Breaking News
light_mode

Gerakkan Ayo Urunan untuk RSNU, Semua Elemen Harus Bergerak Secara Maksimal

  • account_circle Muhajirin Yusuf
  • calendar_month Sel, 1 Jun 2021
  • visibility 1.015
  • comment 0 komentar

Nupasuruan.or.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan pada Selasa (1/6/2021) melaunching gerakan urunan untuk membangun Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU). Gerakan yang bertempat di Aula KH. Akhmad Jufri Kantor PCNU tersebut dihadiri oleh Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf.

Hadir pula dalam satu meja dengan bupati yaitu wakil bupati Pasuruan Gus Mujib Imron beserta anggota DPRD Kab. Pasuruan. Juga Rais Syuriyah PCNU Pasuruan KH. Muzakki Birrul Alim, ketua PCNU KH. Imron Mutamakkin beserta jajaran pengurus Tanfidziyah.

Rumah sakit yang akan dibangun NU Pasuruan itu merupakan rumah sakit Tipe C dengan biaya sekitar Rp 25 miliar. Sedangkan membangun rumah sakit tipe A bisa menghabiskan biaya hingga triliunan rupiah. “Butuh dana yang tidak sedikit, jika dipikul bareng-bareng tidak terasa beratnya” ujar Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH. Imron Mutamakkin.

Konsep urunan nantinya akan menggunakan sejenis kupon tanda terima donasi senilai Rp. 10.000 yang akan disebar sebanyak 100 ribu lembar kepada warga Nahdliyyin di Kabupaten Pasuruan.

Launching gerakan ini disiarkan secara live melalui kanal YouTube NU Pasuruan. Dan diikuti perwakilan pengurus wakil cabang, lembaga serta badan otonom (banom) dibawah naungan PCNU Pasuruan.

Salah satu peserta perwakilan dari Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Adip Muhdi menyatakan kesiapan mengawal serta akan mensosialkan gerakan ini secara maksiamal ke seluruh lapisan masyarakat. “Jam’iyah harus mampu menggerakkan seluruh tingkat kepengurusan mulai pengurus cabang, MWC sampai pengurus ranting beserta banomnya. Harus bisa menyasar sebanyak mungkin warga NU,” ujarnya

Yang menarik, dalam kesempatan tersebut, seorang pengusaha tambang asal Pasrepan, H. Munir menyatakan menyumbangkan dua alat berat untuk proses pembangunan Rumah Sakit tersebut.

Merespon hal tersebut ISNU mendorong adanya segmentasi supaya potensi warga nahdliyyin bisa dipilah-pilah berdasarkan kekuatan ekonomi masing-masing. “ISNU berpendapat supaya kelompok ini diperlakukan secara khusus dan diberi tantangan khusus juga.” Tambah Adip.

Untuk diketahui Rumah Sakit NU rencananya akan dibangun di atas lahan seluas 1,7 Hektar di jalan raya Warungdowo – Kejayan Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan.

Editor: Muhajirin Yusuf

  • Penulis: Muhajirin Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tetap Disiplin Protokol Kesehatan, 500 Peserta Ikuti Gowes Santri Pasuruan Raya

    Tetap Disiplin Protokol Kesehatan, 500 Peserta Ikuti Gowes Santri Pasuruan Raya

    • calendar_month Sab, 21 Nov 2020
    • visibility 1.267
    • 0Komentar

    Dalam masa pandemi covid-19, bentuk kegiatan dalam peringatan Hari Santri 2020 sangat berbeda dengan tahun sebelumnya, yakni dilaksanakan secara virtual dan kegiatan kategori olahraga. Hal ini digunakan dalam rangka pembatasan sosial sebagai cara pencegahan wabah covid 19. Sabtu, 21 November 2020, dalam rangka Puncak Hari Santri 2020 di Kabupaten Pasuruan, dilaksanakan Gowes Santri Pasuruan Raya. […]

  • Sowan NU Pasuruan, Kapolres Diminta Serius Memberantas Narkoba

    Sowan NU Pasuruan, Kapolres Diminta Serius Memberantas Narkoba

    • calendar_month Jum, 26 Mei 2023
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan meminta Kepolisian Resor (Polres) Kota Pasuruan secara serius dalam mencegah dan memberantas narkoba. NU Pasuruan juga siap bersinergi. Hal itu ditegaskan saat menerima kunjungan Kepala Polres (Kapolres) Pasuruan Kota di Ruang Tanfidziyah Lantai 2, Graha NU Kabupaten Pasuruan, Jl. Raya Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek. Selasa (23/05/2023). Wakil […]

  • Hukum Menetapkan dan Mengumumkan Hari Raya Sebelum Pengumuman Resmi Itsbat Pemerintah

    Hukum Menetapkan dan Mengumumkan Hari Raya Sebelum Pengumuman Resmi Itsbat Pemerintah

    • calendar_month Ming, 31 Mei 2026
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Menetapkan dan mengumumkan awal Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah kepada masyarakat umum sebelum adanya penetapan resmi (itsbat) pemerintah tidak diperbolehkan apabila hal tersebut berpotensi menimbulkan perpecahan, perselisihan, dan kebingungan di tengah umat. Larangan ini didasarkan pada pertimbangan sadd adz-dzarî‘ah (menutup pintu kerusakan) dan menjaga persatuan kaum muslimin. Oleh karena itu, meskipun seseorang memiliki hasil hisab yang […]

  • Safari Ketiga, PCNU Ingatkan Ijazah Mbah Kiai Nawawi untuk RSNU

    Safari Ketiga, PCNU Ingatkan Ijazah Mbah Kiai Nawawi untuk RSNU

    • calendar_month Sen, 19 Apr 2021
    • visibility 1.252
    • 0Komentar

    Rejoso, NU PasuruanSafari Ramadlan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan memasuki malam ketiga, Minggu (18/4/2021). Kegiatan dilaksanakan di tiga tempat wilayah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) masing-masing. MWCNU Winongan di Masjid Semendi Desa Winongan Lor. Lalu MWCNU Rejoso di Masjid Nurul Jadid Desa Kedungbako. Sedangkan MWCNU Grati di Masjid Sunan Kalijogo Desa Sumberdawesari. […]

  • ISNU Pasuruan Galakkan  Sosialisasi Serifikasi Halal Pada Festival Jajanan Tradisional

    ISNU Pasuruan Galakkan  Sosialisasi Serifikasi Halal Pada Festival Jajanan Tradisional

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2024
    • visibility 649
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Festival Jajanan Tradisional, di area perkantoran PCNU Kabupaten Pasuruan, Ahad (20/10/2024). Dalam acara tersebut Pimpinan Cabang (PC ) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan melakukan sosialisasi sertifikasi halal untuk produk UMKM secara gratis. “ISNU Kabupaten Pasuruan memiliki banyak tenaga Pendamping Produk Halal (PPH) […]

  • Mahasiswa UNU Pasuruan Mulai Mengabdi di Wonokerto dan Oro-Oro Ombo Wetan Berikut Programnya

    Mahasiswa UNU Pasuruan Mulai Mengabdi di Wonokerto dan Oro-Oro Ombo Wetan Berikut Programnya

    • calendar_month Sen, 20 Jul 2026
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan resmi memulai pengabdian di dua desa, yakni Desa Wonokerto, Kecamatan Sukorejo, dan Desa Oro-Oro Ombo Wetan, Kecamatan Rembang, Senin (20/7/2026). Kedua kelompok mengusung tema berbeda sesuai potensi desa, yakni ketahanan lingkungan dan ketahanan pangan. Ketua PMM UNU Pasuruan, Izatul Lailiyah, menegaskan mahasiswa hadir […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca