Breaking News
light_mode

Gerakkan Ayo Urunan untuk RSNU, Semua Elemen Harus Bergerak Secara Maksimal

  • account_circle Muhajirin Yusuf
  • calendar_month Sel, 1 Jun 2021
  • visibility 402
  • comment 0 komentar

Nupasuruan.or.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan pada Selasa (1/6/2021) melaunching gerakan urunan untuk membangun Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU). Gerakan yang bertempat di Aula KH. Akhmad Jufri Kantor PCNU tersebut dihadiri oleh Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf.

Hadir pula dalam satu meja dengan bupati yaitu wakil bupati Pasuruan Gus Mujib Imron beserta anggota DPRD Kab. Pasuruan. Juga Rais Syuriyah PCNU Pasuruan KH. Muzakki Birrul Alim, ketua PCNU KH. Imron Mutamakkin beserta jajaran pengurus Tanfidziyah.

Rumah sakit yang akan dibangun NU Pasuruan itu merupakan rumah sakit Tipe C dengan biaya sekitar Rp 25 miliar. Sedangkan membangun rumah sakit tipe A bisa menghabiskan biaya hingga triliunan rupiah. “Butuh dana yang tidak sedikit, jika dipikul bareng-bareng tidak terasa beratnya” ujar Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH. Imron Mutamakkin.

Konsep urunan nantinya akan menggunakan sejenis kupon tanda terima donasi senilai Rp. 10.000 yang akan disebar sebanyak 100 ribu lembar kepada warga Nahdliyyin di Kabupaten Pasuruan.

Launching gerakan ini disiarkan secara live melalui kanal YouTube NU Pasuruan. Dan diikuti perwakilan pengurus wakil cabang, lembaga serta badan otonom (banom) dibawah naungan PCNU Pasuruan.

Salah satu peserta perwakilan dari Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Adip Muhdi menyatakan kesiapan mengawal serta akan mensosialkan gerakan ini secara maksiamal ke seluruh lapisan masyarakat. “Jam’iyah harus mampu menggerakkan seluruh tingkat kepengurusan mulai pengurus cabang, MWC sampai pengurus ranting beserta banomnya. Harus bisa menyasar sebanyak mungkin warga NU,” ujarnya

Yang menarik, dalam kesempatan tersebut, seorang pengusaha tambang asal Pasrepan, H. Munir menyatakan menyumbangkan dua alat berat untuk proses pembangunan Rumah Sakit tersebut.

Merespon hal tersebut ISNU mendorong adanya segmentasi supaya potensi warga nahdliyyin bisa dipilah-pilah berdasarkan kekuatan ekonomi masing-masing. “ISNU berpendapat supaya kelompok ini diperlakukan secara khusus dan diberi tantangan khusus juga.” Tambah Adip.

Untuk diketahui Rumah Sakit NU rencananya akan dibangun di atas lahan seluas 1,7 Hektar di jalan raya Warungdowo – Kejayan Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan.

Editor: Muhajirin Yusuf

  • Penulis: Muhajirin Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kawal Pesantren di Tengah Pandemi, RMI NU Kab. Pasuruan Dorong Pembentukan Santri Husada

    Kawal Pesantren di Tengah Pandemi, RMI NU Kab. Pasuruan Dorong Pembentukan Santri Husada

    • calendar_month Ming, 7 Jun 2020
    • visibility 387
    • 1Komentar

    Pasuruan menjadi salah satu wilayah di Jawa Timur yang memiliki Pondok Pesantren dengan jumlah yang besar, setidaknya tercatat lebih dari 200-an lebih Pondok Pesantren. Semenjak masa pandemi berlangsung, berdampak pada hampir seluruh santri di Pondok Pesantren dipulangkan lebih awal. Meskipun proses penanganan pemulangan santri di Pasuruan dan santri asal Pasuruan yang pulang dari berbagai daerah […]

  • Hukum Berqurban

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2017
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Sahabat Zakat mengenai hukum berqurban para ulama terbagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama adalah kelompok yang berpendapat bahwa qurban hukumnya wajib bagi orang yang berkemampuan untuk berqurban. Ulama yang berpendapat demikian adalah Rabi’ah (guru Imam Malik), Al-Auza’i, Imam Abu Hanifah, Imam Ahmad dalam salah satu pendapatnya, Laits bin Sa’ad serta sebagian ulama pengikut Imam Malik, […]

  • Peringati Tahun Baru Islam, NU dan Baznas Pasuruan Gelar Khitanan Massal

    Peringati Tahun Baru Islam, NU dan Baznas Pasuruan Gelar Khitanan Massal

    • calendar_month Sab, 20 Jul 2024
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan yang berkolaborasi Badan Amil Zakat (Baznas) Kabupaten Pasuruan menggelar khitanan massal di Aula Ahmad Djufri PCNU Kabupaten Pasuruan, Sabtu (20/07/2024).Adapun Peserta Khitanan Massal berjumlah 62 dari perwakilan masing masing MWCNU. Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan, khitanan massal merupakan ajang pengenalan NU kepada […]

  • Begini Toleransi yang Dikritik oleh Gus Dur

    Begini Toleransi yang Dikritik oleh Gus Dur

    • calendar_month Rab, 6 Des 2023
    • visibility 505
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Komunitas Gitu Saja Kok Repot Pasuruan (KGSKR) GUSDURian Pasuruan menggelar Kajian Gus Dur (KGD) dengan mengulas tulisan KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur yang berjudul “Toleransi dan Batasannya,” secara virtual, Rabu (29/11/2023). Koordinator Wilayah (Korwil) Jaringan GUSDURian Imam Maliki menyebutkan kritik Gus Dur atas pemaknaan toleransi yang setengah hati. Bahwa toleransi itu […]

  • Begini Peringantan Harlah NU ke-93 MWNU Pandaan PCNU Bangil

    • calendar_month Sab, 23 Mar 2019
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Majelis Wilayah Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Pandaan gelar peringatan Hari Lahir Nahdlatul Ulama ke 93 tahun di Masjid Al Manan dusun Clumprit desa Sebani kecamatan Pandaan, Jum’at (22/3). Acara tersebut dihadiri oleh 1500 orang jamaah Muslimat NU dan Pengurus Ranting NU se-kecamatan Pandaan. Berdasarkan laporan panitia, kegiatan tersebut memiliki rangkaian acara istighosah, pelantikan Pimpinan […]

  • Ketua Ranting NU Jetis Pernah Jadi Pasukan Berani Mati Gus Dur, Ini Ceritanya

    Ketua Ranting NU Jetis Pernah Jadi Pasukan Berani Mati Gus Dur, Ini Ceritanya

    • calendar_month Ming, 22 Mei 2022
    • visibility 383
    • 0Komentar

    Sidogiri, NU PasuruanUstadz M Samian selaku Ketua Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Jetis, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sidogiri, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, rupanya pernah menjadi Pasukan Berani Mati mendukung KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Dirinya berangkat ke Jakarta untuk melawan persekongkolan politik dalam upaya menjatuhkan Gus Dur sebagai Presiden […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca