Breaking News
light_mode

Tetap Disiplin Protokol Kesehatan, 500 Peserta Ikuti Gowes Santri Pasuruan Raya

  • account_circle BAM Yusuf
  • calendar_month Sab, 21 Nov 2020
  • visibility 1.308
  • comment 0 komentar

Dalam masa pandemi covid-19, bentuk kegiatan dalam peringatan Hari Santri 2020 sangat berbeda dengan tahun sebelumnya, yakni dilaksanakan secara virtual dan kegiatan kategori olahraga. Hal ini digunakan dalam rangka pembatasan sosial sebagai cara pencegahan wabah covid 19.

Sabtu, 21 November 2020, dalam rangka Puncak Hari Santri 2020 di Kabupaten Pasuruan, dilaksanakan Gowes Santri Pasuruan Raya. Kegiatan tersebut diikuti 500 Pengurus dari PCNU Bangil, PCNU Kota Pasuruan dan PCNU Kabupaten Pasuruan. Untuk rute Gowes Santri, start di Pondok Pesantren Bayt Al Hikmah Kota Pasuruan dengan finish di Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin Karang anyar Kraton Kabupaten Pasuruan.

Sebelum finish, para Goweser berhenti di Pit Stop DAM Pleret di desa Pleret Kecamatan Pohjentrek Kabupaten Pasuruan. Kurang lebih 600 benih ikan di tabur di DAM yang menjadi salah satu destinasi wisata desa Pleret tersebut.

Menurut H. Nailurrohman, selaku ketua PCNU kota Pasuruan sekaligus Pengasuh Pondok pesantren Bayt Al Hikmah, bahwa Gowes ini merupakan salah satu sarana silaturahmi pengurus NU di masa pandemi.

“Selain bersilaturrohmi dengan gowes ini kita juga dapat memperkuat imun tubuh kita,” imbuhnya saat memberikan sambutan dalam pembukaan kegiatan tersebut.

Selanjutnya, Bupati Pasuruan menjelaskan bahwa Gowes kali ini merupakan Puncak Acara dalam Rangkaian Kegiatan Hari santri 2020.

“Sebelum acara ini ada beberapa perlombaan dan kegiatan baik secara virtual maupun kegiatan di lapangan dengan tetap menerapkan di disiplin protokol kesehatan. Seperti panahan, lomba kebersihan pondok pesantren yang nanti ketika finish kita bagikan hadiahnya,” ujar Pria yang juga menjadi Komandan Banser NU Jawa Timur tersebut.

Gus Bupati, sapaan akrabnya, juga menambahkan bahwa dalam gowes ini tetap mensosialisasikan dan menerapkan disiplin protokol kesehatan.

“Kita tetap wajib memakai masker dan cuci tangan. Jangan sampai kegiatan kita yang berniat baik ini malah dapat merugikan kita semua,” pungkas pencipta lagu “Pasuruan Gumuyu” tersebut.

Dalam acara tersebut turut hadir jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Asosiasi Kepala Desa Kecamatan Kraton, dan beberapa pejabat penting lain yang ikut gowes sejauh kurang lebih 15 Kilo meter tersebut. Di area Finis para goweser di sambut dengan nyanyian Mars Syubbanul Wathon oleh seluruh Santri Pondok pesantren Sabilul Muttaqin Karang Anyar Kraton asuhan KH. Muhammad Nawawi Abd. Syakur.

Kontributor: BAM Yusuf

Editor: M. Hilmi Masruri

  • Penulis: BAM Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Begini Cara Melawan Bahaya Konsumerisme Ala Gus Syarif

    Begini Cara Melawan Bahaya Konsumerisme Ala Gus Syarif

    • calendar_month Kam, 6 Mar 2025
    • visibility 1.616
    • 1Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Wakil Sekretaris Pengurus Cabang (PC) Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pasuruan Gus Syarif Hidayatullah menerangkan metode agar tidak terjerumus kepada perilaku konsumerisme. Yakni kebiasaan seseorang dalam membeli sesuatu yang bertujuan untuk mencapai kepuasan dan status sosial. Bukan untuk tujuan memenuhi kebutuhan. “Kita sekarang berada di era yang mana gaya hidup menjadi tujuan […]

  • Cegah Pernikahan Usia Anak, Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Gelar Sosialisasi

    Cegah Pernikahan Usia Anak, Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Gelar Sosialisasi

    • calendar_month Sen, 18 Sep 2023
    • visibility 687
    • 0Komentar

    Gempol, NU PasuruanMahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) dengan Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (STAIS) Pasuruan yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi kelompok 11 memberikan penyadaran untuk mencegah terjadinya pernikahan usia anak atau usia sekolah. Sosialisasi “Merencanakan Kehidupan dengan Katakan Tidak pada Pernikahan Dini” digelar di Yayasan Pendidikan Islam dan Sosial Baitul Ulum, Desa […]

  • Mahasiswa UNU  STAI Salahuddin Sosialisasikan Pengelolaan Sampah di MA Al-Inabah

    Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Sosialisasikan Pengelolaan Sampah di MA Al-Inabah

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • visibility 637
    • 0Komentar

    Lekok, NU Pasuruan Mahasiswa Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) Universitas Nahdlatul Ulama’ (UNU) dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan menggelar sosialisasi pengolahan sampah bertema ‘Membangun Generasi Peduli Lingkungan: Pengelolaan Sampah yang Baik untuk Siswa‘, di MA Al Inabah Desa Pasinan, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Rabu (24/07/2025). Guru MA Al-Inabah, Muhammad Badrud Tamam menyampaikan apresiasi […]

  • Ansor NU Kab. Pasuruan Menerima 1000 Paket Sembako & Masker dari Ansor NU Jatim

    Ansor NU Kab. Pasuruan Menerima 1000 Paket Sembako & Masker dari Ansor NU Jatim

    • calendar_month Ming, 19 Apr 2020
    • visibility 1.040
    • 1Komentar

    Kegiatan bakti sosial peduli covid-19 Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Nahdlatul Ulama (PC GP Ansor NU) Kabupaten Pasuruan, mendapatkan apresiasi dari PW GP Ansor NU Jawa Timur. Sabtu (18/4/2020) menerima 1000 paket sembako dan masker dari PW GP Ansor NU Jawa Timur. “Sebagaimana perintah Sahabat H. Syafiq Syauqi, Ketua PWNU Jawa Timur, paket bantuan tersebut […]

  • Melalui Istigasah Rutin MWC NU Lumbang, KH. Imron Mutamakkin Ajak Warga Meneladani Akhlak Rasulullah

    Melalui Istigasah Rutin MWC NU Lumbang, KH. Imron Mutamakkin Ajak Warga Meneladani Akhlak Rasulullah

    • calendar_month Ming, 18 Okt 2020
    • visibility 577
    • 0Komentar

    Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Lumbang melaksanakan kegiatan Istigasah Rutin. Kali ini (18/10/2020), bertempat di Masjid Dusun Ketonggo Desa Karangjati Kecamatan Lumbang Kabupaten Pasuruan. Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, ratusan warga dari berbagai desa di kecamatan Lumbang hadir dalam acara tersebut. Turut pula hadir, jajaran Forkompimka Kecamatan Lumbang. Menurut Ustaz Munir, selaku ketua […]

  • Pentingnya Pendidikan tentang Cinta

    Pentingnya Pendidikan tentang Cinta

    • calendar_month Ming, 6 Des 2020
    • visibility 1.244
    • 1Komentar

    Cinta itu minnah, anugerah dari Allah, yang datangnya “Min Haitsu La Yahtasib,” tanpa diduga-duga. Bisa di detik ini, satu jam kemudian, esok ataupun lusa, bahkan tidak dalam hitungan apapun. Dalam hal ini, pepatah jawa “Witing trisno jalaran soko kulino,” tak berlaku. Meskipun, dalam realitanya, sangat sering terjadi, bahwa ketika kita sering berinteraksi dengan seseorang, akan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca