Breaking News
light_mode

Puluhan Pelajar NU Lumbang Ikuti Seminar Jurnalisme Digital

  • account_circle BAM Yusuf
  • calendar_month Sab, 26 Feb 2022
  • visibility 401
  • comment 0 komentar

Pimpinan Anak Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PAC ISNU) Kecamatan Lumbang menggelar seminar Jurnalisme Digital, di Aula SMA Maarif Nahdlatul Ulama Miftahul Ulum Cukurguling Lumbang, Sabtu siang (26 Februari 2022)

Seminar ini diikuti 40 Pelajar Ma’arif NU yang terdiri dari kelas 10, 11 dan tingkat 12. Selain dalam rangka memperingati hari lahir Nahdlatul Ulama yang ke-99, seminar tersebut bertujuan mengajak kader NU milenial paham jurnalisme digital.

Ketua PAC ISNU Lumbang Purnawirawan mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk membekali dan mewadahi minat pelajar NU dalam bidang jurnalistik. Mengingat, ilmu jurnalistik juga sebagai jawaban atas tantangan perkembangan di era digital saat ini.

“Dengan bekal ilmu jurnalistik, para kader diharapkan mampu menyebarkan aura dan kegiatan positif melalui berbagai media,” katanya.

Sejumlah materi seputar jurnalisme digital diberikan kepada peserta seminar. Diantaranya pengetahuan dasar berita online yang disampaikan oleh jurnalis Jawa Pos, Muhajirin Yusuf.

Di seminar ini, peserta juga diajak untuk memanfaatkan media sosial guna menangkal gerakan pihak-pihak yang berupaya menjatuhkan NU melalui dunia maya.

“Minimal kita punya akun media sosial Tiktok, Instagram dan Youtube, untuk memastikan kita siap menangkal konten negatif dan siap membanjiri medsos dengan konten kita,” terang pria yang juga aktif menulis berita online di nupasuruan.or.id

Muhajirin menambahkan, kader-kader NU harus aktif di media sosial guna menghadapi tantangan zaman. Hal itu berkaitan dengan literasi ke-Nu-an guna menghadapi tantangan zaman yang serba milenial seperti sekarang ini.

“Kegiatan-kegiatan di lingkungan NU seperti sekolah Maarif ini juga harus sering di publikasikan sebagai sarana syi’ar melalui media digital,” jelasnya.

Selain itu, Kepala SMA Maarif NU Miftahul Ulum Cukurguling Ustadz Zaenal, mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi positif dan berharap dengan adanya seminar yang digagas oleh PAC ISNU Lumbang itu. Karena para siswanya dapat memahami dan dapat mengaplikasikan hasil dari pelatihan tersebut.

“Tidak menutup kemungkinan, kalian semua bisa menjadi jurnalis handal dimasa yang akan datang. Oleh karenanya, jangan berputus asa, meski kalian berasal dari desa,” katanya kepada peserta seminar saat pembukaan.

Ketua Pimpinan Cabang ISNU Kabupaten Pasuruan Ahmad Adip Muhdi yang turut hadir dalam seminar mengungkapkan pentingnya jurnalistik di era sekarang khususnya bagi pelajar NU. “Para pelajar NU sekarang harus paham digital khususnya dalam dunia jurnalistik sebagai salah satu cara mensyiarkan NU kepada masyarakat luas,” ucapnya.

Peserta seminar juga mendapatkan suntikan motivasi dari Ustadz Munir selaku Ketua Tanfidziyah MWC NU Lumbang, untuk belajar menulis buku.

  • Penulis: BAM Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wasiat Kiai Kholil Sukorejo, Mari Menjadi Teladan dalam Menegakkan Akhlakul Karimah

    Wasiat Kiai Kholil Sukorejo, Mari Menjadi Teladan dalam Menegakkan Akhlakul Karimah

    • calendar_month Kam, 23 Jun 2022
    • visibility 615
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Darul Muttaqin KH Abdullah Kholil Imam berwasiat, untuk selalu meneruskan perjuangan Rasulullah. Dengan menjadi teladan dalam menegakkan perilaku akhlakul karimah. “Abah berpesan, agar ‘Berjuang dengan berakhlakul karimah. Tidak harus dengan kekuasaan dan harta. Sebab, khidmah pada manusia dengan harta saja, kamu tidak akan membuat mereka puas’ (Menirukan […]

  • Lazisnu Kabupaten Pasuruan Bantu Korban Bencana di Probolinggo & Jember

    • calendar_month Jum, 4 Jan 2019
    • visibility 449
    • 0Komentar

    Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shodaqoh Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan beri bantuan kepada korban banjir dan longsor di Andung Biru, Tiris Probolinggo & Kencong Jember, Kamis (3/1/2019). H. M. Nawawi ketua LAZISNU Kabupaten Pasuruan menuturkan kegiatan ini sebagai bentuk rasa solidaritas terhadap saudara yang terkena musibah serta berbagi terhadap […]

  • Peduli Korban Banjir, Ranting NU Toyaning Rejoso Bantu 1500 Kepala Keluarga

    Peduli Korban Banjir, Ranting NU Toyaning Rejoso Bantu 1500 Kepala Keluarga

    • calendar_month Ming, 1 Nov 2020
    • visibility 439
    • 0Komentar

    Seharian di guyur hujan sejak Sabtu (31/10/2020), membuat beberapa desa di Kecamatan Rejoso Kabupaten Pasuruan terendam Banjir. Dari 16 desa di Kecamatan Rejoso, 5 desa terdampak musibah banjir yang bersifat dadakan tersebut. Menyadari itu, Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PR NU) Desa Toyaning Kecamatan Rejoso menyalurkan bantuan dari Gerakan Koin NU Peduli untuk membantu desa yang […]

  • Viral Isu Childfree, LKKNU Pasuruan: Rasulullah Harap Umatnya Memiliki Keturunan

    Viral Isu Childfree, LKKNU Pasuruan: Rasulullah Harap Umatnya Memiliki Keturunan

    • calendar_month Sen, 13 Feb 2023
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Usai influencer Gita Savitra menyatakan memilih gaya hidup Childfree, yakni memilih tidak memiliki anak. Isu itu marak dibicarakan dan mendapat respons dari banyak kalangan. Tak terkecuali Ketua Lembaga Kemaslahatan Keluarga (LKK) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Ustadz Nur Khotib. Menurutnya, Childfree itu berisi ajakan untuk tidak memiliki anak. Gaya hidup itu bertentangan dengan […]

  • Pabrik Miras dan Penjelasan Fatwa Mbah KH. Ahmad Djufri

    Pabrik Miras dan Penjelasan Fatwa Mbah KH. Ahmad Djufri

    • calendar_month Jum, 12 Mar 2021
    • visibility 706
    • 0Komentar

    Perbincangan tentang pendirian dan/atau investasi terhadap Pabrik Minuman Keras (Miras) yang beberapa hari ramai dibicarakan, jauh sebelumnya, KH. Ahmad Djufri, Rais Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten tahun 1965 hingga 1974, yang saat itu masih menjabat sebagai Rais Syuriyah, telah melarang masuknya pabrik miras di Pasuruan. Hal itu Beliau lakukan karena tidak ingin bahaya […]

  • KH Wahid Hasyim, Potret Santri Milenial

    KH Wahid Hasyim, Potret Santri Milenial

    • calendar_month Sel, 8 Des 2020
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Era milenial ditandai dengan pola perilaku dan pola pikir yang berbeda seiring dengan perkembangan teknologi dan arus informasi yang pesat. Bahkan dalam dunia industri, karya dan produk berupaya disesuaikan dengan karakter generasi milenial yang salah satunya menyukai sesuatu yang serba cepat dan instan. Meski demikian, generasi milenial juga memiliki sifat kritis terhadap fenomena dan perubahan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca