Breaking News
light_mode

Terungkap! Gus Dur Pernah Tercatat Sebagai Orang Terkaya di Asia

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sen, 31 Des 2018
  • visibility 1.033
  • comment 0 komentar

KH. Abdul Ghofar Mistar, sahabat almarhum KH. Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, mengungkapkan cerita tentang Gus Dur yang pernah tercatat sebagai salah satu orang terkaya di Asia yang bersumber dari salah satu Surat Kabar di Mesir.

“Itu ada surat Kabar, keliru. Ada surat kabar keliru, terbitannya Mesir. Gus Dur ini masuk dalam daftarnya orang terkaya di Asia. Karena kekayaannya sekian milyard dolar. Waktu itu,” tuturnya saat memberikan ceramah di kegiatan Ngaji Gus Dur & Politik dalam memperingati Haul Gus Dur yang ke-9 oleh Komunitas Gitu Saja Kok Repot (KGSKR) GUSDURian Pasuruan yang bertempat di Panggung Ekspresi Yayasan Stapa Center Bangil Kabupaten Pasuruan, Sabtu (29/12/2018).

Lebih lanjut, Cak Ghofar sapaan akrabnya, akhirnya bertanya langsung mengenai surat kabar tersebut kepada Gus Dur. Gus Dur pun bercerita bahwa pernah dimintai pertolongan oleh Negara Swedia untuk melakukan negosiasi kepada Irak dan Iran agar tetap melakukan penjualan minyak ke Eropa saat terjadi Krisis Teluk Persi pada waktu itu. Berkat kelihaian & kebesaran hati Gus Dur, pihak Irak dan Iran menyetujui permintaan Gus Dur tersebut dengan syarat yang menjadi broker atau makelarnya adalah Gus Dur. Menjadi satu-satunya broker minyak dunia, tentu mendapatkan keuntungan yang sangat besar.

“Tapi, Gus Dur, mau membantu, asalkan tidak mendapatkan fee tersebut. Akhirnya, fee untuk Gus Dur tersebut diberikan semuanya kepada Robithoh al-Islami dan OKI (Organisasi Kerjasama Islam). Wong rekeningnya wes kadung nama Gus Dur sebagai broker minyak, surat kabar di mesir tersebut mengira Gus Dur menerima fee dari broker minyak tersebut. Padahal nggak mau dia. Itu sosok gus dur,” jelas staf khusus Gus Dur di bidang kuburan tersebut sewaktu Gus Dur sebelum dan setelah menjadi Presiden.

“Nyambut gawe seberat itu, tanggung jawab seberat itu, bahasa e wong jowo, kerjo nganingoyo koyok ngunu, sama sekali gak onok hubungane sama kepentingan dirinya. Itu Gus Dur,”

pungkas Alumni PMII dalam kegiatan Haul Gus Dur ke-9 di Pasuruan tersebut. (Makhfud).

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Segera Kantongi SK, ISNU Sukorejo Siap Wujudkan Harapan MWCNU

    Segera Kantongi SK, ISNU Sukorejo Siap Wujudkan Harapan MWCNU

    • calendar_month Rab, 17 Mar 2021
    • visibility 945
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU Kabupaten PasuruanMajelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Sukorejo secara resmi telah memberikan rekomendasi kepada calon Pimpinan Anak Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PAC ISNU) Sukorejo masa khidmah 2021-2024. “Alhamdulillah, rekomendasi sudah kami terima. Besok, akan kami tindak lanjuti ke PC ISNU Kabupaten Pasuruan,” ujar Abdul Ghoni selaku calon Sekretaris PAC ISNU Sukorejo […]

  • Menuju New Normal di Pesantren, Satgas COVID-19 NU Peduli Kabupaten Pasuruan Gelar Safari Edukasi

    Menuju New Normal di Pesantren, Satgas COVID-19 NU Peduli Kabupaten Pasuruan Gelar Safari Edukasi

    • calendar_month Jum, 17 Jul 2020
    • visibility 606
    • 0Komentar

    Sejak ditetapkannya New Normal atau kebiasaan hidup baru di Indonesia, seluruh elemen masyarakat bersama-sama menyesuaikan hal baru tersebut, tak terkecuali para santri Pondok Pesantren di Kabupaten Pasuruan yang telah kembali ke Pondok Pesantrennya masing-masing. Oleh karena itu, dalam rangka memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kebersihan dan penerapan protokol kesehatan untuk pencegahan penyebaran covid 19 di […]

  • MANDIRMATHO Hanya Gunakan Kitab Kuning sebagai Literasinya

    • calendar_month Ming, 16 Des 2018
    • visibility 1.140
    • 0Komentar

    KH. Abd. Syakur, Wakil Ketua Bidang Madin PC LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan, menjelaskan bahwa sebutan Hududul Funun mulai tahun pelajaran 1440 hijriyah diubah menjadi Manhaj Al Dirosah Madin Wustho yang disingkat MANDIRMATHO. “Mulai tahun pelajaran 1440 hijriyah, hududul funun diubah menjadi manhaj al dirosah dan tinggal merefleksikan 5 (lima) tahun ke depan,” tuturnya dalam […]

  • Ilustrasi. Sumber: wellytania22blogspot.com

    Wak Abah – Puisi Gus Haidar Hafeez

    • calendar_month Kam, 25 Mar 2021
    • visibility 745
    • 0Komentar

    WAK ABAH Karya Haidar Hafeez Masih seperti tadi siang, cerita itu aku simak.Dia bercerita saat aku kelas satu tsanawiyahBila dia sebenarnya Hizbullah.Milisi separatis versi Belanda Tidak akon-akon, tetapi dia katakan dengan bukti punggung terkilir.Dengan sisa luka memar yang terlihat menjelang wafat.Dia patah tulang pahaBekas aniaya Belanda saat dia pasukan Hizbullah TidakDia tidak ngibul.Dia Ma’shum sang […]

  • PCNU Kabupaten Pasuruan Ikuti Puncak Harlah NU di GBK, Lanjut Ziarah dan Silaturahmi

    PCNU Kabupaten Pasuruan Ikuti Puncak Harlah NU di GBK, Lanjut Ziarah dan Silaturahmi

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke 100 di Pelataran Istora Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu pagi (31/1/2026). Dalam momentum tersebut, rombongan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan turut hadir dan telah tiba di lokasi sejak waktu Subuh. Perjalanan menuju Jakarta […]

  • Dimulai Ahad Besok, Ikut Ngaos Ramadhan Hingga Bakti Sosial Fatayat NU Pasuruan Ya!

    Dimulai Ahad Besok, Ikut Ngaos Ramadhan Hingga Bakti Sosial Fatayat NU Pasuruan Ya!

    • calendar_month Sab, 16 Mar 2024
    • visibility 905
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU PasuruanPimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pasuruan mengisi Bulan Ramadhan dengan sejumlah program kegiatan. Yakni Ngaos Ramadhan, Peringatan Nuzulul Quran, dan Bakti Sosial. “Program kegiatan itu bertujuan menambah ilmu dengan mengikuti kajian yang disampaikan Kiai-kiai NU dan mengisi Bulan Ramadhan dengan kegiatan positif,” kata Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Pasuruan Ning […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca