Breaking News
light_mode

Lulusan Pesantren Punya Soft Skill dan Ketahanan Hidup yang Kuat

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
  • visibility 572
  • comment 0 komentar

Kejayan, NU Pasuruan

Ketua Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LD PBNU), KH Abdullah Syamsul Arifin (Gus Aab) menyebut bahwa sistem pendidikan pesantren telah lama menanamkan apa yang kini disebut soft skill education, jauh sebelum istilah itu populer di dunia akademik modern.

Hal tersebut ia sampaikan dalam Silaturahmi Pengasuh Pondok Pesantren se-Kabupaten Pasuruan di RSNU Pasuruan, Rabu (8/10/2025).

“Pesantren secara alami sudah mengajarkan komunikasi, kemampuan adaptasi, kerja sama, dan pemecahan masalah melalui Bashul Masa’il nilai-nilai yang sekarang disebut soft skills,” ungkapnya.

Menurut Gus Aab, kehidupan di pesantren melatih santri untuk beradaptasi dalam keberagaman, karena para santri datang dari latar belakang sosial dan budaya yang berbeda.

“Di pesantren besar seperti Sidogiri, semua santri belajar hidup bersama dalam satu sistem yang sama. Ini membentuk kemampuan silaturahmi dan komunikasi lintas perbedaan,” jelasnya.

Ia menambahkan, tradisi pesantren juga menanamkan mental tangguh dan tanggung jawab sosial dan itu tidak bisa dirasakan kalau  tidak masuk pesantren karena semua keberagaman santri berbeda beda dan di tuntut mengikuti aturan yang ada di pesantren.

“Namanya mondok kebanyakan temannya dari berbagai latar belakang suku dan budaya sehingga komunikasi aka terus terjalin,” ujarnya.

Menurutnya Pondok Pesantren merupakan lembaga pendidikan paling mandiri meskipun tidak mendapatkan dukungan dari pemerintah, sistemnya dan kegiatannya akan terus berjalan.

“Kalau perguruan tinggi negeri dihentikan dananya setahun saja, mungkin akan lumpuh. Tapi pesantren tetap hidup, karena ia mandiri dan berakar pada masyarakat,” terangnya.

Lebih lanjut, Gus Aab menilai bahwa ukhuwah antar pesantren harus terus diperkuat agar menjadi benteng terakhir dalam menjaga kemandirian umat.

“Pesantren adalah the best community education, pendidikan berbasis masyarakat yang terbukti mampu bertahan tanpa bergantung pada bantuan negara,” tegasnya.

Ia menutup dengan pesan bahwa silaturahmi antarpondok dan pengasuh harus menjadi tradisi abadi di kalangan pesantren. Mereka akan selalu menjadi pelopor kebaikan dan penjaga moral bangsa.

“Kalau ukhuwah antar pesantren kuat, tidak ada kekuatan apa pun yang bisa menghalangi pergerakan orang pesantren,” pungkasnya.

  • Penulis: Mokh Faisol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • STAI Salahuddin Gelar Wisuda, PC ISNU Beri Penghargaan untuk Mahasiswa Terbaik

    STAI Salahuddin Gelar Wisuda, PC ISNU Beri Penghargaan untuk Mahasiswa Terbaik

    • calendar_month Kam, 16 Des 2021
    • visibility 984
    • 0Komentar

    Pandaan, NU Pasuruan – Pada tanggal 15 Desember 2021 bertepatan pada hari Rabu, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan melaksanakan sidang senat terbuka dengan agenda utama pengukuhan wisudawan angkatan ke XIV di Hotel Finna Golf Pandaan. Prosesi wisuda berjalan dengan lancar dengan meluluskan ratusan mahasiswa. Ketua Yayasan Sembilan Belas Dua Enam yang menaungi STAI […]

  • THAUN (CERPEN)

    THAUN (CERPEN)

    • calendar_month Sen, 8 Mar 2021
    • visibility 597
    • 0Komentar

    Hawa gerah kian menyiksa, bahkan meski Kiai Marzuki baru saja berwudu. Musim kemarau belum menjelang, hujan kadang-kadang turun menjelang dini hari, namun hawa alam sudah kembali gerah. Rengek para balita di rumah tetangga silih berganti terdengar, pasti mereka tersiksa karena hawa bumi tak senyaman alam Rahim. Kiai renta itu perlahan bangkit setelah rakaat terahir salat […]

  • Melalui LAZISNU Jatim, NU Peduli Pasuruan Salurkan Bantuan 81 Juta untuk Korban Bencana Sumatera – Aceh

    Melalui LAZISNU Jatim, NU Peduli Pasuruan Salurkan Bantuan 81 Juta untuk Korban Bencana Sumatera – Aceh

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • visibility 481
    • 0Komentar

    Sidogiri, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang (PC) Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Pasuruan, Nur Kholis Majid, menegaskan komitmen NU untuk senantiasa hadir membantu masyarakat yang terdampak bencana, baik di tingkat nasional maupun daerah. Hal tersebut disampaikannya dalam penyaluran bantuan kemanusiaan oleh NU Peduli Kabupaten Pasuruan sebesar 81 juta rupiah kepada […]

  • Momentum 10 Muharram, 300 Anak Yatim di Sidogiri Dapat Santunan

    • calendar_month Sel, 10 Sep 2019
    • visibility 1.153
    • 0Komentar

    Masyarakat di RT 01 RW 02 Sidogiri Kecamatan Kraton menggelar kegiatan santunan anak yatim dalam momentum 10 muharram. Kegiatan yang diberi nama “Berbagi Bahagia Bersama Anak Yatim” tersebut merupakan yang ke-20 digelar, Senin (9/9/2019). Menurut Ust. Jamali, 10 muharram adalah malam yang penuh barakah, sehingga sudah sepatutnya berbagi, khususnya kepada anak yatim. “Malam ini insya […]

  • KH. Muzakki Birrul Alim: Menjaga Keluarga dengan Membekali Ilmu Agama

    • calendar_month Sen, 7 Jan 2019
    • visibility 1.066
    • 0Komentar

    KH. Muzakki Birrul Alim, Rais Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, mengingatkan kembali terkait pentingnya untuk membekali ilmu agama sejak dini, khususnya kepada keluarganya masing-masing. “Jagalah anak & istrimu dari apa Neraka. Dengan apa? Dengan Ibadah, membekali ilmu agama,” tuturnya dalam Pengajian Rutin Kitab Al-Hikam lil Imam al-Haddad, Minggu (6/1/2019) bertempat di Graha […]

  • Inisiasi Mading Madin, Mahasiswa STAI Salahuddin Pasuruan Dukung Wak Muqidin

    Inisiasi Mading Madin, Mahasiswa STAI Salahuddin Pasuruan Dukung Wak Muqidin

    • calendar_month Ming, 11 Sep 2022
    • visibility 512
    • 0Komentar

    Purwosari, NU PasuruanMahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan yang tergabung dalam kelompok 4 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) menginisiasi pembuatan Majalah Dinding (Mading) di Madrasah Diniyah (Madin) Miftahul Ulum Pager, Kecamatan Purwosari. Koordinator Program Mading Madin, Siti Wanuro menjelaskan, pembuatan mading itu bertujuan untuk meningkatkan literasi baca dan tulis sekaligus menumbuhkan kreatifitas para […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca