Breaking News
light_mode

Peduli Korban Banjir, Ranting NU Toyaning Rejoso Bantu 1500 Kepala Keluarga

  • account_circle BAM Yusuf
  • calendar_month Ming, 1 Nov 2020
  • visibility 832
  • comment 0 komentar

Seharian di guyur hujan sejak Sabtu (31/10/2020), membuat beberapa desa di Kecamatan Rejoso Kabupaten Pasuruan terendam Banjir. Dari 16 desa di Kecamatan Rejoso, 5 desa terdampak musibah banjir yang bersifat dadakan tersebut.

Menyadari itu, Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PR NU) Desa Toyaning Kecamatan Rejoso menyalurkan bantuan dari Gerakan Koin NU Peduli untuk membantu desa yang mengalami banjir. Bantuan tersebut berbentuk mie instan yang dibagikan ke beberapa dusun di desa Toyaning, Minggu, (1/11/2020), sebanyak 60 kerdus mie instan sudah dibagikan kepada 1500 Kepala Keluarga di Desa Toyaning tersebut.

Menurut salah satu koordinator Gerakan Koin NU Peduli, M. Kholik, bahwa memang hasil dari gerakan Koin NU Peduli di desa Toyaning ini digunakan untuk kemaslahatan warga, termasuk warga yang sedang mengalami musibah banjir.

“Tujuan utama selain koin NU peduli banjir yaitu dalam rangka sosialisasi ke warga terkait manfaat program koin NU,” ujar Pria yang sekaligus anggota Ansor Toyaning tersebut.

Lebih lanjut, Cak Kholik, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan dengan tetap berkoordinasi pihak pemerintah desa, sehingga bantuan dapat terbagi secara merata.

“Kami Tim Koin NU Peduli selalu mengkoordinasikan kegiatan kami dengan pemerintah desa Toyaning, termasuk kegiatan pada hari ini.”

Kegiatan yang didampingi langsung oleh Ustaz Abdul Khalim, selaku Ketua Ranting NU Toyaning tersebut berjalan lancar. Tim Koin NU Peduli Ranting Toyaning Kecamatan Rejoso juga berharap agar warga lebih semangat dalam mengisi kotak kotak koin yang dibagikan agar bisa terus memberikan kemanfaatan kepada yang membutuhkan.

Kontributor: BAM Yusuf

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: BAM Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Ranting NU Jetis Pernah Jadi Pasukan Berani Mati Gus Dur, Ini Ceritanya

    Ketua Ranting NU Jetis Pernah Jadi Pasukan Berani Mati Gus Dur, Ini Ceritanya

    • calendar_month Ming, 22 Mei 2022
    • visibility 1.139
    • 0Komentar

    Sidogiri, NU PasuruanUstadz M Samian selaku Ketua Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Jetis, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sidogiri, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, rupanya pernah menjadi Pasukan Berani Mati mendukung KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Dirinya berangkat ke Jakarta untuk melawan persekongkolan politik dalam upaya menjatuhkan Gus Dur sebagai Presiden […]

  • Yuk Ikut Nobar & Sholat Gerhana Bulan Berjamaah di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan

    Yuk Ikut Nobar & Sholat Gerhana Bulan Berjamaah di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan

    • calendar_month Sen, 7 Nov 2022
    • visibility 970
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPengurus Cabang (PC) Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Kabupaten Pasuruan, menggelar beberapa kegiatan terkait Gerhana Bulan yang akan terjadi besok malam, Selasa (8/11/2022). Dimulai dengan menerbitkan Surat Himbauan Sholat Sunnah Gerhana Bulan, Pelatihan Hisab hingga Nonton Bareng (Nobar) Gerhana Bulan. Sekretaris PC LFNU, M Rusdi menjelaskan, kegiatan-kegiatan itu akan dipusatkan di Kompleks Perkantoran […]

  • Khitan Massal Warnai Istighotsah Jum’at Wage MWCNU Sukorejo

    Khitan Massal Warnai Istighotsah Jum’at Wage MWCNU Sukorejo

    • calendar_month Sab, 1 Agu 2026
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sukorejo kembali menunjukkan komitmennya dalam pelayanan sosial kepada masyarakat melalui kegiatan khitan massal yang digelar di Masjid Walisongo, Dusun Glatik, Desa Glagahsari, Kecamatan Sukorejo, Jumat (31/7/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebelum rangkaian Istighotsah Jum’at Wage. Sebanyak 12 anak dari Desa Glagahsari mengikuti khitan massal yang diperuntukkan bagi […]

  • KH Imron Mutamakkin: Pola Hidup Sehat Rasulullah SAW Harus Menjadi Budaya Santri

    KH Imron Mutamakkin: Pola Hidup Sehat Rasulullah SAW Harus Menjadi Budaya Santri

    • calendar_month Sel, 11 Agu 2026
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, mengajak para santri membudayakan pola hidup sehat sebagaimana yang telah diajarkan Rasulullah SAW. Menurutnya, berbagai sunnah Nabi tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga mengandung manfaat bagi kesehatan. Hal itu disampaikan saat membuka kegiatan Santri Husada yang diselenggarakan Pengurus Cabang Lembaga Kesehatan […]

  • KH Imron Mutamakkin: Pondasi Aswaja Kunci Istiqamah NU Hingga Abad Kedua

    KH Imron Mutamakkin: Pondasi Aswaja Kunci Istiqamah NU Hingga Abad Kedua

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • visibility 501
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU)Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, mengatakan bahwa peringatan Harlah NU bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk mensyukuri nikmat Allah SWT atas istiqamahnya jam’iyyah Nahdlatul Ulama dalam menjaga ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama’ah. Hal itu diungkapkan pada saat Tasyakuran Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke-103 Bersama ISHARI NU […]

  • Begini pesan KH. Imron Mutamakkin saat Istighosah Rutin PCNU Kabupaten Pasuruan

    • calendar_month Sen, 1 Okt 2018
    • visibility 919
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Istiqomah menggelar Istighosah Rutin. Pada hari Jum’at, 18 Muharram 1440 H/28 September 2018, Istighosah bertempat di Masjid al-Ikhsan, wilayah kerja Pengurus ranting NU Karang Tengah MWC NU Winongan. Dalam tausiyahnya, KH. M. Imron Mutamakkin berharap masyarakat untuk mensukseskan Program Matikan TV saat Maghrib hingga Isya’. Selain itu, Gus […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca