Breaking News
light_mode

Teliti Pembangunan Berbasis Keluarga, Wakil Ketua NU Pasuruan Raih Gelar Doktor

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Rab, 22 Mar 2023
  • visibility 1.149
  • comment 0 komentar

Malang, NU Pasuruan

Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Gus Ahmad Taufiq berhasil meraih gelar Doktor. Hal itu usai mempertahankan disertasinya yang mengulas pembangunan berbasis keluarga. Sidang dipusatkan di Hall Lantai 3 Gedung A Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya Malang, Senin (20/3/2023).

Pada sidang promosi doktor Program Studi Ilmu Lingkungan itu, ia mengangkat judul “Pembangunan Berbasis Keluarga Melalui Kebijakan Desentralisasi Kebijakan Sosial di Kabupaten Pasuruan”.

“Studi ini ingin mengetengahkan pertalian erat antara kebijakan sosial, kebijakan keluarga, dan kebijakan lingkungan dalam arus desentralisasi,” ujarnya kepada NU Pasuruan, Selasa (21/3/2023).

Ia menambahkan, studi itu juga ingin melihat apakah gagasan tentang negara kesejahteraan dapat diturunkan hingga tingkat pemerintahan lokal.

“Maka, studi ini hendak menemukan argumen. Ketika Pemerintah Daerah (Pemda)  menjadikan keluarga sebagai penerima manfaat pembangunan, berarti mampu menjalankan kebijakan sosial,” katanya.

Menurutnya, program-program pembangunan berbasis keluarga di Kabupaten Pasuruan telah menunjukkan kapasitas Pemda dalam menjalankan kebijakan sosial yang terdesentralisasi dengan kebijakan lingkungan.

“Sebagai kebijakan sosial, pembangunan berbasis keluarga di Kabupaten Pasuruan secara parsial adalah kebijakan lingkungan, ujar Ketua Yayasan Bayt Al Hikmah itu.

Gus Taufiq, juga menyampaikan rekomendasi dari hasil penelitiannya. Yakni mendorong pengembangan pembangunan berbasis keluarga dengan memandang keluarga sebagai subjek.

“Pemerintah Kabupaten Pasuruan juga perlu tetap konsisten menjalankan kebijakan sosial dan kebijakan lingkungan pada garis kontinum yang sama,” tandas alumni Universitas Airlangga (Unair) itu.

Penulis: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Moral Siswa, Ma’arif NU Pasuruan Susun Buku “Aku Anak Sholeh”

    • calendar_month Sab, 20 Okt 2018
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Dalam upaya mengatasi maraknya krisis moral di Indonesia, Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (PC LP Ma’arif NU) Kabupaten Pasuruan mengadakan penyusunan buku panduan karakter anak sholeh/sholihah, Rabu-Kamis (17-18/10/2018). Buku yang diberi judul “Aku Anak Sholeh” tersebut, nantinya menjadi pegangan wajib bagi siswa-siswi sekolah/madrasah di kabupaten Pasuruan. Menurut H. Mahmud, S.Ag, M.PdI, selaku Sekretaris […]

  • Dorong Guru Inovatif Mengajar Aswaja, Ma’arif NU Pasuruan Gelar Workshop Reaktualisasi Kurikulum

    Dorong Guru Inovatif Mengajar Aswaja, Ma’arif NU Pasuruan Gelar Workshop Reaktualisasi Kurikulum

    • calendar_month Jum, 14 Jul 2023
    • visibility 1.185
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul ULama (LP Maarif NU) Kabupaten Pasuruan mendorong guru di sekolah dan madrasah yang dinaunginya untuk mampu melakukan inovasi pembelajaran Aswaja. Hal itu dilaksanakan di kegiatan Workshop Reaktualisasi Kurikulum Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) di Aula KH Ahmad Djufri, Graha NU Kabupaten Pasuruan, Jalan Raya Warungdowo, Kecamatan […]

  • Kawal Pesantren di Tengah Pandemi, RMI NU Kab. Pasuruan Dorong Pembentukan Santri Husada

    Kawal Pesantren di Tengah Pandemi, RMI NU Kab. Pasuruan Dorong Pembentukan Santri Husada

    • calendar_month Ming, 7 Jun 2020
    • visibility 1.298
    • 1Komentar

    Pasuruan menjadi salah satu wilayah di Jawa Timur yang memiliki Pondok Pesantren dengan jumlah yang besar, setidaknya tercatat lebih dari 200-an lebih Pondok Pesantren. Semenjak masa pandemi berlangsung, berdampak pada hampir seluruh santri di Pondok Pesantren dipulangkan lebih awal. Meskipun proses penanganan pemulangan santri di Pasuruan dan santri asal Pasuruan yang pulang dari berbagai daerah […]

  • Nisfu sya'ban

    Nisfu Sya’ban dan Dua Rakaat Setara 400 Tahun Beribadah

    • calendar_month Ming, 28 Mar 2021
    • visibility 1.297
    • 0Komentar

    Rejoso, NU Kabupaten PasuruanKH. Ishomuddin Ma’shum, selaku pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Karangpandan, mengungkapkan beberapa kisah, amalan dan keutamaan bulan Sya’ban. “Guru-guru kita terdahulu, pada tanggal lima belas Sya’ban, atau disebut Nisfu Sya’ban, membaca surat Yasin 3 kali,” ujarnya saat mengisi pengajian rutin kitab Safinatun Najah, di Musholla Baitul Mukhlisin, Selasa Malam (23/3/2021). “Bulan Sya’ban […]

  • Melalui Istighosah Rutin, NU Care Pasuruan Galang Dana Sosial

    • calendar_month Jum, 11 Jan 2019
    • visibility 1.194
    • 0Komentar

    NU Care LAZISNU (Lembaga Amil Zakat, Infak, & Sedekah), istiqomah melakukan galang dana sosial dalam kegiatan Istigosah Rutin Jumat Legi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan. Menurut Abd. Karim, Wakil Ketua PC NU Care Lazisnu Kabupaten Pasuruan, tim galang dana, yang kemudian dikenal dengan sebutan Pasukan Syurban, memanfaatkan kegiatan Istighosah Rutin dan kegiatan keagamaan […]

  • Warga dan Mahasiswa KKN UINSA Kenang Jasa Ustadz Ahmad Syafi’i, Guru Ngaji Pertama di Winong Barat

    Warga dan Mahasiswa KKN UINSA Kenang Jasa Ustadz Ahmad Syafi’i, Guru Ngaji Pertama di Winong Barat

    • calendar_month Jum, 17 Jul 2026
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Pasrepan, NU Pasuruan Masyarakat Dusun Winong Barat, Desa Pohgading, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, kembali memperingati Haul ke-24 Almarhum Ustadz Ahmad Syafi’i pada Kamis (25/06/2026). Peringatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang sosok guru ngaji pertama di Dusun Winong Barat yang telah meletakkan dasar pendidikan Islam dan membangun kehidupan keagamaan masyarakat hingga terus dirasakan manfaatnya sampai sekarang. […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca