Breaking News
light_mode

Selama Ramadhan, 122 Santri Ikut Safari Pesantren NU Pasuruan di Wilayah Terpencil

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Ming, 10 Mar 2024
  • visibility 863
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan melalui Kelompok Kerja (Pokja) Ramadhan 1445 Hijriah/2024 Masehi memberangkatkan peserta Program Safari Pesantren. Lokasi penugasan di beberapa desa dengan kategori terpencil dan minimnya tenaga pengajar agama.

Pemberangkatan dipusatkan di Aula KH Ahmad Djufri, Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Desa Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Sabtu (09/03/2024). Peserta Safari Pesantren sebanyak 122 santri dari beberapa pesantren di Kabupaten Pasuruan.

“Kami berusaha dan perupanya untuk menyiapkan permintaan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) untuk menugaskan para santri di daerah terpencil,” ujar Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Kabupaten Pasuruan KH KH Badrussalam Amiry kepada NU Pasuruan, Ahad (10/03/2024).

Salah satu Pengasuh Pondok Pesantren Besuk Pasuruan itu juga mengingatkan, santri yang bertugas dapat menjaga sikap dan tingkah laku di masyarakat.

“Jagalah perilaku. Jangan sampai membuat kesalahan. Karena kalian membawa nama pondok pesantren dan NU,” imbuhnya.

Dirinya juga menyebutkan, hakikat seorang Kiai tidak selalu harus mampu mendirikan pondok, madrasah, dan memiliki santri yang mukim. Kiai adalah seseorang yang ketika mampu memenuhi kebutuhan siapa pun yang ingin belajar agama.

“Jadikan Musolla dan Masjid sebagai pesantren untuk kita mengajar. Saat ini (Safari Pesantren) kalian dituntut untuk mengamalkan ilmu yang diperoleh dari pondok,” tutupnya.

Turut hadir Ketua PCNU KH Imron Mutamakkin, Sekretaris PCNU KH Saiful Anam Chalim, Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama Gus M Ahda Arafat, Sekretaris LDNU Gus Syarofuddin Al Kuwaity, serta jajaran pengurus RMINU dan LDNU.

Untuk diketahui, Program Safari Pesantren menjadi salah satu kegiatan rutin PCNU di bulan Ramadhan dengan penanggungjawab Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) dan RMINU. Untuk materi yang disampaikan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan biasanya berkaitan dengan Fikih sehari-hari.

Adapun lokasi Safari Pesantren tersebar di enam kecamatan. Yakni Kecamatan Tutur, Kecamatan Tosari, Kecamatan Puspo, Kecamatan Lumbang, Kecamatan Pasrepan, dan Kecamatan Purwodadi.

Penulis: Mokh Faisol dan Muhammad Ja’far
Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kisah Hebat Imam Bukhari Lepas dari Fitnah ‘Seribu Dinar’

    Kisah Hebat Imam Bukhari Lepas dari Fitnah ‘Seribu Dinar’

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2017
    • visibility 1.787
    • 4Komentar

    “Sebelum menyimak kisah ini, ada baiknya kita hitung dulu berapa banyak 1000 dinar itu. Kalau 1 dinar setara dengan 4,25 gram emas murni, maka, 1000 dinar berarti 4.250 gram atau 4.25 kg. Jika 1 gram emas murni seharga Rp500.000, maka, seribu dinar senilai Rp2,125 miliar. Angka yang tidak kecil.” Oleh: Aboe Khidir SEKARANG, mari kita […]

  • Kiai Muhib Kuliah di Perguruan Tinggi NU Niatkan Khidmah, Raih Ilmu

    Kiai Muhib Kuliah di Perguruan Tinggi NU Niatkan Khidmah, Raih Ilmu

    • calendar_month Kam, 30 Jan 2025
    • visibility 1.530
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Muhibul Aman Aly mengatakan menempuh pendidikan di perguruan tinggi, khususnya di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU), bukan sekadar mencari gelar akademik. Lebih dari itu, ada dua niat utama yang seharusnya menjadi landasan setiap mahasiswa. Hal itu diungkapkan pada saat UNU Pasuruan bersholawat di halaman perkantoran […]

  • Sambut Mudik Lebaran, PC GP. Ansor Kabupaten Pasuruan Siapkan 8 Pos Pantau

    • calendar_month Rab, 13 Jun 2018
    • visibility 497
    • 0Komentar

    Sambut Mudik Lebaran, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Pasuruan mendirikan 8 Pos Pantau Mudik 2018 yang tersebar di wilayah PCNU Kabupaten Pasuruan.

  • Rebut Peluang Bisnis Tempe, LPNU Pasuruan Gelar Ngaos Bisnis

    • calendar_month Sab, 3 Agu 2019
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan gelar Program Ngaos Bisnis dengan bentuk kegiatan pelatihan tempe bertempat di Yayasan Al-Hasani Desa Lajuk Kecamatan Gondangwetan, Sabtu (3/8/2019). Kegiatan tersebut diikuti 55 peserta yang berasal dari warga setempat, wali murid yayasan Al-Hasani, serta fatayat dan muslimat desa Lajuk. Menurut Samsul Arifin, selain […]

  • Agar Anak Gemar Makan Ikan, Ini Cara Mahasiswa KKN ITSNU-STAI Salahuddin Pasuruan

    Agar Anak Gemar Makan Ikan, Ini Cara Mahasiswa KKN ITSNU-STAI Salahuddin Pasuruan

    • calendar_month Ming, 30 Jul 2023
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Gempol, NU PasuruanMahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan dengan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan yang tergabung dalam kelompok 11, menggelar Sosialisasi Gemar Makan Ikan. Kegiatan dipusatkan di Ruang Kelas Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) Legok, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Kamis (27/7/2023). “Terima kasih adek-adek KKN. […]

  • Cegah Penyalahgunaan Narkoba Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Gelar Sosialisasi

    Cegah Penyalahgunaan Narkoba Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Gelar Sosialisasi

    • calendar_month Rab, 20 Sep 2023
    • visibility 801
    • 0Komentar

    Grati, NU Pasuruan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Kolaboratif (KKN-K) Universitas Nahdaltul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin menggelar sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba di Aula SMA Syarif Hidayatullah, Selasa (22/08/2023). Mahfudzo selaku pemateri menyampaikan bahwa pelajar generasi sekarang sangat rawan terjerumus dalam kegiatan-kegiatan negatif yang salah satu penyebabnya adalah kemajuan teknologi. “Dampak negatif dari […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca