Breaking News
light_mode

Kiai Muhib Kuliah di Perguruan Tinggi NU Niatkan Khidmah, Raih Ilmu

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Kam, 30 Jan 2025
  • visibility 1.592
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Muhibul Aman Aly mengatakan menempuh pendidikan di perguruan tinggi, khususnya di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU), bukan sekadar mencari gelar akademik. Lebih dari itu, ada dua niat utama yang seharusnya menjadi landasan setiap mahasiswa.

Hal itu diungkapkan pada saat UNU Pasuruan bersholawat di halaman perkantoran PCNU Kabupaten Pasuruan, Selasa (28/01/2025).

“Jika kuliah di pendidikan tinggi NU niatkan khidmah meskipun bukan pengurus NU namun kamu bagian dari NU,” ujarnya.

Menurutnya kuliah di pendidikan NU belajar bukan sekedar untuk mengisi pikiran. Akan tetapi menjadikan ilmu sebagai jalan hidup dengan totalitas untuk berkhidmah.

“Mahasiswa dan mahasiswi pendidikan tinggi NU merupakan bagian dari NU meskipun bukan pengurus NU,” tambahnya.

Kiai Muhib sapaan akrabnya mengatakan, tantangan kedepan semakin besar karena NU tidak hanya membutuhkan sarjana agama tetapi NU membutuhkan sarjana di bidang teknologi dan mendapatkan tempat yang strategis sesuai dengan keahliannya.

“NU tidak hanya membutuhkan sarjana di bidang agama tetapi juga membutuhkan sarana di bidang teknologi,” jelasnya.

Dirinya menegaskan bahwasanya teknologi merupakan kunci mengendalikan kehidupan kita fitdunyah dan akhirat kedepannya hal itu sudah terbukti munculnya Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

“Jika kader NU tidak ahli dalam bidang teknologi maka kita akan dikalahkan oleh kecerdasan buatan,” terangnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, kedua adalah niat mencari ilmu artinya ilmu diperoleh dengan belajar, keberkahan ilmu diperoleh dengan khidmah. Secara sederhana keberkahan ilmu atau ilmu yang berkah dapat diartikan sebagai ilmu yang bermanfaat. Ilmu yang telah dipelajari dengan susah-payah memberi manfaat baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

“Salah satu tanda bahwa ilmu yang dimiliki seseorang bermanfaat adalah dapat memberikan pencerahan dan pengayoman di tengah-tengah masyarakat,” tutupnya.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komunitas Jagongan 1926 Gowes Bareng ke Stadion Delta Sidoarjo

    Komunitas Jagongan 1926 Gowes Bareng ke Stadion Delta Sidoarjo

    • calendar_month Sen, 6 Feb 2023
    • visibility 1.289
    • 0Komentar

    Rejoso, NU PasuruanJamaah Gowes Sarungan (Jagongan) 1926 bersepeda menuju lokasi Puncak Resepsi Satu Abad Nahdlatul Ulama (1 Abad NU) di Stadion Gelora Delta Sidorajo. “Nahdliyyin tentu tidak ingin kehilangan momen 1 Abad NU,” imbuh KH Abdulloh Nasih Nashor selaku ketua Jagongan 1926 kepada NU Pasuruan, Senin (6/2/2023). Dirinya menyampaikan, rute gowes mengikuti rute Napak Tilas […]

  • LP Ma’arif NU Pasuruan Gelar Olimpiade 2026, Asah Kompetensi Ratusan Pelajar

    LP Ma’arif NU Pasuruan Gelar Olimpiade 2026, Asah Kompetensi Ratusan Pelajar

    • calendar_month Sen, 14 Sep 2026
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan  Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pasuruan menggelar Olimpiade Ma’arif 2026 di Aula Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Ahad (16/9/2026). Ketua PC LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan Ahmad Farid mengatakan, kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengasah sekaligus mengukur kompetensi yang diperoleh selama […]

  • Kisah Hebat Imam Bukhari Lepas dari Fitnah ‘Seribu Dinar’

    Kisah Hebat Imam Bukhari Lepas dari Fitnah ‘Seribu Dinar’

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2017
    • visibility 1.869
    • 4Komentar

    “Sebelum menyimak kisah ini, ada baiknya kita hitung dulu berapa banyak 1000 dinar itu. Kalau 1 dinar setara dengan 4,25 gram emas murni, maka, 1000 dinar berarti 4.250 gram atau 4.25 kg. Jika 1 gram emas murni seharga Rp500.000, maka, seribu dinar senilai Rp2,125 miliar. Angka yang tidak kecil.” Oleh: Aboe Khidir SEKARANG, mari kita […]

  • Belum Ada Peta Desa, Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan Bantu Membuat

    Belum Ada Peta Desa, Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan Bantu Membuat

    • calendar_month Rab, 20 Sep 2023
    • visibility 446
    • 0Komentar

    Kejayan, NU PasuruanMahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin dan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi kelompok 14, membantu Pemerintah Desa (Pemdes) Randugong membuat peta desa setempat. Penanggung jawab kegiatan Nur Amalia menyebutkan, alur pelaksanaan Pembuatan Peta Administrasi Desa Randugong. Pembuatan peta dilakukan selama 5 hari (14-18/8/2023) bertempat […]

  • Meningkat dan Terbanyak, Riset Dosen ITSNU Pasuruan Lolos Pendanaan Kemendikbudristek

    Meningkat dan Terbanyak, Riset Dosen ITSNU Pasuruan Lolos Pendanaan Kemendikbudristek

    • calendar_month Ming, 16 Jul 2023
    • visibility 529
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Lima Dosen di Fakultas Teknik (FT) Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan lolos Penerimaan Proposal Penelitian Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) tahun 2023. “Alhamdulillah. Tahun ini yang lolos berjumlah lima proposal. Meningkat dari tahun lalu yang lolos hanya dua,” imbuhny Dekan FT ITSNU Pasuruan Fahimatul Ulya kepada NU […]

  • Perkuat Syiar & Dakwah Islam di Medsos, IPNU-IPPNU ITSNU-STAIS Pasuruan Gelar Workshop Desain

    Perkuat Syiar & Dakwah Islam di Medsos, IPNU-IPPNU ITSNU-STAIS Pasuruan Gelar Workshop Desain

    • calendar_month Sen, 28 Des 2020
    • visibility 1.154
    • 0Komentar

    Saat ini, media sosial sudah menjadi garda terdepan sebagai sarana syiar dan dakwah Islam. Sayangnya, konten yang terkait dengan syiar dan dakwah Islam di media sosial, masih didominasi oleh kelompok intoleran bahkan radikal ekstrimis. Menyadari itu dan dalam rangka membentuk kader-kader yang melek teknologi, Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca