Breaking News
light_mode

Hari Mangrove Sedunia, Prodi Pendidikan Biologi UNU Pasuruan Gelar Program Konservasi Mangrove di Pesisir Pantai

  • account_circle Nuril Hidayati
  • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
  • visibility 559
  • comment 0 komentar

Lekok, NU Pasuruan

Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia, dosen dan mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Biologi, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan menggelar Program Konservasi Mangrove di pesisir pantai Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Selasa (29/07/2025). Aksi ini merupakan langkah nyata untuk merestorasi kawasan pesisir yang selama ini mengalami degradasi akibat abrasi dan eksploitasi yang tidak berkelanjutan.

Penanaman 2.500 bibit mangrove dipusatkan di pesisir pantai di Dusun Sanggaran Barat, Desa Tambak Lekok. Gerakan peduli lingkungan itu sekaligus bentuk kontribusi akademik terhadap upaya pelestarian ekosistem pesisir yang berkelanjutan.

Penanggung Jawab Program, Nurlina Safitri menerangkan, dosen dan mahasiswa Pendidikan Biologi UNU Pasuruan juga melakukan serangkaian riset ilmiah di wilayah pesisir tersebut. Mereka mengidentifikasi keanekaragaman hayati mangrove, menganalisis biomassa, serta mempelajari kualitas lingkungan sebagai bagian dari pembelajaran berbasis proyek (project-based learning).

“Penelitian yang dilakukan mahasiswa ini menjadi dasar ilmiah untuk menentukan strategi rehabilitasi yang tepat. Dengan pendekatan ilmiah ini, konservasi mangrove tidak hanya bersifat simbolik, tetapi juga berdasarkan data dan analisis ekosistem secara menyeluruh,” kata Ketua Prodi (Kaprodi) Pendidikan Biologi tersebut.

Selanjutnya menurut anggota Tim Program, Reza Ardiansyah menyebutkan, program konservasi mangrove ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, sebagai bentuk rehabilitasi lingkungan pesisir yang rusak. Kedua, sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana, khususnya dalam menghadapi potensi tsunami, abrasi, dan kenaikan permukaan air laut.

“Dalam diskusi yang menyertai kegiatan ini, perwakilan dari Indonesia Power dan Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mengatasi krisis lingkungan di wilayah pesisir. Mereka menyambut baik inisiatif UNU Pasuruan sebagai model integrasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat,” ujarnya didampingi anggota Tim Program, Nuril Hidayati dan Kameliah Mushonev.

Sementara itu, Rektor UNU Pasuruan, Abu Amar Bustomi menegaskan, program ini sejalan dengan visi dan misi universitas untuk mencetak lulusan yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan lingkungan.

“Alhamdulilah. Kegiatan ini juga mendapat respons positif dari masyarakat nelayan setempat. Mereka merasa terbantu dengan adanya program konservasi ini karena mangrove terbukti menjadi benteng alami terhadap gelombang laut dan tempat berkembang biaknya ikan-ikan kecil yang menjadi sumber penghidupan mereka,” kata Doktor Ilmu Sosial itu.

Ia juga menjelaskan, selain aspek lingkungan dan ekonomi, kegiatan ini juga menjadi sarana pendidikan lingkungan hidup secara langsung. Mahasiswa belajar tidak hanya di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman lapangan yang otentik dan berdampak nyata.

“Konservasi mangrove ini sekaligus menjadi refleksi bahwa pendekatan ilmiah dan kolaboratif bisa berjalan bersamaan. UNU Pasuruan menunjukkan bahwa kampus bukan hanya pusat pembelajaran, tetapi juga agen perubahan di tengah masyarakat,” imbuhnya.

Ikut menambahkan, Dosen Pendidikan Biologi, Arga Triyandana menyebutkan, kegiatan ini merupakan bagian dari kurikulum yang mengintegrasikan penelitian, pengabdian masyarakat, dan pendidikan dalam satu kesatuan aksi. Mahasiswa dilatih menjadi ilmuwan yang peka terhadap realitas sosial dan ekologi.

“Pemerintah Desa Tambak Lekok menyatakan akan terus mendukung kegiatan serupa. Bahkan berkomitmen untuk melanjutkan pemeliharaan mangrove hasil penanaman. Mereka menganggap kegiatan ini sebagai investasi jangka panjang bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu juga menambahkan, dengan semakin banyaknya kawasan pesisir yang terdegradasi, kegiatan ini menjadi contoh konkret bagaimana upaya konservasi dapat dilaksanakan secara kolektif, berkelanjutan, dan berbasis riset. Kolaborasi seperti ini perlu direplikasi di wilayah lain yang menghadapi tantangan serupa.

“Akhirnya, kegiatan konservasi mangrove ini bukan hanya sekadar seremonial menyambut Hari Mangrove Sedunia, melainkan juga merupakan praktik ekopedagogi yang membumi. UNU Pasuruan telah memberikan teladan bahwa perubahan dimulai dari aksi kecil yang dilandasi pengetahuan dan kepedulian,” tandasnya.

Untuk diketahui, kegiatan ini terlaksana atas sinergi lintas sektor yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Di antaranya Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan, Indonesia Power, Pemerintah Desa (Pemdes) Tambak Lekok, masyarakat nelayan, hingga organisasi pelajar yang tergabung dalam organisasi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), Corp Brigade Pembangunan (CBP) dan Korp Pelajar Putri (KPP) IPNU-IPPNU.

Penulis: Nuril Hidayati

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: Nuril Hidayati
  • Editor: Makhfud Syawaludin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melalui Istighosah Rutin Jum’at Legi, KH. Imron Mutamakkin Berpesan Agar Menggunakan Akhlak Ketika Mengkritik

    • calendar_month Ming, 9 Des 2018
    • visibility 732
    • 0Komentar

    Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH. Imron Mutamakkin, berharap agar masyarakat dalam menyampaikan kritik yang bersifat membangun dan dalam menyampaikan kritik tersebut disertai dengan Akhlak. Mengkritik boleh, tapi kritik yang membangun. Dan disampaikan dengan Akhlakul Karimah”, disampaikan dalam Istighotsah Rutin Jum’at Legi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, dilaksanakan di Masjid Baitul Muttaqin MWC NU […]

  • ANSOR Pasrepan Lakukan Penyemprotan Disinfektan Semua Pesantren, Musholla, dan Madrasah di Wilayahnya

    • calendar_month Sab, 28 Mar 2020
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PAC GP ANSOR) Kecamatan Pasrepan Kabupaten Pasuruan sejak Kamis hingga Sabtu kemarin (28/3/20) melakukan penyemprotan disinfektan ke seluruh Pondok Pesantren, Masjid, Musholah dan Madrasah di Wilayah Pasrepan. Kegiatan yang berkolaborasi dengan pihak Kecamatan, Pendamping Desa, Pemerintah Desa, dan IPNU tersebut sebagai upaya pencegahan terhadap virus Covid-19 atau virus Corona. […]

  • ToT Komisariat, Strategi IPNU-IPPNU Kejayan Hidupkan Kaderisasi di Sekolah

    ToT Komisariat, Strategi IPNU-IPPNU Kejayan Hidupkan Kaderisasi di Sekolah

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • visibility 582
    • 0Komentar

    Kejayaan, NU Pasuruan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Kejayaan menggelar Training of Trainer (ToT) Komisariat di gedung Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Ahad (17/8/2025). Ketua PAC IPPNU Kecamatan Kejayaan, Niatul Hasanah, menjelaskan bahwa ToT Komisariat dikemas dengan model Focus […]

  • Di Malam Pertama Safari Ramadhan, Gus Taufiq Jelaskan Cara Syukur Memasuki Abad Kedua NU

    Di Malam Pertama Safari Ramadhan, Gus Taufiq Jelaskan Cara Syukur Memasuki Abad Kedua NU

    • calendar_month Sen, 27 Mar 2023
    • visibility 459
    • 0Komentar

    Kraton, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Safari Ramadhan keliling Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU). Lokasi kegiatan bertempat di masjid wilayah MWCNU setempat. Safari Ramadhan dimulai pada hari A di tiga lokasi. Yakni di Masjid Al Karomah Dusun Kaligung Desa Kalirejo (MWCNU Kraton), Masjid Al Mu’minun Dusun Panulupan Desa Parasrejo (MWCNU […]

  • Ini Sari Belimbing Wuluh dan Teh Daun Kelor Ala Mahasiswa KKN STAIS-ITSNU Pasuruan

    Ini Sari Belimbing Wuluh dan Teh Daun Kelor Ala Mahasiswa KKN STAIS-ITSNU Pasuruan

    • calendar_month Sen, 14 Agu 2023
    • visibility 1.112
    • 0Komentar

    Kejayan, NU Pasuruan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan dengan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan yang tergabung di kelompok 12 mendampingi ibu-ibu di Desa Sladi, Kecamatan Kejayan, membuat minuman dari sari Buah Belimbing Wuluh dan teh Daun Kelor. Kegiatan dipusatkan di Balai Desa Sladi, Kecamatan […]

  • Puisi: Titah

    Puisi: Titah

    • calendar_month Jum, 11 Mar 2022
    • visibility 1.141
    • 0Komentar

    TitahBer IPNU tidak lain hanya untuk menujumu Tuhan. Menziarahi perjuangan Romo Kiai Hasyim As’ariJuga Kiai Wahab Hasbullah Menjadikan segalanya rindu,Rindu yang tidak bertepi Kiai Tholhah Mansur dan Bu Nyai Umrah MahfudzohAtas izin keduanya IPNU-IPPNU lahir. Hari ini kami cecap betapa lezatMenjadi pemuda yang berkhidmah pada Nahdlatul Ulama’ Menjelmakan kami menjadi pribadi yang baik Bukan karena […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca