Breaking News
light_mode

Di Haul ke-4, Gus Lutfi Ungkap Kisah Teladan Kiai Muzayyin

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sab, 8 Apr 2023
  • visibility 1.424
  • comment 0 komentar

Gondangwetan, NU Pasuruan
Pondok Pesantren (Ponpes) Assholach Kejeron, Dusun Podokaton, Desa Bayeman, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, menggelar Haul ke-4 pendiri ponpes, Almaghfurlah KH Achmad Muzayyin Zein, Jumat (7/4/2023).

Pengasuh Ponpes, Gus Lutfil Hakim menyampaikan, kegiatan haul ini sebagai bentuk kecintaan kepada Almaghfurlah KH Achmad Muzayyin Zein.

“Kita hadir di haul karena cinta kepada almaghfurlah. Di akhirat nanti, insyaallah kita semua akan bersama dengan orang yang kita cintai,” imbuhnya.

Menurutnya, hal itu sebagaimana dialog antara Rasulullah dengan seorang Badui. Dimulai dengan pertanyaan perihal kapan hari kiamat tiba.

Hingga ditanya tiga kali, Rasulullah tidak menjawab. Malah bertanya. Apa yang kamu persiapkan di hari kiamat nanti?

“Amal saya biasa-biasa saja. Saya mengandalkan perasaan cinta kepada Allah dan Rasullullah. Jawab Badui. Rasulullah membalas, anta maaman ahbabta,” kata ketua Aswaja NU Center NU Kabupaten Pasuruan itu.

Gus Lutfi juga menceritakan, beberapa teladan Almaghfurlah semasa hidup. Seperti suka menolong, dermawan, dan selalu berhasil menyenangkan hati orang lain.

“Beliau juga sering dawuh. Senengo gampangno wong (Suka atau bahagia lah dalam mempermudah atau membantu orang) dan ojo jalu’an, senengo nguwehi (Jangan suka meminta, senanglah memberi),” ujarnya.

Dirinya juga mengungkapkan, alasan kenapa harus mencintai para ulama. Sebab para ulama dapat membimbing umat menuju surga kelak di akhirat.

“Semoga kita semua bisa selamat di dunia dan di akhirat dengan mencintai Almaghfurlah KH Achmad Muzayyin Zein,” tandas mantan ketua Lembaga Bahtsul Masail NU Kabupaten Pasuruan itu.

Penulis: Mukhammad Nur Zakariya
Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua ISNU Pasuruan  Jelaskan Tiga Prinsip Dasar yang Harus Dimiliki Pendidik

    Ketua ISNU Pasuruan Jelaskan Tiga Prinsip Dasar yang Harus Dimiliki Pendidik

    • calendar_month Sen, 20 Jan 2025
    • visibility 1.302
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama ISNU Kabupaten Pasuruan Ahmad Adib Muhdi mengatakan, ada tiga prinsip yang dasar yang harus dipegang pendidik. Ketiga prinsip tersebut adalah berprilaku religius, beradaptasi dan cermat. Penegasan itu disampaikan pada saat dialog interaktif di Pondok Pesantren Roudlotul Mutaalimin Mutaalimat desa Raci kecamatan Bangil kabupaten Pasuruan, […]

  • Kenapa Rasulullah Perlu Disholawati?

    Kenapa Rasulullah Perlu Disholawati?

    • calendar_month Rab, 7 Apr 2021
    • visibility 1.338
    • 1Komentar

    Nu Pasuruan Ada sebagian orang orientalis mengeluarkan sedikit statement yang menggelitik, bahwa Nabi Muhammad SAW bukanlah seorang nabi karena masih perlu didoakan (disholawati) oleh ummatnya. Mereka juga beranggapan bukankah nabi itu ma’shum dan sudah pasti masuk surga? Untuk apalagi nabi didoakan?. Sementara dalam Al-Qur’an umat islam diminta untuk bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagaimana Allah […]

  • Di PKD ke-XX, PMII Ngalah Berkomitmen Cetak Kader Loyalis Kemanusiaan

    Di PKD ke-XX, PMII Ngalah Berkomitmen Cetak Kader Loyalis Kemanusiaan

    • calendar_month Sel, 5 Jul 2022
    • visibility 1.089
    • 0Komentar

    Pandaan, NU Pasuruan Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Ngalah Universitas Yudharta Pasuruan (UYP) menggelar Pelatihan Kader Dasar (PKD) ke-XX di Pondok Pesantren Nurul Jadid, Dusun Kemlandingan, Desa Wedoro, Kecamatan Pandaan, Kamis-Ahad (30/06-03/07/2022). Ketua Pelaksana Rere Ryan Tonio menyampaikan, harapan mengusung tema pelatihan “Orang Alim adalah Orang Yang Mengamalkan Ilmunya”. “Melahirkan kader yang […]

  • Menuju 23 Madrasah Inovatif, Ma’arif NU Pasuruan Gelar Program Pendampingan

    • calendar_month Rab, 4 Jul 2018
    • visibility 1.013
    • 0Komentar

    Dalam upaya meningkatkan mutu Pendidikan dan Merintis Sekolah/Madrasah Unggulan, Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (PC. LP. Ma’arif NU) Kabupaten Pasuruan gelar Program Pendampingan Sekolah/Madrasah Inovasi Unggulan, Jum’at-Sabtu, 29-30 Juni 2018 bertempat di SMA Excellent Al-Yasini Kompleks Pondok Pesantren Al-Yasini Areng-Areng Wonorejo Pasuruan.

  • Gali Bakat, Lesbumi Pasuruan Gelar Lomba Kaligrafi dan Puisi

    Gali Bakat, Lesbumi Pasuruan Gelar Lomba Kaligrafi dan Puisi

    • calendar_month Sab, 31 Agu 2024
    • visibility 546
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia Nahdlatul Ulama (Lesbum NU) Kabupaten Pasuruan menggelar lomba kaligrafi dan puisi di Pondok Pesantren Quin Hidayatullah, Tampung, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Jum’at (30/08/2024). Ketua PC Lesbumi Kabupaten Pasuruan Gus Yazid Tamim mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menggali bakat minat generasi muda dan […]

  • Dukung Pembentukan Destana, LPBINU Pasuruan Gelar Pelatihan Fasilitator dan Community Organizer

    Dukung Pembentukan Destana, LPBINU Pasuruan Gelar Pelatihan Fasilitator dan Community Organizer

    • calendar_month Jum, 23 Jun 2023
    • visibility 390
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPengurus Cabang (PC) Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Kabupaten Pasuruan menggelar Pelatihan Fasilitator dan Community Organizer (CO) Desa Tangguh Bencana (Desatana), Sabtu-Ahad (17-18/6/2023). Kegiatan dipusatkan di Lantai 3, Gedung Rektorat Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan, Jl Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek. Pelatihan diikuti 40 relawan delegasi dari seluruh […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca