Breaking News
light_mode

Kiai Muhib Kuliah di Perguruan Tinggi NU Niatkan Khidmah, Raih Ilmu

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Kam, 30 Jan 2025
  • visibility 1.495
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Muhibul Aman Aly mengatakan menempuh pendidikan di perguruan tinggi, khususnya di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU), bukan sekadar mencari gelar akademik. Lebih dari itu, ada dua niat utama yang seharusnya menjadi landasan setiap mahasiswa.

Hal itu diungkapkan pada saat UNU Pasuruan bersholawat di halaman perkantoran PCNU Kabupaten Pasuruan, Selasa (28/01/2025).

“Jika kuliah di pendidikan tinggi NU niatkan khidmah meskipun bukan pengurus NU namun kamu bagian dari NU,” ujarnya.

Menurutnya kuliah di pendidikan NU belajar bukan sekedar untuk mengisi pikiran. Akan tetapi menjadikan ilmu sebagai jalan hidup dengan totalitas untuk berkhidmah.

“Mahasiswa dan mahasiswi pendidikan tinggi NU merupakan bagian dari NU meskipun bukan pengurus NU,” tambahnya.

Kiai Muhib sapaan akrabnya mengatakan, tantangan kedepan semakin besar karena NU tidak hanya membutuhkan sarjana agama tetapi NU membutuhkan sarjana di bidang teknologi dan mendapatkan tempat yang strategis sesuai dengan keahliannya.

“NU tidak hanya membutuhkan sarjana di bidang agama tetapi juga membutuhkan sarana di bidang teknologi,” jelasnya.

Dirinya menegaskan bahwasanya teknologi merupakan kunci mengendalikan kehidupan kita fitdunyah dan akhirat kedepannya hal itu sudah terbukti munculnya Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

“Jika kader NU tidak ahli dalam bidang teknologi maka kita akan dikalahkan oleh kecerdasan buatan,” terangnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, kedua adalah niat mencari ilmu artinya ilmu diperoleh dengan belajar, keberkahan ilmu diperoleh dengan khidmah. Secara sederhana keberkahan ilmu atau ilmu yang berkah dapat diartikan sebagai ilmu yang bermanfaat. Ilmu yang telah dipelajari dengan susah-payah memberi manfaat baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

“Salah satu tanda bahwa ilmu yang dimiliki seseorang bermanfaat adalah dapat memberikan pencerahan dan pengayoman di tengah-tengah masyarakat,” tutupnya.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dies Maulidiyah ke-5, ITSNU Pasuruan Ajak Pelajar Inovatif Olah Karbohidrat Non Beras

    Dies Maulidiyah ke-5, ITSNU Pasuruan Ajak Pelajar Inovatif Olah Karbohidrat Non Beras

    • calendar_month Jum, 10 Feb 2023
    • visibility 921
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanHimpunan mahasiswa dan Program Studi (Prodi) Teknologi Hasil Pertanian (THP) Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan sukses menggelar Lomba Inovasi Produk Olahan Karbohidrat Pengganti Beras, Sabtu (4/2/2023). Kegiatan dipusatkan di Aula Lantai II Rumah Inovasi Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan (LP) Maarif NU Kabupaten Pasuruan, kompleks perkantoran PCNU, Kecamatan Pohjentrek. Kepala […]

  • Peringati 1 Muharram & HUT RI ke-75, Ansor Sidogiri Ziarah Muassis & Sesepuh NU Kab. Pasuruan

    Peringati 1 Muharram & HUT RI ke-75, Ansor Sidogiri Ziarah Muassis & Sesepuh NU Kab. Pasuruan

    • calendar_month Kam, 20 Agu 2020
    • visibility 629
    • 1Komentar

    Bulan Muharram merupakan bulan pembuka awal tahun dalam kalender Hijriyah, sehingga menjadi bulan istimewa bagi umat Islam. Kali ini, keistimewaannya berlipat, karena 1 Muharram 1442 H berselang 3 hari dari perayaan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75. Oleh karena itu, dalam rangka menjaga tradisi umat Islam Indonesia, yaitu memperingati Tahun Baru Islam 1442 […]

  • Giliran Gus Irsyad dan Banser Jatim Bantu Warga Korban Banjir Pasuruan

    Giliran Gus Irsyad dan Banser Jatim Bantu Warga Korban Banjir Pasuruan

    • calendar_month Sen, 11 Mar 2024
    • visibility 777
    • 0Komentar

    Winongan, NU PasuruanKomandan Kepala Satuan Koordinasi Wilayah (Kasatkorwil) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Jawa Timur, Gus H M Irsyad Yusuf menyalurkan bantuan untuk warga terdampak banjir di Posko Lapangan (Poslap) NU Peduli Pasuruan, Kantor Kecamatan Winongan, Ahad (10/03/2024). Pantauan NU Pasuruan, rombongan Satkorwil Banser Jatim sampai di posko sekitar pukul 17.15 WIB. Rombongan membawa 100 kardus […]

  • Di Konferancab ISNU Purwosari, Pengurus Baru Diminta Lebih Solid dan Aktif

    Di Konferancab ISNU Purwosari, Pengurus Baru Diminta Lebih Solid dan Aktif

    • calendar_month Ming, 18 Jun 2023
    • visibility 1.141
    • 0Komentar

    Purwosari, NU PasuruanPimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan menggelar Konferensi Anak Cabang (Konferancab) ke-2 di kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) kecamatan setempat, Jum’at (16/06/2023). Ketua Pimpinan Cabang (PC) ISNU, Ahmad Adip Muhdi menyampaikan, berterima kasih atas upaya PAC di wilayah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten […]

  • Melaui Posyandu, Mahasiswa UNU STAI Salahudin Pasuruan Bantu Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Desa

    Melaui Posyandu, Mahasiswa UNU STAI Salahudin Pasuruan Bantu Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Desa

    • calendar_month Sel, 9 Jul 2024
    • visibility 668
    • 0Komentar

    Rejoso, NU Pasurun Mahasiswa Kuliah Kerja nyata (KKN)  Universitas Nahdlatul ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan ikut berpartisipasi  dalam kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), Senin (8/07/2024). Tentu dengan adanya mahasiswa UNU STAI Salahudin Pasuruan banyak warga yang terbantu diantaranya warga Kecamatan Rejoso dan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan khususnya dalam hal pelayanan. Posyandu […]

  • Halalbihalal Santri Sidogiri, Pesan Gus Labib: Rendah Hati Adalah Kunci Mencari Ilmu

    • calendar_month Sab, 29 Jun 2019
    • visibility 1.243
    • 0Komentar

    Pondok Pesantren Sidogiri Syaikhona Kholil sukses gelar Halalbihalal Asatidz dan Para Santri, Sabtu (29/6/2019) di Pondok Pesantren Sidogiri Syaikhona Kholil. Dalam sambutannya, Ustadz Mahmud Syah yang mewakili para guru menyampaikan mohon maaf kepada para santri. Beliau juga mengatakan bahwa semua santri itu pintar, tidak ada yang bodoh. “Tidak ada santri yang bodoh, yang ada hanya […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca