Breaking News
light_mode

Kawal Pesantren di Tengah Pandemi, RMI NU Kab. Pasuruan Dorong Pembentukan Santri Husada

  • account_circle BAM Yusuf
  • calendar_month Ming, 7 Jun 2020
  • visibility 1.171
  • comment 1 komentar

Pasuruan menjadi salah satu wilayah di Jawa Timur yang memiliki Pondok Pesantren dengan jumlah yang besar, setidaknya tercatat lebih dari 200-an lebih Pondok Pesantren. Semenjak masa pandemi berlangsung, berdampak pada hampir seluruh santri di Pondok Pesantren dipulangkan lebih awal. Meskipun proses penanganan pemulangan santri di Pasuruan dan santri asal Pasuruan yang pulang dari berbagai daerah dapat berjalan dengan lancar, kini perlu dipikirkan terkait proses kembalinya santri ke Pondok Pesantren.

Menyikapi hal tersebut, Sabtu (6/6) Pimpinan Cabang Rabithah Ma’had Islamiyah (RMI) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan merespon arahan RMI PBNU dan Surat Edaran Bupati Pasuruan tentang pengembalian santri dan santri baru di tengah pandemi. Dalam pertemuan yang diadakan di Ruang Rapat Graha PCNU Kabupaten Pasuruan tersebut, ketua PC RMI NU Kabupaten Pasuruan, KH. Badrus Salam Amiri menyampaikan bahwa RMI NU sudah siap bergerak membantu Pengasuh dan pengurus Pondok Pesantren dalam hal penerimaan kembali para santri.

“Kami akan mencari data dengan mendatangi secara langsung pondok pesantren tersebut serta menanyakan kesiapan mereka dalam menerima kedatangan para santri terutama mengenai protokol kesehatan untuk kembalinya para santri yang menjadi anjuran pamerintah,” ujar pria yang lebih akrab dipanggil Mas Yus tersebut.

Mas Yus juga menambahkan bahwa nantinya data yang didapat oleh tim gugus tugas Covid-19 RMI NU bersama Tim Satgas Covid-19 PCNU Kabupaten Pasuruan tersebut akan dilaporkan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan. Sehingga sebelum santri kembali dapat diadakan penyemprotan disinfektan dan probiotik pada pondok pesantren seckabupaten Pasuruan.

“Kami berharap nantinya tim Satgas Covid-19 PCNU Kabupaten Pasuruan serta Dinas Kesehatan dapat mengedukasi para santri, sehingga setelah santri dipondok pesantren, dapat dibentuk Santri Husada terutama dalam kesiapan penanganan Covid-19,” imbuhnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH. Imron Mutamakkin. Beliau menyampaikan bahwa NU wajib hadir dalam segala permasalahan di masyarakat termasuk dalam hal pengembalian santri pondok pesantren di tengah pendemi.

Gus Ipong, sapaan akrabnya, juga berharap agar saat pencarian data baru, RMI juga sekaligus mensosialisasikan Protokol Kesehatan untuk di Pondok Pesantren, baik kepada para santri maupun kepada warga sekitar Pondok Pesantren. Sehingga santri benar-benar tangguh menghadapi wabah Covid-19 ini.

Kontributor: BAM Yusuf

Editor: M. Fahrizal Yusuf

  • Penulis: BAM Yusuf

Komentar (1)

  • Moh sahlan

    Diluar ini saya ingin mempublikasikan Ishari jika ada kegiatan yang penting lewat pcnu

    Balas9 Juni 2020 03:07

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Banjir, Banser Satkoryon Sidogiri & Wonorejo Bersihkan Sungai Selowongko

    • calendar_month Sen, 11 Feb 2019
    • visibility 849
    • 0Komentar

    Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Barisan Ansor Serbaguna (BANSER) Sidogiri dan Wonorejo gelar Bakti Sosial Normalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Selowongko, Minggu (10/2) di kompleks Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini Pasuruan. Berdasarkan data yang terhimpun, kegiatan tersebut diikuti oleh 60 Banser yang terbagi di beberapa titik tempat saluran air sungai. Pada pembukaan apel, Kepala Satuan Markas (Kasatma) […]

  • Lawan Pelecehan dan Kekerasan Seksual, KOPRI Pasuruan Gelar Kajian Bersama Founder Feministic.id

    Lawan Pelecehan dan Kekerasan Seksual, KOPRI Pasuruan Gelar Kajian Bersama Founder Feministic.id

    • calendar_month Ming, 31 Jul 2022
    • visibility 656
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Korps PMII Puteri (KOPRI) Pasuruan mengelar Kajian Rutin untuk meningkatkan kapasitas kader secara online via Google Meet. Kali ini, Kamis (28/7/2022), mengambil tema “Relasi Kuasa dalam Kekerasan Seksual”. Koordinator Bidang Kaderisasi Kopri Rohmatun Syakinah menuturkan, latar belakang pemilihan tema kajian. Bahwa dari banyaknya kasus kekerasan seksual, banyak disebabkan ketimpangan […]

  • Kerendahan Hati KH Ma’shum Hasyim Saat Dipilih Menjadi Pj Rais Syuriyah PCNU Kab. Pasuruan

    Kerendahan Hati KH Ma’shum Hasyim Saat Dipilih Menjadi Pj Rais Syuriyah PCNU Kab. Pasuruan

    • calendar_month Sen, 13 Nov 2023
    • visibility 1.230
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Wakil Rais Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Ma’shum Hasyim resmi ditetapkan menjadi Penjabat (Pj) Rais Syuriah. Kiai Ma’shum menggantikan Almaghfurllah KH Muzakki Birrul Alim yang wafat pada Jum’at (20/10/2023). “Ada maksudnya ketika saya membuka sambutan (Pertama sebagai Pj Rais Syuriyah) dengan membaca ‘AlladzĂŽna idzâ ashâbat-hum mushĂŽbah, qâlĂť innâ […]

  • Kolaborasi Kelola Donasi Konsumen, NU CARE LAZISNU Teken MoU dengan Kopontren Al-Yasini

    Kolaborasi Kelola Donasi Konsumen, NU CARE LAZISNU Teken MoU dengan Kopontren Al-Yasini

    • calendar_month Kam, 2 Jul 2020
    • visibility 1.343
    • 0Komentar

    Memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam membangun kesejahteraan masyarakat, Kopontren Alyasini melakukan MoU dengan NU CARE LAZISNU Kabupaten Pasuruan, Rabu (1/7/2020). “Kerjasama ini merupakan ikhtiyar kami untuk NU, dan kami membuka lebar bagi pelaku usaha dan warga NU untuk bermitra dengan kami, baik di kopontren atau pun di Lembaga Keuangan Syariah Al-Yasini, yang mana nantinya dari […]

  • Lebih Mengenal Tokoh Sufi: Syekh Abdur Rauf Singkel

    Lebih Mengenal Tokoh Sufi: Syekh Abdur Rauf Singkel

    • calendar_month Rab, 6 Jul 2022
    • visibility 2.118
    • 0Komentar

    Mayoritas agama di Indonesia adalah agama Islam, sebagian besar perkembangan Islam di Indonesia merupakan jasa para tokoh sufi, hal tersebut dikarenakan tokoh sufi cenderung terbuka, dan lebih kompromis sehingga ajarannya mudah diterima di kalangan masyarakat. Syekh Abdurrauf as-Singkel memiliki nama lengkap yakni Abdurrauf bin al-Jawiy al-Fansuri, kemudian beliau dikenal dengan sebutan Syeikh Abdurrauf As-Singkel. Nama […]

  • Lantik 408 Pengurus Ranting NU, PCNU Pasuruan Tekankan Literasi dan Loyalitas Berorganisasi

    Lantik 408 Pengurus Ranting NU, PCNU Pasuruan Tekankan Literasi dan Loyalitas Berorganisasi

    • calendar_month Sab, 18 Jul 2026
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sukorejo melantik 408 pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) se-Kecamatan Sukorejo di Graha Al-Mukhlasin, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Ahad (12/07/2026). Ketua MWCNU Sukorejo, Ustadz H Anjumil Azhari, mengatakan pelantikan merupakan momentum memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas pengurus dalam menjalankan amanah jam’iyah. “Pelantikan ini untuk memperkokoh barisan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca