Breaking News
light_mode

Gelar Ngidam, IPNU IPPNU Fasilitasi Mahasiswa Baru

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Rab, 23 Okt 2024
  • visibility 1.200
  • comment 0 komentar

Kejayan, NU Pasuruan

Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) dan Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (STAIS) Pasuruan menggelar Ngaji Dunia Mahasiswa ( Ngidam)  pelatihan pembuatan makalah dan power point, di aula Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kejayan Pasuruan, Ahad (20/10/2024).

Ketua PK IPNU UNU STAIS Pasuruan Muhammad Hadziq mengatakan bahwasannya kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi mahasiswa baru dalam fase transisi dari siswa menjadi mahasiswa.

“Sesama mahasiswa sudah selayaknya saling merangkul dan membantu maka dari itu tugas kami yakni merangkul seluruh mahasiswa tersebut,”ujarnya.

Sejalan dengan itu ketua pelaksana Ahmad Nasafi mengatakan, tujuan utama diadakan kegiatan ini untuk menjalin hubungan baik dengan mahasiswa baru tentunya dengan membekali mereka bagaimana membuat makalah dan ppt yang baik.

“Sebagai wadah pengkaderan IPNU IPPNU tugas kita adalah menfasiitasi dan mengenalkan jenjang pengkaderan di IPNU IPPPNU,” tambahnya.

Disisi lain ketua Pengurus Cabang (PC) Lembaga Ta’lif Wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Kabupaten Pasuruan Makhfud Syawaludin, mengatakan rasa optimisme tinggi menjadi bahan utama menuju keterampilan yang baik dalam penulisan karya ilmiah.

“Sebagai mahasiswa kita harus mendaya gunakan pikiran dengan banyak membaca literatur untuk membuat karya tulis ilmiah,” terangnya.

Dosen UNU Pasuruan tersebut mengatakan, dalam membuat karya tulis ilmuah, tidak sekadar mengutip referensi tetapi, perlu pembahasan dan konfirmasi yang sesuai dengan tujuan pembahasan. “Relefansi argumentasi teori sangat diperhatikan agar tidak ada kekeliruan sehingga mengakibatkan sulit dipahami,” jelasnya.

Menurutnya perkembangan teknologi seperi Artificial Intelligence AI  diciptakan untuk membantu manusia, kalau teknologi menjadikan manusia malas membaca dan bahkan dijadikan sebagai alat kejahatan, Dibutuhkan penyaringan bisa kita sebut seperti corong sebagai filterisasi dalam mengkajinya

“Tentu dengan adanya AI jangan sampai tumpul dalam berfikir melainkan harus berfikir agar lebih baik lagi,”harapanya.

Penulis : Muhammad Subhan

Editor : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rais PBNU KH Azizi Hasbulloh: Peraturan Pemerintah tentang Tembakau Terlalu Berlebihan

    Rais PBNU KH Azizi Hasbulloh: Peraturan Pemerintah tentang Tembakau Terlalu Berlebihan

    • calendar_month Rab, 8 Feb 2023
    • visibility 515
    • 0Komentar

    Bangil, NU Pasuruan Rais Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Azizi Hasbulloh menilai, Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan Yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan, terlalu berlebihan. “Peraturan terkait rokok ini sudah berlebihan. Rokok seakan-akan dianggap sebagai (satu-satunya) pembunuh,” ujarnya disela-sela Bahtsul Masail di Pondok Pesantren Canga’an, Kecamatan Bangil, […]

  • Berikut Bacaan Bilal  dan Jawabannya Serta Doa Shalat Tarawih dan Witir

    Berikut Bacaan Bilal dan Jawabannya Serta Doa Shalat Tarawih dan Witir

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • visibility 640
    • 0Komentar

    Salah satu ibadah yang hanya dilaksanakan pada bulan suci Ramadhan adalah shalat Tarawih. Ketika Ramadhan tiba, hampir di setiap masjid dipadati jamaah yang melaksanakan shalat Tarawih secara berjamaah sebagai bentuk ketaatan dan upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT. Shalat Tarawih menjadi amalan malam yang memiliki kedudukan istimewa dalam rangkaian ibadah Ramadhan. Selain menghadirkan suasana spiritual […]

  • Muslimat dan Fatayat Lumbang Gelar Konferancab Serentak

    Muslimat dan Fatayat Lumbang Gelar Konferancab Serentak

    • calendar_month Sen, 24 Jun 2024
    • visibility 756
    • 0Komentar

    Lumbang, NU Pasuruan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat dan Muslimat Kecamatan Lumbang menggelar Konferensi Anak Cabang (Konferancab) di kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan Ahad (23/06/2024). Dalam acara tersebut Siti Zainab terpilih menjadi ketua PAC Muslimat, sementara Hidayati terpilih sebagai Ketua PAC Fatayat Kecamatan Lumbang secara aklamasi masa khidmat 2024-2029. […]

  • Dilantik, Anak Ranting dan PRNU Sengonagung Diminta Rumuskan Program dengan Tiga W

    Dilantik, Anak Ranting dan PRNU Sengonagung Diminta Rumuskan Program dengan Tiga W

    • calendar_month Ming, 11 Sep 2022
    • visibility 849
    • 0Komentar

    Purwosari, NU Pasuruan Pengurus Anak Ranting Nahdlatul Ulama (PARNU) dan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Sengonagung, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan secara serentak resmi dilantik, Jumat (09/09/2022). Kegiatan pelantikan dipusatkan di Masjid Rousdy, Roudhotul Mustarsyidiin, Dusun Kembang Kuning, Desa Sengonagung, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Gus H […]

  • Manut Kiai, PAC IPNU-IPPNU Sukorejo Ikhtiar Lahir Batin Cegah Covid-19

    • calendar_month Sab, 28 Mar 2020
    • visibility 726
    • 0Komentar

    Dewan Koordinasi Anak Cabang (DKAC) Corps Brigade Pembangunan (CBP) dan Korp Pelajar Putri (KPP) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Sukorejo, terlibat aktif dalam upaya pencegahan covid-19, baik dalam usaha lahir dan batin. Pertama, dimulai pada tanggal 28 Maret 2020 dengan titik awal penyemprotan disinfektan dari Pondok Pesantren […]

  • NU & UNICEF Bekerjasama Sosialisasikan Kebiasaan Baru Di Kabupaten Pasuruan

    NU & UNICEF Bekerjasama Sosialisasikan Kebiasaan Baru Di Kabupaten Pasuruan

    • calendar_month Sab, 14 Nov 2020
    • visibility 875
    • 0Komentar

    Sejak Tim Gugus Tugas Kabupaten Pasuruan menetapkan zona kuning untuk wilayah di Kabupaten Pasuruan, beberapa kegiatan telah banyak yang diselenggarakan. Misalnya, acara hajatan, pengajian serta berbagai kegiatan kemasyarakatan lainnya telah mulai digiatkan lagi. Namun, dengan perenggangan tersebut membuat disiplin protokol kesehatan semakin jarang dipatuhi. Oleh Karena itu, Tim NU Peduli Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca