Breaking News
light_mode

Ngaos Ramadhan : Kajian Puasa dan Zakat untuk Tingkatkan Ketakwaan

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sen, 10 Mar 2025
  • visibility 1.423
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Badan Otonom (Banom) Perempuan Nahdlatul Ulama Kabupaten Pasuruan, yang terdiri dari PC Muslimat NU,Fatayat NU, dan IPPNU Kabupaten Pasuruan, menggelar kegiatan Ngaos Ramadhan Jilid 1 dengan tema ‘Kajian Puasa dan Zakat’. Sebanyak 255 peserta mengikuti acara ini dengan penuh antusiasme di Aula Banom Perempuan Kabupaten Pasuruan pada Ahad (9/04/2025).

Dalam kajian tersebut, Gus Lutfi Hakim Nadzir menyampaikan bahwa terdapat empat golongan yang dirindukan oleh surga. Mereka adalah orang yang rajin membaca Al-Qur’an, mampu menjaga lisan, memberi makan kepada yang kelaparan, serta berpuasa di bulan Ramadan.

“Empat golongan yang dirindukan oleh surga adalah mereka yang rajin membaca Al-Qur’an, mampu menjaga lisannya, memberi makan kepada mereka yang kelaparan, serta berpuasa di bulan Ramadan,” ujarnya.

Ketua Aswaja NU Center Kabupaten Pasuruan itu mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan bulan suci dengan sebaik-baiknya. Ia menekankan pentingnya meningkatkan ketakwaan, memperbanyak ibadah, dan berusaha menjadi bagian dari golongan yang dirindukan oleh surga. Oleh karena itu, ia berharap semua peserta dapat lebih konsisten dalam menjalankan ibadah.

“Bulan Ramadan adalah kesempatan emas bagi kita untuk meningkatkan ketakwaan. Jangan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi berusahalah menjadi bagian dari golongan yang dirindukan oleh surga,” jelasnya.

Salah satu peserta, Nur Rohmah, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat. Menurutnya, kajian seperti ini tidak hanya memperkaya wawasan keislaman, tetapi juga memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang puasa dan zakat.

“Selain menambah wawasan tentang ibadah, kami juga lebih memahami ketentuan zakat serta cara membayar fidyah yang benar,” paparnya.

Dalam pantauan NU Pasuruan panitia membagikan 30 doorprize kepada peserta yang beruntung, sehingga suasana semakin meriah. Dengan adanya Ngaos Ramadan Jilid 1, masyarakat diharapkan semakin memahami ibadah puasa dan zakat. Selain itu, mereka juga dapat semakin mencintai Al-Qur’an serta termotivasi untuk berbagi dan berbuat kebaikan selama bulan Ramadhan.

Penulis : Dina Madaniah

Editor : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banom Perempuan NU Kabupaten Pasuruan Tutup Ngaos Ramadhan dengan Kajian Fiqh Wanita

    Banom Perempuan NU Kabupaten Pasuruan Tutup Ngaos Ramadhan dengan Kajian Fiqh Wanita

    • calendar_month Sen, 24 Mar 2025
    • visibility 679
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Banom Perempuan Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pasuruan menutup rangkaian Ngaos Ramadhan pada Ahad (23/03/2025). Kegiatan ini berlangsung di Aula KH Ahmad Djufri, Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan. Mengangkat tema Fiqh Wanita, acara ini menghadirkan KH Nukman Madjid sebagai narasumber. Dalam tausiyahnya, KH Nukman Madjid menekankan pentingnya pemahaman fiqh bagi […]

  • Bantu Penerimaan Santri di Maluku, Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan Gelar Jalan Santai Bhinneka

    Bantu Penerimaan Santri di Maluku, Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan Gelar Jalan Santai Bhinneka

    • calendar_month Kam, 14 Sep 2023
    • visibility 809
    • 0Komentar

    Wasile Selatan, NU PasuruanMahasiswa Kelompok Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin dengan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan membantu Penerimaan Santri Baru Pondok Pesantren Ngalah Ekor di Provinsi Maluku menggelar Jalan Santai Bhinneka Tunggal Ika. Jalan santai yang digelar perdana itu diikuti warga dari lima desa, yakni Desa Binagara, Desa Ino Jaya, […]

  • Warga Lumbang Dilanda Krisis Air Bersih, NU Peduli Pasuruan Turun Tangan

    Warga Lumbang Dilanda Krisis Air Bersih, NU Peduli Pasuruan Turun Tangan

    • calendar_month Sen, 21 Sep 2026
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Lumbang, NU Pasuruan NU Peduli Pasuruan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Desa Lumbang, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, Senin (21/09/2026). Bantuan didistribusikan ke 10 titik yang mengalami krisis air bersih. Penyaluran tersebut dilakukan melalui sinergi Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Pasuruan dan Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan […]

  • Tingkatkan Kinerja Kepala Madrasah, Maarif NU Kota Pasuruan Gelar Visitasi ke MI Roudlatus Salafiyah

    Tingkatkan Kinerja Kepala Madrasah, Maarif NU Kota Pasuruan Gelar Visitasi ke MI Roudlatus Salafiyah

    • calendar_month Sel, 25 Agu 2020
    • visibility 1.305
    • 0Komentar

    Sebagai sebuah organisasi masyarakat Islam, Nahdlatul Ulama (NU), salah satu bidang yang dikawal adalah bidang pendidikan. Kaitannya dengan itu, NU memiliki perangkat yakni lembaga pendidikan ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Maarif NU) . Secara institusional, LP Ma’arif NU mendirikan satuan-satuan pendidikan berupa sekolah dan madrasah, mulai tingkat dasar, menengah, hingga perguruan tinggi. Selanjutnya, tugas organisasi menjadi […]

  • Meriahkan Maulid Nabi, ISNU Pasuruan Gelar Bedah Buku dan Konsolidasi Organisasi

    Meriahkan Maulid Nabi, ISNU Pasuruan Gelar Bedah Buku dan Konsolidasi Organisasi

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • visibility 522
    • 0Komentar

    Raci, NU Pasuruan Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar bedah buku dan konsolidasi organisasi, Sabtu (21/09/2024). Mustaysar PCNU Kabupaten Pasuruan Buya Muzammil Syafi’i mengatakan, pengurus ISNU harus bisa mengawal guru dan dosen di perguruan tinggi Islam agar kwalitasnya terjaga. “ISNU harus mampu mengawal […]

  • Bikin Logo, Cara Mahasiswa ITSNU Pasuruan Kenalkan Tape Khas Desa Kenduruan

    Bikin Logo, Cara Mahasiswa ITSNU Pasuruan Kenalkan Tape Khas Desa Kenduruan

    • calendar_month Sen, 28 Feb 2022
    • visibility 769
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU PasuruanMahasiswa Institut teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan yang tergabung dalam kelompok Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) membantu warga dalam membranding produk Tape Khas Desa Kenduruan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan. Koordinator Kegiatan Lailatul maulidiyah menjelaskan, mayoritas masyarakat adalah pembuat tape. Sehingga Desa Kenduruan disebut Kampung Tape. Hanya saja, belum ada logo produk […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca