Breaking News
light_mode

Gelar Ngidam, IPNU IPPNU Fasilitasi Mahasiswa Baru

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Rab, 23 Okt 2024
  • visibility 1.248
  • comment 0 komentar

Kejayan, NU Pasuruan

Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) dan Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (STAIS) Pasuruan menggelar Ngaji Dunia Mahasiswa ( Ngidam)  pelatihan pembuatan makalah dan power point, di aula Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kejayan Pasuruan, Ahad (20/10/2024).

Ketua PK IPNU UNU STAIS Pasuruan Muhammad Hadziq mengatakan bahwasannya kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi mahasiswa baru dalam fase transisi dari siswa menjadi mahasiswa.

“Sesama mahasiswa sudah selayaknya saling merangkul dan membantu maka dari itu tugas kami yakni merangkul seluruh mahasiswa tersebut,”ujarnya.

Sejalan dengan itu ketua pelaksana Ahmad Nasafi mengatakan, tujuan utama diadakan kegiatan ini untuk menjalin hubungan baik dengan mahasiswa baru tentunya dengan membekali mereka bagaimana membuat makalah dan ppt yang baik.

“Sebagai wadah pengkaderan IPNU IPPNU tugas kita adalah menfasiitasi dan mengenalkan jenjang pengkaderan di IPNU IPPPNU,” tambahnya.

Disisi lain ketua Pengurus Cabang (PC) Lembaga Ta’lif Wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Kabupaten Pasuruan Makhfud Syawaludin, mengatakan rasa optimisme tinggi menjadi bahan utama menuju keterampilan yang baik dalam penulisan karya ilmiah.

“Sebagai mahasiswa kita harus mendaya gunakan pikiran dengan banyak membaca literatur untuk membuat karya tulis ilmiah,” terangnya.

Dosen UNU Pasuruan tersebut mengatakan, dalam membuat karya tulis ilmuah, tidak sekadar mengutip referensi tetapi, perlu pembahasan dan konfirmasi yang sesuai dengan tujuan pembahasan. “Relefansi argumentasi teori sangat diperhatikan agar tidak ada kekeliruan sehingga mengakibatkan sulit dipahami,” jelasnya.

Menurutnya perkembangan teknologi seperi Artificial Intelligence AI  diciptakan untuk membantu manusia, kalau teknologi menjadikan manusia malas membaca dan bahkan dijadikan sebagai alat kejahatan, Dibutuhkan penyaringan bisa kita sebut seperti corong sebagai filterisasi dalam mengkajinya

“Tentu dengan adanya AI jangan sampai tumpul dalam berfikir melainkan harus berfikir agar lebih baik lagi,”harapanya.

Penulis : Muhammad Subhan

Editor : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kiai Matin, Ceritakan Teladan Mbah Wahab: Kedekatan Kiai dan Santri adalah Identitas NU

    Kiai Matin, Ceritakan Teladan Mbah Wahab: Kedekatan Kiai dan Santri adalah Identitas NU

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Wakil Rais Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Abdul Matin Djawahir menegaskan kembali dawuh Hadlratussyekh KH Hasyim Asy’ari bahwa siapa pun yang mengurus NU akan dianggap sebagai santrinya. Menurutnya, pesan tersebut menjadi ikatan ruhani antara guru dan santri yang telah menjadi tradisi kuat di lingkungan NU.Pernyataan itu disampaikan dalam kegiatan […]

  • Fatayat NU Pasuruan dan Jatim Siap Ciptakan Ruang Aman Untuk Anak dan Perempuan.

    Fatayat NU Pasuruan dan Jatim Siap Ciptakan Ruang Aman Untuk Anak dan Perempuan.

    • calendar_month Kam, 31 Okt 2024
    • visibility 1.388
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan  Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Pasuruan dan Lembaga Konsultasi, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (LKP3A) Fatayat NU Jatim menggelar seminar penguatan aset fatayat dalam penanganan isu kekerasan terhadap perempuan dan anak di Gedung Muslimat, Ahad (29/10/2024). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperkuat upaya penangan isu kekerasan terhadap perempuan dan anak. […]

  • Peduli Lingkungan, LTMNU Pasuruan Minta Takmir Tanam Pohon di Area Masjid

    Peduli Lingkungan, LTMNU Pasuruan Minta Takmir Tanam Pohon di Area Masjid

    • calendar_month Sen, 11 Mar 2024
    • visibility 1.290
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU PasuruanPengurus Cabang (PC) Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Kabupaten Pasuruan berkolaborasi dengan Yayasan Peduli Lingkungan Pasuruan Indonesia (YPLPI) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mendeklarasikan Gerakan NU Peduli Lingkungan dengan penanaman  pohon di area masjid. Pantauan NU Pasuruan, penanaman telah dilaksanakan di dua area masjid di Kecamatan Tutur. Yakni di Masjid Ar Rohman […]

  • IPNU IPPNU Pasrepan Bersama SMK Queen Zam-Zam Gelar Makesta Untuk Siswa Baru

    IPNU IPPNU Pasrepan Bersama SMK Queen Zam-Zam Gelar Makesta Untuk Siswa Baru

    • calendar_month Sel, 26 Jul 2022
    • visibility 1.086
    • 0Komentar

    Pasrepan, NU Pasuruan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Pasrepan, Kabupaten Pasuruan bersama Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Queen Zam-Zam menggelar Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) bersamaan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Jumat-Sabtu (22-23/07/2022). Kegiatan dengan tema “Mencetak Kader Militan untuk Menghadapi Masa Depan” itu dilaksanakan di […]

  • Terus Berinovasi untuk Madrasah, PC LP Maarif NU Pasuruan Luncurkan ASIK NU

    Terus Berinovasi untuk Madrasah, PC LP Maarif NU Pasuruan Luncurkan ASIK NU

    • calendar_month Sen, 5 Sep 2022
    • visibility 486
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan Maarif Nahdlatul Ulama (LP Maarif NU) Kabupaten Pasuruan sukses melaunching Aplikasi Sistem Informasi Kemaarifan NU (ASIK NU), Sabtu (03/09/2022) kemarin. Kegiatan itu dipusatkan di Aula KH Achmad Djufri, Graha Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Desa Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek. Ketua PC LP Maarif NU, Akhmad Farid menyampaikan, […]

  • Di Camping Fun Remaja, Mahasiswa UNU Pasuruan Bicara Bahaya Pernikahan Usia Anak

    Di Camping Fun Remaja, Mahasiswa UNU Pasuruan Bicara Bahaya Pernikahan Usia Anak

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • visibility 1.119
    • 0Komentar

    Gempol, NU Pasuruan Mahasiswa Peserta Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin dan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan, Risqiyatul Islamiyah, dipercaya menjadi pemateri Camping Fun Remaja. Ia menyampaikan materi tentang bahaya pernikahan usia anak dan pentingnya pendidikan bagi masa depan anak-anak di desa. Pernikahan usia anak dapat berdampak negatif terhadap pendidikan, kesehatan, […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca