Breaking News
light_mode

Halal Bihalal, ISNU Gerakan Fundraising Untuk RSNU Pasuruan

  • account_circle Muhajirin Yusuf
  • calendar_month Sab, 29 Mei 2021
  • visibility 330
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan – Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Pasuruan, gelar acara halal bihalal sekaligus fundraising untuk pembangunan rumah sakit Nahdhlatul Ulama (RSNU). Kegiatan ini bertempat di aula klinik Asyifa Pohjentrek pada Jumat (28/5/2021).

Masih dalam suasana Lebaran yang kental, Ketua PC ISNU Kab. Pasuruan Dr. Ahmad Adip Muhdi menyampaikan Selamat Idul fitri 1442 mohon maaf lahir batin pada silaturahmi yang ketat menerapkan protokol kesehatan. Kegiatan ini merupakan kegiatan halal bihalal segenap pengurus ISNU mulai pengurus cabang, hingga PAC perwakilan dari majelis wakil cabang (MWC).

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Pasuruan KH. M. Imron Mutamakkin, dan beberapa pejabat lainnya. Dalam kegiatan ini selain halal bihalal, kata Adip Muhdi yaitu berkaitan juga dengan acara fundraising atau penggalangan dana untuk pembangunan rumah sakit milik warga NU. “ISNU ikut ambil bagian dalam penggalangan dana untuk membangun rumah sakit Nahdlatul Ulama (RSNU)” paparnya.

Dia menjelaskan, program penggalangan dana untuk donasi pembangunan RSNU akan disebar di semua kecamatan di Pasuruan. “Kita akan galang dana terus sebanyak-banyaknya, lembaga-lembaga dimana anggota kader bekerja juga kita akan fasilitasi supaya ikut berpartisipasi,” tambah Adip.

Perlu diketahui, penggalangan dana ini melibatkan pula penguru ISNU di MWC dan pelbagai lembaga lainnya. Dengan begitu, diharapkan dana yang dibutuhkan untuk membangun fasilitas umum bagi warga Nahdliyyin Pasuruan itu kian lekas terkumpul.

Nantinya sembilan belas perwakilan PAC dibawah naungan PC ISNU Kabupaten Pasuruan bertanggung jawab atas satu bendel tanda terima donatur pembangunan rumah sakit. Dimana setiap bendelnya terdiri dari 100 lembar tanda terima. Satu lembar tanda terima ini akan disebar ke masyarakat dengan mengganti dengan uang donasi sebesar 10 ribu rupiah.

“Dengan niat yang baik serta syiar agama, kita gerakan urunan menjadi gerakan kita para intelektual yang berpendidikan untuk kemandirian pembangunan rumah sakit NU. Agar tidak bergantung pada proposal-proposal” pungkas Aviciena yang bertanggung jawab sebagai kordinator fundraising PC ISNU Kabupaten Pasuruan itu.

Dalam acara yang hangat tersebut, salah satu kader ISNU Haji Saeri memaparkan gagasannya terkait pembangunan rumah sakit NU. Setiap lembar tanda donasi yang diterima seyogyanya dapat memberikan timbal balik pada para donatur. “Kalau bisa ketika donatur ini sakit dan berobat ke RSNU, dengan menunjukkan lembar donatur, RSNU dapat memberikan harga khusus, diskon atau sejenis saham lah.” Ungkap sarjana yang juga sebagai tuan rumah dalam acara ini.

Hal ini dapat menjaring lebih banyak lagi donatur yang akan ikut membantu dalam pembangunan rumah sakit. Selain itu, adanya timbal balik untuk para donatur menandakan masyarakat merasa dilibatkan dan kesan dari rumah sakit ini memang benar-benar milik bersama, bukan hanya segelintir orang.

Pendapat yang berilian tersebut langsung direspon oleh ketua PCNU yang hadir. Beliau sangat mengapresiasi masukan dari ISNU terkait timbal balik yang akan didapat oleh masyarakat nantinya. “Sebenarnya dulu akan dibuat model sejenis saham cuma pengelola RSNU saat ini masih bebentuk yayasan, itu artinya lembaga ini masih non profit dan urusan saham lebih rumit aturanya. Melibatkan banyak pihak seperti OJK dan lain sebagainya”.

Terkait usulan pemberian harga khusus dan diskon, beliau dapat menjamin bahwa semua masyarakat Pasuruan akan bisa merasakan harga dan layanan terbaik dari RSNU. Karena rumah sakit ini didirikan untuk kita semua. Menurut KH. Imron Mutamakkin, pembangunan rumah sakit NU ini merupakan salah satu program prioritas berdasarkan hasil Konferensi Cabang NU dalam bidang Kesehatan Masyarakat.

Terkait anggaran pembangunan, selain dari para jamaah dan masyarakat umum, juga dibantu dari Pemerintah Daerah. Terakhir, KH. M. Imron Mutamakkin, mengajak agar ISNU Pasuruan untuk terus kompak dalam mengawal dan membantu pembangunan Rumah sakit milik NU tersebut.

Editor: Muhajirin Yusuf

  • Penulis: Muhajirin Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inovatif, Neem Oil Daun Mimba dan Stik Ikan Jenggelek oleh Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan

    Inovatif, Neem Oil Daun Mimba dan Stik Ikan Jenggelek oleh Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan

    • calendar_month Ming, 17 Sep 2023
    • visibility 773
    • 0Komentar

    Lekok, NU PasuruanMahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin dengan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan membuat inovasi Neem Oil dari Daun Mimba dan Stik Ikan Jenggelek. Hal itu dilakukan dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi yang tergabung dalam kelompok 15 di Desa Jatirejo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan. Penanggungjawab Kegiatan Karomatul Iqliyah menyebutkan, ekstrak Daun Mimba […]

  • Apakah Menangis Membatalkan Puasa ? Simak Penjelasannya

    Apakah Menangis Membatalkan Puasa ? Simak Penjelasannya

    • calendar_month Kam, 6 Mar 2025
    • visibility 5.241
    • 1Komentar

    Menangis adalah respons alami manusia terhadap berbagai perasaan, seperti kesedihan, kebahagiaan, atau ketakutan. Namun, ketika seseorang menjalankan ibadah puasa, muncul pertanyaan: apakah menangis dapat membatalkan puasa? 10 Hal yang Membatalkan Puasa Menurut Syekh Ibnu Qasim Dalam kitabnya, Syekh Ibnu Qasim menjelaskan bahwa ada 10 hal yang dapat membatalkan puasa, yaitu: Apakah Menangis Membatalkan Puasa? Menurut […]

  • Mitigasi Kekurangan Air, Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan Bantu Pemdes Bikin Rorak

    Mitigasi Kekurangan Air, Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan Bantu Pemdes Bikin Rorak

    • calendar_month Sab, 16 Sep 2023
    • visibility 685
    • 0Komentar

    Pasrepan, NU PasuruanMahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin dengan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi kelompok 18 terlibat membantu pembuatan Rorak atau lubang resapan air. Kegiatan itu dilaksanakan Pemerintah Desa (Pemdes) Galih, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan. Rorak dibangun di wilayah Dusun Krajan, Rabu (19/7/2023). Mitra Sekolah Konang […]

  • Rekrut dan Memperkuat Kapasitas Tim Media, Manhid Lecari Gelar Ngaji Jurnalistik

    Rekrut dan Memperkuat Kapasitas Tim Media, Manhid Lecari Gelar Ngaji Jurnalistik

    • calendar_month Sel, 12 Jul 2022
    • visibility 566
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Madrasah Aliyah Nurul Hidayah (Manhid) menggelar Seminar dan Workshop Ngaji Jurnalistik di Masjid Pondok Pesantren Al-Hidayah II, Desa Lecari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Selasa (12/07/2022). Kepala Madrasah M Choiruddin menjelaskan, tema kegiatan ‘Merdeka Belajar, Merdeka Literasi: Menebar Kebaikan melalui Karya Jurnalistik’. “Tujuannya untuk memotivasi siswa untuk membaca dan menulis. Khususnya menulis karya […]

  • Dukung Olahan Susu untuk Keluarga dan Dijual, Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Gelar Seminar

    Dukung Olahan Susu untuk Keluarga dan Dijual, Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Gelar Seminar

    • calendar_month Sab, 16 Sep 2023
    • visibility 707
    • 0Komentar

    Lumbang, NU PasuruanMahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan dengan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi kelompok 4 mendukung warga mengolah susu untuk keluarga dan dijual. Dukungan itu diwujudkan dengan menggelar Seminar Pengolahan Susu di Balai Desa Panditan, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, Ahad (13/8/2023). Bimtek terlaksana bekerja […]

  • Ibu-Ibu Suka Ceting Mesra, Game Cegah Stunting Mahasiswa KKN ITSNU-STAI Salahuddin Pasuruan

    Ibu-Ibu Suka Ceting Mesra, Game Cegah Stunting Mahasiswa KKN ITSNU-STAI Salahuddin Pasuruan

    • calendar_month Sel, 8 Agu 2023
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Kejayan, NU Pasuruan Dua puluh lima (25) ibu dan dua (dua) ibu hamil di Dusun Gogoran, Desa Sladi, Kecamatan Keyajan, Kabupaten Pasuruan, merasa antusias dan menyukai Program Cegah Stunting Melalui Edukasi Ular Tangga (Ceting Mesra), Jumat (4/8/2023). Ceting Mesra merupakan inovasi Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca