Breaking News
light_mode

Inovatif, Neem Oil Daun Mimba dan Stik Ikan Jenggelek oleh Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan

  • account_circle Makhfud Syawaludin
  • calendar_month Ming, 17 Sep 2023
  • visibility 1.092
  • comment 0 komentar

Lekok, NU Pasuruan
Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin dengan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan membuat inovasi Neem Oil dari Daun Mimba dan Stik Ikan Jenggelek.

Hal itu dilakukan dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi yang tergabung dalam kelompok 15 di Desa Jatirejo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.

Penanggungjawab Kegiatan Karomatul Iqliyah menyebutkan, ekstrak Daun Mimba memiliki kandungan antioksidan yang kuat. Sehingga mampu menangkal radikal bebas.

“Daun Mimba juga dipercaya memiliki efek antimikroba untuk melawan bakteri, virus, dan jamur. Selain daun, kulit kayu, bunga, dan buah dapat dijadikan obat,” imbuhnya kepada NU Pasuruan, Ahad (17/9/2023).

Dirinya juga mengungkapkan, pemanfaatan Daun Mimba oleh warga desa hanya dengan menjadikannya sebagai jamu untuk diminum.

“Kami memiliki ide dan berfikir bagaimana jika dirubah jadi minyak oles. Sehingga dapat dioleskan ke bagian tubuh yang membutuhkan,” katanya.

“Untuk Stik Ikan Jenggelek, untuk diversifikasi olahan pangan. Yang sebelumnya hanya dijadikan kerupuk,” tandasnya.

Sementara itu, Perangkat Desa Kalirejo Abbas mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa. Sebab inovasi itu memberi warga pengetahuan baru sekaligus pengalaman dalam mengolah Daun Mimba dan Ikan Jenggelek.

“Bagus sekali dek. Semoga bisa diteruskan oleh masyrakat sini sebagai produksi usaha. Ikan Jenggelek saya tahu di desa ini masih diolah menjadi olahan kerupuk saja. Olahan stik ini jujur saya baru tahu dari adek-adek KKN ini,” tutupnya.

Pelatihan Pembuatan Neem Oil dari Daun Mimba dan Stik Ikan Jenggelek dilaksanakan di balai desa setempat, Kamis (24/8/2023).

Untuk diketahui, berdasar Surat Keputusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek RI) Nomor 694/E/O/2023 tertanggal 28 Agustus 2023. Institut Teknologi & Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan resmi menjadi Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan.

Penulis: Maghfirotun Nisak

Editor: MS Deeba

  • Penulis: Makhfud Syawaludin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peletakan Batu Pertama RSNU Pasuruan Jadi Kado Harlah NU ke-98

    Peletakan Batu Pertama RSNU Pasuruan Jadi Kado Harlah NU ke-98

    • calendar_month Sen, 1 Mar 2021
    • visibility 1.197
    • 0Komentar

    Bertepatan dengan Hari Lahir Nahdlatul Ulama (Harlah NU) yang ke-98, yakni 16 Rajab 1442 H, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan Rumah Sakit Nahdlatul Ulama Pasuruan yang berlokasi di Kecamatan Kejayan, Minggu, 28 Februari 2021. Menurut KH. Imron Mutamakkin, selaku Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, pembangunan rumah sakit NU […]

  • Perkuat Kajian Budaya, Santri As-Salafiyah Gandeng ISNU Pasuruan Bedah Buku Sosiologi

    Perkuat Kajian Budaya, Santri As-Salafiyah Gandeng ISNU Pasuruan Bedah Buku Sosiologi

    • calendar_month Kam, 13 Jul 2023
    • visibility 714
    • 0Komentar

    Panggungrejo, NU PasuruanOrganisasi Siswa Salafiyah (Osmas) Yayasan Ma’had As-Salafiyah Kota Pasuruan membedah buku terbitan Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan. Yakni Buku Pengantar Sosiologi Umum dan Sosiologi Islam. Kegiatan dipusatkan di Meeting Room Pondok Pesantren Salafiyah, Jl KH Abdul Hamid VIII/14, No. 14, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Panggungrejo, Selasa (11/07/2023). “Itu buku terbitan ISNU Kabupaten […]

  • Pestisida dalam Pandangan Syariat: Bolehkah Menggunakan, Menjual, dan Mengonsumsinya

    Pestisida dalam Pandangan Syariat: Bolehkah Menggunakan, Menjual, dan Mengonsumsinya

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • visibility 938
    • 0Komentar

    Dalam dunia pertanian modern, penggunaan pestisida menjadi hal yang lazim dilakukan untuk menjaga tanaman dari serangan hama dan penyakit. Tujuannya jelas: agar hasil panen tetap melimpah, sehat, dan bernilai jual tinggi. Namun, di balik manfaatnya, ada pula tantangan moral dan kesehatan yang perlu disikapi dengan bijak, khususnya bagi petani Muslim yang ingin tetap sejalan dengan […]

  • Tingkatkan Kapasitas, LPBI NU Kab. Pasuruan Ikuti Temu Relawan Se-Jawa Timur Tahun 2020

    Tingkatkan Kapasitas, LPBI NU Kab. Pasuruan Ikuti Temu Relawan Se-Jawa Timur Tahun 2020

    • calendar_month Sen, 30 Nov 2020
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Demi meningkatkan kapasitas dan menjalin hubungan tali silaturahmi antar sesama relawan di Jawa Timur, Lembaga Penanggulangan Bencana dan Iklim Nahdhotul Ulama (LPBI NU) Jawa Timur menyelenggarakan Temu Relawan Jawa timur Tahun 2020 yang dilaksankan di Bumi Perkemahan Watu Jejer Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto. Jumat (27/11/2020). Kegitan tersebut diselanggarakan selama 3 (tiga) hari mulai tanggal 27 […]

  • Hikam LDNU: Iman Lebih Berharga dari Berlian

    Hikam LDNU: Iman Lebih Berharga dari Berlian

    • calendar_month Kam, 6 Mar 2025
    • visibility 1.395
    • 0Komentar

    Pohjentek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Hikayat Ramadhan (Hikam). Kegiatan tersebut dilaksanakan secara online di Media Sosial NU Pasuruan. Gus Ufair Miqdad selaku narasumber mengatakan bahwasnya pada bulan suci ramadhan mari bersama sama memahmi tentang pentingnya sebuah iman sebagai mana sabda nabi yang artinya tidak ada satu […]

  • Mengenal KH Achmad Djufri Rais Syuriah NU Pasuruan

    Mengenal KH Achmad Djufri Rais Syuriah NU Pasuruan

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
    • visibility 398
    • 0Komentar

    KH Ahmad Djufri merupakan ulama yang lahir dilahirkan di Kota Pasuruan tahun 1317H/1900M dari pasangan suami istri Syekh Djufri dan Nyai Hj Sulhah. Sejak kecil pendidikannya di awasi langsung oleh kedua orang tuanya. Pendidikan Pada masa remaja beliau belajar ilmu agama dari banyak guru dan ulama ternama diantara adalah KH Abdullah bin Yasin Kebonsari, Kiai […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca