Breaking News
light_mode

Kawal Pesantren di Tengah Pandemi, RMI NU Kab. Pasuruan Dorong Pembentukan Santri Husada

  • account_circle BAM Yusuf
  • calendar_month Ming, 7 Jun 2020
  • visibility 1.277
  • comment 1 komentar

Pasuruan menjadi salah satu wilayah di Jawa Timur yang memiliki Pondok Pesantren dengan jumlah yang besar, setidaknya tercatat lebih dari 200-an lebih Pondok Pesantren. Semenjak masa pandemi berlangsung, berdampak pada hampir seluruh santri di Pondok Pesantren dipulangkan lebih awal. Meskipun proses penanganan pemulangan santri di Pasuruan dan santri asal Pasuruan yang pulang dari berbagai daerah dapat berjalan dengan lancar, kini perlu dipikirkan terkait proses kembalinya santri ke Pondok Pesantren.

Menyikapi hal tersebut, Sabtu (6/6) Pimpinan Cabang Rabithah Ma’had Islamiyah (RMI) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan merespon arahan RMI PBNU dan Surat Edaran Bupati Pasuruan tentang pengembalian santri dan santri baru di tengah pandemi. Dalam pertemuan yang diadakan di Ruang Rapat Graha PCNU Kabupaten Pasuruan tersebut, ketua PC RMI NU Kabupaten Pasuruan, KH. Badrus Salam Amiri menyampaikan bahwa RMI NU sudah siap bergerak membantu Pengasuh dan pengurus Pondok Pesantren dalam hal penerimaan kembali para santri.

“Kami akan mencari data dengan mendatangi secara langsung pondok pesantren tersebut serta menanyakan kesiapan mereka dalam menerima kedatangan para santri terutama mengenai protokol kesehatan untuk kembalinya para santri yang menjadi anjuran pamerintah,” ujar pria yang lebih akrab dipanggil Mas Yus tersebut.

Mas Yus juga menambahkan bahwa nantinya data yang didapat oleh tim gugus tugas Covid-19 RMI NU bersama Tim Satgas Covid-19 PCNU Kabupaten Pasuruan tersebut akan dilaporkan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan. Sehingga sebelum santri kembali dapat diadakan penyemprotan disinfektan dan probiotik pada pondok pesantren seckabupaten Pasuruan.

“Kami berharap nantinya tim Satgas Covid-19 PCNU Kabupaten Pasuruan serta Dinas Kesehatan dapat mengedukasi para santri, sehingga setelah santri dipondok pesantren, dapat dibentuk Santri Husada terutama dalam kesiapan penanganan Covid-19,” imbuhnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH. Imron Mutamakkin. Beliau menyampaikan bahwa NU wajib hadir dalam segala permasalahan di masyarakat termasuk dalam hal pengembalian santri pondok pesantren di tengah pendemi.

Gus Ipong, sapaan akrabnya, juga berharap agar saat pencarian data baru, RMI juga sekaligus mensosialisasikan Protokol Kesehatan untuk di Pondok Pesantren, baik kepada para santri maupun kepada warga sekitar Pondok Pesantren. Sehingga santri benar-benar tangguh menghadapi wabah Covid-19 ini.

Kontributor: BAM Yusuf

Editor: M. Fahrizal Yusuf

  • Penulis: BAM Yusuf

Komentar (1)

  • Moh sahlan

    Diluar ini saya ingin mempublikasikan Ishari jika ada kegiatan yang penting lewat pcnu

    Balas9 Juni 2020 03:07

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berikut Dua Tugas Guru Menurut KH Imron Mutamakkin

    Berikut Dua Tugas Guru Menurut KH Imron Mutamakkin

    • calendar_month Sen, 2 Des 2024
    • visibility 1.803
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan, tugas utama seorang guru bukan hanya mengajarkan ilmu pengetahuan tetapi juga mengajak murid untuk mencintai ilmu. Hal itu diungkapkan pada saat Bimtek Pengembangan Menejemen Madrasah Diniyah di rumah inovasi LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan, Ahad (1/12/2024). “Terus ajak murid muridmu […]

  • Lahan Pertanian Kritis, Mahasiswa UNU Pasuruan Ajari Petani Bikin Pestisida dan Pupuk Organik

    Lahan Pertanian Kritis, Mahasiswa UNU Pasuruan Ajari Petani Bikin Pestisida dan Pupuk Organik

    • calendar_month Kam, 5 Okt 2023
    • visibility 916
    • 0Komentar

    Tosari, NU Pasuruan Menghadapi lahan kritis di Desa Kandangan, Mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Biologi Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan memberi peningkatan kapasitas petani dalam pembenahan kualitas tanah melalui pembuatan pupuk organik. Kegiatan itu sebagai bagian dari pelaksanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Tahun 2023 di […]

  • Muslimat dan Fatayat NU Rejoso Adakan Pengajian Kitab Kifayatul Akhyar Selama Ramadhan

    Muslimat dan Fatayat NU Rejoso Adakan Pengajian Kitab Kifayatul Akhyar Selama Ramadhan

    • calendar_month Sen, 24 Mar 2025
    • visibility 1.281
    • 0Komentar

    Rejoso, NU Pasuruan Muslimat dan Fatayat NU Rejoso menggelar pengajian kitab Kifayatul Akhyar di kantor MWCNU Kecamatan Rejoso. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang menghadirkan pemateri dan tema yang berbeda setiap tahunnya. Ketua Fatayat NU Rejoso, Hj. Dewi Alfiah, menjelaskan bahwa pengajian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman keagamaan serta melestarikan tradisi pesantren di lingkungan Banom […]

  • Pesan KH Imron Mutamakkin Untuk Guru Madin di Pasuruan

    Pesan KH Imron Mutamakkin Untuk Guru Madin di Pasuruan

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • visibility 670
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin menegaskan bahwa dalam menyusun kurikulum Madrasah Diniyah (Madin), perlu memperhatikan kapasitas anak didik serta pengembangan fungsi otak kanan dan kiri secara seimbang. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Workshop dan Review Kurikulum Madrasah Diniyah Wustha yang digelar di Aula Rumah Inovasi Ma’arif […]

  • Tahap II, PCNU Kab. Pasuruan Salurkan Donasi untuk Korban Erupsi Semeru

    Tahap II, PCNU Kab. Pasuruan Salurkan Donasi untuk Korban Erupsi Semeru

    • calendar_month Kam, 16 Des 2021
    • visibility 1.051
    • 0Komentar

    Lumajang, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menyalurkan bantuan tahap ke dua untuk korban eruspi semeru, Kamis (16/12/2021). Donasi berupa uang tunai Rp. 88.050.000 dan logistik seperti scrop dan argo. Koordinator NU Peduli PCNU Kabupaten Pasuruan Gus H Muhammad Nawawi, mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas donasi yang disalurkan kepada NU Peduli Kabupaten […]

  • Tahun 2022, 462 Santri Ponpes Al-Yasini Terjun ke Masyarakat

    Tahun 2022, 462 Santri Ponpes Al-Yasini Terjun ke Masyarakat

    • calendar_month Sab, 19 Feb 2022
    • visibility 1.043
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU PasuruanPondok Pesantren Terpadu Al-Yasini (PPTA), Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, memiliki Program Pengabdian Santri (P2S). Kegiatan itu diperuntukkan untuk santri yang lulus jenjang pendidikan menengah atas. Ketua Panitia H Jainuddin menjelaskan, tujuan kegiatan itu untuk memberikan pengalaman dalam mengamalkan ilmu yang telah didapatkan di sekolah dan pesantren. “Tugas pengabdian di masyarakat selama 30 hari,” […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca