Breaking News
light_mode

Makna Tradisi Mitoni Bagi Warga Purwosari Pasuruan

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
  • visibility 1.394
  • comment 0 komentar

Tepatnya di desa tejowangi kecamatan Purwosari-Pasuruan, adat jawa mitoni atau juga disebut tingkeban yaitu tujuh bulanan usia kehamilan masih dilestarikan. Acara mitoni merupakan prosesi adat Jawa yang ditujukan pada ibu yang kandungannya mencapai usia tujuh bulan kehamilan.

Mitoni sendiri berasal dari kata “pitu” yang artinya adalah angka tujuh. Meskipun begitu, pitu juga dapat diartikan sebagai pitulungan yang artinya adalah pertolongan, di mana acara ini merupakan sebuah doa agar pertolongan datang pada ibu yang sedang mengandung. Selain mohon doa akan kelancaran dalam bersalin, acara mitoni ini juga disertai doa agar kelak si anak menjadi pribadi yang baik dan berbakti.

Acara mitoni tersebut diselenggarakan oleh sepasang suami istri dengan nama akrab Vendy dan Dian dengan mengundang warga sekitar, tokoh masyarakat dan kerabat-kerabat dekat mereka. Nampak sekali kekhidmatan dari acara tersebut baik dari warga atau penyelenggara menampakkan raut wajah penuh harap pada kelahiran sijabang bayi nanti.

Vendy sebagai penyelenggara mengatakan “Saya berharap si calon jabang bayi ini kelak menjadi anak yang sholeh atau sholeha, taat maring Gusti dan berbakti pada orang tua”, ujarnya kepada wartawan nupasuruan.or.id (20/9/2019).

“Acara seperti ini pun harus tetap dilestarikan walaupun di Islam (secara tekstual) tidak diajarkan, karena tidak ada suatu hal pun yang dilarang dalam penyelenggaraannya, malah lebih banyak faedahnya karena isi acaranya yaitu lantunaan sholawat kepada Baginda Nabi Muhammad SAW, tahlil dan doa”, imbuh sang owner bakso mercon kameha tersebut. (Fahri).

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satgas Pencegahan Covid-19 PCNU Kab. Pasuruan Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Exit Tol & Stasion

    • calendar_month Ming, 29 Mar 2020
    • visibility 732
    • 0Komentar

    Satgas Pencegahan Covid-19 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, setelah sebelumnya melakukan penyemprotan disinfektan di Masjid, lembaga pendidikan, dan Pesantren, kali ini, Sabtu Pagi (28/3), melakukan penyemprotan di exit tol dan stasion, yakni exit tol Purwodadi dan exit tol Grati serta Stasion Grati. “Melalui penyemprotan di exit tol dan stasion, diharapkan agar kita dapat […]

  • GP Ansor Karangpandan Gelar Khitan Massal dan Santunan Yatim

    GP Ansor Karangpandan Gelar Khitan Massal dan Santunan Yatim

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • visibility 727
    • 0Komentar

    Rejoso, NU Pasuruan Dalam rangka memperingati 10 Muharram 1447 H, Pimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Karangpandan bersinergi dengan Karang Taruna Dharma Reksa menggelar kegiatan Khitan Massal dan Santunan Anak Yatim pada Ahad (6/07/2025). Wakil Ketua PWNU Jawa Timur Gus A. Hakim Jayli, mengatakan bahwasanya kegiatan ini bukan sekadar kegiatan sosial, tapi bentuk nyata […]

  • NU Peduli Pasuruan Kembali Salurkan Bantuan Logistik untuk Dapur Umum Warga Terdampak Banjir

    NU Peduli Pasuruan Kembali Salurkan Bantuan Logistik untuk Dapur Umum Warga Terdampak Banjir

    • calendar_month Rab, 18 Des 2024
    • visibility 1.035
    • 0Komentar

    Grati, NU Pasuruan NU Peduli Kabupaten Pasuruan memberikan bantuan berupa logistik berupa makanan, lauk pauk dan air mineral  di dapur umum daerah yang tergenang di Kecamatan Winongan, Grati dan Rejoso. Kordinator NU Peduli Kabupaten Pasuruan Gus M Nawawi mengatakan, banjir ini merupakan banjir ke lima dalam Bulan Desember 2024 adapun daerah yang baru terdampak adalah […]

  • Jelang Idul Fitri & Kenaikan Isa Al-Masih, Tokoh Agama di Pasuruan Diminta Jaga Kerukunan

    Jelang Idul Fitri & Kenaikan Isa Al-Masih, Tokoh Agama di Pasuruan Diminta Jaga Kerukunan

    • calendar_month Rab, 12 Mei 2021
    • visibility 986
    • 0Komentar

    Gondang Wetan, NU PasuruanForum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pasuruan menyampaikan Himbauan dan Harapan kepada Tokoh Agama tentang pelaksanaan kegiatan Hari Besar Keagamaan masing-masing di masa pandemi Covid-19. Himbauan itu dibahas dan disepakati di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan, Selasa (11/5/2021). Ketua FKUB Kabupaten Pasuruan KH Saiful Anam Chalim, menjelaskan latar belakang dikeluarkannya himbauan […]

  • Perluas Dakwah Hingga Pengajian di Koramil, LDNU Pasuruan Gandeng LIM Ponpes Lirboyo

    Perluas Dakwah Hingga Pengajian di Koramil, LDNU Pasuruan Gandeng LIM Ponpes Lirboyo

    • calendar_month Jum, 28 Jan 2022
    • visibility 937
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanLembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Silaturahmi dengan alumni Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo Kediri di Kabupaten Pasuruan yang tergabung dalam Lembaga Ittihadul Muballighin (LIM) di Ruang Rapat PCNU, Kecamatan Pohjentrek, Kamis (27/01/2022). “Ini upaya sinergi dan simbiosis mutualisme antara LDNU dan LIM demi kemaslahatan umat,” ujar […]

  • GUSDURian Pasuruan Luncurkan Buku Hujan Gus Dur, KH. Ahmad Tohari: Saya Sangat Bangga

    GUSDURian Pasuruan Luncurkan Buku Hujan Gus Dur, KH. Ahmad Tohari: Saya Sangat Bangga

    • calendar_month Kam, 31 Des 2020
    • visibility 1.035
    • 0Komentar

    Ketika Komunitas Gitu Saja Kok Repot (KGSKR) GUSDURian Pasuruan menerbitkan buku berjudul “Hujan Gus Dur: Antologi Cerpen tentang Gus Dur”, KH. Ahmad Tohari, Sastrawan Indonesia dan sahabat Gus Dur, merasa sangat bangga dengan para penulisnya karena cerita pendek dalam buku tersebut sudah bagus dan berhasil memberikan kesan mendalam ketika membacanya. “Kehadiran kumpulan cerita pendek ini […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca