Breaking News
light_mode

Tetap Disiplin Protokol Kesehatan, 500 Peserta Ikuti Gowes Santri Pasuruan Raya

  • account_circle BAM Yusuf
  • calendar_month Sab, 21 Nov 2020
  • visibility 472
  • comment 0 komentar

Dalam masa pandemi covid-19, bentuk kegiatan dalam peringatan Hari Santri 2020 sangat berbeda dengan tahun sebelumnya, yakni dilaksanakan secara virtual dan kegiatan kategori olahraga. Hal ini digunakan dalam rangka pembatasan sosial sebagai cara pencegahan wabah covid 19.

Sabtu, 21 November 2020, dalam rangka Puncak Hari Santri 2020 di Kabupaten Pasuruan, dilaksanakan Gowes Santri Pasuruan Raya. Kegiatan tersebut diikuti 500 Pengurus dari PCNU Bangil, PCNU Kota Pasuruan dan PCNU Kabupaten Pasuruan. Untuk rute Gowes Santri, start di Pondok Pesantren Bayt Al Hikmah Kota Pasuruan dengan finish di Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin Karang anyar Kraton Kabupaten Pasuruan.

Sebelum finish, para Goweser berhenti di Pit Stop DAM Pleret di desa Pleret Kecamatan Pohjentrek Kabupaten Pasuruan. Kurang lebih 600 benih ikan di tabur di DAM yang menjadi salah satu destinasi wisata desa Pleret tersebut.

Menurut H. Nailurrohman, selaku ketua PCNU kota Pasuruan sekaligus Pengasuh Pondok pesantren Bayt Al Hikmah, bahwa Gowes ini merupakan salah satu sarana silaturahmi pengurus NU di masa pandemi.

“Selain bersilaturrohmi dengan gowes ini kita juga dapat memperkuat imun tubuh kita,” imbuhnya saat memberikan sambutan dalam pembukaan kegiatan tersebut.

Selanjutnya, Bupati Pasuruan menjelaskan bahwa Gowes kali ini merupakan Puncak Acara dalam Rangkaian Kegiatan Hari santri 2020.

“Sebelum acara ini ada beberapa perlombaan dan kegiatan baik secara virtual maupun kegiatan di lapangan dengan tetap menerapkan di disiplin protokol kesehatan. Seperti panahan, lomba kebersihan pondok pesantren yang nanti ketika finish kita bagikan hadiahnya,” ujar Pria yang juga menjadi Komandan Banser NU Jawa Timur tersebut.

Gus Bupati, sapaan akrabnya, juga menambahkan bahwa dalam gowes ini tetap mensosialisasikan dan menerapkan disiplin protokol kesehatan.

“Kita tetap wajib memakai masker dan cuci tangan. Jangan sampai kegiatan kita yang berniat baik ini malah dapat merugikan kita semua,” pungkas pencipta lagu “Pasuruan Gumuyu” tersebut.

Dalam acara tersebut turut hadir jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Asosiasi Kepala Desa Kecamatan Kraton, dan beberapa pejabat penting lain yang ikut gowes sejauh kurang lebih 15 Kilo meter tersebut. Di area Finis para goweser di sambut dengan nyanyian Mars Syubbanul Wathon oleh seluruh Santri Pondok pesantren Sabilul Muttaqin Karang Anyar Kraton asuhan KH. Muhammad Nawawi Abd. Syakur.

Kontributor: BAM Yusuf

Editor: M. Hilmi Masruri

  • Penulis: BAM Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menengok Keseruan Kegiatan Mahasiswa KKN UNU STAI Salahuddin di Tengah Masyarakat

    Menengok Keseruan Kegiatan Mahasiswa KKN UNU STAI Salahuddin di Tengah Masyarakat

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2024
    • visibility 452
    • 0Komentar

    Kraton, NU Pasuruan Belum genap satu pekan keberadaan mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin di tangah masyarakat Kabupaten Pasuruan sebagian besar sudah di rasakan khsusunya mahasiswa yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Dalam menjalankan KKN Kolabortif ini mereka harus menjalankan visi misi NU yakni memberi manfaat kepada masyarkat apapun […]

  • ISNU Kab. Pasuruan Beri Penghargaan Para Wisudawan Terbaik STAI Salahuddin

    ISNU Kab. Pasuruan Beri Penghargaan Para Wisudawan Terbaik STAI Salahuddin

    • calendar_month Sel, 5 Jan 2021
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Pasuruan memberikan apresiasi terhadap wisudawan terbaik 1, 2, dan 3 dalam kegiatan Wisuda ke-XV Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam Shalahuddin (STAIS) Pasuruan, Minggu, 3 Januari 2021. Kegiatan wisuda bertempat di Aula Hotel BJ Perdana Purworejo Kota Pasuruan tersebut, diikuti oleh 101 wisudawan dengan menerapkan protokol kesehatan. […]

  • Perkuat Kemandirian Pesantren, LPNU Pasuruan Bersama Pemerintah Daerah Sosialisasi OPOP

    Perkuat Kemandirian Pesantren, LPNU Pasuruan Bersama Pemerintah Daerah Sosialisasi OPOP

    • calendar_month Sab, 9 Jul 2022
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Rembang, NU Pasuruan Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Kabupaten Pasuruan bersama Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Pasuruan menggelar Sosialisasi Program One Pesantren One Product (OPOP) di di Pondok Pesantren Al-Ikhlas, Desa Pekoran, Kecamatan Rembang, Kamis (07/07/2022). Ketua LPNU Ustadz Samsul Arifin menjelaskan, Program OPOP merupakan program unggulan Pemerintah Jawa Timur. Tujuannya untuk upgreding […]

  • Tutup Program Kerja Pimpinan Cabang, ISNU Kab. Pasuruan Bagi Baju Koko Untuk Pengurus

    Tutup Program Kerja Pimpinan Cabang, ISNU Kab. Pasuruan Bagi Baju Koko Untuk Pengurus

    • calendar_month Sen, 1 Feb 2021
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Pasuruan membagikan seragam khusus kepada pengurus, yakni baju koko dengan bordir tulisan ISNU, Minggu (31/1/2021), bertempat di rumah Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan, Desa Wonojati Kecamatan Gondangwetan. Menurut Dr. Ahmad Adip Muhdi, selaku Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan, bahwa pembagian seragam tersebut adalah kegiatan terakhir ISNU. […]

  • Perkuat Koordinasi Mitigasi Bencana, LPBI NU Pasuruan Bentuk LPBI MWCNU

    • calendar_month Ming, 30 Jun 2019
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan gelar sosialisasi dan pembentukan LPBI di tingkat MWCNU. Setelah sebelumnya dilakukan pembentukan di MWCNU Sidogiri, kali ini dilakukan pembentukan di MWCNU Puspo, Tosari, dan Tutur. “Peran NU itu tidak hanya tanggap darurat bencana, tapi lebih penting sebelum terjadinya bencana ini harus […]

  • Pabrik Miras dan Penjelasan Fatwa Mbah KH. Ahmad Djufri

    Pabrik Miras dan Penjelasan Fatwa Mbah KH. Ahmad Djufri

    • calendar_month Jum, 12 Mar 2021
    • visibility 572
    • 0Komentar

    Perbincangan tentang pendirian dan/atau investasi terhadap Pabrik Minuman Keras (Miras) yang beberapa hari ramai dibicarakan, jauh sebelumnya, KH. Ahmad Djufri, Rais Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten tahun 1965 hingga 1974, yang saat itu masih menjabat sebagai Rais Syuriyah, telah melarang masuknya pabrik miras di Pasuruan. Hal itu Beliau lakukan karena tidak ingin bahaya […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca