Breaking News
light_mode

Makna Tradisi Mitoni Bagi Warga Purwosari Pasuruan

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
  • visibility 1.456
  • comment 0 komentar

Tepatnya di desa tejowangi kecamatan Purwosari-Pasuruan, adat jawa mitoni atau juga disebut tingkeban yaitu tujuh bulanan usia kehamilan masih dilestarikan. Acara mitoni merupakan prosesi adat Jawa yang ditujukan pada ibu yang kandungannya mencapai usia tujuh bulan kehamilan.

Mitoni sendiri berasal dari kata “pitu” yang artinya adalah angka tujuh. Meskipun begitu, pitu juga dapat diartikan sebagai pitulungan yang artinya adalah pertolongan, di mana acara ini merupakan sebuah doa agar pertolongan datang pada ibu yang sedang mengandung. Selain mohon doa akan kelancaran dalam bersalin, acara mitoni ini juga disertai doa agar kelak si anak menjadi pribadi yang baik dan berbakti.

Acara mitoni tersebut diselenggarakan oleh sepasang suami istri dengan nama akrab Vendy dan Dian dengan mengundang warga sekitar, tokoh masyarakat dan kerabat-kerabat dekat mereka. Nampak sekali kekhidmatan dari acara tersebut baik dari warga atau penyelenggara menampakkan raut wajah penuh harap pada kelahiran sijabang bayi nanti.

Vendy sebagai penyelenggara mengatakan “Saya berharap si calon jabang bayi ini kelak menjadi anak yang sholeh atau sholeha, taat maring Gusti dan berbakti pada orang tua”, ujarnya kepada wartawan nupasuruan.or.id (20/9/2019).

“Acara seperti ini pun harus tetap dilestarikan walaupun di Islam (secara tekstual) tidak diajarkan, karena tidak ada suatu hal pun yang dilarang dalam penyelenggaraannya, malah lebih banyak faedahnya karena isi acaranya yaitu lantunaan sholawat kepada Baginda Nabi Muhammad SAW, tahlil dan doa”, imbuh sang owner bakso mercon kameha tersebut. (Fahri).

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pupuk LPPNU Kabupaten Pasuruan Berhasil Tingkatkan Hasil Panen

    Pupuk LPPNU Kabupaten Pasuruan Berhasil Tingkatkan Hasil Panen

    • calendar_month Ming, 28 Nov 2021
    • visibility 1.163
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU PasuruanPetani asal Dusun Raos Baru Utara Gang 3 Desa Carat Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan Imam, menyampaikan cerita sukses hasil panen bawang dengan pupuk organik karya Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan. “Alhamdulillah, ahad kemarin (21/11) bisa silaturahmi ke Gus Alim,” ujarnya kepada NU Pasuruan, Ahad (28/11/2021). […]

  • PCNU Pasuruan Targetkan 500 Peserta Apel Hari Santri 2026

    PCNU Pasuruan Targetkan 500 Peserta Apel Hari Santri 2026

    • calendar_month Rab, 14 Okt 2026
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan mematangkan persiapan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 melalui Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar di Aula LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan, Selasa (13/10/2026). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan, menjelang Konferensi Cabang (Konfercab) NU, terdapat sejumlah agenda yang perlu dipersiapkan, termasuk peringatan Hari […]

  • Bersama Warga, Ansor Banser Lumbang Bangun Makam Bujuk Sumpil

    Bersama Warga, Ansor Banser Lumbang Bangun Makam Bujuk Sumpil

    • calendar_month Rab, 8 Jun 2022
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Lumbang, NU Pasuruan Terus mengabdi kepada masyarakat, Pimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Barisan Serbaguna (Banser) Watulumbung, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, membantu pembangunan Pesarean Bujuk Sumpil, Minggu (05/06/2022). Ketua PR GP Ansor Watulumbung Sidoarto menjelaskan, Bujuk adalah istilah yang kerap digunakan oleh warga setempat untuk menunjukkan makam dari tokoh masyarakat yang dihormati.  Sedangkan Sumpil […]

  • Menuju Mahasiswa Santri, IPNU-IPPNU ITSNU-STAIS Pasuruan Ngaji Bareng Gus Haidar Hafeez

    Menuju Mahasiswa Santri, IPNU-IPPNU ITSNU-STAIS Pasuruan Ngaji Bareng Gus Haidar Hafeez

    • calendar_month Jum, 23 Okt 2020
    • visibility 793
    • 0Komentar

    Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama-Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (ITSNU-STAIS) Pasuruan merupakan Kampus yang beda dari kampus lain yang hanya menginginkan mahasiswanya memiliki kecerdasan, intelektual dan skill yang baik. Namun, ITSNU-STAIS Pasuruan merupakan kampus yang memadukan antara kehidupan mahasiswa dan pesantren. Sehingga, bukan hanya dituntut untuk memiliki kecerdasan tinggi dan keahlian tertentu yang mumpuni […]

  • Perdana & Sukses: Roadshow Sambang Masjid LTM PCNU Kabupaten Pasuruan

    • calendar_month Sen, 6 Agu 2018
    • visibility 300
    • 1Komentar

    Roadshow Sambang Masjid (Silaturrohim, Koordinasi, dan Konsolidasi Pengurus Masjid) Pengurus Cabang Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (PC LTM NU) Kabupaten Pasuruan Putaran Pertama, perdana & sukses digelar di Masjid Nurul Islam Desa Capang Kecamatan Purwodadi, Minggu (5/8/2018). Dalam kegiatan tersebut, peserta Sambang Masjid juga dilakukan pendidikan dibidang kemasjidan. “Takmir Masjid mendapatkan tiga pencerahan dari LTM […]

  • Ngaji Literasi LTNNU, Zainul Milal Bizawie Ungkap Pasuruan dalam Jejaring Ulama Diponegoro

    Ngaji Literasi LTNNU, Zainul Milal Bizawie Ungkap Pasuruan dalam Jejaring Ulama Diponegoro

    • calendar_month Ming, 9 Jan 2022
    • visibility 1.130
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanLembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Program Ngaji Literasi dengan kegiatan diskusi buku Jejaring Ulama Diponegoro di Lantai 3 Gedung Rektorat Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan, Sabtu (08/01/2022). Penulis buku Jejaring Ulama Diponegoro Zainul Milal Bizawie, mengungkap fakta sejarah betapa pentingnya […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca