Breaking News
light_mode

Halal Bihalal, ISNU Gerakan Fundraising Untuk RSNU Pasuruan

  • account_circle Muhajirin Yusuf
  • calendar_month Sab, 29 Mei 2021
  • visibility 520
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan – Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Pasuruan, gelar acara halal bihalal sekaligus fundraising untuk pembangunan rumah sakit Nahdhlatul Ulama (RSNU). Kegiatan ini bertempat di aula klinik Asyifa Pohjentrek pada Jumat (28/5/2021).

Masih dalam suasana Lebaran yang kental, Ketua PC ISNU Kab. Pasuruan Dr. Ahmad Adip Muhdi menyampaikan Selamat Idul fitri 1442 mohon maaf lahir batin pada silaturahmi yang ketat menerapkan protokol kesehatan. Kegiatan ini merupakan kegiatan halal bihalal segenap pengurus ISNU mulai pengurus cabang, hingga PAC perwakilan dari majelis wakil cabang (MWC).

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Pasuruan KH. M. Imron Mutamakkin, dan beberapa pejabat lainnya. Dalam kegiatan ini selain halal bihalal, kata Adip Muhdi yaitu berkaitan juga dengan acara fundraising atau penggalangan dana untuk pembangunan rumah sakit milik warga NU. “ISNU ikut ambil bagian dalam penggalangan dana untuk membangun rumah sakit Nahdlatul Ulama (RSNU)” paparnya.

Dia menjelaskan, program penggalangan dana untuk donasi pembangunan RSNU akan disebar di semua kecamatan di Pasuruan. “Kita akan galang dana terus sebanyak-banyaknya, lembaga-lembaga dimana anggota kader bekerja juga kita akan fasilitasi supaya ikut berpartisipasi,” tambah Adip.

Perlu diketahui, penggalangan dana ini melibatkan pula penguru ISNU di MWC dan pelbagai lembaga lainnya. Dengan begitu, diharapkan dana yang dibutuhkan untuk membangun fasilitas umum bagi warga Nahdliyyin Pasuruan itu kian lekas terkumpul.

Nantinya sembilan belas perwakilan PAC dibawah naungan PC ISNU Kabupaten Pasuruan bertanggung jawab atas satu bendel tanda terima donatur pembangunan rumah sakit. Dimana setiap bendelnya terdiri dari 100 lembar tanda terima. Satu lembar tanda terima ini akan disebar ke masyarakat dengan mengganti dengan uang donasi sebesar 10 ribu rupiah.

“Dengan niat yang baik serta syiar agama, kita gerakan urunan menjadi gerakan kita para intelektual yang berpendidikan untuk kemandirian pembangunan rumah sakit NU. Agar tidak bergantung pada proposal-proposal” pungkas Aviciena yang bertanggung jawab sebagai kordinator fundraising PC ISNU Kabupaten Pasuruan itu.

Dalam acara yang hangat tersebut, salah satu kader ISNU Haji Saeri memaparkan gagasannya terkait pembangunan rumah sakit NU. Setiap lembar tanda donasi yang diterima seyogyanya dapat memberikan timbal balik pada para donatur. “Kalau bisa ketika donatur ini sakit dan berobat ke RSNU, dengan menunjukkan lembar donatur, RSNU dapat memberikan harga khusus, diskon atau sejenis saham lah.” Ungkap sarjana yang juga sebagai tuan rumah dalam acara ini.

Hal ini dapat menjaring lebih banyak lagi donatur yang akan ikut membantu dalam pembangunan rumah sakit. Selain itu, adanya timbal balik untuk para donatur menandakan masyarakat merasa dilibatkan dan kesan dari rumah sakit ini memang benar-benar milik bersama, bukan hanya segelintir orang.

Pendapat yang berilian tersebut langsung direspon oleh ketua PCNU yang hadir. Beliau sangat mengapresiasi masukan dari ISNU terkait timbal balik yang akan didapat oleh masyarakat nantinya. “Sebenarnya dulu akan dibuat model sejenis saham cuma pengelola RSNU saat ini masih bebentuk yayasan, itu artinya lembaga ini masih non profit dan urusan saham lebih rumit aturanya. Melibatkan banyak pihak seperti OJK dan lain sebagainya”.

Terkait usulan pemberian harga khusus dan diskon, beliau dapat menjamin bahwa semua masyarakat Pasuruan akan bisa merasakan harga dan layanan terbaik dari RSNU. Karena rumah sakit ini didirikan untuk kita semua. Menurut KH. Imron Mutamakkin, pembangunan rumah sakit NU ini merupakan salah satu program prioritas berdasarkan hasil Konferensi Cabang NU dalam bidang Kesehatan Masyarakat.

Terkait anggaran pembangunan, selain dari para jamaah dan masyarakat umum, juga dibantu dari Pemerintah Daerah. Terakhir, KH. M. Imron Mutamakkin, mengajak agar ISNU Pasuruan untuk terus kompak dalam mengawal dan membantu pembangunan Rumah sakit milik NU tersebut.

Editor: Muhajirin Yusuf

  • Penulis: Muhajirin Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Adzan

    Adzan Bukan Hanya untuk Panggilan Shalat

    • calendar_month Sen, 29 Mar 2021
    • visibility 1.037
    • 0Komentar

    nupasuruan.or.id – Akhir-akhir ini banyak kalangan yang kurang memahami status adzan. Mereka ini mengira, adzan itu semata-mata hanyalah panggilan untuk shalat saja. Parahnya, mereka merasa lebih tinggi ilmunya dan mudah sekali menyalah-nyalahkan orang. Padahal, mereka belum tahu secara mendalam terkait itu. Salah satu contoh adalah terkait adzan untuk bayi. Adzan tersebut bidáh, dengan tuduhan haditsnya […]

  • Piko Fest Semarakkan Harlah IPNU IPPNU  UNU STAIS Pasuruan

    Piko Fest Semarakkan Harlah IPNU IPPNU UNU STAIS Pasuruan

    • calendar_month Sen, 4 Mar 2024
    • visibility 849
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-70 Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Harlah ke-69 Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU). Pimpinan Komisariat (PK) IPNU-IPPNU Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam STAI Salahuddin Pasuruan menggelar Pimpinan Komisariat ( Piko) Fest di area perkantoran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PCNU Kabupaten Pasuruan, Ahad […]

  • RTL Makesta, Neng Amik Ungkap Cara Mudah Memimpin Organisasi

    RTL Makesta, Neng Amik Ungkap Cara Mudah Memimpin Organisasi

    • calendar_month Sen, 17 Jan 2022
    • visibility 367
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanWakil Rektor III Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan Amidatus Sholihat menyampaikan, cara yang paling mudah dalam menjadi pemimpin dalam sebuah organisasi atau komunitas. “Mengatur orang banyak paling mudah adalah dengan contoh,” imbuhnya saat menjadi pembicara kegiatan Rencana Tindak Lanjut ke-4 Masa Kesetiaan Anggota Baru (Makesta) Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) […]

  • Peringati Tahun Baru Islam, NU dan Baznas Pasuruan Gelar Khitanan Massal

    Peringati Tahun Baru Islam, NU dan Baznas Pasuruan Gelar Khitanan Massal

    • calendar_month Sab, 20 Jul 2024
    • visibility 808
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan yang berkolaborasi Badan Amil Zakat (Baznas) Kabupaten Pasuruan menggelar khitanan massal di Aula Ahmad Djufri PCNU Kabupaten Pasuruan, Sabtu (20/07/2024).Adapun Peserta Khitanan Massal berjumlah 62 dari perwakilan masing masing MWCNU. Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan, khitanan massal merupakan ajang pengenalan NU kepada […]

  • PCNU Kab. Pasuruan Lakukan Penyemprotan Disinfektan & Penyuluhan Covid-19 di Pesantren Sidogiri

    PCNU Kab. Pasuruan Lakukan Penyemprotan Disinfektan & Penyuluhan Covid-19 di Pesantren Sidogiri

    • calendar_month Sab, 28 Mar 2020
    • visibility 792
    • 0Komentar

    Satgas Covid-19 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, kali ini melakukan penyemprotan disinfektan dan sosialisasi tanggap darurat covid-19 di Pondok Pesantren Annuriyah Sidogiri, Kraton, Pasuruan, Jumat Siang (27/3/2020). “Kali ini kami melakukan penyemprotan disinfektan di Pondok Pesantren An-Nuriyah Banat 7 Sidogiri, dan beberapa kediaman gawagis”, ungkap Sugeng Hariyadi selaku Komandan Satgan Tanggap Covid-19 PCNU […]

  • Gelar PKD, Ikhtiar PMII Al-Yasini Cetak Kader Teladan & Pejuang

    Gelar PKD, Ikhtiar PMII Al-Yasini Cetak Kader Teladan & Pejuang

    • calendar_month Rab, 9 Mar 2022
    • visibility 454
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU PasuruanPengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Al-Yasini menggelar Pelatihan Kader Dasar (PKD) di Gedung Serbaguna Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Yasini (STAIA), Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Senin-Kamis (28/02-03/03/2022). Majelis Keluarga Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini (PPTA) KH Nur Solikin menegaskan, menjadi kader PMII harus menjadi teladan bagi mahasiswa, santri dan pemuda. “Menjadi […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca