Breaking News
light_mode

Kiai Muhib Kuliah di Perguruan Tinggi NU Niatkan Khidmah, Raih Ilmu

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Kam, 30 Jan 2025
  • visibility 1.611
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Muhibul Aman Aly mengatakan menempuh pendidikan di perguruan tinggi, khususnya di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU), bukan sekadar mencari gelar akademik. Lebih dari itu, ada dua niat utama yang seharusnya menjadi landasan setiap mahasiswa.

Hal itu diungkapkan pada saat UNU Pasuruan bersholawat di halaman perkantoran PCNU Kabupaten Pasuruan, Selasa (28/01/2025).

“Jika kuliah di pendidikan tinggi NU niatkan khidmah meskipun bukan pengurus NU namun kamu bagian dari NU,” ujarnya.

Menurutnya kuliah di pendidikan NU belajar bukan sekedar untuk mengisi pikiran. Akan tetapi menjadikan ilmu sebagai jalan hidup dengan totalitas untuk berkhidmah.

“Mahasiswa dan mahasiswi pendidikan tinggi NU merupakan bagian dari NU meskipun bukan pengurus NU,” tambahnya.

Kiai Muhib sapaan akrabnya mengatakan, tantangan kedepan semakin besar karena NU tidak hanya membutuhkan sarjana agama tetapi NU membutuhkan sarjana di bidang teknologi dan mendapatkan tempat yang strategis sesuai dengan keahliannya.

“NU tidak hanya membutuhkan sarjana di bidang agama tetapi juga membutuhkan sarana di bidang teknologi,” jelasnya.

Dirinya menegaskan bahwasanya teknologi merupakan kunci mengendalikan kehidupan kita fitdunyah dan akhirat kedepannya hal itu sudah terbukti munculnya Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

“Jika kader NU tidak ahli dalam bidang teknologi maka kita akan dikalahkan oleh kecerdasan buatan,” terangnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, kedua adalah niat mencari ilmu artinya ilmu diperoleh dengan belajar, keberkahan ilmu diperoleh dengan khidmah. Secara sederhana keberkahan ilmu atau ilmu yang berkah dapat diartikan sebagai ilmu yang bermanfaat. Ilmu yang telah dipelajari dengan susah-payah memberi manfaat baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

“Salah satu tanda bahwa ilmu yang dimiliki seseorang bermanfaat adalah dapat memberikan pencerahan dan pengayoman di tengah-tengah masyarakat,” tutupnya.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • HSN 2018: LKNU Pasuruan Gelar Penyuluhan Kesehatan untuk Santri

    • calendar_month Sab, 20 Okt 2018
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati hari santri 2018, kegiatan penyuluhan kesehatan digelar untuk para santri di beberapa pesantren di pasuruan. kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para santri agar dapat melakukan pola hidup bersih dan sehat. Penyuluhan ini dilakukan di 4 pondok pesantren di pasuruan secara terpisah. Pesantren yang pertama diberikan penyuluhan adalah Pondok Pesantren Assolhollach pada […]

  • 1500 Undangan Hadir di Haul KH. Muhammad Kholilurrahman bin KH. Abdul Alim

    • calendar_month Kam, 3 Jan 2019
    • visibility 1.313
    • 0Komentar

    Tepat pada hari Rabu 02 Januari 2019 atau 25 Robiul Tsani 1440 Pondok Pesantren Sidogiri memperingati Haul KH. Muhammad Kholilurrahman bin KH. Abdul Alim dan Mas Moch. Daqiqiyah bin KH. Abdul Alim. Acara haul yang dilaksanakan di kediaman KH. Abdul Alim bin Abdul Jalil tersebut, diiringi dengan pembacaan Sholawat Burdah oleh tim sholawat Ponpes Sidogiri. […]

  • Muslimat dan Fatayat NU Rejoso Adakan Pengajian Kitab Kifayatul Akhyar Selama Ramadhan

    Muslimat dan Fatayat NU Rejoso Adakan Pengajian Kitab Kifayatul Akhyar Selama Ramadhan

    • calendar_month Sen, 24 Mar 2025
    • visibility 1.293
    • 0Komentar

    Rejoso, NU Pasuruan Muslimat dan Fatayat NU Rejoso menggelar pengajian kitab Kifayatul Akhyar di kantor MWCNU Kecamatan Rejoso. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang menghadirkan pemateri dan tema yang berbeda setiap tahunnya. Ketua Fatayat NU Rejoso, Hj. Dewi Alfiah, menjelaskan bahwa pengajian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman keagamaan serta melestarikan tradisi pesantren di lingkungan Banom […]

  • Yuk Ikut Majelis Rindu, Asyiknya Ngaji, Musik, dan Curhat

    Yuk Ikut Majelis Rindu, Asyiknya Ngaji, Musik, dan Curhat

    • calendar_month Jum, 19 Agu 2022
    • visibility 460
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanLembaga dan Badan Otonom (Banom) di tingkat Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan akan menggelar ‘Majelis Rindu: Never Sambat, Loss Bahagia’, besok Sabtu (20/08/2022). Lokasi kegiatan dipusatkan di KH Achmad Djufri Hall Room, Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Desa Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek. Direktur Media Center PCNU, Ustadz M Subadar menjelaskan, sasaran peserta ‘Majelis […]

  • Berkah Ramadhan, Begini Kisah Ketua PCINU Japan Mas Kiai Gazali

    Berkah Ramadhan, Begini Kisah Ketua PCINU Japan Mas Kiai Gazali

    • calendar_month Sel, 26 Mar 2024
    • visibility 999
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU PasuruanKetua Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Japan Achmad Gazali membagikan pengalaman berpuasa di Negeri Sakura. Dari merasa terharu atas perhatian sensei yang membimbingnya, durasi waktu berpuasa, hingga merasakan cuaca musim dingin. “Aku kemarin mencari di internet, makanan apa yang dimakan muslim untuk berbuka puasa. Aku menemukan kurma. Jadi aku membelikan mu kurma […]

  • Berqurban Mudah & Terpercaya, LAZISNU Pasuruan Solusinya

    • calendar_month Kam, 9 Agu 2018
    • visibility 1.162
    • 0Komentar

    Jelang Hari Raya Idul Adha, Pengurus Cabang Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (PC LAZISNU) Kabupaten Pasuruan, kembali menggadakan kegiatan “NU ber-Qurban”. “Seperti tahun-tahun sbelumnya, kegiatan NU ber-Qurban” mengajak warga Nahdliyyin dan masyarakat umum untuk menyalurkan hewan qurban mereka lewat lazisnu”, ujar Agus H. Muhammad Nawawi selaku Ketua PC LAZISNU Kabupaten Pasuruan kepada […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca