Breaking News
light_mode

Tetap Disiplin Protokol Kesehatan, 500 Peserta Ikuti Gowes Santri Pasuruan Raya

  • account_circle BAM Yusuf
  • calendar_month Sab, 21 Nov 2020
  • visibility 994
  • comment 0 komentar

Dalam masa pandemi covid-19, bentuk kegiatan dalam peringatan Hari Santri 2020 sangat berbeda dengan tahun sebelumnya, yakni dilaksanakan secara virtual dan kegiatan kategori olahraga. Hal ini digunakan dalam rangka pembatasan sosial sebagai cara pencegahan wabah covid 19.

Sabtu, 21 November 2020, dalam rangka Puncak Hari Santri 2020 di Kabupaten Pasuruan, dilaksanakan Gowes Santri Pasuruan Raya. Kegiatan tersebut diikuti 500 Pengurus dari PCNU Bangil, PCNU Kota Pasuruan dan PCNU Kabupaten Pasuruan. Untuk rute Gowes Santri, start di Pondok Pesantren Bayt Al Hikmah Kota Pasuruan dengan finish di Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin Karang anyar Kraton Kabupaten Pasuruan.

Sebelum finish, para Goweser berhenti di Pit Stop DAM Pleret di desa Pleret Kecamatan Pohjentrek Kabupaten Pasuruan. Kurang lebih 600 benih ikan di tabur di DAM yang menjadi salah satu destinasi wisata desa Pleret tersebut.

Menurut H. Nailurrohman, selaku ketua PCNU kota Pasuruan sekaligus Pengasuh Pondok pesantren Bayt Al Hikmah, bahwa Gowes ini merupakan salah satu sarana silaturahmi pengurus NU di masa pandemi.

“Selain bersilaturrohmi dengan gowes ini kita juga dapat memperkuat imun tubuh kita,” imbuhnya saat memberikan sambutan dalam pembukaan kegiatan tersebut.

Selanjutnya, Bupati Pasuruan menjelaskan bahwa Gowes kali ini merupakan Puncak Acara dalam Rangkaian Kegiatan Hari santri 2020.

“Sebelum acara ini ada beberapa perlombaan dan kegiatan baik secara virtual maupun kegiatan di lapangan dengan tetap menerapkan di disiplin protokol kesehatan. Seperti panahan, lomba kebersihan pondok pesantren yang nanti ketika finish kita bagikan hadiahnya,” ujar Pria yang juga menjadi Komandan Banser NU Jawa Timur tersebut.

Gus Bupati, sapaan akrabnya, juga menambahkan bahwa dalam gowes ini tetap mensosialisasikan dan menerapkan disiplin protokol kesehatan.

“Kita tetap wajib memakai masker dan cuci tangan. Jangan sampai kegiatan kita yang berniat baik ini malah dapat merugikan kita semua,” pungkas pencipta lagu “Pasuruan Gumuyu” tersebut.

Dalam acara tersebut turut hadir jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Asosiasi Kepala Desa Kecamatan Kraton, dan beberapa pejabat penting lain yang ikut gowes sejauh kurang lebih 15 Kilo meter tersebut. Di area Finis para goweser di sambut dengan nyanyian Mars Syubbanul Wathon oleh seluruh Santri Pondok pesantren Sabilul Muttaqin Karang Anyar Kraton asuhan KH. Muhammad Nawawi Abd. Syakur.

Kontributor: BAM Yusuf

Editor: M. Hilmi Masruri

  • Penulis: BAM Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ada Luring & Daring, Catat & Ikuti Kegiatan NU Pasuruan Selama Ramadhan

    Ada Luring & Daring, Catat & Ikuti Kegiatan NU Pasuruan Selama Ramadhan

    • calendar_month Ming, 2 Mar 2025
    • visibility 881
    • 1Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menerbitkan surat pemberitahuan dengan nomor 25/PC.03/A.I.01.03/1635/03/2025 perihal Rangkaian Kegiatan Ramadhan. Tercatat 33 kegiatan, baik secara luring dan daring, yang diselenggarakan oleh pengurus cabang, lembaga, dan Badan Otonom (Banom) tingkat cabang. Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Ramadhan Gus Abdul Ghofur menerangkan, rangkaian kegiatan dimulai dengan mengirim santri […]

  • Tidurnya Orang Berpuasa adalah Ibadah, Ah Masak?

    Tidurnya Orang Berpuasa adalah Ibadah, Ah Masak?

    • calendar_month Rab, 21 Apr 2021
    • visibility 531
    • 1Komentar

    Kadang kita keliru dalam memaknai kebiasaan yang sering melanda umat ini ketika menjalankan ibadah puasa. Misalnya begadang hingga larut malam. Lalu tidur panjang di siang hari. Mereka lebih senang menghabiskan jam-jam produktifnya untuk tidur siang yang panjang. Seolah hal ini menjadi legalitas ketika menjalankan ibadah puasa. Memang benar Nabi sering qailulah, yaitu tidur siang sejenak. […]

  • Ayo Beli, Camilan Enak Bikinan IPNU-IPPNU

    Ayo Beli, Camilan Enak Bikinan IPNU-IPPNU

    • calendar_month Sel, 15 Mar 2022
    • visibility 953
    • 0Komentar

    Grati, NU PasuruanPimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPPNU) Grati meluncurkan “Camilan 5455” di kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Grati, Kabupaten Pasuruan, Kamis (10/03/2022). Ketua MWCNU Grati Ahmad Baihaqi menyampaikan, perasaan bangga atas inisiatif dan kreatifitas pelajar di bidang ekonomi. Ia pun meminta agar seluruh struktur […]

  • Begini Khidmat LTMNU Pasuruan Lengkapi Prasarana Masjid

    Begini Khidmat LTMNU Pasuruan Lengkapi Prasarana Masjid

    • calendar_month Sel, 11 Jan 2022
    • visibility 879
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU PasuruanKetua Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan Ustadz Mundir Muslih, menyampaikan komitmennya untuk terus berupaya dalam melengkapi prasana Masjid yang dinaungi oleh LTMNU. “Kemarin telah selesai membagikan Lemari. Sementara untuk 32 Masjid dulu,” ujarnya kepada NU Pasuruan, Senin (10/01/2022). Ia juga menjelaskan terkait tips menciptakan magnet […]

  • NU Pasuruan Perkuat Wawasan Kebangsaan dengan Ziarah Makam Rais Aam

    NU Pasuruan Perkuat Wawasan Kebangsaan dengan Ziarah Makam Rais Aam

    • calendar_month Sel, 29 Nov 2022
    • visibility 437
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Ziarah Makam Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di wilayah Jawa Timur, Selasa (29/11/2022). Rute ziarah dimulai di maqbarah KH A Wahab Chasbullah, KH Bisri Syansuri, dan KH Hasyim Asy’ari di Jombang. Kemudian menuju maqbarah KH Ahmad Shidiq di Kediri. Selanjutnya ditutup berziarah ke […]

  • Harlah Ke 40 Pagar Nusa, KH Imron Mutamakkin Tegaskan Kesenian Bela Diri Untuk Syiar

    Harlah Ke 40 Pagar Nusa, KH Imron Mutamakkin Tegaskan Kesenian Bela Diri Untuk Syiar

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
    • visibility 419
    • 0Komentar

    Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menegaskan bahwa kesenian bela diri memiliki peran strategis dalam membentengi Nahdlatul Ulama. Menurutnya, bela diri tidak sekadar tontonan, melainkan bagian dari ikhtiar menjaga dan memperkuat agama. Hal itu diungkapkan pada saat Kenduri Kesenian Pengurus Cabang (PC) Pagar Nusa Kabupaten Pasuruan  di Halaman Universitas Nahdlatul […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca