Breaking News
light_mode

LPTNU Awards 2026, Ajang Apresiasi Ilmuwan hingga Mahasiswa NU Berprestasi

  • account_circle Makhfud Syawaludin
  • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
  • visibility 314
  • comment 0 komentar

Lembaga Pendidikan Tinggi (LPT) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akan menggelar Seminar dan Anugerah Pendidikan Tinggi NU 2026 pada Selasa (10/03/2026) di Kampus B Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA).

Kegiatan ini tidak hanya menjadi forum diskusi strategis bagi pimpinan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU), tetapi juga menjadi momentum pemberian LPTNU Awards 2026 yang ditujukan untuk mengapresiasi berbagai capaian sivitas akademika di lingkungan PTNU.

Ketua LPT PBNU Ainun Na’im menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan tersebut memiliki dua tujuan utama. Pertama, merumuskan arah pengembangan pendidikan tinggi Nahdlatul Ulama dalam 15 tahun ke depan agar mampu merespons berbagai perubahan global.

“Perguruan tinggi saat ini menghadapi persoalan yang semakin kompleks. Karena itu PTNU perlu memiliki tingkat respons dan adaptasi yang tinggi terhadap berbagai perubahan,” ujarnya, Kamis (05/03/2026).

Tujuan kedua adalah memberikan apresiasi kepada sivitas akademika yang telah menunjukkan kinerja dan kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan, pengabdian kepada masyarakat, serta penguatan lembaga.

Enam Kategori Penghargaan

Sementara itu, Sekretaris LPT PBNU Faishal Aminuddin menjelaskan bahwa LPTNU Awards 2026 terdiri dari sejumlah kategori penghargaan yang mencerminkan berbagai bidang kontribusi di lingkungan PTNU.

Beberapa kategori utama di antaranya Ilmuwan Muslim Berpengaruh dalam bidang kedokteran, sains terapan, teknologi, ekonomi, dan lingkungan hidup.
Selain itu terdapat kategori Pengabdian Sepanjang Hayat bagi tokoh Nahdlatul Ulama yang memiliki kontribusi besar terhadap pengembangan pendidikan tinggi, baik dalam kebijakan, filantropi, maupun pembangunan infrastruktur.

Kategori lainnya adalah Dosen dengan Karya Ilmiah Terbaik yang mencakup bidang sains dan teknologi, sosial humaniora, ilmu agama, serta karya kemasyarakatan. Secara keseluruhan kategori ini mencakup 18 bidang ilmu.

Penghargaan juga diberikan kepada Tenaga Kependidikan Terbaik atas kontribusi dalam layanan dan pengabdian institusi, serta Lembaga atau Pusat Studi Terbaik dalam bidang inovasi, kerja sama, dan pengembangan komunitas.

Tidak hanya itu, kategori Mahasiswa Berprestasi juga disiapkan untuk memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang memiliki capaian di bidang akademik, olahraga, keagamaan, serta kategori Duta PTNU.

“Anugerah ini menjadi bentuk pengakuan atas dedikasi dan capaian sivitas akademika yang terus berkhidmat dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan kontribusi kepada masyarakat,” jelasnya.

Bahas Masa Depan Pendidikan Tinggi NU

Selain penganugerahan penghargaan, kegiatan ini juga akan diawali dengan seminar nasional yang menghadirkan Muhammad Nuh sebagai keynote speaker. Ia dijadwalkan memaparkan tantangan perguruan tinggi dalam sepuluh tahun mendatang serta peran PTNU dalam menjawab dinamika tersebut.

Seminar tersebut menghadirkan sejumlah rektor dari berbagai PTNU untuk membahas pembaruan kurikulum, metode pembelajaran, serta penguatan ekosistem riset dan inovasi di lingkungan perguruan tinggi Nahdlatul Ulama.

Melalui rangkaian seminar dan penghargaan ini, LPT PBNU berharap PTNU dapat semakin adaptif, kolaboratif, dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjawab berbagai tantangan kebangsaan di masa depan.

Untuk diketahui, Keynote Speaker Seminar Nasional ini adalah Prof Muhammad Nuh, yang akan memaparkan tema tentang tantangan perguruan tinggi dalam sepuluh tahun mendatang serta peran PTNU dalam menjawab dinamika tersebut.

Untuk sesi pertama bertema Pembaruan Kurikulum dan Metode Pembelajaran akan menghadirkan Rektor Universitas Islam Makassar Muammar Bakry, Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) Fatkul Anam, dan Rektor Universitas Islam Malang (UNISMA) Junadi Mistar. Sesi ini akan dimoderatori oleh Baiq Mulianah dari UNU Nusa Tenggara Barat.

Sementara sesi kedua bertema Membangun Ekosistem Riset dan Inovasi akan menghadirkan Rektor UNU Kalimantan Timur Hamdani, Rektor Universitas Wahid Hasyim Semarang Helmy Purwanto, dan Rektor UNUSA Tri Yogi Yuwono. Sesi ini dimoderatori oleh Ali Formen.

Usai seminar, seluruh pimpinan PTNU juga diminta menyampaikan pandangan tertulis yang akan dikompilasi dan dibahas dalam sesi perumusan rekomendasi yang dipimpin oleh Abu Amar Bustomi, Rektor UNU Pasuruan.

Penulis: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: Makhfud Syawaludin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bantu Warga Mudik, Pemkab Pasuruan Sediakan Enam Rute dengan 240 Kursi

    Bantu Warga Mudik, Pemkab Pasuruan Sediakan Enam Rute dengan 240 Kursi

    • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Bangil, NU Pasuruan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) setempat membuka Program Mudik Gratis Lebaran 2026 bagi masyarakat. Program ini dilaksanakan bekerja sama dengan Polres Pasuruan. Sebanyak enam unit bus disiapkan dengan total kapasitas 240 kursi untuk melayani pemudik menuju berbagai daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Program ini terbuka bagi warga […]

  • Dukung Olahan Susu untuk Keluarga dan Dijual, Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Gelar Seminar

    Dukung Olahan Susu untuk Keluarga dan Dijual, Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Gelar Seminar

    • calendar_month Sab, 16 Sep 2023
    • visibility 429
    • 0Komentar

    Lumbang, NU PasuruanMahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan dengan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi kelompok 4 mendukung warga mengolah susu untuk keluarga dan dijual. Dukungan itu diwujudkan dengan menggelar Seminar Pengolahan Susu di Balai Desa Panditan, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, Ahad (13/8/2023). Bimtek terlaksana bekerja […]

  • Wanita Yang Tak Lemah (Puisi)

    Wanita Yang Tak Lemah (Puisi)

    • calendar_month Ming, 14 Mar 2021
    • visibility 543
    • 0Komentar

    Rekanita,Perjuangan masih panjangAku mengerti,Jadi seorang perempuan tidaklah mudahSering kali hak-haknya disepelekan Rekanita kuJadilah wanita yang tangguhGapailah impian serta citamuJangan pedulikan ia yang ingin merusak segala impian dihatimu Aku tahu,Menjadi wanita organisasi itu tidaklah mudah.Aku paham,Menjadi wanita yang tangguh pun rasanya tak mudah Namun RekanitaSampai kapan kita terus menerus berdiam diriSedangkan hak-hak kita rasanya sangat terbatasKita […]

  • Raker Ma’arif NU Pasuruan Bahas Sinergi Pendidikan Berbasis Keluarga

    • calendar_month Sen, 28 Jan 2019
    • visibility 406
    • 0Komentar

    KH. Mujib Imron, selaku ketua PC LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan, menegaskan fokus pembahasan program Ma’arif NU tahun 2019 adalah memperkuat sinergi Pendidikan berbasis Keluarga. “Kata kuncinya adalah memperkuat pembangunan keluarga yang agamis, terdidik, dan sehat,” jelas Pengasuh Ponpes Alyasini Pasuruan tersebut dalam kegiatan evaluasi & rapat kerja (raker) Pimpinan Cabang Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul […]

  • Hadiri Halalbihalal,Pendamping PPH ISNU Pasuruan Mendapatkan Penghargaan dari LSH ISNU Jatim

    Hadiri Halalbihalal,Pendamping PPH ISNU Pasuruan Mendapatkan Penghargaan dari LSH ISNU Jatim

    • calendar_month Sen, 13 Mei 2024
    • visibility 567
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Lembaga Solusi Halal (LSH) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan Halal Bihalal dan Rapat Koordinasi di Hotel Suite Kota Surabaya, Ahad (12/6/2024). Dalam acara tersebut para pendamping Proses Produksi Halal (PPH)  yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur diberikan rewads diantaranya ISNU Kabupaten Pasuruan. Ketua PC […]

  • Pesan KH Imron Mutamakkin di Istighosah Jum’at Legi PCNU Pasuruan

    Pesan KH Imron Mutamakkin di Istighosah Jum’at Legi PCNU Pasuruan

    • calendar_month Rab, 20 Nov 2024
    • visibility 706
    • 0Komentar

    Pohjentek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar istighosah rutin, di aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Jum’at (18/11/2024). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron  Mutamakkin mengatakan, momentum hari santri merupakan kesatuan dari hari pahlawan tepatnya berawal dari 22 Oktober resolusi jihad yang kemudian menjadi peperangan di 10 November. “Salah satu dari meletusnya perang […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca