Breaking News
light_mode

HSN 2018: Santri Pasuruan Bersama LPBI NU Belajar Wast Water Manajemen

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Kam, 18 Okt 2018
  • visibility 1.027
  • comment 0 komentar

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2018 Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim NU (LPBI NU) Kabupaten Pasuruan bekerjasama LPBI NU Pusat mengadakan kegiatan Bimtek Pengelolaan Lingkungan melalui konservasi air. Program yang bertajuk “Dari Pesantren Selamatkan Bumi” ini terfokus pada pada peningkatan kapasitas komunitas pesantren salam mengelola air di lingkungannya.

Kegiatan yang diikuti oleh 30 peserta perwakilan PP. Ngalah Purwosari dan PP. Terpadu Al-Yasini diadakan pada 15-16 Oktober 2018 bertempat di Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini Areng-areng Wonorejo Pasuruan.

Acara ini dibuka oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kab. Pasuruan. Turut hadir dalam acara tersebut, Gus Saiful Anam Chalim (Sekretaris PCNU Kab. Pasuruan), KH. A. Mujib Imron (Pengasuh PP. Terpadu Al-Yasini), dan beberapa Pengurus Pondok Ngalah dan Al-Yasini.

Menurut Aris Felani, S.Sos., kegiatan tersebut bertujuan agar para santri pesantren dapat melakukan recyling water system atau pengolahan air limbah air wudlu di pesantren masing-masing. “Selain diberikan teori, peserta juga dibekali praktik mengenai wast water manajemen (WWM) dan diaplikasikan langsung di pesantrean agar air tidak terbuang sia-sia, namun difungsikan kembali dengan menggunakan media aquaponik menanam sayur dan budidaya ikan”, pungkas Sekretaris LPBI NU Kabupaten Pasuruan.

Contoh Wast Water Manajemen

Selanjutnya, PP. Al-Yasini dan PP Ngalah dengan didampingi LPBI NU Kab. Pasuruan akan melakukan sosialisasi dan menerapkan WWM serta aquaponik di pesantren masing-masing. (Rofiq/Makhfud).

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selama Pandemi COVID-19, ITSNU-STAIS Pasuruan Optimalkan Sistem Daring Untuk Penerimaan Mahasiswa Baru & Perkuliahan

    Selama Pandemi COVID-19, ITSNU-STAIS Pasuruan Optimalkan Sistem Daring Untuk Penerimaan Mahasiswa Baru & Perkuliahan

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2020
    • visibility 435
    • 0Komentar

    Dalam kondisi pandemi covid-19 yang saat ini melanda Indonesia dan negara-negara lain di dunia, Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) dan Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (STAIS) Pasuruan memaksimalkan program pendaftaran mahasiswa baru secara online. Hal ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam melaksanaka protokol kesehatan yang telah diberlakukan. “Pendaftaran via daring ini sebenarnya […]

  • Kisah Ketua NU Pasuruan Ketika Menjadi Ketua Ishari NU Kejayan

    Kisah Ketua NU Pasuruan Ketika Menjadi Ketua Ishari NU Kejayan

    • calendar_month Kam, 23 Nov 2023
    • visibility 908
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Setiap orang pasti memiliki kisah tersendiri ketika diamanahi menjadi seororang pemimin diantranya adalah Ketua Pengurus Cabang Nahti dlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamkkin mengatakan, sebelum saya menjadi ketua PCNU saya pernah menjadi ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Seni Hadrah Republik Indonesia (Ishari) NU Kejayan. Hal itu diungkapkan pada saat […]

  • Di Rakercab Maarif, ISNU Pasuruan Bedah dan Bagikan 100 Buku Ajaran Aswaja

    Di Rakercab Maarif, ISNU Pasuruan Bedah dan Bagikan 100 Buku Ajaran Aswaja

    • calendar_month Sen, 3 Jul 2023
    • visibility 405
    • 0Komentar

    Tutur, NU PasuruanPimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Launching dan Bedah Buku Ajaran Aswaja di Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Lembaga Pendidikan Maarif Nahdlatul Ulama (LP Maarif NU) setempat. Kegiatan dipusatkan di Padepokan Jamaah Kebun Krecek, Desa Kayukebek, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (1/7/2023). 100 buku dibagi secara gratis untuk peserta […]

  • Gus Kikin: NU Lahir di Bawah Tekanan, Kini Jadi Penentu Arah Keagamaan Dunia

    Gus Kikin: NU Lahir di Bawah Tekanan, Kini Jadi Penentu Arah Keagamaan Dunia

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • visibility 443
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Abdul Hakim Mahfudz, menegaskan bahwa arah gerakan NU hari ini harus kembali pada orientasi spiritual, yakni mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa, bukan kepada yang berkuasa. Pernyataan itu disampaikan dalam kegiatan Silaturahmi dan Penguatan Organisasi Zona Pasuruan Raya PWNU Jawa Timur yang digelar […]

  • NU Pasuruan Bagikan 50 Paket Kepada Anak Yatim Piatu

    NU Pasuruan Bagikan 50 Paket Kepada Anak Yatim Piatu

    • calendar_month Ming, 21 Jul 2024
    • visibility 482
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar santunan anak yatim piatu di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Sabtu (20/07/2024). Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan Gus Nawawi mengatakan, dalam rangka memperingati tahun baru Islam NU Pasuruan melakukan tiga kegiatan sekaligus mulai dari, khitan masal, seminar bahaya narkoba, seminar waqof dan santunan anak yatim […]

  • Ngaji Literasi LTNNU, Zainul Milal Bizawie Ungkap Pasuruan dalam Jejaring Ulama Diponegoro

    Ngaji Literasi LTNNU, Zainul Milal Bizawie Ungkap Pasuruan dalam Jejaring Ulama Diponegoro

    • calendar_month Ming, 9 Jan 2022
    • visibility 1.145
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanLembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Program Ngaji Literasi dengan kegiatan diskusi buku Jejaring Ulama Diponegoro di Lantai 3 Gedung Rektorat Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan, Sabtu (08/01/2022). Penulis buku Jejaring Ulama Diponegoro Zainul Milal Bizawie, mengungkap fakta sejarah betapa pentingnya […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca