecamatan Pasrepan yang hanyut di sungai saat terjadi banjir. Hingga saat ini, korban belum ditemukan. “Pencarian sementara dihentikan karena sungai kembali meluap,” ujar Misbahuddin kepada NU Pasuruan, Jumat (27/11/2021). Ia juga menjelaskan identitas korban yang bernama Sanudi […]

  • Hukum Berqurban

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2017
    • visibility 1.181
    • 0Komentar

    Sahabat Zakat mengenai hukum berqurban para ulama terbagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama adalah kelompok yang berpendapat bahwa qurban hukumnya wajib bagi orang yang berkemampuan untuk berqurban. Ulama yang berpendapat demikian adalah Rabi’ah (guru Imam Malik), Al-Auza’i, Imam Abu Hanifah, Imam Ahmad dalam salah satu pendapatnya, Laits bin Sa’ad serta sebagian ulama pengikut Imam Malik, […]

  • PCNU Kabupaten Pasuruan Bantu Korban Banjir di Rejoso & Grati

    • calendar_month Ming, 20 Jan 2019
    • visibility 787
    • 0Komentar

    Tim NU Peduli PCNU (Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama) Kabupaten Pasuruan, yang terdiri dari LPBI NU, LKK NU, LAZISNU, ANSOR BAGANA, bantu korban bencana banjir di Kecamatan Rejoso dan Kecamatan Grati Kabupaten Pasuruan, Minggu (20/1/2019). “Banjir terjadi Jumat malam Sabtu. Alhamdulillah, hari ini sudah bisa membantu. Kami menggunakan dana siaga bencana PCNU yang selama ini rutin […]

  • Begini Ngaji Muharram ala GUSDURian Pasuruan Bareng Siswa

    • calendar_month Jum, 6 Sep 2019
    • visibility 930
    • 0Komentar

    Komunitas Gitu Saja Kok Repot (KGSKR) GUSDURian Pasuruan gelar Ngaji Muharraman bertema “Yuk Hijrah… Menjadi Muslim Indonesia Seutuhnya” bersama Gus H.A. Hakim Jayli, M.Si. bertempat di Aula SMAN 1 Bangil, Jumat (6/9/2019). Kegiatan ini juga di dukung oleh Cabang Dinas Pendidikan Prov. Jatim Wilayah Kota/Kab. Pasuruan. Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari pihak sekolah. Menurut Aji […]

  • Takut Kewalahan Penuhi Pesanan, Pengrajin Batik Randupitu Belum Mau Buka Toko Online

    Takut Kewalahan Penuhi Pesanan, Pengrajin Batik Randupitu Belum Mau Buka Toko Online

    • calendar_month Jum, 24 Jul 2026
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Program digitalisasi UMKM yang diinisiasi mahasiswa Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan di Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, menghadapi tantangan yang tidak biasa. Seorang pengrajin batik setempat memilih belum memasarkan produknya melalui toko online karena khawatir tidak mampu memenuhi lonjakan pesanan. Hal tersebut terungkap saat mahasiswa PMM Kelompok 2 UNU Pasuruan bersama mahasiswa […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca