Breaking News
light_mode

Hadiri Halalbihalal,Pendamping PPH ISNU Pasuruan Mendapatkan Penghargaan dari LSH ISNU Jatim

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sen, 13 Mei 2024
  • visibility 880
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Lembaga Solusi Halal (LSH) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan Halal Bihalal dan Rapat Koordinasi di Hotel Suite Kota Surabaya, Ahad (12/6/2024).

Dalam acara tersebut para pendamping Proses Produksi Halal (PPH)  yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur diberikan rewads diantaranya ISNU Kabupaten Pasuruan.

Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan Ahmad Adib Muhdi mengaku bangga karena terdapat dua kader ISNU Kabupaten Pasuruan yang mendapatkan reward dari LSH Jawa Timur ketika halal bihalal.

“Alhamdulillah berkat usaha dan kerja keras terdapat beberapa kader yang mendapatkan penghargaan yang bernama H. Choiron dari Kecamatan Gondangwetan dan Subari dari Kecamatan Kraton,” ujarnya.

Sementara Sekertaris ISNU Kabupaten Pasuruan Sofiyullah  menambahkan bahwa pendampingan PPH di Kabupaten Pasuruan perlu ditingkatkan lagi kinerjanya. Kalau perlu cara kerjanya tidak lagi individual tapi kolektif kolegial sehingga hasilnya lebih masif dan maksimal.

“Untuk memaksimalkan pendampingan PPH kita akan terus berkolaborasi agar kinerja lebih masif dan maksimal,”imbuhnya.

Disisi lain Ketua ISNU Jawa Timur Prof Mas’ud Said mengatakan tiga syarat sukses berorientasi pertama seorang pemimpin harus menjadi contoh bahwasanya dalam berorganisasi harus niat khidmah baik secara pikiran ataupun finansial.

“Jika ingin sukses menjadi pemimpin niatnya harus benar yakni baik pikirannya atau finensialnya,” tambahnya.

Kedua adalah tidak korupsi dana organisasi baik untuk kepentingan pribadi maupun orang lain. Jika hal tersebut di lakukan maka tatanan organisasi akan rusak dengan sendirinya.

“Jika pengurus sering menggunakan dana organisasi untuk kepentingan pribadi maka akan rusak namun sebaliknya jika menggunakan dana organisasi dengan baik maka akan baik,” ungkapnya.

Ketiga  silaturahmi, komunikasi dan koordinasi yang terus menerus sampai terbentuk super tim yang bisa diandalkan.

“Jika kita sering komunikasi dan koordinasi maka akan terbentuk super tim yang bisa diandalkan,” tutupnya.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • PMM UNU STAI Salahuddin Pasuruan Gelar Pelatihan Pembuatan Briket dari Kotoran Sapi

    PMM UNU STAI Salahuddin Pasuruan Gelar Pelatihan Pembuatan Briket dari Kotoran Sapi

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • visibility 662
    • 0Komentar

    Lekok, NU Pasuruan Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) UNU STAI Salahuddin Pasuruan menggelar pelatihan pembuatan briket bagi ibu-ibu kader di Balai Desa Balunganyar, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan. Mahasiswa UNU STAI Salahudin Pasuruan Rokhmania mengatakan megiatan ini bertujuan memberikan keterampilan alternatif dalam pemanfaatan limbah ternak menjadi bahan bakar ramah lingkungan. “Tujuan kegiatan ini untuk memberdayakan masyarakat melalui […]

  • Melalui Ta’aruf Pengurus Baru, Gus Saiful Berharap IPNU Tingkatkan Kualitas Kader

    Melalui Ta’aruf Pengurus Baru, Gus Saiful Berharap IPNU Tingkatkan Kualitas Kader

    • calendar_month Ming, 27 Des 2020
    • visibility 1.052
    • 0Komentar

    Setelah ditentukan jajaran kepengurusan melalui rapat tim formatur, Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Kabupaten Pasuruan mengadakan pertemuan pengurus baru masa khidmah 2020-2022 yang bertempat di Ruang Rapat PC IPNU Kabupaten Pasuruan. Jum’at (25/12/2020). Dalam kegiatan yang bertajuk ta’aruf pengurus baru tersebut dihadiri kurang lebih 35 anggota pengurus yang berlangsung selama 3 jam, […]

  • Begini Toleransi yang Dikritik oleh Gus Dur

    Begini Toleransi yang Dikritik oleh Gus Dur

    • calendar_month Rab, 6 Des 2023
    • visibility 1.467
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Komunitas Gitu Saja Kok Repot Pasuruan (KGSKR) GUSDURian Pasuruan menggelar Kajian Gus Dur (KGD) dengan mengulas tulisan KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur yang berjudul “Toleransi dan Batasannya,” secara virtual, Rabu (29/11/2023). Koordinator Wilayah (Korwil) Jaringan GUSDURian Imam Maliki menyebutkan kritik Gus Dur atas pemaknaan toleransi yang setengah hati. Bahwa toleransi itu […]

  • IPNU IPPNU Pasuruan Luncurkan Beasiswa Kader NU dan MoU Literasi Keagamaan Bersama Kemenag

    IPNU IPPNU Pasuruan Luncurkan Beasiswa Kader NU dan MoU Literasi Keagamaan Bersama Kemenag

    • calendar_month Ming, 1 Mar 2026
    • visibility 405
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pasuruan menggelar memorandum of understanding dengan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) dan Kementrian Agama Kabupaten Pasuruan di Ascent Premiere Hotel Pasuruan, Jum’at (28/02/2026) Ketua PC IPPNU Kabupaten Pasuruan, Siti Julaiha, mengatakan bahwa program beasiswa tersebut merupakan program kontinyu […]

  • Kurangi Risiko Bencana, LPBI NU Pasuruan Istiqomah Fasilitasi Penguatan SDM

    • calendar_month Kam, 13 Jun 2019
    • visibility 1.045
    • 0Komentar

    Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan istiqomah melibatkan Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan dalam membentuk Desa Tangguh Bencana (DESTANA). Sejauh ini, LPBI NU Kabupaten Pasuruan adalah satu satunya fasilitator yang sudah teruji dan profesional dalam kegiatan penguatan kapasitas tersebut. “Penanganan bencana tidak lagi ketika tanggap […]

  • Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan, Gelar Pelatihan Budidaya Magot

    Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan, Gelar Pelatihan Budidaya Magot

    • calendar_month Kam, 21 Sep 2023
    • visibility 751
    • 0Komentar

    Tutur, NU Pasuruan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Kolaboratif (KKN-K) Universitas Nahdaltul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan mengelar pelatihan budidaya magot di Balai Desa Kayukebek, Kabupaten Pasuruan Saptu (8/08/2023). Ketua kelompak 1 M Nabil Hafidz mengatakan, kegiatan yang bertujuan meningkatkan pengetahuan warga desa tentang pentingnya budidaya magot. “Warga kami tugaskan untuk memilah […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca