Breaking News
light_mode

Kawal Pesantren di Tengah Pandemi, RMI NU Kab. Pasuruan Dorong Pembentukan Santri Husada

  • account_circle BAM Yusuf
  • calendar_month Ming, 7 Jun 2020
  • visibility 1.216
  • comment 1 komentar

Pasuruan menjadi salah satu wilayah di Jawa Timur yang memiliki Pondok Pesantren dengan jumlah yang besar, setidaknya tercatat lebih dari 200-an lebih Pondok Pesantren. Semenjak masa pandemi berlangsung, berdampak pada hampir seluruh santri di Pondok Pesantren dipulangkan lebih awal. Meskipun proses penanganan pemulangan santri di Pasuruan dan santri asal Pasuruan yang pulang dari berbagai daerah dapat berjalan dengan lancar, kini perlu dipikirkan terkait proses kembalinya santri ke Pondok Pesantren.

Menyikapi hal tersebut, Sabtu (6/6) Pimpinan Cabang Rabithah Ma’had Islamiyah (RMI) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan merespon arahan RMI PBNU dan Surat Edaran Bupati Pasuruan tentang pengembalian santri dan santri baru di tengah pandemi. Dalam pertemuan yang diadakan di Ruang Rapat Graha PCNU Kabupaten Pasuruan tersebut, ketua PC RMI NU Kabupaten Pasuruan, KH. Badrus Salam Amiri menyampaikan bahwa RMI NU sudah siap bergerak membantu Pengasuh dan pengurus Pondok Pesantren dalam hal penerimaan kembali para santri.

“Kami akan mencari data dengan mendatangi secara langsung pondok pesantren tersebut serta menanyakan kesiapan mereka dalam menerima kedatangan para santri terutama mengenai protokol kesehatan untuk kembalinya para santri yang menjadi anjuran pamerintah,” ujar pria yang lebih akrab dipanggil Mas Yus tersebut.

Mas Yus juga menambahkan bahwa nantinya data yang didapat oleh tim gugus tugas Covid-19 RMI NU bersama Tim Satgas Covid-19 PCNU Kabupaten Pasuruan tersebut akan dilaporkan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan. Sehingga sebelum santri kembali dapat diadakan penyemprotan disinfektan dan probiotik pada pondok pesantren seckabupaten Pasuruan.

“Kami berharap nantinya tim Satgas Covid-19 PCNU Kabupaten Pasuruan serta Dinas Kesehatan dapat mengedukasi para santri, sehingga setelah santri dipondok pesantren, dapat dibentuk Santri Husada terutama dalam kesiapan penanganan Covid-19,” imbuhnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH. Imron Mutamakkin. Beliau menyampaikan bahwa NU wajib hadir dalam segala permasalahan di masyarakat termasuk dalam hal pengembalian santri pondok pesantren di tengah pendemi.

Gus Ipong, sapaan akrabnya, juga berharap agar saat pencarian data baru, RMI juga sekaligus mensosialisasikan Protokol Kesehatan untuk di Pondok Pesantren, baik kepada para santri maupun kepada warga sekitar Pondok Pesantren. Sehingga santri benar-benar tangguh menghadapi wabah Covid-19 ini.

Kontributor: BAM Yusuf

Editor: M. Fahrizal Yusuf

  • Penulis: BAM Yusuf

Komentar (1)

  • Moh sahlan

    Diluar ini saya ingin mempublikasikan Ishari jika ada kegiatan yang penting lewat pcnu

    Balas9 Juni 2020 03:07

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masih Masa Pendemi, P3M STAIS Pasuruan Luncurkan KKN TAHAN COVID-19

    Masih Masa Pendemi, P3M STAIS Pasuruan Luncurkan KKN TAHAN COVID-19

    • calendar_month Jum, 10 Jul 2020
    • visibility 557
    • 0Komentar

    Dalam situasi pandemi coronavirus disease 2019 (COVID-19), berbagai perguruan tinggi melakukan terobosan dan inovasi baru dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tersebut, termasuk inovasi KKN dari STAI Salahuddin Pasuruan. “Penguruan tinggi biasanya memilih pelaksanaan KKN di tengah pandemi ini dengan dua model, penyetaraan kegiatan setara KKN dan KKN berbasis domisili mahasiswa. Tentu, semuanya menerapkan protokol […]

  • Hukum Menetapkan dan Mengumumkan Hari Raya Sebelum Pengumuman Resmi Itsbat Pemerintah

    Hukum Menetapkan dan Mengumumkan Hari Raya Sebelum Pengumuman Resmi Itsbat Pemerintah

    • calendar_month Ming, 31 Mei 2026
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Menetapkan dan mengumumkan awal Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah kepada masyarakat umum sebelum adanya penetapan resmi (itsbat) pemerintah tidak diperbolehkan apabila hal tersebut berpotensi menimbulkan perpecahan, perselisihan, dan kebingungan di tengah umat. Larangan ini didasarkan pada pertimbangan sadd adz-dzarî‘ah (menutup pintu kerusakan) dan menjaga persatuan kaum muslimin. Oleh karena itu, meskipun seseorang memiliki hasil hisab yang […]

  • Safari Malam Kedua, Ketua PCNU: Saling Menolong Melalui NU

    Safari Malam Kedua, Ketua PCNU: Saling Menolong Melalui NU

    • calendar_month Ming, 18 Apr 2021
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Tutur, NU PasuruanSafari Ramadlan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan memasuki malam kedua, Sabtu (17/4/2021). Kegiatan dilaksanakan di tiga tempat di masing-masing Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU). MWCNU Tutur di Masjid Al-Muhajirin Desa Ngembal. Untuk MWCNUWonorejo di Masjid Nurul Huda Desa Pakijangan. Sedangkan MWCNUGondangwetan di Masjid Al-Ikhsan Desa Sekarputih. KH. Imron Mutamakkin, memulai […]

  • LFNU Pasuruan Berhasil Melihat Hilal Idul Fitri 1445 H

    LFNU Pasuruan Berhasil Melihat Hilal Idul Fitri 1445 H

    • calendar_month Sel, 9 Apr 2024
    • visibility 889
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang (PC) Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Rukyatul Hilal penentuan Bulan Syawal di Pondok Pesantren Dalwa, Gedung Mabna Abuya Hasan Lantai 10, Selasa (9/04/2024). Dalam acara tersebut Pengurus LFNU Ustad Ma’sum melihat hilal secara langsung dalam penentuan syawal 1445 H. “Saya bersumpah melihat hilal selama lima detik secara langsung tanpa menggunakan […]

  • NU Peduli Pasuruan Kembali Salurkan Bantuan Logistik untuk Dapur Umum Warga Terdampak Banjir

    NU Peduli Pasuruan Kembali Salurkan Bantuan Logistik untuk Dapur Umum Warga Terdampak Banjir

    • calendar_month Rab, 18 Des 2024
    • visibility 1.070
    • 0Komentar

    Grati, NU Pasuruan NU Peduli Kabupaten Pasuruan memberikan bantuan berupa logistik berupa makanan, lauk pauk dan air mineral  di dapur umum daerah yang tergenang di Kecamatan Winongan, Grati dan Rejoso. Kordinator NU Peduli Kabupaten Pasuruan Gus M Nawawi mengatakan, banjir ini merupakan banjir ke lima dalam Bulan Desember 2024 adapun daerah yang baru terdampak adalah […]

  • Mensyukuri Kemerdekaan, Mahasiswa STAIS Pasuruan Gelar Ngaji Bersama Masyarakat

    • calendar_month Jum, 17 Agu 2018
    • visibility 411
    • 3Komentar

    Mahasiswa STAIS (Sekolah Tinggi Agama Islam Shalahuddin) Pasuruan, gelar Ngaji Bersama Masyarakat saat melaksanakan KKN (Kuliah Kerja Nyata) di Desa Kalisat Kecamatan Rembang, Kamis (16/8). “Tujuan dalam Ngaji disamping kita memperkuat Spiritual hati kita, juga mengingat jasa para pejuang kemerdekaan Republik Indonesia. Oleh karena itu, kita sebagai generasi muda wajib bersyukur atas Anugerah Kemerdekaan ini”, […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca