Breaking News
light_mode

Gelar Ngidam, IPNU IPPNU Fasilitasi Mahasiswa Baru

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Rab, 23 Okt 2024
  • visibility 1.153
  • comment 0 komentar

Kejayan, NU Pasuruan

Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) dan Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (STAIS) Pasuruan menggelar Ngaji Dunia Mahasiswa ( Ngidam)  pelatihan pembuatan makalah dan power point, di aula Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kejayan Pasuruan, Ahad (20/10/2024).

Ketua PK IPNU UNU STAIS Pasuruan Muhammad Hadziq mengatakan bahwasannya kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi mahasiswa baru dalam fase transisi dari siswa menjadi mahasiswa.

“Sesama mahasiswa sudah selayaknya saling merangkul dan membantu maka dari itu tugas kami yakni merangkul seluruh mahasiswa tersebut,”ujarnya.

Sejalan dengan itu ketua pelaksana Ahmad Nasafi mengatakan, tujuan utama diadakan kegiatan ini untuk menjalin hubungan baik dengan mahasiswa baru tentunya dengan membekali mereka bagaimana membuat makalah dan ppt yang baik.

“Sebagai wadah pengkaderan IPNU IPPNU tugas kita adalah menfasiitasi dan mengenalkan jenjang pengkaderan di IPNU IPPPNU,” tambahnya.

Disisi lain ketua Pengurus Cabang (PC) Lembaga Ta’lif Wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Kabupaten Pasuruan Makhfud Syawaludin, mengatakan rasa optimisme tinggi menjadi bahan utama menuju keterampilan yang baik dalam penulisan karya ilmiah.

“Sebagai mahasiswa kita harus mendaya gunakan pikiran dengan banyak membaca literatur untuk membuat karya tulis ilmiah,” terangnya.

Dosen UNU Pasuruan tersebut mengatakan, dalam membuat karya tulis ilmuah, tidak sekadar mengutip referensi tetapi, perlu pembahasan dan konfirmasi yang sesuai dengan tujuan pembahasan. “Relefansi argumentasi teori sangat diperhatikan agar tidak ada kekeliruan sehingga mengakibatkan sulit dipahami,” jelasnya.

Menurutnya perkembangan teknologi seperi Artificial Intelligence AI  diciptakan untuk membantu manusia, kalau teknologi menjadikan manusia malas membaca dan bahkan dijadikan sebagai alat kejahatan, Dibutuhkan penyaringan bisa kita sebut seperti corong sebagai filterisasi dalam mengkajinya

“Tentu dengan adanya AI jangan sampai tumpul dalam berfikir melainkan harus berfikir agar lebih baik lagi,”harapanya.

Penulis : Muhammad Subhan

Editor : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU Kab. Pasuruan Beri Penyuluhan & Desinfeksi Santri Pasuruan Asal Daerah Lain yang Pulang

    PCNU Kab. Pasuruan Beri Penyuluhan & Desinfeksi Santri Pasuruan Asal Daerah Lain yang Pulang

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2020
    • visibility 977
    • 0Komentar

    Satgas Pencegahan Covid-19 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, kembali menyambut santri Pasuruan dari asal daerah lain yang pulang, Selasa (31/3/2020), khususnya santri pasuruan yang mondok di pondok pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur. “Sebagaimana sebelumnya, santri yang pulang, yang nyantri di luar Pasuruan, sebelum sampai di rumah diarahkan ke kantor PCNU untuk dilakukan penyemprotan […]

  • Download E-Buletin An-Nahdliyah Edisi 3 Tahun 2022

    Download E-Buletin An-Nahdliyah Edisi 3 Tahun 2022

    • calendar_month Rab, 29 Jun 2022
    • visibility 350
    • 3Komentar

    E-Buletin An-Nahdliyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan edisi 3 tahun 2022 mengambil tema “Pancasila, Mbah Hasyim Asyári dan Kiai Ahmad Shiddiq”. Daftar isi e-buletin edisi 3 tahun 2022: Rubrik Judul Penulis/Sumber Dawuh Kiai Pasuruan KH A Nawawi Abdul Djalil IG: ulama.nusantara Keislaman Hukum, Makna, dan Keutamaan Berkurban M Fajar Sodiq Dawuh Mazhab Empat […]

  • Hukum Iuran Desa Untuk Agustusan : Berikut Penjelasan LBMNU Pasuruan

    Hukum Iuran Desa Untuk Agustusan : Berikut Penjelasan LBMNU Pasuruan

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • visibility 2.270
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke 80, masyarakat di salah satu desa kembali dihadapkan pada kewajiban membayar iuran sebesar Rp100.000 per kepala keluarga.Iuran tersebut dicicil selama lima bulan dan diperuntukkan bagi seluruh rangkaian kegiatan Agustusan di desa. Adapun susunan kegiatan diantaranya pertama khataman Al-Qur’an di balai desa, kedua jalan […]

  • Bersarung, Pembina Upacara Bendera Pesantren Sidogiri Ajak Refleksi Nilai-Nilai Pemersatu Bangsa

    Bersarung, Pembina Upacara Bendera Pesantren Sidogiri Ajak Refleksi Nilai-Nilai Pemersatu Bangsa

    • calendar_month Kam, 18 Agu 2022
    • visibility 614
    • 0Komentar

    Sidogiri, NU Pasuruan Pengurus Pondok Pesantren Sidogiri (PPS) ruitn menggelar Upacara Bendera Bersarung dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-77 di Lapangan Pondok Pesantren Sidogiri, Desa Sidogiri, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Rabu (17/08/2022). Pembina Upacara, Ustadz H Saifullah Muhyiddin menyampaikan, bahwa berkat perjuangan para pahlawan, bangsa Indonesia dapat menikmati hidup tenteram dan damai. […]

  • Ini Sari Belimbing Wuluh dan Teh Daun Kelor Ala Mahasiswa KKN STAIS-ITSNU Pasuruan

    Ini Sari Belimbing Wuluh dan Teh Daun Kelor Ala Mahasiswa KKN STAIS-ITSNU Pasuruan

    • calendar_month Sen, 14 Agu 2023
    • visibility 1.151
    • 0Komentar

    Kejayan, NU Pasuruan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan dengan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan yang tergabung di kelompok 12 mendampingi ibu-ibu di Desa Sladi, Kecamatan Kejayan, membuat minuman dari sari Buah Belimbing Wuluh dan teh Daun Kelor. Kegiatan dipusatkan di Balai Desa Sladi, Kecamatan […]

  • YAPERTINUS Menatap Babak Baru: Ketika Amanah Sejarah Bertemu Ekosistem PTNU

    YAPERTINUS Menatap Babak Baru: Ketika Amanah Sejarah Bertemu Ekosistem PTNU

    • calendar_month Sen, 10 Agu 2026
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Tidak semua perubahan kelembagaan dimulai dari keputusan untuk berubah. Sebagian justru bermula dari keberanian untuk bertanya: Apa yang akan terjadi setelah kita berubah? Pertanyaan itulah yang terasa dalam pertemuan Tim Penyelenggara Tata Kelola Yayasan Perguruan Tinggi Islam Nahdlatul Ulama Surakarta (YAPERTINUS) bersama Lembaga Pendidikan Tinggi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LPT-PBNU), Sabtu (8/8/2026). Pertemuan tersebut memang […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca