Breaking News
light_mode

Tingkatkan Kinerja Kepala Madrasah, Maarif NU Kota Pasuruan Gelar Visitasi ke MI Roudlatus Salafiyah

  • account_circle Fahrizal Yusuf
  • calendar_month Sel, 25 Agu 2020
  • visibility 1.189
  • comment 0 komentar

Sebagai sebuah organisasi masyarakat Islam, Nahdlatul Ulama (NU), salah satu bidang yang dikawal adalah bidang pendidikan. Kaitannya dengan itu, NU memiliki perangkat yakni lembaga pendidikan ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Maarif NU) .

Secara institusional, LP Ma’arif NU mendirikan satuan-satuan pendidikan berupa sekolah dan madrasah, mulai tingkat dasar, menengah, hingga perguruan tinggi. Selanjutnya, tugas organisasi menjadi lebih fokus pada mengayomi, mengkoordinasikan, dan meningkatkan mutu pendidikan yang sudah dikembangkan. Dalam hal ini, Ma’arif NU perlu melakukan Visitasi.

Seperti yang diselenggarakan kemarin pagi, Senin tanggal 24 Agustus 2020, Ma’arif NU Kota Pasuruan melaksanakan visitasi pada lembaga yang berada di bawah naungannya. Sebut saja MI Roudlatus Salafiyah. Kunjungan yang dilakukan dimaksudkan untuk menilai kinerja kepala madrasah atau biasa dikenal dengan PKKM. Penilaian ditempatkan di ruang kelas satu MI Roudlatus Salafiyah.

PKKM sendiri adalah proses pengumpulan, pengolahan, analisis, dan interpretasi data tentang kualitas kepala madrasah dalam melaksanakan tugasnya sebagai kepala madrasah. Penilaian ini dilakukan secara berkala dalam periode tahunan (setiap tahun sekali) dan empat tahunan.

Terkait dengan pelaksanaan penilaian kinerja kepala madrasah tersebut, Dirjen Pendidikan Islam melalui Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah menyusun petunjuk teknis penilaian kinerja kepala madrasah yang kemudian ditetapkan melalui SK Ditjen Pendis Nomor 1111 Tahun 2019.

Sebagaimana juknis, kinerja kepala madrasah, dinilai berdasarkan 5 komponen penilaian. Kelimanya terdiri atas empat tugas utama kepala madrasah dan ditambah dengan satu komponen tambahan. Sehingga kelimanya meliputi usaha pengembangan madrasah, pelaksanaan tugas managerial, pengembangan kewirausahaan, supervisi kepada guru dan tenaga kependidikan, serta hasil kinerja kepala madrasah.

Empat komponen penilaian tugas utama kepala madrasah dinilai setiap tahun, sedangkan penilaian komponen kelima (hasil kinerja kepala madrasah) dinilai per-empat tahun sekali.

PPKM ini merupakan sistem formal yang digunakan untuk menilai kinerja secara periodik, dan hasilnya dapat digunakan untuk pengambilan keputusan dalam rangka pengembangan, pemberian reward, perencanaan, pemberian konpensasi dan motivasi.

Kedatangan pengawas madrasah disambut oleh staf pendidik dan operator MI Roudlatus Salafiyah Pasuruan. Acara dibuka dengan sambutan kepala madrasah, Bapak Ali Usman Romli, S.pd.I. dengan rendah hati, beliau tak meninggalkan memohon berbagai arahan dari bapak Pengawas. Barulah setelah itu, Bapak Pengawas yaitu Bapak Muhammad Asy’ari, M,Pd. Memberikan arahan, baik dalam administrasi maupun bidang lainnya. Termasuk pelayanan terhadap peserta didik.

“Berkas yang disajikan sangat bagus dan sudah sesuai dengan instrument PKKM. Satu lagi yang perlu saya sarankan, madrasah seyogyanya membuat iklan semacam brosur pada tiap liburan semester dua. Di dalamnya menampilkan mutu madrasah. Demikian diharapkan supaya penerimaan siswa di tahun yang akan datang bisa lebih banyak,” tandas Pak Asy’ari di sela-sela memberi arahan pada dewan guru.

Kontributor: Nur Aini

Editor: M. Fahrizal Yusuf

  • Penulis: Fahrizal Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terungkap! Gus Dur Pernah Tercatat Sebagai Orang Terkaya di Asia

    • calendar_month Sen, 31 Des 2018
    • visibility 1.011
    • 0Komentar

    KH. Abdul Ghofar Mistar, sahabat almarhum KH. Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, mengungkapkan cerita tentang Gus Dur yang pernah tercatat sebagai salah satu orang terkaya di Asia yang bersumber dari salah satu Surat Kabar di Mesir. “Itu ada surat Kabar, keliru. Ada surat kabar keliru, terbitannya Mesir. Gus Dur ini masuk dalam daftarnya orang terkaya […]

  • Muharram, NU Pasuruan Gelar Seminar Edukasi Bahaya Narkoba

    Muharram, NU Pasuruan Gelar Seminar Edukasi Bahaya Narkoba

    • calendar_month Ming, 21 Jul 2024
    • visibility 481
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar seminar  edukasi bahaya narkoba di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Sabtu (20/07/2024). KH Imron Mutamakkin menghimbau kepada masyarakat khususnya generasi muda untuk tidak mengkonsumsi narkoba atau obat obatan terlarang karena dapat merusak otak dan pikiran. ” Dulu sasaran narkoba adalah orang orang pekerja keras namun […]

  • Usai & Terus Ikhtiar Mencegah Covid-19, PCNU Kab. Pasuruan Instruksi Memperbanyak Baca Shalawat

    Usai & Terus Ikhtiar Mencegah Covid-19, PCNU Kab. Pasuruan Instruksi Memperbanyak Baca Shalawat

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2020
    • visibility 556
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, setelah sebelumnya memberikan panduan sholat jumat di tengah penyebaran covid-19, terus melakukan penyemprotan disinfektan di Masjid, lembaga pendidikan, dan Pesantren, hingga menyambut santri Pasuruan asal daerah lain yang pulang, mengeluarkan instruksi pembacaan shalawat di rumah masing-masing sebagai upaya usaha batin. Surat bernomor 1647/PC/A.I/L.27/III/2020, yang dikeluarkan pada tanggal 30 […]

  • Menuju Mahasiswa Santri, IPNU-IPPNU ITSNU-STAIS Pasuruan Ngaji Bareng Gus Haidar Hafeez

    Menuju Mahasiswa Santri, IPNU-IPPNU ITSNU-STAIS Pasuruan Ngaji Bareng Gus Haidar Hafeez

    • calendar_month Jum, 23 Okt 2020
    • visibility 762
    • 0Komentar

    Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama-Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (ITSNU-STAIS) Pasuruan merupakan Kampus yang beda dari kampus lain yang hanya menginginkan mahasiswanya memiliki kecerdasan, intelektual dan skill yang baik. Namun, ITSNU-STAIS Pasuruan merupakan kampus yang memadukan antara kehidupan mahasiswa dan pesantren. Sehingga, bukan hanya dituntut untuk memiliki kecerdasan tinggi dan keahlian tertentu yang mumpuni […]

  • Menuju New Normal di Pesantren, Satgas COVID-19 NU Peduli Kabupaten Pasuruan Gelar Safari Edukasi

    Menuju New Normal di Pesantren, Satgas COVID-19 NU Peduli Kabupaten Pasuruan Gelar Safari Edukasi

    • calendar_month Jum, 17 Jul 2020
    • visibility 591
    • 0Komentar

    Sejak ditetapkannya New Normal atau kebiasaan hidup baru di Indonesia, seluruh elemen masyarakat bersama-sama menyesuaikan hal baru tersebut, tak terkecuali para santri Pondok Pesantren di Kabupaten Pasuruan yang telah kembali ke Pondok Pesantrennya masing-masing. Oleh karena itu, dalam rangka memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kebersihan dan penerapan protokol kesehatan untuk pencegahan penyebaran covid 19 di […]

  • Kisah Dibalik Keberhasilan Gus Arafat Meraih Doktor

    Kisah Dibalik Keberhasilan Gus Arafat Meraih Doktor

    • calendar_month Sel, 23 Agu 2022
    • visibility 1.590
    • 1Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanCukup banyak mahasiswa menempuh Program Studi (Prodi) yang tak sesuai dengan harapannya. Meskipun, banyak dari mereka yang menjadi sukses usai lulus dengan prodi tersebut. Hal itu, ternyata pernah dialami oleh Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Gus M Ahda Arafat. “Saya kepingin, kamu kepingin, kita kepingin […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca