Breaking News
light_mode

Di Kajian Kopri Pasuruan Ungkap Cara Melawan Stigma

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Rab, 29 Jun 2022
  • visibility 1.085
  • comment 0 komentar

Gondangwetan, NU Pasuruan

Pengurus Cabang (PC) Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) Pasuruan menggelar Kajian Kopri Pasuruan secara online, Selasa (28/6/2022). Kali ini, mengambil topik “Menjadi Berani Versi Diri Kita Sendiri”.

Sekretaris Kaderisasi PC Kopri Fatimatuz Zahro menuturkan, sering kali perempuan dihadapkan pada standar-standar yang berkembang di masyarakat. Dari bentuk tubuh, penampilan, dan kecerdasan. Lebih-lebih, standar itu melahirkan stigma perempuan tidak lebih baik daripada laki-laki.

“Kajian ini untuk mengenali stigma pada perempuan. Mendiskusikan pentingnya mengenali diri. Memahami pentingnya perempuan untuk berani membicarakan hak-hak nya dan mendobrak stigma tersebut,” tuturnya saat menjadi moderator kajian.

Sementara itu, Narasumber Kajian Kopri Pasuruan Wanda Roxanne Ratu Pricillia, mengajak para peserta untuk berbagi pengalaman stigma yang pernah dialami.

“Semua orang mengalami stigmatisasi baik perempuan maupun laki-laki. Seperti stigma laki-laki tidak boleh menangis. Perempuan lajang itu perempuan pilih-pilih. Laki-laki dominan thinking, perempuan dominan feeling,” ujarnya usai mendengarkan jawaban peserta.

Menurutnya, mengenali dan memahami diri adalah cara keluar dari stigma-stigma. Memahami diri perlu mengetahui Self–esteem, sebuah pengalaman yang hangat dalam diri, menilai diri apa adanya dan tanpa bersaing dengan orang lain.

“Ajari dia untuk tidak menguniversalkan standar atau pengalamannya sendiri. Ajari dia bahwa standarnya hanya untuk dirinya sendiri. Bukan untuk orang lain. Ini satu-satunya bentuk kerendahan hati yang diperlukan. Kesadaran bahwa perbedaan itu normal,” pungkas Mahasiswa Magister Kajian Gender Universitas Indonesia.

Penulis: Nur Rizky Amania

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Makna Tradisi Mitoni Bagi Warga Purwosari Pasuruan

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
    • visibility 1.509
    • 0Komentar

    Tepatnya di desa tejowangi kecamatan Purwosari-Pasuruan, adat jawa mitoni atau juga disebut tingkeban yaitu tujuh bulanan usia kehamilan masih dilestarikan. Acara mitoni merupakan prosesi adat Jawa yang ditujukan pada ibu yang kandungannya mencapai usia tujuh bulan kehamilan. Mitoni sendiri berasal dari kata “pitu” yang artinya adalah angka tujuh. Meskipun begitu, pitu juga dapat diartikan sebagai […]

  • Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Kelola 1,2 Ton Limbah Sapi Jadi Pot Bunga dan Batu Paras

    Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Kelola 1,2 Ton Limbah Sapi Jadi Pot Bunga dan Batu Paras

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • visibility 771
    • 0Komentar

    Lekok, NU Pasuruan Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan dan STAI Salahuddin Pasuruan berhasil mengelola limbah kotoran sapi menjadi produk ramah lingkungan di Kecamatan Lekok. Camat Lekok, Sulhi mengatakan wilayah Kecamatan Lekok memiliki potensi ternak sapi cukup tinggi dengan populasi mencapai 23.762 ekor. Kondisi ini berpotensi menimbulkan limbah ternak sekitar 460 ton per hari yang […]

  • Begini Panduan Idul Adha di Masa COVID-19 PCNU Kab. Pasuruan

    Begini Panduan Idul Adha di Masa COVID-19 PCNU Kab. Pasuruan

    • calendar_month Kam, 30 Jul 2020
    • visibility 848
    • 0Komentar

    Hari raya Idul Adha pada tahun ini akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, perayaan hari Raya Idul Adha tahun 1441 H ini berlangsung di tengah pandemi Covid-19. Berkenaan dengan hal tersebut PCNU Kab. Pasuruan mengeluarkan himbauan kepada seluruh warga NU khususnya warga NU Kab. Pasuruan dalam melaksanakan ibadah di Hari raya Idul Adha ini. Berikut […]

  • Komunitas Jagongan 1926 Gowes Bareng ke Stadion Delta Sidoarjo

    Komunitas Jagongan 1926 Gowes Bareng ke Stadion Delta Sidoarjo

    • calendar_month Sen, 6 Feb 2023
    • visibility 1.257
    • 0Komentar

    Rejoso, NU PasuruanJamaah Gowes Sarungan (Jagongan) 1926 bersepeda menuju lokasi Puncak Resepsi Satu Abad Nahdlatul Ulama (1 Abad NU) di Stadion Gelora Delta Sidorajo. “Nahdliyyin tentu tidak ingin kehilangan momen 1 Abad NU,” imbuh KH Abdulloh Nasih Nashor selaku ketua Jagongan 1926 kepada NU Pasuruan, Senin (6/2/2023). Dirinya menyampaikan, rute gowes mengikuti rute Napak Tilas […]

  • KH Ma’sum Hasyim : Ilmu Merupakan Kunci Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

    KH Ma’sum Hasyim : Ilmu Merupakan Kunci Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

    • calendar_month Rab, 12 Mar 2025
    • visibility 1.188
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Dalam dunia ini ada tiga model kehidupan pertama hidup kaya di dunia hidup kaya di akhirat, kedua hidup di dunia tetapi masuk neraka dahulu kemudian masuk surga, ketiga hidup miskin di dunia tetapi langsung masuk surga. Hal itu disampaikan oleh Penanggung Jawab (Pj)Rais Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PCNU Kabupaten Pasuruan KH […]

  • Bersihkan Sampah Sisa Banjir Bersama Warga, Begini Kesan Mahasiswa ITSNU Pasuruan

    Bersihkan Sampah Sisa Banjir Bersama Warga, Begini Kesan Mahasiswa ITSNU Pasuruan

    • calendar_month Sab, 29 Jan 2022
    • visibility 1.147
    • 0Komentar

    Lekok, NU PasuruanMahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan bersama warga melakukan Kerja Bakti membersihkan sampah sisa banjir di Dusun Bong Tengah Desa Tambak Lekok Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan Sabtu (22/01/2022). Mahasiswa ITSNU Pasuruan Saifuddin Ahmad menyampaikan, sangat bersemangat untuk meringankan beban warga terdampak banjir dengan membersihkan sisa sampah […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca