Breaking News
light_mode

Tetap Disiplin Protokol Kesehatan, 500 Peserta Ikuti Gowes Santri Pasuruan Raya

  • account_circle BAM Yusuf
  • calendar_month Sab, 21 Nov 2020
  • visibility 790
  • comment 0 komentar

Dalam masa pandemi covid-19, bentuk kegiatan dalam peringatan Hari Santri 2020 sangat berbeda dengan tahun sebelumnya, yakni dilaksanakan secara virtual dan kegiatan kategori olahraga. Hal ini digunakan dalam rangka pembatasan sosial sebagai cara pencegahan wabah covid 19.

Sabtu, 21 November 2020, dalam rangka Puncak Hari Santri 2020 di Kabupaten Pasuruan, dilaksanakan Gowes Santri Pasuruan Raya. Kegiatan tersebut diikuti 500 Pengurus dari PCNU Bangil, PCNU Kota Pasuruan dan PCNU Kabupaten Pasuruan. Untuk rute Gowes Santri, start di Pondok Pesantren Bayt Al Hikmah Kota Pasuruan dengan finish di Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin Karang anyar Kraton Kabupaten Pasuruan.

Sebelum finish, para Goweser berhenti di Pit Stop DAM Pleret di desa Pleret Kecamatan Pohjentrek Kabupaten Pasuruan. Kurang lebih 600 benih ikan di tabur di DAM yang menjadi salah satu destinasi wisata desa Pleret tersebut.

Menurut H. Nailurrohman, selaku ketua PCNU kota Pasuruan sekaligus Pengasuh Pondok pesantren Bayt Al Hikmah, bahwa Gowes ini merupakan salah satu sarana silaturahmi pengurus NU di masa pandemi.

“Selain bersilaturrohmi dengan gowes ini kita juga dapat memperkuat imun tubuh kita,” imbuhnya saat memberikan sambutan dalam pembukaan kegiatan tersebut.

Selanjutnya, Bupati Pasuruan menjelaskan bahwa Gowes kali ini merupakan Puncak Acara dalam Rangkaian Kegiatan Hari santri 2020.

“Sebelum acara ini ada beberapa perlombaan dan kegiatan baik secara virtual maupun kegiatan di lapangan dengan tetap menerapkan di disiplin protokol kesehatan. Seperti panahan, lomba kebersihan pondok pesantren yang nanti ketika finish kita bagikan hadiahnya,” ujar Pria yang juga menjadi Komandan Banser NU Jawa Timur tersebut.

Gus Bupati, sapaan akrabnya, juga menambahkan bahwa dalam gowes ini tetap mensosialisasikan dan menerapkan disiplin protokol kesehatan.

“Kita tetap wajib memakai masker dan cuci tangan. Jangan sampai kegiatan kita yang berniat baik ini malah dapat merugikan kita semua,” pungkas pencipta lagu “Pasuruan Gumuyu” tersebut.

Dalam acara tersebut turut hadir jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Asosiasi Kepala Desa Kecamatan Kraton, dan beberapa pejabat penting lain yang ikut gowes sejauh kurang lebih 15 Kilo meter tersebut. Di area Finis para goweser di sambut dengan nyanyian Mars Syubbanul Wathon oleh seluruh Santri Pondok pesantren Sabilul Muttaqin Karang Anyar Kraton asuhan KH. Muhammad Nawawi Abd. Syakur.

Kontributor: BAM Yusuf

Editor: M. Hilmi Masruri

  • Penulis: BAM Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gus Mus Ngashor Beri Ijazah Sanad Ilmu Musik & Humor Kepada Kader Muda Nahdliyyin

    • calendar_month Ming, 23 Des 2018
    • visibility 672
    • 0Komentar

    KH. Nur Musthofa Hasyim Pengasuh Pondok Pesantren Ngashor Jember ingatkan kepada kader muda Nahdliyyin pentingnya sanad ilmu belajar yang sambung sampai kepada Rosulullah. “Karena jika sanad ilmu kita sudah putus, maka kita tidak boleh mengajarkan ilmu kita kepada orang lain,” tegas Gus Mus sapaan akrabnya dalam acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw dan Kajian Tasawuf […]

  • LPBINU Pasuruan Edukasi Relawan Tentang Menejemen Kebencanaan

    LPBINU Pasuruan Edukasi Relawan Tentang Menejemen Kebencanaan

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • visibility 531
    • 0Komentar

    Rejoso, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Manajemen Bencana di Aida Resto, Rejoso, Kamis (15/05/ 2025). Ketua LPBINU Kabupaten Pasuruan, HM Sugeng Hariyadi menyampaikan apresiasi atas soliditas dan pengabdian para relawan yang sudah mau dan mempu bertahan hingga saat ini. […]

  • Ketua NU Pasuruan Jelaskan Makna Santri

    Ketua NU Pasuruan Jelaskan Makna Santri

    • calendar_month Sel, 24 Okt 2023
    • visibility 1.213
    • 0Komentar

    Phojentrek, NU Pasuruan Istilah santri biasanya dinisbatkan kepada mereka yang tengah menimba ilmu agama Islam di sebuah tempat bernama pesantren. Santri juga bisa diartikan sebagai orang yang beribadat dengan sungguh-sungguh Mennggapi hal tersebut Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamkkin menjelaskan tiga makna santri menurut ulama Pasuruan. Hal itu disampaikan pada […]

  • Juara MHQ Internasional Iqbal Aris Maulana Dipastikan Hadir di Halalbihalal NU Pasuruan

    Juara MHQ Internasional Iqbal Aris Maulana Dipastikan Hadir di Halalbihalal NU Pasuruan

    • calendar_month Sel, 7 Mei 2024
    • visibility 1.259
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Juara 6 Musabaqoh Hifdzil Quran (MHQ) Internasional Cabang 30 Juz di Negara Yordania Tahun 2024 Iqbal Aris Maulana dipastikan hadir sebagai pelantun Ayat Suci Al-Quran dalam Halalbihalal Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan di Kompleks RSNU Pasuruan, Sabtu mendatang (11/05/2024). “Alhamdulillah. Saya sangat bersyukur sekali diminta ngaji dalam acara PCNU,” ujar […]

  • Harlah Ansor ke-88, Ansor Pasuruan Diminta Belajar Pengembangan SDM dari Kisah Raja Zulkarnain

    Harlah Ansor ke-88, Ansor Pasuruan Diminta Belajar Pengembangan SDM dari Kisah Raja Zulkarnain

    • calendar_month Sen, 25 Apr 2022
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Kota Pasuruan, NU Pasuruan Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pasuruan menggelar Refleksi Harlah ke-88 Ansor di Gedung Segoropuro, Pendopo Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Sabtu (23/04/2022). Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin menegaskan, setiap sejarah perubahan yang terjadi di dunia terlibat para pemuda. Seperti kisah Raja Zulkarnain. “Zulkarnain […]

  • Cegah Kekerasan Seksual Via Internet, PMII Pasuruan Gelar Seminar Literasi Digital

    Cegah Kekerasan Seksual Via Internet, PMII Pasuruan Gelar Seminar Literasi Digital

    • calendar_month Jum, 8 Sep 2023
    • visibility 566
    • 0Komentar

    Purworejo, NU PasuruanKetua Pengurus Cabang Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) Pasuruan Fatimatuz Zahro mengungkapkan, Generasi Alpha menjadi kelompok rentan yang mendapatkan kekerasan seksual di dunia digital. Hal itu ditegaskan di Seminar Literasi Digital oleh KOPRI Pasuruan bersama Kementrian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca