Breaking News
light_mode

Jelang Ramadhan, KH Imron Mutamkkin Minta Takmir Evaluasi Imam Sholat

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
  • visibility 108
  • comment 0 komentar

Grati, NU Pasuruan

Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengingatkan seluruh takmir masjid untuk melakukan evaluasi terhadap imam sholat. Pasalnya, masih banyak imam yang bacaan sholatnya dinilai belum memenuhi standar, sehingga berpotensi memengaruhi keabsahan sholat makmum.

Hal tersebut disampaikan saat Istighotsah Rutin Jumat Legi PCNU Kabupaten Pasuruan di Masjid Sunan Kalijaga, Kecamatan Grati, Jumat (9/1/2026).

“Ketika bacaan imam tidak sesuai, maka yang menjadi korban adalah makmum. Oleh karena itu, LTMNU harus bisa menata permasalahan ini,” ujarnya.

Menurutnya, di setiap Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) terdapat LTMNU, JQHNU, serta para guru yang berkompeten di bidang Al-Qur’an. Karena itu, pembinaan imam sholat harus dilakukan secara terstruktur.

“Daripada menyuruh anak-anak kecil menjadi imam, lebih baik yang tua belajar dan memperbaiki bacaan. Anak kecil memang wajib sholat, tapi orang tua lebih wajib belajar karena sholat adalah kewajibannya,” terangnya.

Ia juga mengingatkan para jamaah untuk berhati-hati dalam menggunakan mukena yang terpotong (pedotan), karena berpotensi tidak menutup aurat secara sempurna.

“Ibu-ibu yang punya mukena pedotan, kalau bisa dihindari dan jangan dipakai lagi. Gunakan mukena yang utuh dan tersambung,” pesannya.

Gus Ipong, sapaan akrab Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, menegaskan pentingnya setoran bacaan Al-Fatihah di masjid-masjid besar agar bacaan imam benar dan sesuai kaidah.

“Kami mohon LTMNU dan JQHNU segera melakukan program setoran Al-Fatihah. Sederhana, tapi ini menentukan sah tidaknya sholat kita, khususnya bagi imam,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam mengoreksi bacaan Al-Fatihah harus ditentukan guru yang benar-benar kompeten dan memiliki sanad yang jelas.

“Minimal yang mentashih Al-Fatihah memiliki sanad yang jelas sampai Rasulullah SAW. Jangan sungkan untuk mentashih bacaan,” jelasnya.

Selain itu, Gus Ipong juga mengingatkan agar kegiatan khataman Al-Qur’an di musala dan masjid dipimpin oleh orang yang fasih bacaannya.

“Kalau ada yang kurang fasih harus diingatkan. Jika tidak mau diingatkan, maka kita semua bisa terkena imbasnya,” tuturnya.

Ia pun mengimbau bagi jamaah yang belum lancar membaca Al-Qur’an agar lebih banyak menyimak.

“Cukup menyimak, karena pahala orang yang mendengarkan sama dengan orang yang membaca. Dengan sering menyimak, bacaan kita akan bagus dengan sendirinya,” pungkasnya.

  • Penulis: Mokh Faisol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahas Tri Dharma Perguruan Tinggi,ISNU Pasuruan Audiensi dengan Pemkab Pasuruan

    Bahas Tri Dharma Perguruan Tinggi,ISNU Pasuruan Audiensi dengan Pemkab Pasuruan

    • calendar_month Jum, 17 Mei 2024
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Bangil, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan bersama perguruan tinggi se Pasuruan menggelar audiensi bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan di Gedung Maslahat Kabupaten Pasuruan,Kamis (16/05/2024). Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan Ahmad Adib Muhdi mengatakan bahwasanya audiensi dengan Pemkab Pasuruan merupakan ajang komunikasi dengan perguruan tinggi yang harus ditindak lanjuti […]

  • Ini Tujuan Ansor Gunting Sukorejo Lakukan Turba

    Ini Tujuan Ansor Gunting Sukorejo Lakukan Turba

    • calendar_month Ming, 18 Apr 2021
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU PasuruanPimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Desa Gunting Kecamatan Sukorejo menggelar kegiatan Turun ke Bawah (Turba) ke Dusun Pajaran, Sabtu (17/4/2021). Kegiatan itu merupakan rangkaian konsolidasi untuk menyatukan persepsi pengurus organisasi dan persiapan rencana penyusunan program kerja periode 2021-2023. “Kami sekaligus Ta’arufan, kenalan kepengurusan ranting yang baru,” ujar Muhamad Ismail selaku Ketua […]

  • Ulas Sumber Daya Strategis di SMK Se Jatim, Wakil Rektor UNU Pasuruan Raih Gelar Doktor

    Ulas Sumber Daya Strategis di SMK Se Jatim, Wakil Rektor UNU Pasuruan Raih Gelar Doktor

    • calendar_month Sel, 14 Mei 2024
    • visibility 390
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Wakil Rektor 3 Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan Amidatus Sholihat Jamil berhasil menyelesaikan gelar doktor di Universitas Negeri Malang (UM). Dirinya mengikuti Prosesi Wisuda UM ke-124 di Graha Cakrawala, kompleks kampus setempat, Sabtu (11/05/2024). “Alhamdulillah. 4 tahun kuliah S3 sambil hamil, melahirkan dan menyusui anak,” ujarnya kepada NU Pasuruan, Selasa (14/05/2024). Mantan […]

  • KBIH NU An Nahdliyah Berangkatkan 272 Jama’ah Haji

    KBIH NU An Nahdliyah Berangkatkan 272 Jama’ah Haji

    • calendar_month Ming, 19 Mei 2024
    • visibility 419
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) An-Nahdliyah Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan sukses melepas 272 jama’ah haji di Aula Ahmad Djufri PCNU Kabupaten Pasuruan (18/05/2024). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengucapkan terima kasih kepada jama’ah yang telah mempercayakan kepada KBIH NU An Nahdliyah. NU semaksimal mungkin akan […]

  • PCNU Kab. Pasuruan Bantu Pembangunan Masjid di Tosari

    PCNU Kab. Pasuruan Bantu Pembangunan Masjid di Tosari

    • calendar_month Sab, 6 Jun 2020
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Nahdlatul Ulama merupakan organisasi yang memiliki faham keagamaan tawasuth (moderat), tasamuh (toleransi), tawazun (seimbang), dan amar ma’ruf nahi mungkar. Dengan pemahaman tersebut, dalam menyebarkan agama Islam lebih mendahulukan nilai-nilai sosial dan toleransi. Hal ini merupakan cara yang sama dilakukan oleh para Wali Songo dalam menyebarkan agama Islam di Nusantara. Menyebarkan agama Islam terus dilakukan dengan […]

  • Bagana Kabupaten Pasuruan & Bangil Bantu Cari Korban Hanyut di Sungai

    Bagana Kabupaten Pasuruan & Bangil Bantu Cari Korban Hanyut di Sungai

    • calendar_month Sab, 27 Nov 2021
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Pasrepan, NU PasuruanSatuan Khusus Banser Tanggap Bencana (Bagana) Kabupaten Pasuruan dan Bangil ikut serta sebagai relawan pencarian warga Kecamatan Pasrepan yang hanyut di sungai saat terjadi banjir. Hingga saat ini, korban belum ditemukan. “Pencarian sementara dihentikan karena sungai kembali meluap,” ujar Misbahuddin kepada NU Pasuruan, Jumat (27/11/2021). Ia juga menjelaskan identitas korban yang bernama Sanudi […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca