Breaking News
light_mode

PCNU Kab. Pasuruan Kenalkan Kitab-Kitab Karya Almaghfurlah KH. Jakfar Shodiq Ponpes Sladi Kejayan

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Kam, 14 Mar 2019
  • visibility 529
  • comment 1 komentar

Lembaga Kajian & Pengembangan Sumber Daya Manusia (LAKPESDAM) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan kembali menyelenggarakan kegiatan Roadshow Khazanah Intelektual Ulama & Pesantren Pasuruan. Kegiatan tersebut juga menjadi salah satu rangkaian kegiatan PCNU Kabupaten Pasuruan dalam memperingati Harlah NU ke-96.

Kali ini, karya ulama Pasuruan yang dikenalkan adalah kitab-kitab karya Almaghfurlah KH. Jakfar Shodiq, pengasuh Pondok Pesantren Sladi Kejayan. Adapun dalam pelaksanaannya bekerjasama dengan Majelis Rijalul Ansor PAC Ansor Purwosari bertempat di Masjid Darus Salam Desa Kayoman Kecamatan Purwosari, Rabu, 13 Maret 2019.

Menurut KH. Abdulloh Hamid, semasa kecil KH. Jakfar Shodiq memiliki kesungguhan dan kecerdasan dalam memahami ilmu-ilmu agama Islam.

“Tiang sepah kulo niku (orang tua saya itu), masih umur 12 tahun, sudah mengajar kitab Alfiah, sewaktu menjadi santri di Darul Hadist Lawang malang”, ungkap Putra KH. Jakfar Shodiq tersebut.

“Akhirnya diutus Habib Ba’abud (pengasuh Darul Hadits Lawang) untuk mondok di KH. Ali Maksum Pondok Krapyak Jogja. Setelah beberapa waktu menjadi santri disana, sudah hafal fathul muin. Sehingga ketika mengajarnya tidak membawa kitab”, imbuh Pengasuh Pondok Pesantren Sladi Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan tersebut.

Adapun kitab-kitab KH. Jakfar Shodiq, antara lain: 1). Kitab Ahkam, kitab yang menjelaskan tentang Tafsir dan Ilmu Hadits, 2). Kitab Minakhussaniyah, tentang qoidah fiqh, 3). Kitab Faroid, 4). Kitab Taklimul Lughotil Arobiyyah, 5). Kitab Ilmu Shorof, 6). Kitab Miftahul Balaghah, kaidah ilmu balaghah serta ilmu mantiq, 7). Kitab Annuroniyyah, yakni kitab Nahwu, 8). Kitab Durusuttasrif, membahas masalah tasrif an, 9). Kitab Amajid fi Ahkamil Masajid, yang menjelaskan tentang masalah kemasjidan, 10). Kitab Badi’, 11). Kitab Syiah Wa Ahli Bait, sebuah jawaban KH. Jakfar Shodiq ketika diajak salah satu Habaib yang menjadi santri Beliau terkait Syi’ah, 12). Kitab Ashof’ah, dan lain-lain.

“Karya buah tangan Beliau, rata-rata dibuat di mata pelajaran di madrasah dan pondok pesantren. Seperti di Pondok Pesantren Besuk Pasuruan, menggunakan Minakhussaniyah karya KH. Jakfar Shodiq. Kitab tersebut juga diajarkan di pondok Pancor Bawean yang diasuh oleh KH. Sholahuddin”, pungkas pria yang nama kecilnya “Abdulloh” tersebut hingga mendapatkan tambahan “Hamid” dari Mbah Hamid Pasuruan. (Makhfud).

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (1)

  • Birrul Alim

    Perlu ada tindak lanjutnya dari lakpesdam untuk difasilitasi biar dapat divetak secara redmi

    Balas14 Maret 2019 18:01

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alhamdulillah, Jamaah KBIH NU An Nahdliyah Tiba di Pasuruan

    Alhamdulillah, Jamaah KBIH NU An Nahdliyah Tiba di Pasuruan

    • calendar_month Sel, 2 Jul 2024
    • visibility 818
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ratusan Jamaah Haji Asal Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIH) NU An Nahdliyah, Kabupaten Pasuruan tiba di tanah air. Suasana haru dan suka cita menyelimuti para keluarga yang menjemput mereka saat tiba di Aula Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Senin (1/7/2024). Banyak keluarga yang menunggu dini hari untuk menyambut […]

  • LAZISNU Pasuruan Salurkan Bantuan Logistik Kepada Dapur Umum Warga Terdampak Banjir

    LAZISNU Pasuruan Salurkan Bantuan Logistik Kepada Dapur Umum Warga Terdampak Banjir

    • calendar_month Rab, 11 Des 2024
    • visibility 1.119
    • 0Komentar

    Rejoso, NU Pasuruan Beberapa yang yang lalu hujan deras yang melanda, membuat sejumlah Kecamatan di Kabupaten Pasuruan terendam banjir. Termasuk di wilayah Kecamatan Grati, Rejoso dan Winongan. Banjir ini dipengaruhi debit air sungai yang tinggi, imbas penghujan. Hal itu berlanjut sampai, Senin (9/10/2024). Hal itu membuat aktivitas warga berhenti khusus dalam hal makan sehari hari […]

  • Wakil Bupati Pasuruan Apresiasi Gerak Jalan 1 Muharram Ansor & Fatayat Rejoso

    • calendar_month Sen, 2 Sep 2019
    • visibility 660
    • 0Komentar

    Tanggal Satu Muharram merupakan momen yang sangat penting bagi Umat Islam, termasuk di Indonesia. Berbagai acara digelar dalam rangka merayakan tahun baru Islam tersebut. Seperti pawai muharram, selametan, santunan anak yatim, syuroan, gerak jalan, perlombaaan, dan lain sebagainya. Adapun Ansor dan Fatayat Anak Cabang Rejoso, menggelar Lomba Gerak Jalan ANSOR dan FATAYAT se-Kecamatan Rejoso (1/9/2019). […]

  • Ragam Muharraman Yang Disaksikan Mahasiswa KKN Kolaborasi ITSNU-STAI Salahuddin Pasuruan

    Ragam Muharraman Yang Disaksikan Mahasiswa KKN Kolaborasi ITSNU-STAI Salahuddin Pasuruan

    • calendar_month Rab, 26 Jul 2023
    • visibility 687
    • 0Komentar

    Kejayan, NU Pasuruan Selasa-Rabu kemarin (18-19/7/2023) mayoritas umat Islam secara serentak memperingati Tahun Baru Islam 1445 Hijriah. Bulan Muharram. Bulan pertama di tahun Hijriah merupakan salah satu bulan yang mulia. Sebagaimana dijelaskan dalam Surat At-Taubah ayat 36, terdapat empat bulan yang mulia, yakni Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Keutamaan lainnya dari Bulan Muharram, juga pernah […]

  • Giliran IPNU IPPNU Lumbang Bagi Takjil dan Masker

    Giliran IPNU IPPNU Lumbang Bagi Takjil dan Masker

    • calendar_month Ming, 9 Mei 2021
    • visibility 871
    • 0Komentar

    Lumbang, NU PasuruanPimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Lumbang melaksanakan kegiatan bagi takjil dan masker gratis untuk warga setempat. Pembagian takjil ini diadakan selama dua hari. Hari Jum’at (7/5/2021) di depan kantor Mitra Usaha Dusun Weringin. Sedangkan hari Sabtu (8/5/2021) di depan Balai Desa […]

  • KH. Nukman Abd. Majid: Berkhidmad di NU, Jalan Menjadi Santri Muassis NU

    • calendar_month Sen, 20 Mei 2019
    • visibility 1.247
    • 0Komentar

    KH. Nukman Abd. Majid, Rais Syuriyah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Gondangwetan, menjelaskan bahwa untuk menjadi santri para muassis atau pendiri NU adalah dengan berkhidmad kepada Nahdlatul Ulama. “Kita berharap dengan kita khidmah kepada NU menjadikan sebab kita dikenal oleh para muassis NU, kita diakui santri kyai- kyai NU dan di akhirat dikumpulkan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca