Breaking News
light_mode

Di Kajian Kopri Pasuruan Ungkap Cara Melawan Stigma

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Rab, 29 Jun 2022
  • visibility 1.002
  • comment 0 komentar

Gondangwetan, NU Pasuruan

Pengurus Cabang (PC) Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) Pasuruan menggelar Kajian Kopri Pasuruan secara online, Selasa (28/6/2022). Kali ini, mengambil topik “Menjadi Berani Versi Diri Kita Sendiri”.

Sekretaris Kaderisasi PC Kopri Fatimatuz Zahro menuturkan, sering kali perempuan dihadapkan pada standar-standar yang berkembang di masyarakat. Dari bentuk tubuh, penampilan, dan kecerdasan. Lebih-lebih, standar itu melahirkan stigma perempuan tidak lebih baik daripada laki-laki.

“Kajian ini untuk mengenali stigma pada perempuan. Mendiskusikan pentingnya mengenali diri. Memahami pentingnya perempuan untuk berani membicarakan hak-hak nya dan mendobrak stigma tersebut,” tuturnya saat menjadi moderator kajian.

Sementara itu, Narasumber Kajian Kopri Pasuruan Wanda Roxanne Ratu Pricillia, mengajak para peserta untuk berbagi pengalaman stigma yang pernah dialami.

“Semua orang mengalami stigmatisasi baik perempuan maupun laki-laki. Seperti stigma laki-laki tidak boleh menangis. Perempuan lajang itu perempuan pilih-pilih. Laki-laki dominan thinking, perempuan dominan feeling,” ujarnya usai mendengarkan jawaban peserta.

Menurutnya, mengenali dan memahami diri adalah cara keluar dari stigma-stigma. Memahami diri perlu mengetahui Self–esteem, sebuah pengalaman yang hangat dalam diri, menilai diri apa adanya dan tanpa bersaing dengan orang lain.

“Ajari dia untuk tidak menguniversalkan standar atau pengalamannya sendiri. Ajari dia bahwa standarnya hanya untuk dirinya sendiri. Bukan untuk orang lain. Ini satu-satunya bentuk kerendahan hati yang diperlukan. Kesadaran bahwa perbedaan itu normal,” pungkas Mahasiswa Magister Kajian Gender Universitas Indonesia.

Penulis: Nur Rizky Amania

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buruan Daftar! LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan Gelar Olimpiade Ma’arif 2025

    Buruan Daftar! LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan Gelar Olimpiade Ma’arif 2025

    • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
    • visibility 991
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama Kabupaten Pasuruan membuka pendaftaran Olimpiade Ma’arif 2025. Pendaftaran tidak dipungut biaya dan akan ditutup pada 13 September 2025. Informasi lengkap, termasuk kisi-kisi materi lomba, bisa diakses melalui tautan resmi panitia di s.id/OlimpiadeMaarif. Ajang ini digelar dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-96 LP […]

  • Pelantikan, PCNU Kab. Pasuruan Galang Dana Korban Semeru

    Pelantikan, PCNU Kab. Pasuruan Galang Dana Korban Semeru

    • calendar_month Sen, 6 Des 2021
    • visibility 857
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten melakukan galang dana untuk korban erupsi gunung semeru dalam kegiatan Pelantikan di Graha PCNU, Desa Warung Dowo, Kecamatan Pohjentrek, Ahad (05/12/2021). Sekretaris PCNU Kabupaten Pasuruan KH Saiful Anam Chalim, mengucapkan syukur atas kekompakan pengurus yang dilantik tadi malam. Lantaran donasi dalam waktu singkat bisa terkumpul […]

  • 200 Pendekar Pagar Nusa Ikuti Latgab di Pantai Wisata Karang Hitam Lekok

    200 Pendekar Pagar Nusa Ikuti Latgab di Pantai Wisata Karang Hitam Lekok

    • calendar_month Sab, 17 Okt 2020
    • visibility 1.182
    • 0Komentar

    Pagar Nahdlatul Ulama dan Bangsa (Pagar Nusa) merupakan Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama (NU) yang bertugas membentengi Kader dan kyai-kyai Nahdlatul Ulama (NU) serta Bangsa Indonesia dari segala bentuk yang merongrong kedaulatan Republik Indonesia dengan keterampilan khusus berupa pencak silat. Adapun pencak silat yang dipelajari tersebut merupakan hasil pengembangkan dan pelestarikan pencak silat warisan wali […]

  • LPTNU Pasuruan Fasilitasi Implementasi MBKM dengan Pemerintah dan Dunia Usaha

    LPTNU Pasuruan Fasilitasi Implementasi MBKM dengan Pemerintah dan Dunia Usaha

    • calendar_month Kam, 17 Feb 2022
    • visibility 888
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanLembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) Kabupaten Pasuruan berkomitmen menfasilitasi sinergitas Perguruan Tinggi Swasta se Pasuruan Raya dengan Dunia Usaha dalam implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). “Ini kami sedang melakukan Rapat Koordinasi untuk sinergi antar pimpinan perguruan tinggi se Pasuruan dalam implementasi MBKM,” ujar Abu Amar Busthomi selaku Ketua LPTNU Kabupaten kepada […]

  • Sound Horeg Jadi Sorotan, PCNU Pasuruan Siap Fasilitasi Pertemuan dengan Bupati

    Sound Horeg Jadi Sorotan, PCNU Pasuruan Siap Fasilitasi Pertemuan dengan Bupati

    • calendar_month Jum, 25 Sep 2026
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin menyatakan komitmennya mengawal aspirasi para ulama, pengasuh pesantren, dan tokoh masyarakat terkait fenomena sound horeg dalam kegiatan karnaval yang dinilai mengganggu ketertiban dan berpotensi bertentangan dengan nilai-nilai keagamaan. “Hari ini kita berkumpul di Pondok Pesantren Ar-Riyadh untuk menyikapi hal yang meresahkan, […]

  • Haul KH Abdul Hamid tahun 2024 : Berikut Rangkaian Acaranya

    Haul KH Abdul Hamid tahun 2024 : Berikut Rangkaian Acaranya

    • calendar_month Kam, 12 Sep 2024
    • visibility 3.069
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Rangkaian Haul ke-43 KH Abdul Hamid bin Abdullah bin Umar yakni pada hari Sabtu (14/09/2024). Bagi para jamaah yang hendak hadir bisa menyesuaikan dengan susunan acara yang sudah ada. KH Abdul Hamid Pasuruan atau yang lebih dikenal dengan Mbah Hamid Pasuruan merupakan figur yang tidak pernah membanggakan keturunan tetapi selalu menjaga agar […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca