Breaking News
light_mode

Difitnah, Ketum PMII Pasuruan Akan Tempuh Jalur Hukum

  • account_circle Makhfud Syawaludin
  • calendar_month Sel, 3 Okt 2023
  • visibility 697
  • comment 1 komentar

Sukorejo, NU Pasuruan

Ketua Umum (Ketum) Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pasuruan Nur Rizky Amania menyatakan, kecewa atas fitnah yang menimpa diri dan organisasi yang dipimpinnya.

“Informasi yang beredar di media online itu tidak benar. Fitnah,” tegasnya kepada NU Pasuruan, Selasa (3/10/2023).

Dirinya juga menjelaskan kronologi kejadian. Ia tiba di Graha Pergerakan PMII setelah rapat persiapan Kelas Penggerak GUSDURian (KPG) di rumah salah satu penggerak Komunitas Gitu Saja Kok Repot (KGSKR) di Dusun Kedanten, Desa Wonokoyo, Kecamatan Beji.

“Misalnya, disebut berada di graha sejak sore. Padahal saya tiba di graha pukul 23.30 WIB setelah rapat GUSDURian,” imbuhnya.

Alumni Madrasah Diniyah (Madin) Miftahul Ulum Brambang itu juga menjelaskan tujuan datang ke graha pergerakan. Yakni membeli token listrik kantor dan mempersiapkan beberapa agenda kegiatan.

“Saya menginap di graha karena pagi harus menyebar proposal Sekolah Kader Kopri (SKK) kepada alumni di Bangil. Siangnya ada acara di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), juga di Bangil,” ujarnya.

Ketika Ketua RT 001 RW 005 Desa Oro-oro Ombo Kulon Desa Rembang Sumitro datang ke graha, dirinya sedang menyusun konsep Kerangka Acuan Kegiatan (KAK) KPG dan persiapan rencana agenda PC PMII Pasuruan.

“Pak RT bertanya dan sudah saya jawab dengan baik. Beres. Tiba-tiba senin pagi ada berita beredar penggerebekan di graha. Saya kaget sekali,” kesannya.

Ia menambahkan, akan melakukan usaha-usaha untuk menyelesaikan fitnah itu. Agar nama baik pribadi dan organisasi PMII Pasuruan pulih kembali.

“Kami akan meminta media itu untuk menghapus berita dan meminta penyebar KTP tanpa seizin saya untuk minta maaf. Bila perlu, kami akan menempuhnya melalui jalur hukum,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Oro-oro Ombo Hariono mendukung upaya PMII untuk menempuh jalur hukum. Sebab ada unsur pencemaran nama baik seseorang, organisasi, dan penyebaran dokumen pribadi tanpa seizin pemilik.

“Kalau memang ada kejadian sebagaimana yang diberitakan, mestinya saya tahu,” imbuh Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) NU Bangil itu.

Diketahui, Sumitro bukan Ketua RT tempat berdirinya Graha Pergerakan PMII Pasuruan. Graha berada dalam wilayah RT 003 RW 005.

Penulis: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: Makhfud Syawaludin

Komentar (1)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UNU Pasuruan Berangkatkan Peserta PMM 2026, Mahasiswa Diminta Bangun Kolaborasi dengan Masyarakat

    UNU Pasuruan Berangkatkan Peserta PMM 2026, Mahasiswa Diminta Bangun Kolaborasi dengan Masyarakat

    • calendar_month Ming, 19 Jul 2026
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan melepas peserta Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) 2026 di Aula KH Achmad Djufri, Graha NU Pasuruan, Sabtu (18/07/2026). Rektor UNU Pasuruan Abu Amar Bustomi, menegaskan bahwa Program Mahasiswa Mengabdi bukan sekadar Kuliah Kerja Nyata (KKN), melainkan “kuliah kehidupan nyata” yang mengajarkan […]

  • LKKNU Pasuruan Bantu Isbat Nikah 65 Pasangan di Kecamatan Lumbang

    LKKNU Pasuruan Bantu Isbat Nikah 65 Pasangan di Kecamatan Lumbang

    • calendar_month Jum, 28 Jan 2022
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Lumbang, NU PasuruanLembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Sidang Keliling Isbat Nikah di Aula Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Lumbang, Kamis (27/01/2022). Ketua LKKNU Kabupaten Pasuruan Ustadz Nur Khotib menyampaikan, kegiatan itu bertujuan untuk membantu pasangan suami istri yang belum memiliki surat nikah. “Agar pengurusan […]

  • Begini Rasanya Upacara Bendera Raksasa di Dam Pleret

    Begini Rasanya Upacara Bendera Raksasa di Dam Pleret

    • calendar_month Ming, 21 Agu 2022
    • visibility 1.007
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Bagi warga kota dan Kabupaten Pasuruan, seperti sudah tidak asing dengan destinasi wisata Dam Pleret 1904. Destinasi wisata air yang terletak di Dusun Magersari, Desa Pleret, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. Di sana, juga sedang dibudidayakan Labu Madu untuk menunjang pengembangan wisata. Lebih dari itu, sudah sejak tahun 2012, setiap tanggal 17 Agustus, […]

  • ISNU Pasuruan Buka Rekrutmen Pendamping Halal, Ajak Masyarakat Berdayakan UMKM

    ISNU Pasuruan Buka Rekrutmen Pendamping Halal, Ajak Masyarakat Berdayakan UMKM

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • visibility 1.171
    • 1Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar open rekrutmen Pendamping Proses Produk Halal (PPH) yang akan berlangsung mulai 15 hingga 30 Juni 2025 mendatang. Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan, Ahmad Adib Muhdi, mengatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari ikhtiar mewujudkan target nasional dalam sertifikasi halal, khususnya bagi […]

  • IGRAMNU Pasuruan Kenalkan Rukun Islam Ke-Lima Melalui Parade Manasik Haji

    • calendar_month Sel, 11 Sep 2018
    • visibility 888
    • 1Komentar

    Sebagai sarana pengenalan kepada anak anak tentang pelaksanaan rukun islam ke lima, IGRAMNU (Ikatan Guru RA Muslimat NU) wilayah Timur yang meliputi Kecamatan Rejoso, Grati, Nguling, Lekok, Lumbang dan Winongan mengadakan parade manasik Haji anak anak RA dan TK yang dilaksanakan di lapangan Kolatmar Grati. Kegiatan yang diikuti oleh 5976 siswa siswi dari 105 RA binaan […]

  • Begini Toleransi yang Dikritik oleh Gus Dur

    Begini Toleransi yang Dikritik oleh Gus Dur

    • calendar_month Rab, 6 Des 2023
    • visibility 1.395
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Komunitas Gitu Saja Kok Repot Pasuruan (KGSKR) GUSDURian Pasuruan menggelar Kajian Gus Dur (KGD) dengan mengulas tulisan KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur yang berjudul “Toleransi dan Batasannya,” secara virtual, Rabu (29/11/2023). Koordinator Wilayah (Korwil) Jaringan GUSDURian Imam Maliki menyebutkan kritik Gus Dur atas pemaknaan toleransi yang setengah hati. Bahwa toleransi itu […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca