Breaking News
light_mode

Makna Tradisi Mitoni Bagi Warga Purwosari Pasuruan

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
  • visibility 1.449
  • comment 0 komentar

Tepatnya di desa tejowangi kecamatan Purwosari-Pasuruan, adat jawa mitoni atau juga disebut tingkeban yaitu tujuh bulanan usia kehamilan masih dilestarikan. Acara mitoni merupakan prosesi adat Jawa yang ditujukan pada ibu yang kandungannya mencapai usia tujuh bulan kehamilan.

Mitoni sendiri berasal dari kata “pitu” yang artinya adalah angka tujuh. Meskipun begitu, pitu juga dapat diartikan sebagai pitulungan yang artinya adalah pertolongan, di mana acara ini merupakan sebuah doa agar pertolongan datang pada ibu yang sedang mengandung. Selain mohon doa akan kelancaran dalam bersalin, acara mitoni ini juga disertai doa agar kelak si anak menjadi pribadi yang baik dan berbakti.

Acara mitoni tersebut diselenggarakan oleh sepasang suami istri dengan nama akrab Vendy dan Dian dengan mengundang warga sekitar, tokoh masyarakat dan kerabat-kerabat dekat mereka. Nampak sekali kekhidmatan dari acara tersebut baik dari warga atau penyelenggara menampakkan raut wajah penuh harap pada kelahiran sijabang bayi nanti.

Vendy sebagai penyelenggara mengatakan “Saya berharap si calon jabang bayi ini kelak menjadi anak yang sholeh atau sholeha, taat maring Gusti dan berbakti pada orang tua”, ujarnya kepada wartawan nupasuruan.or.id (20/9/2019).

“Acara seperti ini pun harus tetap dilestarikan walaupun di Islam (secara tekstual) tidak diajarkan, karena tidak ada suatu hal pun yang dilarang dalam penyelenggaraannya, malah lebih banyak faedahnya karena isi acaranya yaitu lantunaan sholawat kepada Baginda Nabi Muhammad SAW, tahlil dan doa”, imbuh sang owner bakso mercon kameha tersebut. (Fahri).

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Santri & Mahasiswa, ISNU Kab. Pasuruan Bagikan 2000 Masker & Vitamin

    Dukung Santri & Mahasiswa, ISNU Kab. Pasuruan Bagikan 2000 Masker & Vitamin

    • calendar_month Sen, 11 Jan 2021
    • visibility 693
    • 0Komentar

    Dalam rangka memberikan dukungan terhadap anjuran pemerintah terkait disiplin Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 serta pengetatan kembali berbagai kegiatan kemasyarakatan. Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Pasuruan membagikan sekitar 2000 masker ke sejumlah Lembaga Pendidikan dan Perguruan Tinggi di wilayah Kabupaten Pasuruan. Minggu (10/1/2021). Pembagian masker yang dilakukan oleh para sarjana NU tersebut […]

  • Diklatsar Banser Sukorejo, Diharap Siap Berkhidmah Tanpa Pamrih

    Diklatsar Banser Sukorejo, Diharap Siap Berkhidmah Tanpa Pamrih

    • calendar_month Sen, 15 Nov 2021
    • visibility 1.299
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU PasuruanSatuan Kordinator Rayon (Satkoryon) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Sukorejo menggelar Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) VIII bertempat di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kalirejo 2, Kabupaten Pasuruan, Minggu (14/11/2021). Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin menegaskan bahwa Banser dan Ansor […]

  • Ada Peluang Ekspor Talas Beneng, LPPNU Pasuruan Gelar Studi Riset

    Ada Peluang Ekspor Talas Beneng, LPPNU Pasuruan Gelar Studi Riset

    • calendar_month Sel, 11 Jan 2022
    • visibility 1.076
    • 0Komentar

    Kraton, NU PasuruanLembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan telah melaksanakan Studi Riset kepada CV Maju Unggas Jombang, Selasa (04/01/2022). Ketua LPPNU PCNU Kabupaten Pasuruan Syamsul Maarif, menjelaskan tujuan kegiatan adalah untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilan budi daya Bebek Potong dan Talas Beneng hingga strategi pemasarannya. “Kami belajar teknis […]

  • Status Keabsahan Konsep KHGT Dalam Pandangan Fikih

    Status Keabsahan Konsep KHGT Dalam Pandangan Fikih

    • calendar_month Ming, 31 Mei 2026
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Konsep Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang meniadakan ru’yatul hilal sebagai dasar penetapan awal bulan Hijriah dan menjadikan hisab sebagai satu-satunya landasan penetapan awal bulan tidak dapat diterima menurut pendapat mu‘tamad dalam fikih Syafi’iyyah. Sebab, penetapan awal bulan Hijriah secara syar‘i dilakukan melalui ru’yatul hilal atau istikmal (menyempurnakan bulan menjadi 30 hari). Selain itu, pelaksanaan […]

  • LFNU Pasuruan, Hilal di Pasuruan di Pastikan Tidak Terlihat

    LFNU Pasuruan, Hilal di Pasuruan di Pastikan Tidak Terlihat

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • visibility 649
    • 0Komentar

    Grati, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan rukyatul hilal di MAN Insan Cendekia Pasuruan, Selasa (16/02/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian observasi hilal secara nasional yang hasilnya akan dilaporkan dan dibahas dalam sidang isbat penetapan awal Ramadhan oleh pemerintah. Sekretaris PC LFNU Kabupaten Pasuruan, Ustadz M. […]

  • KH Imron Mutamakkin: Melalui Dakwah, Satu Jiwa Terselamatkan Lebih Berharga dari Dunia

    KH Imron Mutamakkin: Melalui Dakwah, Satu Jiwa Terselamatkan Lebih Berharga dari Dunia

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • visibility 541
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Lomba Dai Nusantara di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Ahad (19/10/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri dan bertujuan menggali potensi dakwah di kalangan pelajar dan santri. Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin atau […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca