Breaking News
light_mode

Tetap Disiplin Protokol Kesehatan, 500 Peserta Ikuti Gowes Santri Pasuruan Raya

  • account_circle BAM Yusuf
  • calendar_month Sab, 21 Nov 2020
  • visibility 433
  • comment 0 komentar

Dalam masa pandemi covid-19, bentuk kegiatan dalam peringatan Hari Santri 2020 sangat berbeda dengan tahun sebelumnya, yakni dilaksanakan secara virtual dan kegiatan kategori olahraga. Hal ini digunakan dalam rangka pembatasan sosial sebagai cara pencegahan wabah covid 19.

Sabtu, 21 November 2020, dalam rangka Puncak Hari Santri 2020 di Kabupaten Pasuruan, dilaksanakan Gowes Santri Pasuruan Raya. Kegiatan tersebut diikuti 500 Pengurus dari PCNU Bangil, PCNU Kota Pasuruan dan PCNU Kabupaten Pasuruan. Untuk rute Gowes Santri, start di Pondok Pesantren Bayt Al Hikmah Kota Pasuruan dengan finish di Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin Karang anyar Kraton Kabupaten Pasuruan.

Sebelum finish, para Goweser berhenti di Pit Stop DAM Pleret di desa Pleret Kecamatan Pohjentrek Kabupaten Pasuruan. Kurang lebih 600 benih ikan di tabur di DAM yang menjadi salah satu destinasi wisata desa Pleret tersebut.

Menurut H. Nailurrohman, selaku ketua PCNU kota Pasuruan sekaligus Pengasuh Pondok pesantren Bayt Al Hikmah, bahwa Gowes ini merupakan salah satu sarana silaturahmi pengurus NU di masa pandemi.

“Selain bersilaturrohmi dengan gowes ini kita juga dapat memperkuat imun tubuh kita,” imbuhnya saat memberikan sambutan dalam pembukaan kegiatan tersebut.

Selanjutnya, Bupati Pasuruan menjelaskan bahwa Gowes kali ini merupakan Puncak Acara dalam Rangkaian Kegiatan Hari santri 2020.

“Sebelum acara ini ada beberapa perlombaan dan kegiatan baik secara virtual maupun kegiatan di lapangan dengan tetap menerapkan di disiplin protokol kesehatan. Seperti panahan, lomba kebersihan pondok pesantren yang nanti ketika finish kita bagikan hadiahnya,” ujar Pria yang juga menjadi Komandan Banser NU Jawa Timur tersebut.

Gus Bupati, sapaan akrabnya, juga menambahkan bahwa dalam gowes ini tetap mensosialisasikan dan menerapkan disiplin protokol kesehatan.

“Kita tetap wajib memakai masker dan cuci tangan. Jangan sampai kegiatan kita yang berniat baik ini malah dapat merugikan kita semua,” pungkas pencipta lagu “Pasuruan Gumuyu” tersebut.

Dalam acara tersebut turut hadir jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Asosiasi Kepala Desa Kecamatan Kraton, dan beberapa pejabat penting lain yang ikut gowes sejauh kurang lebih 15 Kilo meter tersebut. Di area Finis para goweser di sambut dengan nyanyian Mars Syubbanul Wathon oleh seluruh Santri Pondok pesantren Sabilul Muttaqin Karang Anyar Kraton asuhan KH. Muhammad Nawawi Abd. Syakur.

Kontributor: BAM Yusuf

Editor: M. Hilmi Masruri

  • Penulis: BAM Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Visual Enthusiast, Mahasiswa DKV ITSNU Pasuruan Diajak Berani Gelar Karya

    Di Visual Enthusiast, Mahasiswa DKV ITSNU Pasuruan Diajak Berani Gelar Karya

    • calendar_month Kam, 8 Jun 2023
    • visibility 418
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanProgram Studi (Prodi) Desain Komunikasi Visual (DKV) Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan menggelar Visual Enthusiast, Senin-Rabu (5-6/6/2023). Kegiatan dipusatkan di Gedung Perpustakaan ITSNU, Kompleks Perkantoran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Jl Raya Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek. Ketua Prodi (Kaprodi) DKV Kharisma Nanda Zenmira menyebutkan, Visual Enthusiast bertujuan untuk memberikan […]

  • Gus Ipong : Sholawat Dapat Membersihkan Hati

    Gus Ipong : Sholawat Dapat Membersihkan Hati

    • calendar_month Jum, 3 Nov 2023
    • visibility 422
    • 0Komentar

    Tutur, NU Pasuruan Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor Kabupaten Pasuruan mengelar majelis sholawat di Rest Area Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Ahad (29/10/2023). Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin dalam kesempatan tersebut menjelaskan tentang manfaat menjaga kebersihan hati diantaranya, kebahagiaan dalam […]

  • Dampingi Ekonomi & Pendidikan Masyarakat, STAIS-ITSNU Pasuruan Launching SIPEKERTI

    • calendar_month Sel, 3 Sep 2019
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin-Institut Teknologi & Sains Nahdlatul Ulama (STAIS-ITSNU) Pasuruan melaunching Program SIPEKERTI, sebuah program kerja sama dengan fokus utamanya memberikan informasi pelayanan kerja sama perguruan tinggi, Selasa Malam (2/9/2019) saat penutupan KKN Kelompok I yang bertempat di Balai Desa Geneng Waru Kecamatan Rembang Kabupaten Pasuruan. Pihak kampus diwakili oleh Suadi, Ketua I […]

  • Dorong Mahasiswa Berkarya, PKPT IPNU-IPPNU STAIS-ITSNU Pasuruan Gelar NGIDAM

    Dorong Mahasiswa Berkarya, PKPT IPNU-IPPNU STAIS-ITSNU Pasuruan Gelar NGIDAM

    • calendar_month Sen, 12 Okt 2020
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) selalu memberikan pengabdian pada lingkungannya, tidak hanya pengabdian dalam bidang keilmuan dan keagamaan saja, namun juga melingkupi bidang sosial. Begitu pula Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama – Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) yang berada di lingkungan kampus, khususnya Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi Ikatan […]

  • Syaikh Nawawi Banten, Gurunya Ulama Pesantren

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2017
    • visibility 426
    • 0Komentar

    Pada penghujung abad ke-18 lahir seorang yang bernama Nawawi di Banten, Jawa Barat. Setelah dia menuntut ilmu yang sangat banyak, mensyarah kitab-kitab klasik bahasa Arab dalam pelbagai disiplin ilmu. Sungguhpun Syeikh Nawawi al-Bantani diakui alim dalam semua bidang ilmu keislaman, namun dalam dunia at-thariqah ash-shufiyah, gurunya Syeikh Ahmad Khathib Sambas tidak melantik beliau sebagai seorang […]

  • Ketua NU Pasuruan Bekali Pelajar Aswaja

    Ketua NU Pasuruan Bekali Pelajar Aswaja

    • calendar_month Sen, 27 Nov 2023
    • visibility 428
    • 0Komentar

    Winongan, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamkkin mengatakan, ikutilah ajaran yang diajarkan oleh para guru-guru kita karena mereka adalah perantara kita membimbing menuju jalan yang diridhoi oleh Allah. “Saat ini banyak orang yang menyalahkan ajaran para guru-guru kita khususnya para ulama yang sanadnya sudah jelas sampai Rosulallah SAW,” […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca