Breaking News
light_mode

Kawal Pesantren di Tengah Pandemi, RMI NU Kab. Pasuruan Dorong Pembentukan Santri Husada

  • account_circle BAM Yusuf
  • calendar_month Ming, 7 Jun 2020
  • visibility 1.221
  • comment 1 komentar

Pasuruan menjadi salah satu wilayah di Jawa Timur yang memiliki Pondok Pesantren dengan jumlah yang besar, setidaknya tercatat lebih dari 200-an lebih Pondok Pesantren. Semenjak masa pandemi berlangsung, berdampak pada hampir seluruh santri di Pondok Pesantren dipulangkan lebih awal. Meskipun proses penanganan pemulangan santri di Pasuruan dan santri asal Pasuruan yang pulang dari berbagai daerah dapat berjalan dengan lancar, kini perlu dipikirkan terkait proses kembalinya santri ke Pondok Pesantren.

Menyikapi hal tersebut, Sabtu (6/6) Pimpinan Cabang Rabithah Ma’had Islamiyah (RMI) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan merespon arahan RMI PBNU dan Surat Edaran Bupati Pasuruan tentang pengembalian santri dan santri baru di tengah pandemi. Dalam pertemuan yang diadakan di Ruang Rapat Graha PCNU Kabupaten Pasuruan tersebut, ketua PC RMI NU Kabupaten Pasuruan, KH. Badrus Salam Amiri menyampaikan bahwa RMI NU sudah siap bergerak membantu Pengasuh dan pengurus Pondok Pesantren dalam hal penerimaan kembali para santri.

“Kami akan mencari data dengan mendatangi secara langsung pondok pesantren tersebut serta menanyakan kesiapan mereka dalam menerima kedatangan para santri terutama mengenai protokol kesehatan untuk kembalinya para santri yang menjadi anjuran pamerintah,” ujar pria yang lebih akrab dipanggil Mas Yus tersebut.

Mas Yus juga menambahkan bahwa nantinya data yang didapat oleh tim gugus tugas Covid-19 RMI NU bersama Tim Satgas Covid-19 PCNU Kabupaten Pasuruan tersebut akan dilaporkan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan. Sehingga sebelum santri kembali dapat diadakan penyemprotan disinfektan dan probiotik pada pondok pesantren seckabupaten Pasuruan.

“Kami berharap nantinya tim Satgas Covid-19 PCNU Kabupaten Pasuruan serta Dinas Kesehatan dapat mengedukasi para santri, sehingga setelah santri dipondok pesantren, dapat dibentuk Santri Husada terutama dalam kesiapan penanganan Covid-19,” imbuhnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH. Imron Mutamakkin. Beliau menyampaikan bahwa NU wajib hadir dalam segala permasalahan di masyarakat termasuk dalam hal pengembalian santri pondok pesantren di tengah pendemi.

Gus Ipong, sapaan akrabnya, juga berharap agar saat pencarian data baru, RMI juga sekaligus mensosialisasikan Protokol Kesehatan untuk di Pondok Pesantren, baik kepada para santri maupun kepada warga sekitar Pondok Pesantren. Sehingga santri benar-benar tangguh menghadapi wabah Covid-19 ini.

Kontributor: BAM Yusuf

Editor: M. Fahrizal Yusuf

  • Penulis: BAM Yusuf

Komentar (1)

  • Moh sahlan

    Diluar ini saya ingin mempublikasikan Ishari jika ada kegiatan yang penting lewat pcnu

    Balas9 Juni 2020 03:07

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IPNU-IPPNU Karangsentul Mantapkan Eksistensi lewat Dies Maulidiyah

    IPNU-IPPNU Karangsentul Mantapkan Eksistensi lewat Dies Maulidiyah

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • visibility 659
    • 1Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Desa Karangsentul, Kecamatan Gondangwetan sukses menggelar Dies Maulidiyah ke-5 di kediaman Ayu, Selasa (30/10/2025). Ketua Pimpinan Cabang PC IPPNU Kabupaten Pasuruan Siti Julaikha mengatakan, momentum dies maulidiyah juga menjadi ajang refleksi perjalanan ranting. Ia menegaskan pentingnya menjaga […]

  • Tingkatkan Pembelajaran Madrasah Diniyah, Dinas Pendidikan & Kemenag Kabupaten Pasuruan Gelar Bimtek

    • calendar_month Kam, 30 Agu 2018
    • visibility 782
    • 1Komentar

    Seiring dengan pesatnya perkembangan MADIN (Madrasah Diniyah) sejak diberlakukannya Peraturan Bupati Nomor 21 tahun 2016 tentang wajib MADIN di Pasuruan, Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan adakan Bimbingan Teknis metode pembelajaran MADIN Pontren, Rabu (29/8) di Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini dilakukan untuk melakukan pembenahan dalam semua aspek internal MADIN termasuk administrasi dan […]

  • Giliran Ansor Pohjentrek Bagi Takjil dan Santunan Anak Yatim

    Giliran Ansor Pohjentrek Bagi Takjil dan Santunan Anak Yatim

    • calendar_month Jum, 28 Mar 2025
    • visibility 656
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan Bagi Takjil dan Santunan Anak Yatim, Ahad (23/03/2025). Kegiatan dipusatkan di Pondok Pesantren Issadul Ummah, Dusun Mojosemi, Desa Susukanrejo, Kecamatan Pohjentrek. Acara dimulai pukul 16.30 WIB dan dimeriahkan oleh penampilan Marching Band Barisan Ansor Serbaguna (Banser) binaan PAC GP […]

  • Ansor Purwosari & Karang Taruna Bima Sakti Bagi 1000 Takjil

    Ansor Purwosari & Karang Taruna Bima Sakti Bagi 1000 Takjil

    • calendar_month Sel, 11 Mei 2021
    • visibility 732
    • 0Komentar

    Purwosari, NU PasuruanPimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Purwosari bersama Karang Taruna Bima Sakti melaksanakan kegiatan Berbagi 1000 Takjil Gratis untuk pengguna jalan di area Kelurahan, Senin (10/5/21). Kegiatan yang tepat di perempatan Area PT. Trisakti Purwosari Makmur itu, diikuti oleh 200 Anggota dari PR GP ANSOR dan Karang Taruna dengan tetap menerapkan protokol […]

  • Gus Saiful : Tugas Guru Aswaja Mengenalkan NU Kepada Murid Sejak Dini

    Gus Saiful : Tugas Guru Aswaja Mengenalkan NU Kepada Murid Sejak Dini

    • calendar_month Ming, 25 Agu 2024
    • visibility 1.261
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Sekertaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan Gus Saiful Anam Chalim mengatakan, tugas guru Aswaja adalah mengenalkan NU kepada murid muridnya sejak dini. “Jadilah orang pertama kali mengenalkan NU kepada peserta didik,” ujarnya pada saat Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru Aswaja NU Nahdliyah LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan, Sabtu (24/08/2024). Menurutnya mengenalkan […]

  • Santri Bucin Menurut Gus Sirajjuddin Sidogiri

    Santri Bucin Menurut Gus Sirajjuddin Sidogiri

    • calendar_month Sab, 4 Nov 2023
    • visibility 890
    • 0Komentar

    Perwosari, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Pasuruan menggelar kajian milenial dengan tema ‘Santri Bucin Gak Bahaya Ta’ di caffe K-Naya Kamis (2/10/2023). Pendakwah Milenial Pasuruan Gus M Sirajjuddin mengatakan, mengatakan santri merupakan orang yang berpegang teguh kepada syariat, menjalankan sunah Rasulullah dan bisa bergaul dengan baik kepada sesama. “Santri […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca